Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENERAPAN MIKROKONTROLLER AT89S51 DALAM ALAT UJI AMBANG BATAS TOLERANSI KADAR ALKOHOL PADA MINUMAN BERALKOHOL (MIKOL) IG Suputra Widharma; Made Sajayasa
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 13 No 3 (2013): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.359 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang suatu prototype yang dapat mengukur kadar alkohol dalam minuman keras dan menampilkan nilainya untuk dibandingkan dengan batas toleransi yang telah ditentukan. Sehingga dengan demikian maka pengaruh buruk apalgi yang bisa berakibat fatal yang terjadi karena ketidaktahuan akan kadar alkohol yang terkandung dalam minuman tersebut dapat diantisipasi sedini mungkin. Dengan rancangan ini akan diperoleh hasil berupa data yang dapat ditampilkan pada LCD sehingga segera dapat diketahui kadar alkoholnya. Beberapa tahun belakangan ini dampak buruk dari mikol yang berakibat hingga kematian kerap kali terjadi. Padahal di Bali khususnya, mikol menjadi salah satu komoditi bagi pariwisata, juga ada yang menggunakan untuk pergaulan sosial di kalangan masyarakat tertentu, disamping tentunya beberapa mikol untuk keperluan upacara keagamaan saja. Mengkonsumsi alkohol yang melebihi batas toleransi yang diijinkan dapat mengakibatkan keracunan, mabuk yang bisa berakhir dengan kriminalitas atau kecelakaan lalu lintas, atau bahkan kematian. Sedangkan bila ingin mengetahui kadar alkohol pada minuman diperlukan waktu yang cukup lama dan fasilitas laboratorium seperti yang biasa dilakukan oleh Depkes, BPOM, ataupun YLKBI. Perkembangan teknologi mikrokontroller yang semakin maju dan efisien membuat permasalahan waktu tunggu dan fasilitas besar ini dapat dipecahkan, meskipun laporan yang diperoleh tidak selengkap hasil uji laboratorium namun dengan data yang diperoleh akan dapat menghindarkan dampak buruk yang mungkin terjadi. Penerapan mikrokontroller dalam peralatan uji kadar alkohol minuman keras ini dapat membentuk suatu metode pengukuran yang dapat mengambil data tentang kadar alkohol dan membandingkannya dengan batas toleransi yang telah ditentukan departemen terkait tentang mikol ini.
ANALISIS POSISI RECLOSER TERHADAP KEANDALAN KINERJA PENYULANG SEMPIDI BERBASISKAN SOFTWARE ETAP POWERSTATION I Nengah Sunaya; I Gede Suputra Widharma; Made Sajayasa
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 17 No 3 (2017): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.696 KB) | DOI: 10.31940/logic.v17i3.605

Abstract

Penelitian ini menganalisis koordinasi recloser yang terdapat pada penyulang Sempidi untuk meningkatkan keandalan kinerja dari penyulang tersebut. Keandalan yang diharapkan adalah keandalan dalam penyediaan dan penyaluran dayanya. Untuk mengetahui keandalan dalam penyaluran tenaga listrik kepada konsumen perlu diperhitungkan indeks keandalannya. Indeks keandalan menjadi indikator dinyatakan dalam suatu besaran probabilitas yang bertujuan meminimalkan nilai SAIDI dan SAIFI, yaitu 1,8805505 jam/pelanggan tahun dan 5,8200455 kegagalan/pelanggan tahun, serta nilai fitness sebesar 0,091366843 untuk recloser pada posisi 10. Teknik yang digunakan dalam evaluasi keandalan sistem distribusi yaitu metode analisis dengan formula SAIDI dan SAIFI serta metode simulasi dengan memanfaatkan software ETAP powerstation
APLIKASI MONITORING PRAKTEK KERJA LAPANGAN SECARA ONLINE (STUDI KASUS JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BALI) Sri Andriati Asri; I Gusti Agung Made Sunaya; I Made Sajayasa; Kadek Amerta Yasa
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 7 No 3 (2017): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.003 KB) | DOI: 10.31940/matrix.v7i3.632

