Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH TERAPI RELAKSASI TERHADAP KONTROL GLIKEMIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PURWOKERTO Ekowati, Wahyu; Iskandar, Asep; Sumarwati, Made
Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.607 KB)

Abstract

ABSTRACT   Introduction : Diabetes mellitus is a condition that occurs when the body can't use glucose normally. Glucose is the main source of energy for the body's cells. The levels of glucose in the blood are controlled by a hormone called insulin, which is made by the pancreas. Insulin helps glucose enter the cells. Objective : to know the influence of relaxation therapy to reduce  levels of glucose in the blood of diabetes mellitus in South of Purwokerto. Methode : Quasy experiment with device of research of pre-test-post-test with control group. Statistic analisys used this research is statistical analysis paired t-test. Result : The average of pre-test and post test control are 148,93 and 141,20. Result test paired samples t-test p value 0,420. The average of pre-test and post test experiment are 211,07 and 209,53. Result test paired samples t-test p value 0,957. Conclusion : Relaxation therapy has not influence to reduce levels of glucose in the blood of diabetes mellitus. Keyword : Diabetes mellitus, the levels of glucose in the blood, relaxation therapy
Pengaruh aplikasi health promotion model terhadap peningkatan kualitas kelompok peduli hipertensi Triyanto, Endang; Iskandar, Asep; Saryono,
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol. 07 No. 2 (2012)
Publisher : Jurusan Keperawatan FIKES UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2012.7.2.363

Abstract

Uncontrolled hypertension can lead to heart disease. Hypertension Care Group (HCG) was formed with the concept of, by and for people with hypertension. Improving the quality of HCG implemented a series of training cadres which is an application of health promotion models. This research was a quasi-experimental pre post test without control group design to member of HCG in Pamijen, Sokaraja. Technique of sampling are total sampling were 30 respondents. Results found chi squere test, p value = 0.001, which means there is a significant increase in the quality of HCG after getting treatment applications health promotion model. Form of treatment in the form of training consisting management training music therapy, hypertension, nursing therapy. Guidance from health centers and district health offices should be improved so that all activities can be run in sustainability
PENGARUH TERAPI RELAKSASI TERHADAP KONTROL GLIKEMIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PURWOKERTO Wahyu Ekowati; Asep Iskandar; Made Sumarwati
Kesmas Indonesia Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.607 KB)

Abstract

ABSTRACT Introduction : Diabetes mellitus is a condition that occurs when the body can't use glucose normally. Glucose is the main source of energy for the body's cells. The levels of glucose in the blood are controlled by a hormone called insulin, which is made by the pancreas. Insulin helps glucose enter the cells. Objective : to know the influence of relaxation therapy to reduce levels of glucose in the blood of diabetes mellitus in South of Purwokerto. Methode : Quasy experiment with device of research of pre-test-post-test with control group. Statistic analisys used this research is statistical analysis paired t-test. Result : The average of pre-test and post test control are 148,93 and 141,20. Result test paired samples t-test p value 0,420. The average of pre-test and post test experiment are 211,07 and 209,53. Result test paired samples t-test p value 0,957. Conclusion : Relaxation therapy has not influence to reduce levels of glucose in the blood of diabetes mellitus. Keyword : Diabetes mellitus, the levels of glucose in the blood, relaxation therapy
Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dalam Penggunaan Media Sosial dan Motivasi Belajar Anak Usia 10-12 Tahun Saskia Intan Pradani; Asep Iskandar; Lita Heni Kusumawardani
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 17, No 2 (2022): October
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v17i2.158

