Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS USE ERROR MENGGUNAKAN METODE PREDICTIVE USE ERROR ANALYSIS (PUEA) PADA PELAKSANAAN BLASS NIER OVERZICHT INTRAVENOUS PYELOGRAM (BNO IVP) (STUDI KASUS : RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI) Indah Saputri; Irwan Iftadi; Wakhid Ahmad Jauhari
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.142 KB)

Abstract

Penyakit batu saluran kemih (BSK) adalah penyakit terbentuknya batu dari saluran kemih terutama pada tempat-tempat yang sering mengalami hambatan aliran urine. Penyakit BSK dapat dievaluasi dengan menggunakan pencitraan radiologi yaitu Blass Nier Overzicht Intravenous Pyelogram (BNO IVP). Tujuan penelitian ini adalah mendeteksi, memprediksi, dan menganalisis potensi error yang dapat terjadi pada pemeriksaan BNO IVP pada Instalasi Radiologi RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Error dalam pelaksanaan BNO IVP dapat membahayakan pasien serta dapat mempengaruhi hasil foto rontgen. Penelitian ini dilakukan dengan 2 tahapan yaitu identifikasi prosedur menggunakan Hierarchical Task Analysis (HTA) serta Predictive Use Error Analysis (PUEA) sebagai metode analisis. Tahapan PUEA  terdiri dari pendeteksian error, identifikasi tipe error, identifikasi penyebab error, identifikasi konsekuensi primer, identifikasi konsekuensi sekunder, identifikasi tingkat deteksi eror,identifikasi perbaikan error, identifikasi proteksi konsekuensi, identifikasi tindakan pencegahan serta matriks analisis. Penelitian ini menghasilkan 16 error yang terdiri dari 4 error dengan level risiko tinggi dan 14 error dengan level risiko rendah. Error yang mempunyai level risiko paling tinggi disebabkan oleh adanya radiografer yang tidak memasang TLD (Thermoluminescene Desimetry) pada tubuhnya. Kata Kunci: use error, blass nier overzicht intravenous pyelogram, hierarchical task analysis, predictive use error analysis, risk analysis 
HIERARCHICAL TASK ANALYSIS (HTA) PENGEMUDI BUS BATIK SOLO TRANS Antika Adzary Sekar Fadlilah; Irwan Iftadi; Wakhid Ahmad Jauhari
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.317 KB)

Abstract

Indonesia menduduki peringkat kelima dunia dengan angka kecelakaan tertinggi. Diantara berbagai jenis kecelakaan lalu lintas, terjadi kenaikan rata-rata 0,5% per tahun pada kecelakaan bus. Penelitian ini bertujuan untuk membuat analisis tugas pengemudi bus Batik Solo Trans (BST) koridor 2 sebagai landasan penelitian yang lebih kompleks. Penelitian ini terdiri dari empat langkah yaitu studi lapangan, telaah dokumen, wawancara stakeholder dan pembuatan Hierarchical Task Analysis (HTA). HTA berisi deskripsi operasi terkait dengan setiap tujuan yang mendasari operasi bus, setiap kegiatan yang terlibat dalam kinerja setiap operasi, operasi fisik dan kognitif yang diperlukan. Pada langkah pembuatan HTA terdiri dari lima tahap yaitu penentuan tujuan analisis, penentuan tujuan tugas, identifikasi sumber informasi, pengumpulan data dan perancangan diagram dekoposisi dan pengecekan validitas diagram dekomposisi dengan stakeholder. Hasil dari penelitian ini berupa diagram dekomposisi yang menampilkan struktur tugas secara keseluruhan, terbagi dalam bentuk diagram tabular maupun hirarki, dengan total 141 tugas yang terdiri dari menyiapkan keberangkatan bus, melakukan proses operasi bus, dan menyiapkan kedatangan bus. Kata kunci : Batik Solo Trans (BST), Hierarchical Task Analysis (HTA), Pengemudi bus.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELANGGAN DAN KARAKTERISTIK TEKNIS DALAM PERANCANGAN KEMASAN PRODUK TEH SEDUH Ahmad Faiz Haqqoni; Irwan Iftadi; Wakhid Ahmad Jauhari
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan perancangan kemasan untuk produk teh seduh hitam. Objek penelitian merupakan produk hasil olahan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada di Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh rancangan kemasan yang didasarkan pada kebutuhan dan keinginan konsumen, terhadap kemasan teh seduh. Untuk itu, digunakan metode Quality Function Deployment (QFD), yang merupakan metode perancangan produk berbasis keinginan konsumen. Dalam penelitian ini, QFD yang digunakan hanya sampai matriks pertama (matriks perencanaan), atau sering disebut House of Quality (HOQ). Dari hasil penyusunan HOQ, diperoleh tingkat kepentingan untuk masing-masing karakteristik teknis yang telah dibuat, dimana selanjutnya, karakteristik-karakteristik teknis dengan nilai kepentingan yang tinggi dapat dijadikan atribut prioritas dalam melakukan perancangan kemasan untuk produk teh seduh hitam. Kata kunci: House of Quality (HOQ), Kemasan, Quality Function Deployment (QFD), Teh
Perbaikan Min-Max Distribusi Dengan Multiple Criteria ABC Analysis NG-Model Untuk Pengoptimalan List Part Number Zulhendra Hanif; Muhammad Hisjam; Wakhid Ahmad Jauhari
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 18, No. 1, Juni 2019
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v18i1.7727

