Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Humaniora

Honorifik di- dalam Percakapan Muljono Muljono
Humaniora No 6 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.268 KB) | DOI: 10.22146/jh.1867

Abstract

Tulisan ini merupakan telaah terhadap situasi-situasi yang banyak menggunakan verba berprefiks di-, dan pola-pola pemakaiannya sehubungan dengan kondisi sosial budaya masyarakat yang menjadi 'pengetahuan budaya' yang dimiliki bersama oleh masyarakat yang bersangkutan (Hudson, 1980:77). Ada dorongan di sini untuk mengungkapkan kesopanan yang ber1ainan dengan ungkapan biasa, dan pilihannya jatuh pada verba  berprefiks di-, yang asal mulanya merupakan bentuk sUbjungtif. Di-, yang mula-mula hanya digunakan untuk persona ketiga, kini dipakai untuk persona kedua.