Endang Supriyantini
Departement Of Marine Science, Faculty Of Fisheries And Marine Sciences Diponegoro University Jl. Prof. H. Soedarto, S.H, Tembalang Semarang. 50275 Telp/fax (024)7474698

Published : 65 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Tropical Marine Science

Sebaran Horizontal Konsentrasi Nitrat Dan Fosfat Anorganik Di Perairan Muara Sungai Kendal Kabupaten Kendal Dwi Nur Hanifah; Sri Yulina Wulandari; Lilik Maslukah; Endang Supriyantini
Journal of Tropical Marine Science Vol 1 No 1 (2018): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.501 KB) | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v1i1.654

Abstract

Muara sungai Kendal banyak dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat seperti pemukiman penduduk, industri, pertambakan dan Tempat Pelelangan Ikan. Aktivitas masyarat di sekitar sungai Kendal akan mempengaruhi kondisi perairan di muara sungai Kendal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran konsentrasi nitrat dan fosfat anorganik secara horizontal di permukaan perairan muara sungai Kendal. Pengambilan sampel dilakukan pada 12 stasiun menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan dapat mewakili wilayah muara sungai, dekat pantai, wilayah transisi dan laut. Data utama meliputi konsentrasi nitrat dan fosfat. Data pendukung meliputi suhu, salinitas, DO, pH dan kecerahan yang diukur secara langsung di lapangan, serta data yang diperoleh dari berbagai instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi nitrat dan fosfat semakin menurun menuju laut. Konsentrasi nitrat berkisar 2,1172 – 3,2459 µmol/l dan konsentrasi fosfat berkisar 0,1699 – 1,0437 µmol/l. Pola sebaran konsentrasi nitrat dan fosfat tidak mengikuti pola arus. The estuary of Kendal is widely used for various activities such as residential, industrial, fishpond and fish auction places. Activity around the Kendal river will affect the conditions at the estuary of Kendal. This research was conducted in November 2017. The purpose of this research was to know the distribution of nitrate and inorganic phosphate concentration horizontally at surface of estuary Kendal. Sampling was conducted on 12 stations used purposive sampling method with consideration to represent the estuary, near shore, transition area and the sea. The Primary data included nitrate and phosphate concentrations. Supporting data included temperature, salinity, DO, pH and brightness measured directly in the field, as well as data obtained from various related agencies. The results showed that the concentration of nitrate and phosphate decreased toward the sea. Nitrate concentrations ranged from 2.1172 – 3.2459 µmol/l and phosphate concentrations ranged from 0.1699 – 1.0437 µmol/l. The distribution pattern of nitrate and phospate concentration did not follow the current pattern.
Pertumbuhan Rumput Laut Gracilaria sp. Dengan Rasio N:P Yang Berbeda Vivian Ayu Cyntya; Gunawan Widi Santosa; Endang Supriyantini; Sri Yulina Wulandari
Journal of Tropical Marine Science Vol 1 No 1 (2018): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.796 KB) | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v1i1.655

