Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGASUHAN ANAK OLEH PENGASUH SATUAN PELAYANAN PERLINDUNGAN SOSIAL ANAK BANDUNG Diana Herawati; Dwi Yuliani; Dayne Trikora Wardhani
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 1 No 2 (2019): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.945 KB) | DOI: 10.31595/lindayasos.v1i2.217

Abstract

Pengasuhan anak dilakukan dengan upaya penerapan disiplin, monitoring, reward atau hadiah, rutinitas sehari-hari dan pre-arming. Penelitian ini dilakukan penelitian di panti Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran secara empiris tentang: 1) karakteristik informan pengasuh, 2) penerapan disiplin oleh pengasuh di panti, 3) penerapan monitoring, 4) penerapan reward atau hadiah, 5) penerapan rutinitas sehari-hari, 6) penerapan pre-arming, 7) harapan pengasuh Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan informasi dalam penelitian ini yaitu, dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan berhubungan bersama pengasuh. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah 1) teknik wawancara mendalam, 2) teknik observasi partisipatif, 3) teknik studi dokumentasi. Selanjutnya hasil penelitian dianalisis menggunakan uji keabsahan data dengan menggunakan cara memperpanjang waktu pengamatan, triangulasi, menggunakan bahan referensi dan membercheck. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pengasuhan anak oleh pengasuh Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung telah dilakukan sesuai dengan penerapan pengasuhan yaitu penerapan disiplin, monitoring, reward atau hadiah, rutinitas sehari-hari, dan pre-arming. Dalam penerapan pengasuhan di panti Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak masih terdapat kekurangan dalam melaksanakan penerapan pengasuhannya. Kekurangan dalam penerapan pengasuhan ini disebabkan karena kurang pahamnya pengasuh mengenai anak dan keterampilan yang dimiliki, sehingga pelayanan kepada anak kurang. Program yang diusulkan yaitu “Peningkatan Kualitas Pengasuhan Anak di Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung di panti anak Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung.
HARDINESS PEREMPUAN RAWAN SOSIAL EKONOMI DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN EKONOMI DI KELURAHAN SUKAPURA KECAMATAN KIARACONDONG KOTA BANDUNG Yosua Alberter Simamora; Dwi Yuliani; Dayne Trikora Wardhani
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 1 No 2 (2019): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.61 KB) | DOI: 10.31595/lindayasos.v1i2.220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan hardinessperempuan    rawan sosial ekonomi dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi di Kelurahan Sukapura Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung yang mencakup kontrol (control), komitmen (commitment), dan tantangan (challenge) responden. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 173 orang dan peneliti menggunakan sampel sebanyak 68 orang. Peneliti melakukan uji validitas dengan teknik validitas isi, validitas muka, uji kognitif, dan menggunakan olahan SPSS 22. Selain itu untuk uji reliabilitas peneliti mengolahnya dengan SPSS 22. Penyajian data dilakukan dengan menggunakan tabel frekuensi dari hasil penelitian dan menggunakan diagram sebagai kesimpulannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, mayoritas perempuan rawan sosial ekonomi di Kelurahan Sukapura memiliki hardiness dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi dengan tingkat sedang yang dibuktikan dengan perolehan presentase 88%. Selain itu bila dilihat pada tiap aspek, pada umumnya responden memiliki kontrol pada kelas interval sedang sebanyak 90%. Kemudian pada aspek komitmen, mayoritas responden berada di kelas interval sedang yaitu sebanyak 74%. Diikuti dengan aspek tantangan sebagian besar responden berada di kelas interval sedang dengan presentase 87%.  Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa perempuan rawan sosial ekonomi cukup mampu bertahan dengan stressful circumstances dan memiliki keyakinan dapat tangguh menghadapi masalahnya. Namun kemampuan tersebut perlu untuk ditingkatkan sebagai upaya meningkatkan keberfungsian sosialnya. Maka dari itu, peneliti mengusulkan program “Memantapkan Hardinessperempuan rawan sosial ekonomi(Matahari PRSE)” sebagai upaya peningkatan hardiness responden. Metode yang digunakan yaitu social group work dengan tipe kelompok bantu diri.
PEMENUHAN KEBUTUHAN ANAK SAAT PANDEMI COVID-19 DI PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK AL-MUBAROKAH LEBAK BULUS JAKARTA Anggiani Anggiani; Dwi Yuliani; Susilawati Susilawati
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 3 No 2 (2021): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.767 KB) | DOI: 10.31595/lindayasos.v3i02.454