Abstract

Mahasiswa Politeknik Negeri Bali melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama tiga bulan. Selama PKL mahasiswa diwajibkan untuk melaksanakan bimbingan dengan dosen pembimbing PKL. Dalam hal ini, jarak dan waktu menjadi kendala utama yang dialami mahasiswa PKL. Pengelolaan PKL yang telah berjalan selama ini ditangani oleh seorang koordinator. Pengelolaan tersebut masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama dan rawan terjadi kesalahan. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti mengembangkan sebuah aplikasi online bimbingan dan monitoring PKL. Aplikasi ini diharapkan mampu mengatasi kendala jarak dan waktu pada proses bimbingan dan membantu koordinator kegiatan PKL untuk membantu pengelolaan dengan lebih baik. Aplikasi dibuat dengan menggunakan metode waterfall, dengan PHP 5.6 dan MYSQL 5.6 sebagai bahasa pemrograman dan basis data. Aplikasi ini telah diujicoba ke pengguna dan dari hasil kuesioner diketahui 17,5% responden sangat setuju dan 82,5 % responden setuju bahwa aplikasi ini sangat membantu.
MANAJEMEN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI SKKNI UNTUK MENINGKATKAN PENCAPAIAN KOMPETENSI MAHASISWA Made Sajayasa; I G. Suputra Widharma
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 6 No 2 (2016): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.191 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran mesin listrik berbasis kompetensi dan SKKNI bidang listrik pada Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali yang terdiri silabus, SAP, bahan belajar mahasiswa, buku panduan dosen, Lembar Kerja Mahasiwa (LKM), dan tes hasil belajar. Perangkat pembelajaran didesain mengikuti pembelajaran berbasis kompetensi berorientasi pada SKKNI. Penelitian ini difokuskan pada pengujian produk melalui pengembangan suatu perangkat pembelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Metode penelitian pengembangan adalah metode yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk. Karakteristik mahasiswa Jurusan Teknik Elektro telah menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik pada sikap, minat, motivasi, dan pemahaman materi perkuliahan. Draf perangkat pembelajaran mesin listrik berbasis kompetensi dan SKKNI layak untuk diuji coba pada tahun kedua.
PENJADWALAN WAKTU BEBAN KERJA DENGAN METODE ALGORITMA ACTIVE SCHEDULE DAN HEURISTIC SCHEDULE UNTUK EFISIENSI DAYA LISTRIK I Gede Suputra Widharma; I Made Sajayasa
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 4 No 1 (2014): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.272 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada power house tenaga listrik di Politeknik Negeri Bali, yaitu pada transformator distribusi 630 KVA dalam menyupply daya bagi institusi yang terbagi dalam 21 grup waktu kerja. Sebelum penjadwalan waktu kerja diperoleh bahwa daya terpakai pada hari selasa, hari rabu dan hari jumat melewati daya tersambung (345 KVA). Berdasarkan 21 group waktu kerja yang ada, Laboratorium Refrigrasi yang sangat signifikan pemakaian dayanya dan dimungkinkan jadwal prakteknya yang diatur. Setelah aplikasi Algoritma Heuristic ini, besar tingkat pembebanan transformator distribusi 630 KVA pada beban puncak sebesar 375 KVA. Pengaturan pembebanan transformator distribusi 630 KVA dilakukan dengan pengaturan jadwal praktek hari Selasa pukul 11.00 ke hari Senin pukul 08.30, hari Rabu pukul 11.00 ke pukul 13.00 dan hari Jumat pukul 10.30 ke hari Kamis pukul 08.00, di Laboratorium Refrigrasi. Besarnya daya yang dapat diatur pada pembebanan transformator distribusi 630 KVA sebesar 36 KVA, sehingga diperoleh efisiensi daya listrik.
Monitoring ketinggian air pada ground water tank di hotel Ramada by Wyndham Bali Sunset Road berbasis IoT Putu Bagus Aditya Mahendra; Ngakan Made Ardi Mahardika; Gede Rama Weda Kusuma; I Kadek Wirayuda; Kadek Amerta Yasa; I Made Purbhawa; I Wayan Teresna; I Made Sajayasa; Anak Agung Ngurah Made Narottama
Journal of Applied Mechanical Engineering and Green Technology Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jametech.v3i3.96-98

Abstract

Ground water tank atau dalam bahasa Indonesia yang sering disebut dengan tangki air bawah tanah, merupakan salah satu bentuk bak penampungan air yang dirancang  berada di bawah permukaan tanah. Ground water tank biasanya menggunakan material pelat beton bertulang yang dilapisi  waterproofing non-toxic (tidak beracun). Sulitnya memonitoring sebuah air pada ground water tank karena letaknya yang berada di bawah permukaan tanah, maka dari itu muncul sebuah inovasi sistem monitoring ketinggian air pada ground water tank berbasis IoT. Sistem monitoring ground water tank merupakan suatu alat yang dibuat untuk memonitoring sebuah ketinggian air yang berada pada bak ground water tank yang nantinya hasil data bisa ditampilkan melalui layar display LCD maupun platform atau aplikasi. Komponen pada alat tersebut menggunakan kontroler ESP8266 dan sensor ultrasonic tipe JSN- SR04T sebagai pembaca data. Dengan alat ini dapat dipantau ketinggian air secara otomatis lewat smartphone maupun komputer di hotel Ramada by Wyndham Bali Sunset Road berbasis IoT.  
Temperature Monitoring Efficiency With Internet of Things-Based Temperature Sensor Variations IGN Sangka; IGS Widharma; IN Sunaya; IM Sajayasa; IGP Arka
Frontier Energy System and Power Engineering Vol 5, No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um049v5i2p81-87

