Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

DARI LITERAL KE INTERPRETATIF: PEMBACAAN “TEKS TAK TERTULIS” DALAM KARYA SASTRA Hudayat, Asep Yusup
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2026
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v8i1.411

Abstract

Kekuatan sastra naratif sering didiskusikan dalam kaitannya dengan kemampuan narasi membuka celah dan ruang kosong yang harus diatasi secara estetis oleh pembacanya. Namun demikian, cara pembacaan yang semata bersifat estetik belum memberi ruang optimalnya bagi kekuatan sastra naratif sesungguhnya. Kekuatan tersebut terkait erat dengan realitas yang ditunjukkannya dengan berbagai cara dan tidak cukup direspons hanya sebatas estetis. Artikel ini bertujuan memetakan proses pembacaan interpretatif atas karya sastra naratif untuk pengembangan literasi berbasis critical thinking melalui penerapan konsep gap-blank dan haunting-haunted. Konsep-konsep tersebut digunakan untuk menunjukkan fenomena penyembunyian, ketakhadiran, atau bahkan penghilangan narasi yang berdampak kepada pergeseran cara membaca literal ke pembacaan interpretatif terhadap Ditoeng Memeh Hoedjan karya Pangeran Soeria Atmadja. Hasil penelitian ini adalah pembacaan interpretatif atas teks dihasilkan dari adanya suara-suara yang terpecah dan pengalaman-pengalaman yang dibungkam dalam karya.