Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : WALISONGO

PERGESERAN MITOLOGI PESANTREN DI ERA MODERN Junaidi, Arif
WALISONGO Vol 19, No 2 (2011): Walisongo, Pendidikan
Publisher : IAIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract   The main problem of this study is how to root, pattern and function of beliefs about karamah of the kiai pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak and the extent of the shift of mythology that occurred at the school in line with the social changes in the modern era. This study is a field research. The paradigm used in this study is a qualitative paradigm, because the study intended to find meaning. The findings of this study is that the lives of the kiai in the pesantren Futuhiyyah also widely covered by the myths of “kiaiship”, it is a belief that the kiai has karamah.   *** Masalah utama dari kajian ini adalah mencari akar, pola, dan fungsi keyakinan mengenai karamah kiai pesantren Futuhiyah Mranggen Demak dan sejauh mana pergeseran mitologi yang terjadi di kalangan masyarakat sejalan dengan perubahan masyarakat di era modern ini. Kajian ini merupakan kajian lapangan. Paradigma yang digunakan adalah kualitatif karena kajian ini berupaya menemukan makna. Adapun penemuan dari kajian ini adalah bahwa kehidupan kiai di pesantren Futuhiyah Mranggen juga diliputi mitos kiai, dalam makna keyakinan bahwa kiai memiliki karamah. Keywords: mitologi, pesantren, karamah, kiai
JANENGAN SEBAGAI SENI TRADISIONAL ISLAM-JAWA Junaidi, dkk., Akhmad Arif
WALISONGO Vol 21, No 2 (2013): Walisongo, "agama lokal"
Publisher : IAIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis paper is based on the cultural reality of Javanese Muslim society especially inIslamic Javanese traditional music. The cultural expression of Islamic-Javanese musicis very diverse and reflecting the diversity of the “face” of Islam that has been adaptedto the local culture. Janengan’s Islamic Javanese traditional music is an expressionfrom three different cultural music traditions: Javanese music tradition, MiddleEastern music traditions (Arabic), and currently has been developed with acombination of Western music such as pop. The combination of three differentmusical traditions creates a unique creativity in Javanese music character. Thecharacter also encourages the values covering musical values, cultural values, andreligious values. Thematically, the Janengan’s lyrics contain a variety of Islamicteaching such as monotheism, shari’ah and sufism.***Tulisan ini dilatarbelakangi satu realitas budaya yang dihasilkan dari kehidupanmasyarakat Muslim Jawa khususnya seni musik tradisional Islam-Jawa. Ekspresikebudayaan Islam-Jawa dalam seni musik ini sangat beragam dan mencerminkankeberagaman “wajah” Islam yang telah beradaptasi dengan budaya lokal. Musiktradisional Islam-Jawa Janengan merupakan perwujudan dari perpaduan tigaunsur tradisi musik, yakni tradisi musik Jawa, tradisi musik Islam Timur Tengah(Arab) dan kini telah dikembangkan dengan kombinasi musik Barat seperti pop.Perpaduan ketiga unsur tradisi musik yang berbeda ini membentuk suatu hasilkreativitas yang unik bercirikan musik Jawa. Musik tradisional Islam-Jawa ini jugamelahirkan nilai-nilai yang meliputi nilai-nilai musikal, nilai-nilai kultural, dannilai-nilai religius. Secara tematik syair-syair Janengan berisi berbagai ajaranseperti akidah (tauhid), syari’at dan tasawuf.Keywords: Janengan, budaya lokal, tradisi Islam-Jawa