Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search
Journal : Journal JCONES

IMPLEMENTASI DAN ANALISIS QoS PADA JARINGAN MPLS-VPN BERBASIS MPLS-TE MENGGUNAKAN ROUTING PROTOKOL OSPF Kusuma, Yusuf Budi; Jusak, Jusak; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demand for Internet services such as private network, secure network and data transfer speed has raised challenges within the network. To cope with the demand of speed access in the network, in the last decade MPLS technology has emerged. The MPLS is developed one of which to support VPN and MPLS-Traffic engginering. MPLS-VPN is a VPN who utilize MPLS technology to improve VPN capabilities in terms of quality QoS.Traffic Engineering in MPLS is process of selecting a data channel traffic to balance the traffic load on the various lines and points on the network as well as managing traffic better network using alternate pathways. In this research, we will compare the performance characteristics of the MPLS-TE and MPLS-VPN. The research is divided into four steps. Step one is MPLS-VPN network configuration and MPLS-TE network configuration. Step two is downloading data from the server to the PC 1 and PC2. Step 3 is capturing data traffic using wireshark software, and Step four is testing and calculations of data to determine the QoS quality results calculated to be a reference to draw conclusions. Based on the results of research and analysis on the simulated network of the MPLS-VPN and the MPLS-TE, is evidence that the MPLS-TE is more reliable than the MPLS-VPN. The analysis was tested using QoS parameters such as latency (delay), jitter, throughput and packet loss. Keywords: MPLS-TE, Quality of Service, Mikrotik
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS QOS PROTOKOL HWMP+ PADA JARINGAN MIKROTIK BERBASIS WIRELESS MESH NETWORK Putro, Abid Eka Sukatno; Jusak, Jusak; Pratikno, Heri
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya, perangkat wireless akan tersambung dengan akses point yang ada pada jarak jangkau. Perangkat wireless yang tersambung akan melakukan aktifitas transmisi data secara terus menerus, seperti browsing, mengunggah dan mengunduh data, video calling  dan lain lain, yang menuntut perangkat wireless pengguna tersambung secara konsisten, kendala dari kebutuhan pengguna perangkat wireless adalah jarak jangkau yang terbatas. semakin jauh akses point semakin rendah sinyal yang ditangkap untuk transmisi data sehingga unjuk kerja transmisi data  yang didapat tidak maksimal. Sudah ada pengujian yang mengangkat tema HWMP+ namun sebatas simulasi pada NS2 tanpa mendukung WDS secara real time.            Maka dari itu dalam tugas akhir ini akan dianalisis unjuk kerja sistem jaringan wireless mesh dengan penerapan protokol HWMP+ dan metode WDS  untuk menunjang proses komunikasi yang bisa diandalkan. Penelitian ini menitik beratkan pada unjuk kerja jaringan yang diimplementasikan secara nyata pada teknologi Mikrotik dengan kondisi jaringan yang normal dan error.Hasil dari penelitian unjuk kerja jaringan wireless mesh network dengan implementasi protokol HWMP+ adalah 0% packet loss untuk seluruh transmisi tipe data. Utilisasi bandwith pada ftp kondisi error mengalami kenaikan drastis pada bandwith 256Kb dengan mencapai 39% dibandingkan kondisi normal mencapai 18% 
ANALISIS PERBANDINGAN UNJUK KERJA VIDEO CALL VOIP SERVER KAMAILIO DAN VOIP SERVER TRIXBOX Hasyim, Dealis Dinamika; Jusak, Jusak; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Voice Over Internet Protocol (VoIP) adalah sebuah teknologi yang mampu melewatkan pesan suara, video maupun teks melalui jaringan berbasis Internet Protocol (IP). Teknologi berbasis VoIP memiliki keuntungan dari segi biaya yang lebih murah dari biaya telepon tradisional. Salah satu contoh sistem yang menggunakan teknologi VoIP adalah Trixbox dan Kamailio. Dengan menggunakan Trixbox dan Kamailio pengguna dimungkinkan untuk membuat VoIP server sendiri.Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis perbandingan unjuk kerja video call VoIP server Kamailio dengan VoIP server Trixbox. Dalam pengujiannya, pertama menentukan topologi dan menginstall Trixbox dan Kamailio ke cloud server. Langkah kedua menjalankan software monitoring untuk merekam trafik jaringan kemudian melakukan panggilan video call antara client 1 dan client 2. Langkah ketiga melakukan analisis menggunakan parameter delay, throughput, dan packet loss dari hasil monitoring trafik video call.Dari hasil penelitian analisis perbandingan unjuk kerja video call server Kamailio dan Trixbox dapat disimpulkan, bahwa kinerja antara kedua server ditinjau dari parameter throughput memiliki nilai yang hampir sama. Akan tetapi dibandingkan dari segi delay Trixbox memiliki delay yang lebih kecil daripada Kamailio dan jika dibandingkan dari segi packet loss Trixbox memiliki persentase nilai packet loss yang lebih kecil dibandingkan dengan persentase nilai packet loss dari Kamailio.Kata kunci :Voice over Internet Protocol, Quality of Service, Trixbox, Kamailio, Video Call.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE LOAD BALANCE PCC DENGAN NTH MENGGUNAKAN MIKROTIK Adani, Muhammad Faizin; Jusak, Jusak; Pratikno, Heri
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Load balancing is a technique on the Mikrotik to distribute the traffic load on the connection of two or more lines in a balanced way, so that traffic can run optimally, maximize throughput, minimize response time and avoid overload on one connection line. Load balancing has several methods, of which the PCC and Nth.The first phase of our works devoted to configure the IP addresses for the four routers in the system. Next we configurated the PCC load balance and the Nth load balance separately. On the second phase we transfered of data from client to server and enabled the wireshark to monitor network activities. On the third phase we analyzed throughput, packet loss, and fairness index obtained from the wireshark.Based on the research results, it is shown that using the throughput test parameter the PCC utilize the resource of the network (bandwidth) mostly in one line. On the other hand, the Nth works by dividing the resource utilization for both lines equally. In terms of the packet loss, it is indicated that the Nth has greater packet loss than the PCC. For the fairness index parameter, it shows that the Nth index has a larger value of fairness. In other words, Nth can be considered as fairer than PCC.
RANCANG BANGUN ALAT ELEKTROKARDIOGRAF UNTUK VISUALISASI, PEREKAMAN, DAN PENYIMPANAN SINYAL JANTUNG Sugiarto, Wahyu Rokhman; Jusak, Jusak; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung bisa menyerang siapa saja kapan saja . Kadang-kadang penyakit tersebut tidak dapat dideteksi di awal. Proses pemeriksaan jantung hanya dapat dilakukukan oleh dokter disebut sebagai auskultasi . Auskultasi adalah pemeriksaan kinerja organ seperti jantung dengan mengambil informasi elektrolis jantung dengan elektroda jepit. Dalam pemeriksaan fisik dengan menggunakan elektroda jepit diperlukan untuk membuka sebagian besar daerah pergelangan tangan dan kaki pada pasien dan kertas perekam khusus untuk sinyal EKG. Oleh karena itu, diperlukan membangun sebuah alat yang mampu menyimpan data jantung pasien kedalam database untuk dicetak sewaktu – waktu dan tidak memerlukan kertas khusus untuk merekam.Dalam studi ini , pengiriman sinyal auskultasi jantung melalui modul EKG untuk mengambil sinyal. Kualitas layanan yang digunakan dalam penelitian ini termasuk probability of loss data, banyak data yang diterima dengan baik sebanyak sinyal jantung yang sebenarnya.Dari hasil penelitian yang dilakukan pengaplikasian transmsi sinyal auskultasi jantung dapat dibangun dengan cara penerimaan data oleh coordinator dilakukan secara offline.Berdasarkan hasil penelitian, hasil transmisi sinyal auskultasi jantung menunjukkan bahwa semakin tinggi baudrate pengiriman data yang ditetapkan oleh komunikasi serial, semakin banyak data yang didapat.
