Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Cover JMIEB vol 9 no 1 jurnal, admin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover JMIEB vol 9 no 1
Kata Pengantar JMIEB Vol 9 No 1 jurnal, admin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar JMIEB Vol 9 No 1
Redaksi JMIEB Vol 9 No 1 jurnal, admin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Redaksi JMIEB Vol 9 No 1
PEMANFAATAN APLIKASI KAHOOT! PADA PEMBELAJARAN KELAS X DI SMA KARTIKA I-4 PEMATANGSIANTAR T.A 2023-2024 Jurnal, Admin; Azura Putri; Corry; Ahmad Fakhri Hutauruk
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): VOL 3 NO. 2 NOVEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/6ty9wn84

Abstract

 Metode pengajaran yang monoton cenderung membuat peserta didikmudah bosan. Hal ini disebabkan karena proses belajar mengajar tidak menarik dan pemebelajaran sulit diserap peserta didik. Dengan berkembangnya teknologi, media pembelajaran menjadi semakin beragam. Salah satunya adalah dengan menggunakan kuis kahoot! berbasis online, sebagai media pengajaran pembelajaran sejarah agar pembelajaran menjadi menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagimana pemanfaatan aplikasi kahoot!,pada pembelajaran sejarah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMA Swasta Kartika I-4 Pematangsiantar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik menggunakan aplikasi kahoot!, Lebih meningkat daripada yang tidak menggunakan aplikasi kahoot!. Hal ini dapat dilihat dari rata- rata nilai posttest pada kelas kontrol adalah 70,51. Sedangkan rata-rata nilai posttest pada kelas eskperimen adalah 78,85. Kemudian dari uji hipotesis menunjukkan hasil nilai nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,00 artinya nilai Sig.(2-tailed) <0,05.Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar di kelas eksperimen dan kelas kontrol.Hal itu menunjukkan bahwa aplikasi kahoot!, memiliki manfaat terhadap hasil belajar siswa dengan hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa, “Penggunaan aplikasi Kahoot! Dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMA Swasta Kartika I-4 Pematangsiantar” diterima. 
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING (GBL) DI KELAS X SMA NEGERI 1 DOLOK PARDAMEAN PADA SEMESTER GENAP T.A 2023/2024 Jurnal, Admin; Sigiro, Elsa; Hisarma Saragih; Satria Chandra
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): VOL 3 NO. 2 NOVEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/r8qwf311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui apakah terdapat pengaruh penggunaan game based learning terhadap hasil belajar pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan model penelitian kuantatif, dimana motede penelitian yang digunakan peneliti dalam metode eksperimen Model pembelajaran GBL merupakan salah satu faktor model pembelajaran yang layak di terapkan dalam sejarah sebagai ilmu, atau susunan pengetahuan tentang peristiwa yang terjadi di masyarakat, yang dimana perlu dilakukan penelitian kelas X SMA Negeri 1 Dolok Pardamean dengan jumlah sampel 40 peserta didik dan populasinya berjumlah 150 peserta didik, dengan Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Game Based Learning(GBL) Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Sejarah Peserta Didik Di Kelas X SMA Negeri 1 Dolok Pardamean Pada Semester Genap T.A 2023/2024. Pada tahap analisis data, terdapat hasil dari uji normalitas, uji hipotesis, dan uji regresi sederhana. Dari uji hipotesis, terlihat bahwa model pembelajaran Game Based Learning (GBL) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar sejarah peserta didik di kelas X SMA Negeri 1 Dolok Pardamean pada semester genap T.A 2023/2024. Meskipun demikian, analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara post test dan pre test pada tingkat signifikansi yang telah ditetapkan.Analisis data merupakan tahap penting dalam sebuah penelitian yang memberikan pemahaman mendalam tentang hasil penelitian yang telah dilakukan. Dalam konteks penelitian ini, analisis data meliputi uji normalitas, uji hipotesis, dan uji regresi sederhana. Dari hasil uji hipotesis, terlihat bahwa model pembelajaran Game Based Learning (GBL) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar sejarah peserta didik di kelas X SMA Negeri 1 Dolok Pardamean pada semester genap T.A 2023/2024.  Kata Kunci: Game Based Learning, Hasil Belajar Posttest-Pretest 
FUNGSI MUSEUM SIMALUNGUN SEBAGAI SUMBER MEDIA PEMBELAJARAN IPS BAGI SISWA SISWI KELAS VIII A MTs MESRA KOTA PEMATANGSIANTAR T.A 2023/2024 Jurnal, Admin; Ahmad Abdillah Syahfitra; Andres M. Ginting; Asnewastri
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): VOL 3 NO. 2 NOVEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/9q99gg92