Abstract

PT GMF Aeroasia Tbk. is the largest MRO company in Indonesia. This company has 67 plants worldwide. With the many plants that must be serviced, the complex process of repairing aircraft with spare parts that exceeds 15,000 types. Part distribution is a very big challenge and must be faced by companies where part distribution is done with multi-stage warehouses. At present the main warehouse has problems with the inefficiency of the min-max distribution system at each plant where the system aims to bond the parts that have the greatest frequency of demand to the sub-warehouse at the plant. This study discusses the improvement of Min-Max distribution with ABC Analysis NG-Model Multiple Criteria which aims to improve the efficiency of the list part number with the frequency of order transfer requests and the most optimal performance at 9 internal plants with the largest part demand activity. The proposed method is known to be able to increase min-max accommodation including, Transfer Order frequency from 23% to 40.80% and weekly delivery performance from 22% to 62.69%. In addition, this method can also reduce the amount of part number on Min-max with the results of Transfer Order accommodation and increased performance from the methods currently used.
MODEL PERSEDIAAN TERINTEGRASI PADA SISTEM SUPPLY CHAIN YANG MELIBATKAN PEMASOK, PEMANUFAKTUR DAN PEMBELI Wakhid Ahmad Jauhari
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 2, Desember 2006
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v5i2.1569

Abstract

In this paper we consider a single buyer-single manufacturer- single supplier supply chain problem where there are multiple deliveries for one buyer’s order and the manufacturer produces in a multiple integer of deliveries quantity. We also consider a lot size of raw material procurement which can be split from production batch. From numerical example we found that a value of material conversion factor and delivery frequency influences the total inventory cost . A high value of material conversion factor would make the buyer’s total inventory cost increase and the manufacturer’s total inventory costdecrease. High frequency of delivery would make the buyer’s total inventory cost decrease and the manufacture’s total inventory cost increase.
MODEL JOINT ECONOMIC LOT SIZE PADA KASUS PEMASOK-PEMBELI DENGAN PERMINTAAN PROBABILISTIK Wakhid Ahmad Jauhari; I Nyoman Pujawan; Stefanus Eko Wiratno
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 11 No. 1 (2009): JUNE 2009
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.032 KB) | DOI: 10.9744/jti.11.1.1-14

Abstract

In this paper we consider single vendor single buyer integrated inventory model with probabilistic demand and equal delivery lot size. The model contributes to the current literature by relaxing the deterministic demand assumption which has been used for almost all integrated inventory models. The objective is to minimize expected total costs incurred by the vendor and the buyer. We develop effective iterative procedures for finding the optimal solution. Numerical examples are used to illustrate the benefit of integration. A sensitivity analysis is performed to explore the effect of key parameters on delivery lot size, safety factor, production lot size factor and the expected total cost. The results of the numerical examples indicate that our models can achieve a significant amount of savings. Finally, we compare the results of our proposed model with a simulation model. Abstract in Bahasa Indonesia: Pada penelitian ini akan dikembangkan model gabungan pemasok-pembeli dengan permintaan probabilistik dan ukuran pengiriman sama. Pada model setiap lot pemesanan akan dikirim dalam beberapa lot pengiriman dan pemasok akan memproduksi barang dalam ukuran batch produksi yang merupakan kelipatan integer dari lot pengiriman. Dikembangkan pula suatu algoritma untuk menyelesaikan model matematis yang telah dibuat. Selain itu, pengaruh perubahan parameter terhadap perilaku model diteliti dengan analisis sensitivitas terhadap beberapa parameter kunci, seperti ukuran lot, stok pengaman dan total biaya persediaan. Pada penelitian ini juga dibuat model simulasi untuk melihat performansi model matematis pada kondisi nyata. Kata kunci: model gabungan, permintaan probabilistik, lot pengiriman, supply chain
Make or Buy Analysis Model Based on Tolerance Design to Minimize Manufacturing Cost and Quality Loss Rosyidi, Cucuk Nur; Akbar, Reza Rizkichani; Jauhari, Wakhid Ahmad
Makara Journal of Technology Vol. 18, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In a manufacturing company, manufacturing costs, or component prices, and tolerance will affect the price and the quality of a product. Companies must produce high-quality products with low manufacturing costs in order to keep their products competitive in the market; however, it is difficult to produce a high-quality product with a low manufacturing cost. Companies have difficulties in determining the components to be produced using their own manufacturing facilities (make) or outsourced to their suppliers (buy). Hence, a make or buy analysis is needed to minimize the manufacturing costs and quality loss and to determine the optimum alternative regarding make or buy decisions. This paper discusses an optimization model of a make or buy analysis for a manufacturing company in order to minimize the manufacturing costs and the quality loss in terms of manufacturer and customer quality loss. A numerical example is provided to show the application of the model using a simple assembly product consisting of three components. There are two machines that can be used to produce the components and three alternatives of suppliers to fulfill the order. Each machine and supplier have different characteristics in terms of manufacturing costs and its tolerance.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT INDUSTRI FURNITURE UD MELLA KREASI MELALUI DIGITALISASI MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU Retno Wulan Damayanti; Pringgo Widyo Laksono; Cucuk Nur Rosyidi; Eko Pujiyanto; Wakhid Ahmad Jauhari; Ferdinanda Pascha Hasian; Aqshal Raffa Sandito; Safira Nariswari; Yoshan Ardhi Pratama
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1739