Abstract

Pendahuluan: Motivasi belajar media sosial dan dukungan keluarga penting bagi anak usia 10-12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan keluarga terhadap media sosial dengan motivasi belajar anak usia 10-12 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Jumlah sampel adalah 50 anak usia 10-12 tahun di SDN 2 Purwonegoro dan SDN 5 Purwonegoro yang diambil melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan analisis univariat, dan uji Somers'd. Hasil: Ditunjukkan bahwa responden penelitian berusia 10-12 tahun. Jenis kelamin laki-laki sebanyak 29 anak (58,0%). Mayoritas 24 anak memiliki dukungan keluarga dalam menggunakan media sosial dengan kategori sangat baik (48,0%) dan variabel motivasi belajar sebanyak 21 anak dengan kategori motivasi belajar tinggi (42,0%). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dalam penggunaan media sosial dengan motivasi belajar anak usia 10-12 tahun. Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan keluarga media sosial terhadap motivasi belajar anak usia 10-12 tahun dengan kekuatan hubungan yang lemah.
OPTIMALISASI DUKUNGAN SOSIAL DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR COVID-19 PADA KELOMPOK RENTAN DI PANTI PELAYANAN SOSIAL LANSIA iskandar, asep; Setiyani, Rahmi; Nani, Desiyani
Jurnal of Community Health Development Vol 2 No 2 (2021): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Juli 2021
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.631 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2021.2.2.3577

Abstract

Latar Belakang: Lansia termasuk pada kelompok rentan mengalami masalah kesehatan, termasuk di masa pandemic Covid-19. Seiring bertambahnya usia seseorang, tubuh akan mengalami berbagai penurunan akibat proses penuaaan kemudian sistem imun pada lansia pun tidak dapat bekerja dengan maksimal layaknya saat masih muda. Akibatnya, sulit bagi orang lansia untuk melawan berbagai macam bakteri atau virus penyebab penyakit, termasuk terinfeksi virus corona covid 19. Situasi tersebut menjadi sebuah gambaran diperlukannya sebuah upaya promosi kesehatan melalui kegiatan penyuluhan kepada lansia. Selain itu, dukungan sosial menjadi hal yang penting bagi lansia dalam meningkatkan Kesehatan dan mencegah penyakit Covid-19. Tujuan: Melihat peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari petugas panti dan lansia tentang dukungan sosial. Metode: Evaluasi kualitatif digunakan untuk melihat perubahan pada pengetahuan dan ketrampilan dari petugas panti dan lansia tentang dukungan sosial. Subyek berjumlah 10 orang petugas panti dan 40 lansia yang dipilih dengan tehnik kuota sampling. Pengetahuan dan ketrampilan diukur secara kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil: Jumlah peserta yang datang mengikuti kegiatan adalah 45 orang atau mencapai 90% dari target. Kegiatan meliputi: 1) overview tentang masalah Covid-19 pada lansia; 2) upaya yang dapat diakukan dalam peningkatan Kesehatan lansia; 3) dukungan sosial bagi lansia. Data sebelum kegiatan , petugas panti menyampaikan dengan kondisi pandemic Covid-19, banyak kegiatan panti yang disesuaikan dan adanya pembatasan tamu yang berkunjung. Dengan kondisi ini mempengaruhi kondisi lansia sehingga diperlukan upaya-upaya yang sesuai dengan kebutuhan lansia sekarang. Petugas panti merasa belum cukup pengetahuan terkait Covid-19 dan upaya yang dapat dilakukan. Setelah kegiatan, petugas panti dan lansia dapat memahami tentang Covid-19 dan pentingnya memberikan dukungan soaial. Petugas juga menyatakan puas terhadap kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kesimpulan: kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan petugas dan lansia tentang dukungan sosial dalam peningkatan Kesehatan lansia
Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dalam Penggunaan Media Sosial dan Motivasi Belajar Anak Usia 10-12 Tahun Pradani, Saskia Intan; Iskandar, Asep; Kusumawardani, Lita Heni
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 17 No 2 (2022): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v17i2.158