PENGOLAHAN DAN VISUALISASI DATA SINYAL AUSKULTASI JANTUNG PADA ANDROID Suarjaya, I Gede; Jusak, Jusak; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini dalam pemeriksaan jantung PCG, dokter hanya dapat mendengarkan dan menggambarkan secara manual apa yang didengar oleh dokter, sehingga tida adanya nilai pasti yang dapat dijadikan patokan yang dapat memvisualisasika gambar dari keadaan jantung seseoang. Hal ini dapat menyebabkan perbedaan hasil diagnosa penyakit jantung antara satu dokter dengan dokter yang lain. Dari permasalahan yang ada, maka sangat pentingnya visualisasi dari sinyal PCG dibuat agar terjadi keseragaman visualisasi sinyal PCG dari setiap pasien dan dokter. Seperti yang telah dijelaskan, pemerikasaan jantung sangat penting dilakukan secara rutin dan terus menerus.Maka dibuatlah sebuah penelitian untuk membuat sebuah aplikasi penampilan data sinyal auskultasi jantung pada android. Dan didapatkan beberapa kesimpulan rata – rata kecepatan penampilan grafik pada marshmallow adalah 7.89 detik, sedangkan rata – rata keceatan penampilan grafik pada android versi lollipop adalah 9.58 detik. Serta, semakin banyak data juga mempengaruhi kecepatan penampilan data hal ini  dapat dilihat dari waktu penampilan 3000 data pada android lollipop adalah 7.00 detik sedangkan waktu penampilan 9000 data dapat tampil sempurna dalam waktu 15.2 detik. Sedangkan waktu penampilan 3000 data pada android Marshmallow adalah 6.36 detik sedangkan waktu penampilan 9000 data dapat tampil sempurna dalam waktu 10.75 detik. Kemampuan zoom pada aplikasi ini hanya dapat dilakukan secara vertical atau horizontal.
RANCANG BANGUN SISTEM PEMANTAUAN KUALITAS UDARA MENGGUNAKAN WIRELESS SENSOR NETWORKS DENGAN TOPOLOGI CLUSTER Saraswati, Dyah Lestari; Jusak, Jusak; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

It is commonly understood that air pollution brinqs detrimental effect to human health, it can cause diseases and lead todeath. Therefore, it is urgently required to monitor airborne levels continously. In this research, it monitoring system utilizing the  wireless sensor networks with cluster method. We consider that there are two clusters where every cluster head has two child nodes equipped with a CO sensor and a CO2 sensor for each node. Data from child node sent to server through parent node and each cluster head. We used the xbee radio as wireless transmision  from child node to parent node,  we used the wifi Tonylabs CC3000 module as wireless transmission  from parent to server.The result shows that delay and packet loss between child node and parent node through the xbee are aproximately 4,75 seconds and 5%, respectively. This means that the system has short delay and relatively low packet loss. On the other had the packet loss from parent node to server are relative higher than that from the child node to parent node i.e. aproximately 14,17 %, Interestingly it can achievedelay of close to zero second during transmission.
