Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Studi Kasus Implementasi Otago Exercise untuk Mengurangi Risiko Jatuh pada Lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Dewanata Cilacap Murniati, Titin; Iskandar, Asep; Pratama, Koernia Nanda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31388

Abstract

Lansia adalah seseorang baik laki-laki maupun perempuan yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas (Kemenkes 2018). Jatuh dapat menjadi penyebab masalah baru hingga berujung pada kematian lansia. Untuk mencegah masalah tersebut dapat diberikan intervensi latihan fisik yaitu dengan otago exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh otago exercise untuk mengurangi risiko jatuh pada lansia. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan pendekatan studi kasus dengan menerapkan implementasi evidence-based practice nursing pada asuhan keperawatan gerontik. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan otago exercise responden pertama mengalami penurunan skor TUGT dari 31.10 detik menjadi 23.11 detik. Sedangkan responden kedua, dari 28.30 detik menjadi 18.98 detik. Hal ini menandakan terdapat penurunan skor risiko jatuh pada kedua lansia. Implementasi keperawatan pada kedua responden dengan otago exercise menunjukkan terdapat penurunan risiko jatuh dilihat dari skor TUGT sebelum dan sesudah implementasi. Berdasarkan monitoring harian skor risiko jatuh pada kedua responden menurun dengan rata-rata 8,655 detik.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DENGAN MOTIVASI KADER POSYANDU LANSIA DALAM MELENGKAPI PENGISIAN KARTU MENUJU SEHAT Alifah, Yosiana Nur; Iskandar, Asep; Kusumawardani, Lita Heni
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v10i2.640

Abstract

Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi dengan motivasi kader posyandu lansia dalam melengkapi pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS). Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah responden 103 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner persepsi dan motivasi yang menggunakan skala likert. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Somers’d. Hasil: Hasil univariat menunjukkan karakteristik responden mayoritas berusia 45 – 55 tahun. Mayoritas kader berpendidikan terakhir SMA ibu rumah tangga dengan pendapatan < UMK Banyumas tahun 2024. Mayoritas kader sudah menjabat ≥ 3 tahun. Kader sudah pernah mengikuti pelatihan mengenai tata cara pengisian KMS lansia. Selain itu, semua kader telah mendapatkan insentif dan mayoritas mendapatkan satu tahun sekali. Mayoritas kader memiliki persepsi dengan kategori sedang sebesar 85,4% dan motivasi dengan kategori rendah sebesar 56,3%. Analisis uji Somers’d diperoleh hasil nilai p-value = 0,001 (p<0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara persepsi dan motivasi kader dalam melengkapi pengisian KMS. Kekuatan hubungan termasuk dalam kategori sedang dengan nilai r = 0,429 dan menunjukkan arah hubungan positif. Diskusi: Motivasi kader posyandu lansia yang rendah dalam melengkapi pengisian KMS menghambat pemantauan kesehatan lansia. Motivasi ini dipengaruhi oleh persepsi keyakinan diri kader terhadap kemampuan yang dimiliki. Kesimpulan: Semakin baik persepsi kader, maka motivasi kader dalam melengkapi pengisian KMS cenderung meningkat.Kata Kunci: Kader, Kartu Menuju Sehat (KMS), motivasi, persepsi, posyandu lansia.
Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dalam Penggunaan Media Sosial dan Motivasi Belajar Anak Usia 10-12 Tahun Pradani, Saskia Intan; Iskandar, Asep; Kusumawardani, Lita Heni
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 17 No 2 (2022): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v17i2.158

Abstract

Pendahuluan: Motivasi belajar media sosial dan dukungan keluarga penting bagi anak usia 10-12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan keluarga terhadap media sosial dengan motivasi belajar anak usia 10-12 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Jumlah sampel adalah 50 anak usia 10-12 tahun di SDN 2 Purwonegoro dan SDN 5 Purwonegoro yang diambil melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan analisis univariat, dan uji Somers'd. Hasil: Ditunjukkan bahwa responden penelitian berusia 10-12 tahun. Jenis kelamin laki-laki sebanyak 29 anak (58,0%). Mayoritas 24 anak memiliki dukungan keluarga dalam menggunakan media sosial dengan kategori sangat baik (48,0%) dan variabel motivasi belajar sebanyak 21 anak dengan kategori motivasi belajar tinggi (42,0%). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dalam penggunaan media sosial dengan motivasi belajar anak usia 10-12 tahun. Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan keluarga media sosial terhadap motivasi belajar anak usia 10-12 tahun dengan kekuatan hubungan yang lemah.
The Influence Combination of Dragon Fruit Juice (Hylocereus Polyrhizus) and Foot Exercise Therapy on Elderly with Diabetes Melitus in Kemutug Kidul Village Baturraden: Case Study Tri Melinia; Asep Iskandar; Koernia Nanda Pratama
International Journal of Biomedical Nursing Review Vol 2 No 2 (2023): International Journal of Biomedical Nursing Review (IJBNR)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ijbnr.2023.2.1.9603

Abstract

Introduction: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease characterized by blood glucose (blood sugar) levels exceeding normal, namely blood sugar levels at or above 200 mg/dl and fasting blood sugar levels of 126 mg/dl. The treatment needed to manage diabetes mellitus patients is by implementing healthy living behaviors such as maintaining a diet and running a treatment program. The effects of pharmacological therapy treatment such as flatulence, nausea and dizziness. Therefore, it is necessary to introduce other alternative therapies to overcome diabetes mellitus in the elderly, namely by using dragon fruit juice therapy and diabetic foot exercise therapy. Purpose: Knowing the effect of giving dragon fruit juice combined with diabetic foot exercise therapy to overcome diabetes mellitus in the elderly. Methods: Case study by applying implementation in accordance with evidenced based practice in nursing care. After intervening by giving dragon fruit juice and diabetic foot exercise therapy for a week to two managed clients. Discussion: The results obtained for one client decreased along with being able to regulate dietary patterns while the other did not experience a decrease due to not being able to maintain dietary patterns and regulate a good diet. Conclusion: Strategies to treat diabetes mellitus using dragon fruit juice and diabetic foot exercise therapy succeeded in reducing blood glucose levels by regulating dietary patterns.