Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Influence Of Event Marketing, Influencer And E-Wom On Purchase Intention Skin Mobile Legends In Malang Town Angelysander Altair; Stefanus Yufra Menahen Taneo; Santi Widyaningrum
Brilliant International Journal Of Management And Tourism Vol. 4 No. 1 (2024): Brilliant International Journal Of Management And Tourism
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/bijmt.v4i1.2823

Abstract

Based on Moonton's data, the monthly active players of Mobile Legends in Indonesia, totaling 34 million, are predominantly from Java and Sumatra. About 52 percent of Mobile Legends players come from Java Island, while 29.38 percent come from Sumatra Island. The distribution on other islands includes Kalimantan (7.41 percent), Sulawesi (6.29 percent), Bali (3.73 percent), and Papua (0.54 percent). The purpose of this research is to determine and analyze the influence of event marketing, influencer marketing, and electronic word-of-mouth (e-wom) on the purchase intention of Mobile Legends skins in Malang City. The research method employed in this study is quantitative. The population in this research consists of all Mobile Legends players in Malang City. The sample for this research consists of 100 individuals selected through accidental sampling technique. Data collection in this research is done using a questionnaire. Data analysis techniques in this research include Multiple Linear Regression Analysis, Hypothesis Testing (t-test & f-test), and the Coefficient of Determination. Data processing in this research is conducted using SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) version 25 software. The results of this research prove that Event Marketing, Influencer Marketing, and E-WOM collectively influence the Purchase Intention of Mobile Legends skins.
Penguatan Entrepreneurial Skills Siswa SMA melalui Pengembangan Model Inkubator Bisnis Berbasis Sekolah: Eksplorasi Kebutuhan di Thursina IIBS Muhammad Miftah; Stefanus Yufra Menahen Taneo; Pieter Sahertian
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i2.696

Abstract

Penguatan entrepreneurial skills siswa sekolah menengah memerlukan pendidikan kewirausahaan yang mengintegrasikan pembelajaran teoritis dengan pengalaman praktik, pendampingan, akses sumber daya, dan jejaring. Kebutuhan tersebut menjadi semakin kompleks dalam konteks sekolah berasrama yang memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas siswa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kebutuhan pengembangan inkubator bisnis berbasis sekolah untuk mendukung penguatan entrepreneurial skills siswa SMA Thursina IIBS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap sembilan informan yang terdiri atas pimpinan sekolah, pengelola program, mentor, siswa, dan alumni. Data dianalisis menggunakan Thematic Analysis. Hasil penelitian mengidentifikasi empat kebutuhan utama, yaitu: (1) integrasi kurikuler dan tahap Pra-Inkubasi untuk menyetarakan mindset dan kesiapan siswa; (2) sistem mentoring yang terstruktur dan adaptif terhadap keterbatasan waktu lingkungan pesantren; (3) dukungan fasilitas pemasaran dan produksi, pendanaan mikro, serta pendampingan legalitas usaha; dan (4) penguatan ekosistem inovasi melalui Parent Network, keterlibatan alumni dan mitra eksternal, serta mekanisme regenerasi usaha lintas angkatan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebutuhan inkubasi bisnis pada sekolah berasrama bersifat multidimensional dan saling terintegrasi, serta menjadi dasar empiris bagi pengembangan model konseptual pada tahap penelitian selanjutnya.