ANALISIS TIME-FREQUENCY SINYAL ECG (ELECTROCARDIOGRAM) DENGAN MENGGUNAKAN CONTINUOUS WAVELET TRASFORM Prastyo, Pangky Ari Wibowo; Jusak, Jusak; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Jantung merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk memompa aliran peredaran darah dari jantung ke seluruh tubuh. Gejala ketidak normalan fungsi jantung sering kali datang secara tiba-tiba. Faktor penyebab penyakit jantung antara lain sibuk mengejar kebutuhan hidup dengan cara praktis dan serba otomatis, seperti mengkonsumsi makana siap saji, makanan yang berlemak, jarang olahraga, stress berkepanjangan dan sebagainya. Oleh sebab itu pengenalan dini penyakit jantung merupakan salah satu cara menghindari penyakit jantung. Selain itu hasil dari pengenalan dini dapat digunakan untuk mengetahui langkah selanjutnya yang akan diambil pasien.Dalam studi ini nantinya dapat membantu pada bidang kedokteran untuk menganalisis sinyal Electrocardiogram (ECG). Program yang dibuat ini akan memudahkan praktisi kesehatan dalam bidang spesialis jantung untuk pembacaan sinyal ECG secara elektronik.Untuk penelitian ini menganalisis beberapa contoh rekaman sinyal ECG, menggunakan CWT, sehingga mampu diketahui informasi berupa energi maksimum, frekuensi pada energi maksimum, serta jarak gelombang R ke R antar siklus ECG. Data inilah yang nantinya berguna untuk menjadi inputan klasifikasi sinyal ECG untuk menentukan, normal dan tidak normalnya sinyal jantung.Berdasarkan hasil analisis, untuk interval waktu R ke R rata-rata 0.994 detik, nilai koefisien maksimum rata-rata 21,181 dan energi maksimum rata-rata 451,682 pada waktu rata-rata 0,5334 detik dan scala rata-rata 0,7015. Keywords: Continuous Wavelet Transform, Jantung, Electrocardiogram, Time – Frequency, visual basic6.0..
VISUALISASI HASIL TELEAUSKULTASI SINYAL JANTUNG MELALUI ANDROID Kurnia, Lassa Nusti; Jusak, Jusak; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Auskultasi adalah pemeriksaan kinerja organ tubuh seperti jantung dengan cara mendengarkan suara yang di akibatkan oleh vibrasi yang berasal dari proses kerja jantung. Stetoskop merupakan alat yang digunakan pada proses pemeriksaan auskultasi. Sedangkan teleauskultasi adalah pemeriksaan jantung dengan alat yang sama, tetapi pemantauan hasilnya dilakukan secara wireless atau jarak jauh. Penelitian yang saat ini ada adalah mentransmisikan hasil auskultasi sinyal jantung dari satu node transmitter ke receiver dapat dilakukan melalui media perantara bluetooth. Bandwith yang dimiliki bluetooth memungkinkan untuk mentransmisi data auskultasi sinyal jantung. Dikarenakan bluetooth versi 3.0 terbaru yang telah diratifikasi melalui standar IEEE 802.15 pada tahun 2009 memiliki kecepatan maksimum 24 Mbps dan beroperasi pada frekuensi tidak berlisensi (ISM band) 2.4 – 2.485 GHz (Jusak, 2013). Salah satu receiver yang dapat diterima oleh media transmisi bluetooth adalah end device bersistem operasi android. Free platform-nya menjadikan android dapat dibentuk dan diprogram sesuai dengan keinginan. Serta dapat menampilkan hasil transmisi sinyal auskultasi yang diteruskan oleh bluetooth melalui aplikasi yang dibuat. Keyword: auskultasi, teleauskultasi, bluetooth, android OS, jantung
METODE ADAPTIVE THRESHOLDING UNTUK DENOISING PADA DISCRETE WAVELET TRANSFORM Firdaus, Deddy Mohammad; Jusak, Jusak; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses thresholding merupakan salah satu proses pre processing yang penting dalam penelitian wavelet transform. Pada beberapa penelitian proses thresholding dilakukan secara manual. Mengingat pentingnya proses thresholding, pada penelitian ini  mempelajari proses thresholding sebagai bagian dari proses pengolahan sinyal suara jantung PCG. Telah dilakukan proses denoising pada sinyal jantung PCG yang diberi noise Gaussian dengan nilai -3 dB, -2 dB, -1dB dan 1dB, menggunakan Discrete Wavelet Transform, guna mencari energi normalisasi pada sinyal. Menggunakan  mother wavelet Daubechies orde 2 dan 7. Penelitian ini membuat dan menerapkan adaptive thresholding dengan pencarian nilai thresholding sesuai karakteristik sinyal masukan. Proses denoising menerapkan metode soft thresholding dan hard thresholding. Hasilnya nilai threshold mampu dan sesuai untuk mengurangi sinyal yang telah ditambahkan noise, hal ini dibuktikan nilai SNR yang meningkat dan nilai MSE terus mengecil dari nilai SNR input. Hasil denoising dengan metode soft thresholding maupun hard thresholding menunjukkan bahwa nilai energi normalisasi tertinggi terletak pada nilai koefisien detail D9, range frekuensi untuk D9 adalah antara 46.88 Hz hingga 93.75 Hz.