Abstract

 Museum pada awalnya hanya menjadi tempat perkumpulan serta tidak jarang juga dijadikan tempat merenung, waktu-kewaktu mengalami perubahan menjadi tempat referensi, belajar dan edukasi. Seiring berkembangnya museum menjadi sumber belajar. Pembelajaran dapat didefinisikan sebagai bentuk kerja sama antara guru dan siswa dalam memanfaatkan sumber belajar. Dengan semakin berkembangnya zaman membuat segala apapun yang dapat memberikan ilmu merupakan suatu sumber belajar salah satunya adalah museum, yang pada penelitian ini, Museum simalungun lah yang menjadi objek dari penelitian ini. Museum Simalungun diharapkan menjadi sumber belajar yang menarik bagi siswa-siswi MTs Mesra Kota Pematangsiantar yang kemudian membuat kreatifitas, keaktifan dan cara berfikir siswa meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana cara memfungsikan museum sebagai media sumber belajar IPS Sejarah. Penelitian ini juga menunjukan bahwa hasil dari memfungsikan museum Simalungun sebagai sumber belajar ips sejarah adalah setuju. Hal ini dapat dilihat dari hasil angket yang dibagikan menunjukan angka 76,94%. Serta hasil wawancara menyatakan setuju bahwa memfungsikan Museum Simalungun Sebagai media sumber belajar IPS. Ini menunjukan bahwa Musuem Simalungun memeiliki fungsi yang baik dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran IPS 
PUTUSNYA PEWARISAN PENGETAHUAN PUSTAHA LAKLAK BATAK: ANALISIS HISTORIS DAN SOSIO-KULTURAL Jurnal, Admin; Jalatua Habungaran Hasugian; Ulung Napitu
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): VOL 3 NO. 2 NOVEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/fx6h2e09

Abstract

 Pustaha Laklak merupakan naskah kuno khas masyarakat Batak yang ditulis di atas kulit kayu dan berfungsi sebagai media penyimpanan pengetahuan tradisional, khususnya dalam bidang pengobatan, ramalan, dan kosmologi. Namun pada masa kini, jumlah ahli yang mampu membaca dan memahami pustaha sudah sangat langka. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab terputusnya rantai pewarisan pengetahuan Pustaha Laklak. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan historis dan sosio-kultural melalui studi pustaka dan analisis sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setidaknya terdapat empat faktor utama yang menyebabkan tidak berlanjutnya pewarisan pustaha, yakni: (1) sifat esoteris pustaha yang hanya diwariskan secara terbatas kepada datu tertentu, (2) masuknya misionaris Jerman (zending) yang menolak tradisi pustaha sebagai praktik kekafiran, (3) pergeseran sistem pendidikan dari aksara Batak ke alfabet Latin yang melemahkan tradisi literasi lokal, serta (4) perubahan sosial akibat modernisasi dan diaspora pustaha ke luar negeri. Penelitian ini menegaskan urgensi pelestarian pustaha sebagai warisan budaya tak benda, sekaligus mendorong perlunya digitalisasi, transliterasi, dan revitalisasi literasi Batak sebagai upaya menjaga kesinambungan pengetahuan lokal. 
KESADARAN DIRI DAN LINGKUNGAN SOSIAL SEBAGAI FONDASI KEWIRAUSAHAAN BAGI MAHASISWA Balqis Edenia; Afilah Margareta Dewi; M. Agung Kurniawan; Syarifuddin; Tyas Fernanda; Jurnal, Admin
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): VOL 3 NO. 2 NOVEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xze44t39

Abstract

ABSTRAK Dalam era ekonomi global yang kompetitif, dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kreativitas tinggi, mampu beradaptasi, serta berjiwa mandiri. Kewirausahaan menjadi faktor penting dalam pembangunan ekonomi karena berperan dalam menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan produktivitas, dan menumbuhkan inovasi. Namun, minat mahasiswa Indonesia terhadap dunia wirausaha masih rendah. Kondisi ini dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran akan potensi diri serta lingkungan sosial yang belum sepenuhnya mendukung aktivitas kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh kesadaran diri dan lingkungan sosial terhadap pembentukan karakter kewirausahaan mahasiswa. Pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan digunakan untuk meninjau teori dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesadaran diri membantu mahasiswa memahami kekuatan, kelemahan, serta peluang yang dimiliki dalam menentukan langkah berwirausaha secara tepat. Sementara itu, lingkungan sosial seperti keluarga, teman, dan kampus memberikan dukungan moral, emosional, dan material yang memperkuat motivasi serta kesiapan berwirausaha. Sinergi antara faktor internal dan eksternal menjadi dasar pembentukan jiwa kewirausahaan yang tangguh dan inovatif. Perguruan tinggi dan pemerintah diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan mahasiswa, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan daya saing ekonomi nasional