Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

KELAPARAN DAN PEMBANGUNAN : STUDI KASUS INDIA Dewi, S.I.P.,, Ita Mutiara
IQTISHODUNA IQTISHODUNA (Vol 3, No 3
Publisher : Fakultas Ekonomi, UIN Maliki Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.217 KB) | DOI: 10.18860/iq.v2i3.237

Abstract

Kelaparan bukan merupakan hal yang baru dalam dunia manusia, bahkan salah satu indikator untuk mengukur kesejahteraan manusia adalah tersedianya bahan makanan yang cukup. Artikel ini akan membahas salah satu kasus kelaparan yang terjadi di dunia khususnya di India. Negara tersebut dewasa ini cukup terkenal dengan industri film dan teknologi informasi bahkan dapat mengembangkan energi nuklir, namun di sisi lain angka kemiskinan dan kelaparan cukup tinggi. Oleh karena itu, akan dipaparkan faktor penyebab masalah kelaparan dan kegagalan kebijakan pemerintah India dalam menangani masalah kelaparan yang dapat dikaitkan dengan situasi ekonomi dan politik domestic dan internasional, serta solusi yang lain yang memungkinkan dapat diterapkan yaitu dalam kerangka politik ekonomi islam.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERENCANAAN PENATAAN TOKO MODERN BERJARINGAN NASIONAL DI KABUPATEN SLEMAN DALAM STUDI EKONOMI POLITIK Ita Mutiara Dewi
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 19, No 1: April 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.815 KB) | DOI: 10.21831/hum.v19i1.3509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi implementasi kebijakan perencanaan penataan toko modern berjaringan nasional di Kabupaten Sleman; (2) mengetahui peran pemerintahan lokal dalam implementasi kebijakan tersebut; (3) merumuskan rekomendasi kebijakan agar implementasi dapat berjalan dengan baik. Penelitian menggunakan metode kualitatif, studi kasus dan analisis kebijakan digunakan untuk mengeksplorasi, menganalisis dan melakukan intepretasi data-data penelitian. Analisis Environment Value and Resources (EVR) congruence, teori pilihan publik dan pilihan rasional, kebijakan rasional elit (top down) dan deliberatif (bottom up). Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) implementasi Kebijakan Perencanaan Penataan Toko Modern Berjaringan Nasional kurang berjalan dengan baik disebabkan kurangnya sinergi EVR akibat implementasi yang bersifat pilihan rasional dan top down; (2) peran pemerintah dapat dikatakan sebagai regulator (pembuat aturan saja) yang ditunjukkan dengan formulasi dan implementasi yang kurang melibatkan partisipasi kelompok kepentingan seperti LSM dan masyarakat akhirnya  kebijakan menjadi kurang pro poor dan pro public (3) rekomendasi implementasi kebijakan agar berjalan dengan baik yaitu dengan mensinergikan EVR, implementasi yang bersifat bottom up dan deliberatif, mereposisi peran pemerintah sebagai pelayan masyarakat, partisipasi dan pemberdayaan masyarakat dan kelompok untuk mengawal dan advokasi kebijakan sehingga kebijakan pro poor dan pro publik
STUDI KRITIS PERANAN WANITA DALAM PERPOLITIKAN DUNIA Ita Mutiara Dewi
Mozaik: Kajian Ilmu Sejarah Vol 2, No 1 (2007): Mozaik
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.659 KB) | DOI: 10.21831/moz.v2i1.5536