Abstract

Rumput laut merupakan tumbuhan yang tidak dapat dibedakan antara akar, batang dan daun, sehingga seluruh bagian tubuhnya disebut dengan thallus. Rumput laut Gracilaria sp. merupakan salah satu sumber daya laut yang mudah dibudidayakan, mempunyai nilai ekomonis penting dan mempunyai prospek pasar yang cerah, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Usaha budidaya rumput laut Gracilaria sp. perlu dilakukan guna meningkatkan produksinya. Rumput laut Gracilaria sp. memerlukan N dan P sebagai unsur hara makro yang digunakan untuk pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan rasio N:P yang berbeda terhadap laju pertumbuhan Gracilaria sp. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan 3 perlakuan dan 1 kontrol, yang masing-masing ada 3 ulangan. Media pemeliharaan menggunakan air laut yang ditambah N:P dengan rasio yang berbeda, yaitu : A (Kontrol), B (6:1), C (6:2), D (6:3). Pencapaian berat rerata Gracilaria sp. selama 28 hari adalah sebagai berikut : A = 102,06 ± 0,04 g; B = 103,41 ± 0,57 g; C = 106,53 ± 0,66 g dan D = 108,28 ± 1,25 g. Pertumbuhan mutlak Gracilaria sp. yang dihasilkan selama penelitian adalah sebagai berikut : A = 2,06 ± 0,04 g;B = 3,41 ± 0,57 g; C = 6,53 ± 0,66 g; D = 8,28 ± 1,25 g. Laju pertumbuhan spesifik Gracilaria sp. yang dihasilkan selama penelitian, yaitu : A sebesar 0,07 ± 0,00 % berat (g) per hari; B sebesar 0,12 ± 0,02 % berat (g) per hari; C sebesar 0,23 ± 0,02 % berat (g) per hari dan D sebesar 0,28 ± 0,04 % berat (g) per hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan N:P dengan rasio yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik Gracilaria sp. (p < 0,01). Semakin tinggi konsentrasi rasio N:P dapat meningkatkan total biomassa dan laju pertumbuhan spesifik. Seaweed is a plant which can not be distinguished between true roots, stalks and leaves, therefore its entire body is called a thallus. Gracilaria sp. is a seaweed which is relatively easy to cultivate, has high economical value and bright marketing prospect either in domestic or foreign markets. The effort to cultivate Gracilaria sp. needs to be done in order to increase the production. Seaweed Gracilaria sp. needs N and P as important macronutrients for its growth. This research aims to discover the effect of adding different N:P ratio towards Gracilaria sp. growth rate. The method used in this research was an experimental method with Completely Randomized Design. This research used three treatments and one control, each with three repetitions. The cultivation media was seawater with the addition of different N:P ratios, which were: A (Control), B (6:1), C (6:2) and D (6:3). The average weight of Gracilaria sp. for 28 days were as follows: A = 102,06 ± 0,04 g; B = 103,41 ± 0,57 g; C = 106,53 ± 0,66 g and D = 108,28 ± 1,25 g. The absolute growth of Gracilaria sp. during this research were: A = 2,06 ± 0,04 g;B = 3,41 ± 0,57 g; C = 6,53 ± 0,66 g; D = 8,28 ± 1,25 g. The specific growth rate for Gracilaria sp. during this research were: A = 0,07 ± 0,00 % weight (g) per day; B = 0,12 ± 0,02 % weight (g) per day; C = 0,23 ± 0,02 % weight (g) per day and D = 0,28 ± 0,04 % weight (g) per day. The result of this research showed that the addition of different N:P ratios caused a significant effect on the absolute growth and the spesific growth rate of Gracilaria sp. (p < 0,01). The higher concentratrion ratio of N:P given the higher either total biomassa and specific growth rate achieved.
Analisis Aspek Reproduksi Kepiting Bakau (Scylla sp.) Di Perairan Kendal, Jawa Tengah Ester Tiurlan; Ali Djunaedi; Endang Supriyantini
Journal of Tropical Marine Science Vol 2 No 1 (2019): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.313 KB) | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v2i1.911