Abstract

This research was conducted in the lab. Automation to measure temperature by several temperature sensors monitored through Internet of Things (IoT) technology. The method used is a quantitative method with experiments. The temperature monitoring system with a variety of temperature sensors based on the Internet of Things (IoT) can work well. The difference in temperature measurements taken through the IoT simulation within 1 hour between the sensors used has a small value, an average of 0.07 Celsius. This means that the precession level of each sensor is relatively good. The need for calibration on the sensor in order to obtain the best measurement results. Noting the results of the above analysis, it is recommended that users conduct a more in-depth study to obtain a more appropriate (actual) value. This analysis can also be taken into consideration for users to develop IoT-based monitoring systems in the future.
Analysis of Efforts to Overcome Voltage Drops by Installing Substations in Low Voltage Networks with ETAP Simulation IG Suputra Widharma; IN Sunaya; IGN Sangka; IM Sajayasa; IKG Sri Budarsa
Frontier Energy System and Power Engineering Vol 5, No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um049v5i1p01-08

Abstract

Electric power is an energy of secondary that generated, transmitted and distributed to consumers and used to many activities. Electrical power system is electrical power installation system is consists of generation system, transmitting system, and distribution system that integration and function to supply electric power consumption. For this purpose, both of quantity and quality also continuity in PT PLN wished can be provides and distributes electric power to consumers and all of people. One of the main materials of the distribution network to distribute electric power to customers is the distribution substation in which there is a transformer. Transformer as a means of distribution of electrical energy is susceptible to interference. Distribution substation SM 0075 Feeder Bajera is one of the distribution substations that experienced a voltage drop at the end of the JTR in the C direction. So, to fix the problems that occurred, PT. PLN has added a substation. With the addition of substations, it is necessary to pay attention to the power losses that arise, not to cause greater power losses. Based on the results of the calculations at the distribution substation SM0075 Bajera feeder before and after the addition of the insertion substation, it was found that the voltage drop at the end of the JTR direction C at the SM0075 distribution substation was 22.638% in the R phase, 15.745% in the S phase and 14.005% in the T phase. the result of the addition of the substation is a smaller power loss with the difference before and after that is equal to 2739.986472 Watt. then viewed from the quality of the voltage and environmental conditions, the C18D6A1D3 pole is better for insertion substations than the C18D6A1D2 pole based on the Etap 12.6 simulation.
An evaluation study of service quality on tourist satisfaction at villas through digital communication Budarsa, I Gde Ketut Sri; Sumadi, I Ketut; Sangka, I Nyoman Gde; Sajayasa, I Made; Sunaya, I Nengah; Widharma, I Gede Suputra; Abasana, I Gusti Ketut
Digital Theory, Culture & Society Vol. 3 No. 1 (2025): July
Publisher : C-DISC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61126/dtcs.v3i1.105

Abstract

This study uses digital communication to evaluate service quality and its impact on tourist satisfaction at Villa Uluwatu. Combining qualitative and quantitative methods, data were gathered through interviews and observations, then analyzed using data adequacy, validity, and reliability tests, Service Quality analysis, and the Customer Satisfaction Index (CSI). Results show an 80% satisfaction rate, with weaknesses found in tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. No attribute emerged as a strength. Key areas for improvement include parking facilities, employee appearance, service speed, housekeeping responsiveness, and administrative ease. The study recommends enhancing these aspects to boost tourist satisfaction and maintain market competitiveness.
PROSES DIGITALISASI DOKUMEN LABORATORIUM DENGANMENGGUNAKAN OMNIPAGE SOFTWARE I Gede Suputra Widharma; I Gde Nyoman Sangka; I Nengah Sunaya; I Made Sajayasa; I Gde Ketut Sri Budarsa
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi digital sudah banyak sekali dimanfaatkan di berbagai bidang, baikterasa maupun tidak terasa. Digitalisasi adalah proses alih media dari bentuk tercetak,audio, dan video menjadi bentuk digital. Demikian juga pada digitalisasi dokumenlaboratorium (lab) yang merupakan sistem yang dikembangkan menggunakan pendekatanberdasarkan penggunaan teknologi digital yang terintegrasi dengan sistem mekanisasipengolahan data sebagai penyedia informasi untuk mendukung kegiatan yang berkaitandengan administrasi dan operasional lab. Untuk menjalankan proses digitalisasi inimemerlukan perangkat lunak berupa pengolahan file menjadi bentuk digital yaitu omnipagesoftware. Setiap lab memiliki sistem untuk menyimpan data yang berhubungan denganperalatan dan administrasi lab. Selama ini hal tersebut masih dilakukan secara manual,yang dapat menghabiskan waktu lama dan kemungkinan menyebabkan kesalahan dalamproses pencatatan data. Proses digitalisasi dokumen laboratorium ini terdiri atas seleksidocumen, persiapan alat dan bahan, instalasi jaringan, instalasi system digital, pelatihandigitalisasi kepada tim, scanning dokumen, dokumentasi perlengkapan laboratorium, mediatransfer (microfilm ke digital), menterjemah dan membuat panduan penggunaan alat yangberbahasa Inggris, membuat analysis dan validasi data, mengedit file digital, input danmeng-upload data, memberikan label/kode pada peralatan, dan membuat back up data.Dengan pemanfaatan omnipage software pada proses digitalisasi ini memberikan hasildigitalisasi yang lebih efisien dalam kapasitas dan kualitasnya