Abstract

Pendahuluan: Motivasi belajar media sosial dan dukungan keluarga penting bagi anak usia 10-12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan keluarga terhadap media sosial dengan motivasi belajar anak usia 10-12 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Jumlah sampel adalah 50 anak usia 10-12 tahun di SDN 2 Purwonegoro dan SDN 5 Purwonegoro yang diambil melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan analisis univariat, dan uji Somers'd. Hasil: Ditunjukkan bahwa responden penelitian berusia 10-12 tahun. Jenis kelamin laki-laki sebanyak 29 anak (58,0%). Mayoritas 24 anak memiliki dukungan keluarga dalam menggunakan media sosial dengan kategori sangat baik (48,0%) dan variabel motivasi belajar sebanyak 21 anak dengan kategori motivasi belajar tinggi (42,0%). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dalam penggunaan media sosial dengan motivasi belajar anak usia 10-12 tahun. Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan keluarga media sosial terhadap motivasi belajar anak usia 10-12 tahun dengan kekuatan hubungan yang lemah.
PENDAMPINGAN PELAYANAN KUA JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SERTIFIKASI HALAL Faisal Muzzammil, Faisal Muzzammil; Iskandar, Asep
Journal of Religious Policy Vol. 2 No. 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : The Ministry of Religious Affairs, The Republic of  Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/repo.v2i2.34

Abstract

Jalancagak merupakan wilayah di Kabupaten Subang yang banyak menghasilkan produksi makanan khas. Kebijakan dan regulasi mengenai pengajuan sertifikasi halal yang masih belum dipahami secara menyeluruh, membuat para pelaku usaha di wilayah Jalancagak menjadi kesulitan untuk mengajukan sertifikasi halal. Bahkan adanya kebijakan dan regulasi mengenai pengajuan sertifikasi halal ini memunculkan permasalahan tentang adanya informasi hoax yang beredar di masyarakat. Berlatar belakang dari realita dan problematika tersebut, maka studi tentang pendampingan pelayanan sertifikasi halal di Kantor Urusan Agama (KUA) Jalancagak menjadi entitas yang penting dan perlu diteliti. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan dan memetakan dua entitas berikut, yaitu: Pertama, sosialisasi pelayanan sertifikasi halal di KUA Jalancagak; Kedua, realisasi pelayanan sertifikasi halal di KUA Jalancagak. Studi ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil studi dan analisis data,  maka didapatkan dua temuan penting dan strategis, Pertama, ada dua bentuk sosialisasi pelayanan sertifikasi halal di KUA Jalancagak, yaitu sosialisasi melalui media dan sosialisasi secara tatap muka; Kedua, ada lima upaya yang dilakukan oleh KUA Jalancagak dalam merealisasikan pelayanan sertifikasi halal, yaitu: membuatkan akun, mengunggah dokumen, memanta progres verifikasi, mengunduh sertifikat, dan menyerahkan sertifikat. Ada dua rekomendasi dari hasil studi ini, Pertama, bagi para pelaku usaha yang akan mengajukan sertifikasi halal, hasil studi ini bisa menjadi panduan praktis; Kedua, bagi para pendamping Proses Produk Halal, hasil studi ini dapat menjadi referensi dalam melaksanakan pendampingan sertifikasi halal.
Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Hipertensi di Desa Banteran melalui Terapi Benson dan Relaksasi Otot Progresif (BEN-RESIK) Kusumawardani, Lita Heni; Triyanto, Endang; Iskandar, Asep
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): JIPPM - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.580

