Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Integrasi Data Geospasial Pemetaan Sebaran Fasilitas Kesehatan Pendukung BPJS Kesehatan di Kota Kendari Menggunakan Algoritma Bellman-Ford Anggun Lestari Arman Syah; Jumadil Nangi; LM. Bahtiar Aksara
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.807

Abstract

Penyebaran fasilitas kesehatan yang tidak merata di Kota Kendari sering kali menyulitkan masyarakat dalam menemukan lokasi layanan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Permasalahan ini memerlukan solusi berbasis teknologi yang mampu menampilkan informasi lokasi secara akurat dan memberikan rekomendasi rute tercepat menuju fasilitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem WebGIS yang mengintegrasikan data geospasial guna memetakan sebaran fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan di Kota Kendari serta menerapkan algoritma Bellman-Ford dalam menentukan rute terpendek menuju fasilitas kesehatan terdekat. Algoritma ini digunakan karena kemampuannya menangani graf berbobot negatif dan menghasilkan lintasan optimal secara iteratif berdasarkan proses relaksasi jarak antar simpul. Hasil pengujian User Acceptance Test (UAT) menunjukkan bahwa sistem memperoleh tingkat kelayakan sebesar 87,11% dari kelompok admin dan 93,14% dari kelompok pengguna umum, keduanya termasuk dalam kategori Sangat Baik. Hal ini menandakan bahwa sistem mudah digunakan, fitur berjalan optimal, dan tampilan antarmuka dapat dipahami dengan baik oleh pengguna. Sementara itu, hasil pengujian akurasi algoritma menunjukkan perbedaan jarak sekitar 26,2% antara hasil perhitungan sistem dan data manual dari Google Maps. Secara keseluruhan, sistem WebGIS berbasis algoritma Bellman-Ford dinilai layak, akurat, dan efektif dalam memetakan sebaran fasilitas kesehatan serta menentukan rute tercepat menuju lokasi layanan kesehatan mitra BPJS. Sistem ini berpotensi membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan secara cepat dan efisien serta mendukung BPJS Kesehatan dalam pengelolaan data fasilitas secara spasial. Ke depan, sistem dapat dikembangkan dengan penerapan algoritma optimasi lain seperti Dijkstra atau A*, serta integrasi data real-time untuk meningkatkan akurasi dan performa sistem dalam skala wilayah yang lebih luas
Implementasi Algoritma Dijkstra dan Vehicle Routing Problem dalam Sistem Rekomendasi Rute dan Optimasi Pengangkutan Sampah Berbasis Web GIS di Kecamatan Kambu Salsabila Qodriyah; Bambang Pramono; Jumadil Nangi
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): October : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i3.742

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Kendari, khususnya di Kecamatan Kambu, semakin kompleks akibat meningkatnya volume sampah dan ketidakefisienan dalam pengangkutan karena distribusi TPS yang tersebar. Hal ini menyebabkan pemborosan sumber daya dan penumpukan sampah di beberapa titik. Penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi rute dan optimasi pengangkutan sampah berbasis Web Geographic Information System (Web GIS) dengan menerapkan Algoritma Dijkstra dan pendekatan Vehicle Routing Problem (VRP). Algoritma Dijkstra digunakan untuk menentukan jalur terpendek antar titik pengangkutan, sedangkan VRP berfungsi mengoptimalkan penyusunan rute kendaraan berdasarkan kapasitas armada dan waktu operasional. Sistem ini bertujuan membantu pengambil keputusan dalam merencanakan rute yang efisien, mengurangi waktu tempuh dan konsumsi bahan bakar, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah. Hasil pengujian menunjukkan sistem memiliki tingkat penerimaan tinggi, dengan 53,11% responden menyatakan “Sangat Setuju” dan 35,33% “Setuju” terhadap fungsionalitasnya. Akurasi solusi mencapai 99,99%, dengan pemenuhan seluruh constraint VRP dan utilisasi armada 80–100%. Sistem ini terbukti efektif dan layak digunakan sebagai solusi inovatif dalam mendukung pengelolaan sampah yang efisien dan terstruktur.