Abstract

Kepiting bakau Scylla sp. merupakan salah satu biota laut yang mempunyai nilai ekonomis penting. Penyebarannya hampir di seluruh kawasan pesisir Indonesia, yang memiliki ekosistem mangrove termasuk di perairan Kendal. Banyaknya penangkapan kepiting bakau tanpa memperhatikan ukuran yang layak tangkap. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk memperoleh beberapa aspek reproduksi kepiting bakau Scylla sp. di perairan Kendal, Jawa Tengah. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Februari–Maret 2017, dua minggu sekali selama dua bulan di perairan Kendal, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif dengan parameter pendukung seperti suhu, salinitas, pH, dan DO. Materi yang digunakan adalah kepiting bakau Scylla sp. Analisis yang digunakan untuk menghitung perbandingan jumlah kepiting bakau jantan dan betina adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi ukuran kepiting bakau mempunyai lebar karapas 81-130 mm, berat 100-350 gram dengan ukuran rata-rata yang tertangkap 99,62 mm, perbandingan jantan dan betinanya 1:2,09. Hubungan lebar karapas dengan berat menunjukkan sifat allometrik positif. Faktor kondisi yang didapatkan adalah 1,0185. Tingkat kematangan gonad kepiting bakau di dominasi oleh TKG II, nilai indeks kematangan gonad pada kepiting bakau betina berkisar antara 6,84% - 18,49%. Tingkat kematangan gonad yang di dominasi oleh TKG II dikarenakan di lokasi penelitian tidak sedang masa pemijahan. Mangrove crab (Scylla sp.) is one of the marine biota that it has value economically important. It spreads in almost all over coastal areas of Indonesia, which has the mangrove ecosystem. Mangrove crab has a high nutritional value. Thus, encouraging people in Kendal to consume a large amount of mangrove crab and reach the local market demand.This led to the occurrence of a lot of mangrove crab catching regardless of the size of the catch.Therefore, this study was conducted to obtain some of reproduction aspects of Scylla sp. in the Kendal waters, Central Java. Sampling was conducted in February-March 2017,every two weeks in two months in Kendal waters, Central Java. The method used in this research was descriptive explorative method with supporting parameters such as temperature, salinity, pH, and DO. The used material was mangrove crab (Scylla sp.). Chi square test was used to analyze and calculate the ratio of male and female mangrove crabs. The results showed that the size composition of mangrove crab had a carbide width of 71-130 mm, weight of 100-350 grams, with average size captured was 99.62 mm, male and female ratio of 1: 2.09. The Relations between width and weight of caparace indicated negative allometric properties. The obtained condition factor was 1.0184767. Maturity level of mangrove crab gonad was dominated by TKG II, gonad index maturity value on female mangrove crab ranged between 6.84% - 18.49%. The maturity level of gonad was dominated by TKG IIbecause the research location was not in the spawning period.
Co-Authors Ade Kurniawan Ade Kurniawan Adi Santosa Agus Dermawan Agus Trianto Ahmad Rayyis Ali Djunaedi Ali Djunaedi Ali Ridlo AMANDA, REGINA Ambariyanto , Ambariyanto Ambariyanto Amtoni Caesario Nainggolan Anggit Puji Muswantoro Anggit Puji Muswantoro Anindya Putri Fadmawati Arif Maa’ruf Al Ayyub Bahry, Muhammad Syaifudien Bambang Yulianto Chika Velita Anindya Yulian Chrisna Adhi Suryono Cintya Pramesthi Dewi Dimas Panji Budi Prasetyo Dinda Ayuniar Zanjabila Diyah Putri Ambarwati Dwi Haryo Ismunarti Dwi Nur Hanifah Eka Mulya Eko Wardana Parsaulian Tampubolon Emia Sayniri Sembiring Emilia Sijabat, Emilia Erick Samuel Frederico Hasibuan Ervia Yudiati Ester Tiurlan Faith Dibri Kimberly Fera Nur Idawati Sahara Fitrianisa Nur Widasari Fitrianisa Nur Widasari Gunawan Widi Santosa Hadi Endrawati Ibnu Wardani Ita Widowati Jamaludin Jamaludin Jarot Marwoto Khoirunnisah Riswanti Koesoemadji Koesoemadji Kresna Rangga Darmansyah Ladies Nikita Alamanda Lilik Maslukah Linggar Dirgantara Prasetyo Liningga Adiningtyas Mahadika Fanindhita Sany McCauley, Erin Mimie Saputri Muhammad S. Bahry Murraya Murraya Murraya, Murraya Mutiara Mega Septiningtyas Mutiara Nurul Fajar Utami Nada Kristiani Ginting Nadya Oktavia Nevanda Kusuma Wardani Nirwani Soenardjo Nirwani Soenardjo Nugroho Hendartono Nugroho Hendartono Nur Islamiah Sulastri Nur Taufiq-Spj Nuril Azhar Ocky Karna Radjasa Oetari Kusuma Putri Pramastuti, Fransisca Ria Raden Ario Rayyis, Ahmad Regina Amanda Ria Azizah Tri Nuraini Ria Azizah Trinuraini, Ria Azizah Rima Rosema Rini Pramesti Rizky Budhi Kusuma Rizky Rifatma Jezzi Rizqi Umi Arifah Rudhi Pribadi Sabrina Arifiani Nurtania Sri Redjeki Sri Sedjati Sri Yulina Wulandari Sunaryo Sunaryo Suryono Suryono Susilo Dwi Cahyanti, Susilo Dwi Tampubolon, Eko Wardana Parsaulian Taufiq-Spj, Nur Titik Mariyati Tunas Pulung Pramudya Victorina Yulina Santi Vivian Ayu Cyntya Wardani, Ibnu Widianingsih Widianingsih Wismayanti, Gita Yanuar Sandy Perdana Yanuar Sandy Perdana Yovita Noor Hidayah Yusup Bayu Permadi Yusup Bayu Permadi Zidny Nurfadhli