Co-Authors A. B. Tjandrarini Adani, Muhammad Faizin Aderusman, Rizky Adi Suryaputra Paramita Agus Ariyanto Agus Dwi Churniawan, Agus Dwi Alfian Angga Pradika Alim Rahmat Rido Anggara, Faris Widi Anjik Sukmaaji Atmaja, Bhagus Sugamayana Dwi Atmaja, Bhagus Sugamayana Dwi Budi Hari Nugroho Burhanuddin Surya Putra David Palguna Djojosuroto, Muh.Rahmat Effendy, Edwin David Eka Sari Oktarina Ekinasti, Anggi Tiara Citra Erwin Sutomo Feri Setiawan Adinata Firdaus, Deddy Mohammad Fumio Highy Suparlan Hakim, Arnaz Malikul Hakim, Arnaz Malikul Harianto Harianto Harianto, Gaguk Hasyim, Dealis Dinamika Henry Bambang Setyawan Heri Pratikno Hikam, Dicky Sirojul Hoky Ajicahyadi I Dewa Gede Rai Mardiana Ignatius Adrian Mastan Imam Fauzi Ira Puspasari Irene Rizky Andini Jap Fen Dy, Jap Fen Julianto Lemantara Kurnia, Lassa Nusti Kusbiono Wisnu Pambudi Kusuma, Otniel Reza Kusuma, Yusuf Budi M. J. Dewiyani Sunarto Mardianto Basuki Martinus Sony Erstiawan Mochammad Arifin Muhammad Nizar Muhammad Syakir Kautsar Mustafa, Putra Yoga Dwiangga Mustafa, Putra Yoga Dwiangga Nahusuly, Nova Nahusuly, Nova Nanda Surya Setiawan Octavianus Wijaya Oktaviyani, Tri oktorianto, kevin widoni Pamungkas, Johan Pantjawati Sudarmaningtyas Pauladie Susanto Phompi Andinata Pietter, P. Earl Pietter, P. Earl Pradana, Yulyus Effendi Prastyo, Pangky Ari Wibowo Putra, Febri Pradana Putra, Febri Pradana Putro, Abid Eka Sukatno Ramadhanis, Puspayati Ramadhanis, Puspayati Ramzi, Muhammad Ramzi, Muhammad Rendi Haris Nofianto Reppy Reisa Rido, Alim Rahmat Rido, Alim Rahmat Rizky Ananto Putri Rizky Kurniawan Robiyanto Robiyanto, Robiyanto Rohmat Solikin Rudi Santoso, Rudi Saputro, Dedy Tri Saraswati, Dyah Lestari Sembiring, Rinawati Septian Adi Herlambang, Septian Adi setiawan, ashari SETIAWAN, BRAMASTA AGNANDA SETIAWAN, BRAMASTA AGNANDA SOLEHUDIN, SONY SOLEHUDIN, SONY Suarjaya, I Gede Sugiarto, Wahyu Rokhman Susanti, Ririn Susanti, Ririn Susanto, Ubaidillah Susianto Tri Resmana Syafi'i, Imam Tajuddin Akbar Tegar Heru Susilo Teguh Sutanto Triwibowo, Aris Viranda, Rizkyana Surya Vivine Nurcahyawati Wahyu Andy Yulianto Wahyu Setiawan Weny Indah Kusumawati Wirandha Ryan Pratama Wiyono, Reynaldi Arfian Agus Yoga Eka Saputra Yosefine Triwidyastuti Zamri Ibrahim, Mohd