Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : KURVATEK

ANALISIS KERENTANAN BENCANA LONGSOR DI LERENG GUNUNG WILIS KABUPATEN NGANJUK Lulu Mari Fitria
KURVATEK Vol 1 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v1i1.104

Abstract

Bencana longsor yang terjadi di Lereng Gunung Wilis Kabupaten Nganjuk meliputi Desa Ngetos dan Sawahan. Bencana longsor yang terdapat di Lereng Gunung Wilis tersebut telah mengakibatkan kerugian baik materi maupun jiwa. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menilai tingkat kerentanan bencana longsor di Lereng Gunung Wilis Kabupaten Nganjuk. Penilaian faktor-faktor yang menjadi variabel tingkat kerentanan ini dilakukan dengan metode impact assessment. Analisis tingkat kerentanan bencana longsor dilakukan dengan menggunakan metode overlay. Berdasarkan hasil analisis kerentanan diketahui bahwa kerentanan bencana longsor dinilai berdasarkan kerentanan fisik, kerentanan sosial, kerentanan ekonomi, dan kerentanan lingkungan. Tingkatan kerentanan bencana longsor dibagi menjadi tiga tingkatan yakni ringan, sedang, berat.  Kata kunci: longsor, kerentanan, fisik, sosial, ekonomi, lingkungan
Identifikasi Elemen Kota Tangguh dalam Kebijakan Pembangunan dan Tata Ruang Kota Semarang Novi Maulida Ni'mah; Lulu Mari Fitria; Godelifa Fanumby; Ita Yuliani
KURVATEK Vol 6 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v6i1.2084

Abstract

Semakin populernya pengarusutamaan ketangguhan (resilience) dalam konteks pembangunan kawasan perkotaan yang berkelanjutan maka diperlukan tata kelola pemerintahan yang mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan akibat dampak bencana dan perubahan iklim. Mengacu pada the New Ten Essentials for Making Cities Disater Resilient UNISDR maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kota tangguh bencana melalui perspektif kebijakan. Penelitian ini akan mengidentifikasi elemen kota tangguh dalam kebijakan pembangunan dan tata ruang Kota Semarang sebagai kota di Indonesia yang telah ditetapkan sebagai 100 Resilient City. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah literature review atas kebijakan. Hasil dari penelitian ini adalah The New Ten Essential yang paling mendominasi kebijakan ada tiga kriteria yaitu Pursue resilient urban development and design (Mengejar pembangunan dan desain perkotaan yang Tangguh), Safeguard natural buffers to enhance the protective functions offered by natural ecosystems (Menjaga penyangga alami untuk meningkatkan fungsi perlindungan yang ditawarkan oleh ekosistem alami), dan Increase infrastructure resilience (Meningkatkan ketangguhan infrastruktur).Kata kunci: Kota Tangguh, Tata Kelola, Kebijakan, The New Ten Essential, UNISDR.