Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Keanekaragaman Serangga Penyerbuk Bunga Tagetes erecta L. dengan Suhu Udara Harian di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal Dwi Yuliani; Nur Setyaningsih; Eming Sudiana
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 8 No 1 (2026): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2026.8.1.19838

Abstract

Keanekaragaman serangga penyerbuk memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan penyerbukan dan menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Bunga Tagetes erecta L. diketahui mampu menarik berbagai jenis serangga penyerbuk, namun hubungan antara kondisi lingkungan, khususnya suhu udara harian, dengan keanekaragaman serangga penyerbuk pada tanaman ini masih belum banyak dikaji, terutama di wilayah dataran tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keanekaragaman serangga penyerbuk pada bunga T. erecta L. dengan suhu udara harian di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Penelitian dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap serangga penyerbuk yang mengunjungi bunga T. erecta L pada beberapa waktu pengamatan dalam satu hari serta pencatatan suhu udara di lokasi penelitian. Data keanekaragaman serangga dianalisis menggunakan indeks Shannon–Wiener dan indeks kemerataan, sedangkan hubungan antara suhu udara dan keanekaragaman serangga dianalisis menggunakan uji korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas serangga penyerbuk didominasi oleh ordo Hymenoptera dengan tingkat keanekaragaman pada kategori sedang dengan nilai indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H’) sebesar 2,31 dan indeks kemerataan (E) sebesar 0,93. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan signifikan antara suhu udara harian dan keanekaragaman serangga pengunjung (r = −0,87; p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa peningkatan suhu udara diikuti dengan penurunan keanekaragaman serangga. Penelitian ini ini memberikan informasi penting mengenai peran faktor suhu mikro dalam mempengaruhi aktivitas serangga penyerbuk pada tanaman berbunga di wilayah dataran tinggi. Penelitian ini berkontribusi sebagai data dasar dalam pengelolaan agroekosistem berbasis konservasi penyerbuk serta dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi budidaya tanaman berbunga yang mendukung keberlanjutan keanekaragaman hayati. Kata kunci : keanekaragaman serangga, penyerbuk, Tagetes erecta L., suhu udara, Bumijawa.
ANALISIS KESESUAIAN STOK OBAT DENGAN POLA PENYAKIT PASIEN DI RSUI MUTIARA BUNDA Intan Novitasari; Dwi Yuliani
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), April 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional & Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.373013/a7m5cf75

Abstract

Ketersediaan obat yang sesuai dengan kebutuhan terapi pasien merupakan salah satu indikator penting mutu pelayanan kefarmasian rumah sakit. Ketidaksesuaian antara stok obat dan pola penyakit pasien dapat menyebabkan kekosongan obat, keterlambatan terapi, serta menurunkan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian stok obat dengan pola penyakit pasien di RSUI Mutiara Bunda. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan cross-sectional. Data pola penyakit diperoleh dari rekam medis pasien rawat jalan, sedangkan data stok dan penggunaan obat diperoleh dari Instalasi Farmasi RSUI Mutiara Bunda. Selain itu, pengumpulan data juga dilakukan menggunakan kuesioner kepada tenaga kefarmasian. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitik untuk menilai tingkat kesesuaian stok obat dengan pola penyakit pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit terbanyak yang ditangani di RSUI Mutiara Bunda adalah penyakit infeksi saluran pernapasan, gangguan gastrointestinal, dan penyakit metabolik. Sebagian besar responden menyatakan bahwa perencanaan stok obat telah mempertimbangkan pola penyakit pasien. Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian stok pada beberapa golongan obat yang ditandai dengan kejadian kekosongan obat dan ketergantungan pada pengadaan mendadak. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pola penyakit pasien dengan kesesuaian stok obat di Instalasi Farmasi RSUI Mutiara Bunda, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sedang dan signifikan secara statistik (p < 0,05).