Abstract

Every human being needs the fulfillment of basic needs in life, as well as children. During the covid-19 pandemic the fulfillment of the needs of orphanage children needs to be considered. This study aims to find out an in-depth and empirical picture of the fulfillment of children's needs during the covid-19 pandemic at al-Mubarokah Children's Orphanage which includes aspects of physiological needs, security needs and social needs. The research uses qualitative approach with descriptive method. Informants in this study were three caregivers, two caretakers and three foster children. Data collection is conducted with in-depth interviews, observations and documentation studies. The results showed that social needs seen from sub-aspects of social interaction showed good results. While aspects of physiological needs and the need for security have not been maximized. In an effort to improve physiological needs and security needs, a program was designed. The program proposed by researchers is Panti Sigap for Children's Needs during the Covid-19 Pandemic. The purpose of this program is to improve the fulfillment of children's needs related to aspects of physiological needs and security. This program uses the groupwork method.
Development of Biology Module Based on Critical Thinking Skills on Even Semester Class X Plante Materials Etty Nurmala Fadillah; Susi Dewiyeti; Dwi Yuliani; Achmad Ali Fikri
Journal Of Biology Education Vol 5, No 2 (2022): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v5i2.17132

Abstract

The purpose of this study is: to see the characteristics, feasibility, and practicality of the development of biology modules based on critical thinking skills grade x Plantae material. Modules developed based on the 4-D development model proposed by Thiagarajan are define, design, develop, and disseminate. The product validation was carried out by four validation professors and three biology teachers at SMA Negeri 4 Palembang as practitioners. Limited trials conducted by 15 students in grade x. Data analysis techniques using qualitative descriptive analysis using formulas from Aiken’s V and azwar formulas in excel. The results of the study are as follows: (1) the characteristics of the modules developed are printed using A4 paper. The module consists of a cover, title page, identity page, preface, table of contents, list of pictures, list of tables, instructions for using the module, indicators of critical thinking skills, matter of activities, Plantae material, exercises, summaries, self-reflection, bibliography, glossary , and answer guidelines; (2) biology module based on critical thinking skills on even semester grade X Plantae material is said to be very feasible in terms of the validation results; and (3) the results of practical responses by students when in the field are stated with very practical criteria. Keywords: biology module, critical thinking skills, Plantae
TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA PERUBAHAN PENGURUS PERSEROAN YANG TIDAK DIHADIRI OLEH SALAH SATU PENGURUS Dwi Yuliani
International Significance of Notary Vol 2, No 1.2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2020/ison.v2i1.2.10912