Abstract

Hipertensi merupakan faktor utama penyebab kematian manusia secara global. Berbagai upaya telah dilakukan namun belum optimal. Kondisi tersebut mendorong para akademisi untuk mengembangkan terapi non farmakologis guna melengkapi terapi farmakologis salah satunya dengan relaksasi otot progresif dan terapi musik. Kombinasi terapi benson, relaksasi otot progresif dan terapi musik (BEN-RESIK) dapat menghambat vasokonstriksi pembuluh darah melalui stimulasi baroreseptor. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pencegahan tekanan darah tinggi pada klien dengan hipertensi di Desa Banteran Kecamatan Sumbang. Warga yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 40 orang yang terdiri dari 38 perempuan dan 2 laki-laki dengan rentang umur 30-70 tahun. Pendekatan utama yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, redemonstrasi. Pengabdi mengukur pengetahuan pencegahan hipertensi pada klien dengan hipertensi terlebih dahulu. Lalu klien diberikan Pendidikan Kesehatan pencegahan hipertensi melakukan terapi RESIK selama selama 30-45 menit. Setelah itu pengabdi mengukur kembali pengetahuan pencegahan hipertensi pada klien. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pencegahan hipertensi dengan rata-rata skor awal 7,5 menjadi 9,5. Oleh karena itu, mitra mendapatkan ipteks dalam upaya menurunkan tekanan darah.
Reduction of Systolic and Diastolic Blood Pressure in Hypertensive Elderly Following Ergonomic and Isometric Handgrip Exercises Rohmana, Omay; Rochayat, Ati Siti; Iskandar, Asep
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 20 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2025.20.2.13354

Abstract

The largest population in Indonesia suffering from hypertension in 2023 is the elderly. Ergonomic and isometric handgrip exercises are recommended for managing hypertension. The aim of this study was to investigate the differences in systolic and diastolic blood pressure among hypertensive elderly individuals. The research design was a pre- and post-intervention experimental approach with two treatment groups. The study population consisted of hypertensive elderly individuals in Cirebon, Indonesia. The samples size was calculated using formula (t-1) (r-1) > 15 for each group, resulting in a total of 32 hypertensive elderly, selected through simple random sampling. Data analysis was conducted using a parametric t-test. The results indicated a significant difference in systolic (p=0.024 < 0.05) and diastolic (p=0.045 < 0.05) blood pressure between the isometric handgrip exercise and ergonomic exercise groups following the intervention. Ergonomic exercise yielded a more significant results, with a reduction of 15.3 mmHg in systolic pressure and 10.0 mmHg in diastolic pressure, compared to the isometric handgrip exercise, which resulted in reductions of 5.75 mmHg in systolic pressure and 4.0 mmHg in diastolic pressure. Ergonomic exercise can be recommended as a safe and accessible form of exercise for hypertensive elderly individuals.
Gambaran Pemenuhan Kebutuhan Hubungan Interpersonal pada Mahasiswa Keperawatan Generasi Z Pramudita, Imelia Rizky; Choiruna, Hasby Pri; Iskandar, Asep
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 6 No 1 (2025): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v6i1.1879

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan dalam proses pendidikan dituntut untuk membentuk dimensi karakter profesional. Salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter tersebut adalah kemampuan membangun hubungan interpersonal yang bermakna. Hubungan interpersonal yang baik berperan dalam adaptasi kehidupan sehari-hari, sedangkan keterbatasan dalam menjalin hubungan dapat menimbulkan dampak negatif, seperti masalah kesehatan mental, perilaku menyimpang (misalnya kecenderungan depresi), rendahnya keterampilan sosial dalam bernegosiasi dan membangun jejaring, serta kurang efektifnya kemampuan koping terhadap stres. Tujuan: Mengetahui gambaran pemenuhan kebutuhan hubungan interpersonal pada mahasiswa keperawatan generasi Z. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Partisipan berjumlah 268 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Interpersonal Needs Questionnaire yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data dikumpulkan melalui Google Form dan dianalisis secara univariat. Hasil: Sebagian besar mahasiswa generasi Z memiliki kebutuhan hubungan interpersonal yang terpenuhi, yaitu sebanyak 161 responden (60,1%). Kesimpulan: Mayoritas mahasiswa keperawatan generasi Z telah memiliki pemenuhan kebutuhan hubungan interpersonal yang baik, meskipun masih terdapat sebagian yang kebutuhannya belum terpenuhi. Temuan ini penting diperhatikan untuk mendukung pengembangan kesehatan mental, kemampuan sosial, dan kesiapan profesional mahasiswa keperawatan.