Abstract

UD Mella Kreasi merupakan Industri Kecil Menengah (IKM) Furniture dan Handycraft, berlokasi di Serenan Klaten. Pihak manajemen UD Mella kreasi memaparkan masalah berkaitan dengan pengelolaan persediaan bahan baku, yaitu sistem pengelolaan yang kurang terstruktur, pencatatan manual yang rawan hilang, hingga beban kerja karyawan di UD Mella Kreasi yang terindikasi kurang seimbang di area produksi dan gudang. Digitalisasi sistem persediaan berpotensi menjadi alternatif solusi untuk mendukung UD Mella Kreasi. Sistem persediaan yang akan diimplementasikan di UD Mella Kreasi adalah aplikasi AirTable cloud, yaitu software open-source yang potensial dipergunakan sebagai sistem pencatatan persediaan berbasis cloud computing. Aplikasi ini tidak berbayar, tidak memerlukan investasi hardware memori, dan penggunaannya cukup sederhana sehingga sumber daya manusia di UD Mella Kreasi cukup mampu mengoperasionalkannya. Implementasi diawali dengan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Setelah kurang lebih tiga bulan diimplementasikan, proses di gudang bahan baku dapat lebih teratasi oleh administrasi UD Mella Kreasi, sehingga lebih terstruktur, dan karyawan produksi tidak perlu lagi diperbantukan di gudang persediaan untuk menata, mencari, dan menstrukturkan kayu, rotan, dan bahan baku furniture yang lain.
MODEL PERSEDIAAN PADA SUPPLY CHAIN DENGAN MEMPERTIMBANGKAN EMISI KARBON DAN PERMINTAAN YANG BERGANTUNG PADA HARGA JUAL PRODUK Shabrina Chairunnisaa Novia Ramadhany; Wakhid Ahmad Jauhari; Cucuk Nur Rosyidi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v11i1.23665

Abstract

Emission from manufacturing contributes greatly to the increasing og greenhouse gas pollution. One of the activity in manufacturing is the supply chain. To deal with the risk of carbon emission, it is necessary to carry out green supply chain management, which is by implementing hybrid production, by regular production and green production. A company needs to consider the tradeoff between the use of green technology and the benefits that will be obtained. This research was conducted to form a supply chain inventory model by considering carbon policies and productselling price to maximize the joint total profit. The development of this model is carried by set the assumptions, formulating models, and gave the numerical examples by using secondary data. We used algorithm from the formulation model to find the optimal solution. The research is continued with a sensitivity analysis of the proposed scenarios by changing some of the parameter. This sensitivity analysis can be used as a consideration for a manager in making decisions according to those scenarios. The results of this study are the addition of green production facility is proven to reduce carbon emission by considering product selling price, lot size, number of shipping, and safety factor.
Perancangan Perangkat Pembelajaran Internet of Things (IoT) dan Pengenalan Robotika Kepada Siswa Sekolah Menengah di Surakarta Sekitarnya Pringgo Widyo Laksono; Retno Wulan Damayanti; Cucuk Nur Rosyidi; Eko Pujiyanto; Wakhid Ahmad Jauhari; Anindya Rachma Dwicahyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi (Adipati) Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman dan keterampilan pada siswa sekolah menengah mengenai Internet of Things (IoT) dan teknologi robotika adalah hal yang penting untuk menjawab tantangan global. Melalui pengenalan IoT dan robotika, siswa mendapatkan kesempatan untuk merancang, membangun, dan memprogram perangkat IoT dan robot secara langsung. Tujuan program ini adalah untuk memperkenalkan siswa pada konsep dan penerapan teknologi serta membantu mereka mengembangkan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja abad ke-21. Siswa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang IoT dan robotika, sehingga mereka lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin berkembang di era revolusi industri 4.0. Selain itu, mitra industri yang terlibat dalam program ini, CV Enuma Technology, akan mendapatkan manfaat dalam mengembangkan produk media pembelajaran yang dapat dikomersilikilkan di pasar secara lebih luas. Melalui program ini, mitra industri dapat meningkatkan kualitas produk yang dibutuhkan oleh konsumen serta meningkatkan daya saing di pasar teknologi yang terus berkembang.