Abstract

 Penelitian tentang Tanggung Jawab Notaris dalam Pembuatan Akta Perubahan Pengurus Perseroan yang Tidak Dihadiri Oleh Salah Satu Pengurus ini, menggunakan masalah tentang bagaimana keabsahan akta perubahan susunan pengurus perseroan dengan tidak terpenuhinya syarat pelaksanaan RUPS/ RUPS LB dan bagaimana pertanggungjawaban Notaris terhadap akta perubahan susunan pengurus perseroan dengan tidak terpenuhinya syarat pelaksanaan RUPS/ RUPS LB.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Bahan hukumnya terdiri atas bahan hukum primer, sekunder dan tertier. Analisis bahan hukumnya menggunakan deskriptif-kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan Keabsahan Akta Perubahan Susunan Pengurus Perseroan Dengan Tidak Terpenuhinya Syarat Pelaksanaan RUPS/ RUPS LB, tentu saja tidak ada keputusan RUPS yang dapat diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pelaksanaan RUPS suatu Perseroan Terbatas baru dapat dilaksanakan jika telah terpenuhinya persyaratan yang telah ditetapkan undang- undang, jika tidak maka konsekuensi logisnya perbuatan tersebut adalah merupakan Perbuatan Melawan Hukum. Akta perubahan susunan pengurus perseroan dengan tidak terpenuhinya syarat pelaksanaan RUPS/RUPS LB tidak dapat dilaksanakan dan merupakan perbuatan melawan hukum apabila tetap dilakukan, maka akta yang dibuat dianggap tidak sah. Pertanggungjawaban Notaris Terhadap Akta Perubahan Susunan Pengurus Perseroan Dengan Tidak Terpenuhinya Syarat Pelaksanaan RUPS/ RUPS LB, maka produknya dibatalkan. Pembatalan akta yang diakibatkan kelalaian notaris ini tentunya menimbulkan kerugian bagi pihak tertentu dalam akta dimaksud. Notaris dapat dimintakan pertanggung jawaban secara perdata dan tuntutan itu adalah berdasarkan perbuatan melawan hukum. Suatu perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Notaris yang menimbulkan kerugian kepada Clientnya, dapat dijerat berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata. Kata Kunci: Tanggung jawab Notaris, Akta Perubahan, Pengurus. Research on the Notary's Responsibilities in Making Deed of Change of Company Management which is Not Attended by One of the Management, uses the problem of how the validity of the deed of changes in the composition of the company's management without meeting the requirements for implementing the General Meeting of Shareholders / EGMS and how is the Notary's accountability for the deed of changes in the composition of the company's management with the requirements for the implementation of the GMS / EGMS are not fulfilled.The research method used is normative juridical. The legal materials consist of primary, secondary and tertiary legal materials. Analysis of legal materials using descriptive-qualitative.The results of the research show the validity of the deed of changes to the composition of the management of the company without meeting the requirements for the implementation of the GMS / EGMS, of course, there is no GMS decision that can be notified to the Minister of Law and Human Rights. The implementation of the GMS of a Limited Liability Company can only be carried out if the requirements stipulated by law have been fulfilled, if not then the logical consequence of that action is an illegal act. The deed of change in the composition of the company's management without meeting the requirements for the implementation of the GMS / EGMS cannot be implemented and is an unlawful act if it is still carried out, then the deed made is considered invalid. Notary's Accountability Against the Deed of Changing the Composition of the Company's Management If the requirements for the implementation of the General Meeting of Shareholders / EGMS are not fulfilled, the product is canceled. Cancellation of the deed due to negligence of this notary will certainly cause losses to certain parties in the deed. The notary can be held accountable in a civil manner and the claim is based on an act against the law. An unlawful act committed by a notary that causes losses to his client, can be charged under Article 1365 of the Civil Code. Keywords: Notary Responsibility, Deed of Change, Management
TINGKAT PEMENUHAN HAK ANAK OLEH KELUARGA MISKIN DI KELURAHAN SUKAHAJI KECAMATAN BABAKAN CIPARAY KOTA BANDUNG Revania Rahma; Dwi Yuliani; Windriyati
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 19 No 2 (2020): PEKSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v19i2.331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara empiris mengenai: 1)Karakteristik responden, 2) Tingkat pemenuhan hak anak atas kelangsungan hidup, 3)Tingkat pemenuhan hak anak untuk berkembang, 4) Tingkat pemenuhan hak anak untuk memperoleh perlindungan dan 5) Tingkat pemenuhan hak partisipasi pada anak. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.Populasi anak dari keluarga miskin di Kelurahan Sukahaji berusia 15-17 tahunberjumlah 216 anak. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental samplingdengan jumlah 78 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesionerdan studi dokumentasi. Uji validitas alat ukur menggunakan validitas muka dan ujireliabilitas alat ukur menggunakan rumus Koefisien Alpha. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pada aspek tingkat pemenuhan hak atas kelangsungan hiduphasilnya 21 responden tidak terpenuhi, 38 responden kurang terpenuhi, 15 respondenterpenuhi. Tingkat pemenuhan hak untuk berkembang hasilnya 25 responden tidakterpenuhi, 34 responden kurang terpenuhi, 19 responden terpenuhi. Tingkat pemenuhanhak untuk memperoleh perlindungan hasilnya 26 responden tidak terpenuhi, 30responden kurang terpenuhi, 22 responden terpenuhi. Tingkat pemenuhan hakpartisipasi hasilnya 21 responden tidak terpenuhi, 35 responden kurang terpenuhi, 22responden terpenuhi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti membuatusulan program dengan tujuan untuk meningkatkan pemenuhan hak anak oleh keluargamiskin di Kelurahan Sukahaji yaitu “Kegiatan Orang Tua dan Anak di Pusat KegiatanBelajar Masyarakat (PKBM) Kelurahan Sukahaji Kecamatan Babakan Ciparay KotaBandung”.
KONDISI PSIKOSOSIAL ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II KOTA PANGKAL PINANG Ridho Rinaldi; Dwi Yuliani
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 19 No 2 (2020): PEKSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v19i2.333

Abstract

Kondisi psikososial merupakan produk interaksi antara sistem biologis, psikologis, dan sosialyang dapat mempengaruhi perkembangan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk memperolehgambaran kondisi psikososial anak yang berkonflik dengan hukum yang sedang menjalanimasa pembinaan di LPKA Kelas II Kota Pangkal Pinang yang meliputi: 1) karakteristikResponden, 2) kondisi biologis responden, 3) kondisi psikologis responden, dan 3) kondisisosial responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatankuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan studi dokumentasi. Jumlahpopulasi sebanyak 22 orang anak dan semuanya dijadikan sampel atau responden. Uji validitas alatukur yang digunakan adalah uji validitas isi dan disertai dengan uji keterbacaan. Teknik analisisdata menggunakan analisis data kuantitatif, data-data yang dikumpulkan kemudian dituangkankedalam tabel untuk dideskripsikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi psikososialanak yang berkonflik dengan hukum yang sedang menjalani masa pembinaan masuk dalamkategori sedang dengan perolehan skor 3289. Aspek biologis masuk dalam kategori sedang dengan perolehan skor 1190, aspek psikologis masuk dalam kategori sedang dengan perolehan skor 1035,dan aspek sosial masuk dalam kategori sedang dengan perolehan skor 1065. Mayoritas respondenmengalami masalah gatal-gatal, merasa sedih berada di LPKA, merasa khawatir dengan masadepan, dihantui rasa takut atas perbuatannya, jarang berkomunikasi dengan orang tua, dan jarangdijenguk oleh teman dan kerabat dekatnya. Upaya yang dapat dilakukan untuk memulihkan danmeningkatkan kesejahteraan kondisi psikososial anak yang berkonflik dengan hukum yangmengalami masalah psikososial dapat dilakukan melalui program layanan dukungan psikososial.
RESILIENSI WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS IIA DENPASAR BALI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Putu Mahesa Rani; Susilawati; Dwi Yuliani
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 21 No 1 (2022): PEKSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v21i1.531