Abstract

Abstrak Keterlibatan wanita dalam panggung politik sebenarnya bukanlah hal yang asing di dunia sejak zaman dahulu. Peranan langsung maupun tidak langsung para wanita memiliki pengaruh tersendiri. Bahkan dalam mitosnya suku Amazon di belantara Amerika terkenal dengan komponen masyarakatnya dari kepala suku, panglima dan pasukan perang sampai penduduk biasa yang semuanya terdiri dari wanita. Selama ini dalam kacamata gender dan feminisme, muncul anggapan bahwa keterlibatan wanita sebagai pemimpin negara secara langsung maupun kedudukan strategis lain secara langsung dalam pengambilan kebijakan pemerintahan berbanding lurus dengan terselesaikannya permasalahan wanita. Benarkah kenyataan berkata demikian? Bagaimana menempatkan peranan wanita dalam dunia politik sesuai dengan fitrahnya? Analisis dalam tulisan ini diharapkan akan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut
KONFLIK DAN DISINTEGRASI DI INDONESIA Ita Mutiara Dewi
Mozaik: Kajian Ilmu Sejarah Vol 6, No 1 (2012): Mozaik Volume 6, No.1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.64 KB) | DOI: 10.21831/moz.v6i1.4400

Abstract

Abstrak Konflik dan disintegrasi merupakan fenomena yang dapat ditemui di Indonesia. Konflik seringkali dikaitkan dengan kemajemukan atau keberagaman. Artikel ini berusaha memaparkan keterkaitan antara konflik dan diintegrasi, teori-teori penyebab konflik dan solusinya.
PENYAKIT KUSTA DI BANGKALAN PADA ABAD KE-20 Dina Dwikurniarini; Ita Mutiara Dewi
Mozaik: Kajian Ilmu Sejarah Vol 9, No 1 (2018): MOZAIK
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.522 KB) | DOI: 10.21831/moz.v9i1.19406

Abstract

Artikel ini membahas tentang penyakit kusta yang pernah mewabah di Indonesia pada Abad ke-20, terutama di wilayah Bangkalan, Madura. Artikel ini berusaha mengungkap faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan wabah penyakit kusta di Bangkalan, Madura dan mengetahui cara pemerintah kolonial Hindia Belanda dalam menanggulani wabah kusta di Madura. Faktor geografis Bangkalan dengan iklim yang panas, menyebabkan kurang tersedianya akses air bersih untuk higieni dan sanitasi bagi masyarakat. Selain itu tingkat kepadatan penduduk Bangkalan cukup tinggi, sehingga wabah kusta mudah menyebar. Pemerintah Kolonial Hindia Belanda berusaha memberlakukan berbagai kebijakan seperti propaganda kesehatan dalam menanggulangi penyakit tersebut. Kata kunci: Sejarah, Kesehatan, Hindia Belanda
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN LUDO NARASI SEJARAH BERBASIS CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) UPAYA PENINGKATAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SDN JATISARI SEMARANG Ita Mutiara Dewi; Panca Dewi Purwati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.20899