Abstract

Guncangan psikologis yang dialami perempuan warga binaan lembaga pemasyarakatan, terutama pada masa pandemi Covid-19 menuntut mereka memiliki resiliensi yang baik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat resiliensi warga binaan perempuan yang mencakup aspek kegigihan, kekuatan, dan optimisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif terhadap 52 orang (24,85%) dari 218 warga binaan yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala resiliensi yang telah diuji dengan validitas isi dan uji reliabilitas cronbatch alpha. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif yang menganalisis persentase, rentang, dan modus, serta statistik inverensial penaksiran proporsi untuk menarik generalisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat resiliensi responden merentang dari rendah hingga sedang. Sebagian besar responden memiliki tingkat kegigihan sedang (57.69%), tingkat kekuatan sedang (69,23%), dan tingat optimisme sedang (65,23%). Secara keseluruhan, 64,05% responden memiliki tingkat resiliensi sedang, sisanya (35,95%) memiliki resiliensi rendah. Pada populasi, perempuan yang memiliki resiliensi rendah diperkirakan antara 22,91% hingga 48,99% (α = 0.05). Tingkat resiliensi yang rendah dapat berpengaruh buruk pada kesehatan mental dan menghambat proses rehabilitasi mereka. Untuk mengantisipasi masalah tersebut, peneliti merekomendasikan program Peningkatan Resiliensi Warga Binaan Perempuan Lembaga Pemasyarakatan.
Gambaran Kadar Kreatinin Serum Pada Peminum Kopi di Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes Jawa Tengah Umi Nihayatul Khusna; Anwar Jaman; Dwi Yuliani; Sofia Nuraeni; Nur Setyaningsih
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 3 No. 1 (2025): Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v3i1.548

Abstract

One of the most important organs in the body and has an important role in maintaining body health is the kidneys. Caffeine as one of the factors causing chronic kidney failure is found in coffee drinks. Coffee contains caffeine compounds which can have a negative impact on the kidneys because they can cause caffeine to accumulate in the kidney glomeruli, which causes creatinine levels to increase and kidney function to decrease. The aim of this research was to determine the results of checking creatinine levels in coffee drinkers in Cikuya Village, Banjarharjo District, Brebes Regency, Central Java. This research is descriptive in nature. The sample in this study was 40 coffee drinkers in Cikuya Village, Banjarharjo District, Brebes Regency, Central Java. Based on the research results, results were obtained from the 40 samples studied, namely: with high creatinine levels in 7 samples (17.5%), normal creatinine levels in 29 samples (72.5%), and low creatinine levels in 4 samples (10%). These results show that the average creatinine level in male coffee drinkers in Cikuya Village, Banjarharjo District, Brebes Regency, Central Java, has normal creatinine levels in accordance with the normal value for creatinine examination, namely 0.7 mg/dl – 1.3 mg/dl.
STRATEGI KOLABORASI HEXAHELIX BERBASIS PEMBERDAYAAN KOMUNITAS SERIKANDI BIRU DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA KABUPATEN GARUT Hanifur Rabbani; Dwi Yuliani; Susilawati
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 4 No. 3 (2025): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v4i3.2564

Abstract

The Citra Bina Bangsa Indonesia Foundation in Garut provides community empowerment and mentoring to several communities. This is done to enable vulnerable groups in society to express their aspirations and demonstrate their capabilities within the broader social environment. This empowerment and mentoring program is intended to enable communities to thrive and adapt to all possible changes they face. Community life is shaped by a series of events and trends. To date, poverty alleviation efforts continue to seek effective solutions, one of which is empowerment programs. In its implementation, the Foundation utilizes a multi-sectoral pentahelix approach. The goal of this model is to create significant, sustainable social impact and increase community effectiveness.This research was conducted at the Citra Bina Bangsa Foundation in Garut Regency. The approach employed Participatory Action Research (PAR). The results demonstrate that Serikandi Biru successfully demonstrates how communities can become key actors in local development when supported by strong social networks and consistent cross-sector collaboration.