Abstract

The lack of utilization of innovative learning media and classroom reading corners during learning at SDN Jatisari Semarang has an impact on students' reading comprehension skills in the Indonesian Language subject. The purpose of this study was to describe the steps of implementing the Ludo Narasi Sejarah learning media based on Culturally Responsive Teaching (CRT) and to test the effectiveness of the Ludo Narasi Sejarah learning media based on CRT in improving the reading comprehension skills of fourth grade students at SDN Jatisari Semarang. This study used a combination method (mix method) that collected quantitative and qualitative data simultaneously. The qualitative method used was descriptive qualitative whose data was obtained from the application of the Ludo Narasi Sejarah learning media based on CRT. The quantitative method used was the pretest-posttest one group design whose data was obtained from the pretest and posttest. The results of the study showed that the application of the Ludo Narasi Sejarah learning media based on CRT with a cooperative learning model consisted of 6 stages, namely conveying objectives and motivating students, presenting information, organizing students in groups, guiding study groups, evaluating, and giving awards. Based on the results of the pretest and posttest, it is known that the Ludo Narasi Sejarah learning media based on CRT is effective in improving students' reading comprehension as indicated by the average pretest score of 58 to 80.14 during the posttest, and the N-Gain test results obtained a value of 0.52 with moderate criteria. From these results, it can be concluded that the application of the Ludo Narasi Sejarah learning media based on CRT is effective in improving the reading comprehension of fourth grade students of SDN Jatisari Semarang.
Program Penyiaran Berita TVRI Era Orde Baru (1975-1998) Putri, Mayang Anugraheni Nindya; Dewi, Ita Mutiara
Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah Vol. 9 No. 1 (2025): Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the dynamics of TVRI news program broadcasting in the New Order era, precisely from 1975-1998. This article explains how TVRI's news coverage during the New Order era, government policies towards the broadcasting of TVRI's news programs, and how Indonesian people criticized TVRI's news at that time. This research uses a research method in the form of a historical research method that begins with the collection of historical sources or heuristics, criticism of historical sources or verification, interpretation of historical sources or interpretation, and the last is historical writing or historiography. The results of this study show that most of TVRI's news broadcasts during the New Order period tended to be more inclined to the government. The government's policies towards TVRI news broadcasts were very strict, including strict news control and filtering. Many Indonesians then criticized TVRI's programs, and many of them switched to enjoying news broadcasts on private television. Keywords: TVRI, news, television
Enhancing Historical Literacy and Critical Thinking through Primary Source-Based Inquiry: Evidence from the Jogja Library Center Tour Kumalasari, Dyah; Gunartati, Gunartati; Wilis, Roro; Dewi, Ita Mutiara; Prayoga, Septian Yudi; Abdullah, Rabaah
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i3.pp2028-2048

Abstract

Enhancing Historical Literacy and Critical Thinking through Primary Source-Based Inquiry: Evidence from the Jogja Library Center Tour. Objectives: This study aims to analyze the implementation of the inquiry-based learning model “Yogyakarta Library Center Tour” in history learning. It utilizes old daily newspapers to improve historical literacy and its implications for developing critical thinking skills.  Methods: This study employed an explanatory sequential mixed-methods design, focusing on history learning at SMA Negeri 9 Yogyakarta, Indonesia. The location was chosen not only because of its success in realizing the School Literacy Movement through history learning, but also because of the uniqueness of the teachers' efforts in introducing the potential of the Jogja Library Centre as a repository of primary historical sources. Data collection techniques were comprehensively conducted through tests, interviews, observations, and document analysis. Sampling involved several subjects, including 28 students in quantitative analysis and seven key informants, including the Deputy Head of the Curriculum, history teachers, and student representatives from SMA Negeri 9 Yogyakarta, in qualitative analysis. Findings: The application of the inquiry model in history learning can represent historical literacy pedagogy by utilizing contemporary daily newspapers, such as Kedaulatan Rakyat, Kompas, Suara Karya, Suara Merdeka, Bernas, and Sinar Harapan, which were published during the New Order and Reformation eras as primary sources. Improvements in critical thinking skills were demonstrated through N-Gain analysis in several indicators, namely chronological thinking (0.57), historical understanding (0.52), historical evaluation and interpretation (0.50), and historical research skills (0.48). Conclusion: This study proposes a new approach to history learning by integrating tours to local archives and utilizing old newspapers as authentic primary sources. Its significance lies in its concrete contribution to strengthening source-based history learning and supporting the School Literacy Movement contextually. Keywords: jogja library center, historical literacy, inquiry model, critical thinking skill.
KEHIDUPAN SOSIAL BABOE DI BATAVIA TAHUN 1900-1942 krismuti, clara aprillita; Darini, Ririn; Dewi, Ita Mutiara
MOZAIK Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/mozaik.v14i2.70722

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kehidupan sosial baboe di Batavia pada tahun 1900-1942 yang merupakan abad terakhir kekuasaan Belanda atas Hindia Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Mengetahui kemunculan profesi baboe di Batavia pada tahun 1900-1942, (2) Memberikan kajian lebih mengenai baboe sebagai bagian dari kaum marjinal di Batavia tahun 1900-1942, dan (3) Mengetahui relasi sosial babu dan majikannya di Batavia pada tahun 1900-1942. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Baboe memang bukan sebuah profesi baru, namun baboe muncul karena adanya kebutuhan sebagai seorang ibu dan mbak ditengah keluarga Eropa di Batavia, (2) Baboe sebagai bagian dari kaum marjinal menerima banyak pembatasan yang muncul karena adanya buku-buku pedoman sebagai acuan tugas dan batas-batas terhadap gerak baboe, (3) Keberadaan baboe memberikan dampak relasi sosial dan ingatan kolektif yang mampu memberikan sudut pandang lain dalam membaca keberadaan baboe dalam kajian sejarah sosial dan sejarah perempuan.Kata kunci: Baboe, Kehidupan sosial, Batavia, kolonial.
The Expansionist Politics of Sultan Agung and Turning Away the Sea in the 17th Century: Rereading Javanese Historiography Miftahuddin; Ajat Sudrajat; Danar Widiyanta; Ita Mutiara Dewi; Kuncoro Hadi; Raymizard Alifian Firmansyah
Paramita: Historical Studies Journal Vol. 35 No. 2 (2025): Military History
Publisher : istory Department, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Semarang in collaboration with Masyarakat Sejarawan Indonesia (Indonesian Historical Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/paramita.v35i2.24900

Abstract

Abstract: This article develops a thesis by Adrian B. Lapian and contextualizes the Islamic rule in Java that stimulated the movement of the sea people to turn their backs on the sea. It critiques conventional historiography that focuses only on heroic stories. Using critical maritime history studies, this article presents a re-reading of the political narrative of Sultan Agung's expansion into North and East Java. The history of Java is not only about political power and conflicts between Javanese kingdoms in the 17th century, but also about expansion, social problems, socio-political domination, and the erasure of collective memory of maritime culture. Therefore, this research attempts to write history with an alternative perspective to examine the "movement towards the sea" in Java, which has implications for the formation of an agrarian society. As a result of strengthening the legitimacy of royal power in the 16th-17th centuries, various violent incidents occurred in northern and peripheral Java. Under the pretext of expanding power and attempting to attack Batavia, this event was normalized, which becomes a phenomenon of historiographical problems in writing history, particularly regarding the minimal discussion about the oppression of the Javanese Maritime community under the political domination of Mataram (Sultan Agung).   Abstrak: Artikel ini, dengan mengembangkan tesis dari Adrian B. Lapian, membahas tentang kekuasaan Islam di Jawa yang menstimulasi gerak orang laut untuk memunggungi laut. Artikel ini juga bagian dari kritik terhadap historiografi konvensional yang hanya membahas tentang kisah-kisah heroik semata. Dengan menggunakan kajian sejarah maritim kritis, maka artikel ini menyajikan pembacaan ulang mengenai narasi politik ekspansi Sultan Agung ke daerah Jawa Utara dan Jawa Timur. Sejarah Jawa kenyataannya tidak hanya soal kekuasaan politik dan konflik politik kerajaan-kerajaan Jawa abad 17, tetapi juga soal ekspansi, masalah sosial, dominasi sosial-politik, sampai dengan penghapusan memori kolektif budaya maritim. Untuk itu, penelitian ini adalah bagian dari upaya penulisan sejarah dengan perspektif alternatif untuk melihat “gerak memunggungi laut” di Jawa, yang implikasinya berpengaruh terhadap terbentuknya masyarakat agraris. Akibat peneguhan legitimasi kuasa keraton, pada abad ke 16-17, di Jawa bagian utara dan pinggiran terjadi berbagai peristiwa yang penuh kekerasan. Dengan dalih perluasaan kekuasaan dan upaya penyerangan terhadap Batavia, membuat peristiwa ini dinormalisasi. Hal ini menjadi fenomena permasalahan historiografis dalam penulisan sejarah. Terutama, terkait pembahasan yang minim tentang ketertindasan masyarakat Maritim Jawa atas dominasi politik Mataram (Sultan Agung).