Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI LAPORAN KEUANGAN PADA BAGIAN KEUANGAN SETDA KABUPATEN BULELENG Riana Dewi Kartika .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4653

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh sistem pengendalian intern, sumber daya manusia, standar akuntansi pemerintahan, pemanfaatan teknologi informasi optimal serta akuntabilitas terhadap ketepatwaktuan dan keterandalan. Penelitian ini dilakukan di Setda Bagian Keuangan Kabupaten Buleleng. Responden yang digunakan yaitu seluruh pegawai Setda Bagian Keuangan Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Responden yang digunakan yaitu seluruh pegawai Bagian Keuangan Setda Kabupaten Buleleng. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas dan uji reabilitas. Uji asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heterokedastisitas. Kuesioner yang disebar 57 kuesioner dan yang kembali sebanyak 50 kuesioner dan dimasukkan dalam pengolahan data. Analisis data menggunakan program SPSS versi 19.0. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern, kualitas sdm, standar akuntansi pemerintahan, pemanfaatan teknologi informasi dan akuntabilitas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ketepatwaktuan dan keterandalan pada Bagian Keuangan Setda Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : Pengendalian, SDM, Akuntansi Pemerintah, Teknologi, Akuntabilitas, Nilai Laporan Abstract This present study was intended to identify empirically the impact of the internal control system, human resources, standard of the government accountancy, the optimal use of the technology of information and accountability on timeliness and reliability. The study was conducted at the Finance Division of Setda of Buleleng Regency. The respondents included all the employees employed at the Finance Division of Setda of Buleleng Regency. This is a quantitative study. The samples of the study were determined using the sampling purposive method. The respondents used were all the employees employed at the Finance Division of Setda of Buleleng Regency. The data were analyzed using validity test and reliability test. The classical assumption test used in the study was the normality test, multicolinierity test and heterocedastisitic test. 57 questionnaires were distributed; however, 50 were returned and were processed. The data were analyzed using SPSS program version 9.0. The statistical data used to test the hypothesis was the multiple linier regression analysis. The result of analysis showed that the internal control, the quality of human resources, standard of the government accountancy, the use of the technology of information and accountability partially significantly affected the timeliness and reliability of the Finance Division of Buleleng Regency.keyword : Control, Human Resources, Technology, Accountability, Value of Report
ANALISIS KESIAPAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENERAPKAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL DI KABUPATEN GIANYAR Ni Md Ari Widyastuti .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4669

Abstract

Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual merupakan suatu standar pemerintahan yang mencatat dan mengakui transaksi pada saat terjadinya transaksi, tanpa memperhatikan kas dan setara kas diterima atau dibayarkan. Penerapan SAP berbasis akrual dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, maka diperlukan kesiapan infrastruktur pendukung pada pemerintah. Pemerintah Indonesia, khususnya pemerintah Kabupaten Gianyar belum menerapkan akuntansi berbasis akrual secara penuh, namun sudah menerapkan akuntansi berbasis kas menuju akrual. Di tahun 2015, pemerintah Kabupaten Gianyar dituntut menerapkan secara penuh akuntansi berbasis akrual pada laporan keuangan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai amanat PP No. 71 tahun 2010. Dengan adanya peraturan tersebut, maka tujuan penelitian ini dimaksukan untuk mengetahui; 1) bagaimana kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, 2) bagaimana kesiapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, dan bagaimana komitmen organisasi dalam menerapkan SAP berbasis akrual. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan menekankan pada pendekatan interpretif. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain; 1) Pengumpulan Data, 2) Reduksi Data, 3) Penyajian Data, dan 4) Pengambilan Keputusan atau Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) kesiapan dari SDM pemerintah Kabupaten Gianyar belum siap karena masih dalam tahap pembelajaran untuk memahami penerapan SAP berbasis akrual, 2) kesiapan dari SIA menunjukan bahwa sudah ada sistem khusus yang bernama Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) yang digunakan dalam pelaporan keuangan pada pemerintah Kabupaten Gianyar, dan 3) komitmen organisasi sangat mendukung penerapan basis akrual.Kata Kunci : kesiapan, basis akrual, infrastruktur pendukung. The accrual-based Governmental Accounting Standard ‘Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) is a governmental standard which records and acknowledges the on-going transactions without paying attention to the cash and the like which is accepted or paid. The implementation of the accrual-based SAP can improve transparence and accountability of the management of the regional finance. To this end, the government should prepare the supporting infrastructure. The Indonesian government in general and Gianyar Regency in particular had not fully implemented the cash-based accounting leading to accrual. In 2015, the government of Gianyar Regency is required to fully apply the accrual-based accounting to the financial statement in every Department ‘Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), as instructed by the Act No. 71 of 2010. With reference to such an Act, this present study was intended to identify 1) the readiness of the Human Resources ‘Sumber Daya Manusia (SDM)’ of the government of Gianyar Regency to implement the accrual-based SAP, 2) the readiness of the Accounting Information System ‘Sintem Informasi Akuntansi (SIA)’ of the government of Gianyar Regency in implementing the accrual-based SAP, and to what extent the organization was committed to implement the accrual-based SAP. Qualitative method was used in the present study, emphasizing the interpretative approach. The data were analyzed through four stages; they are 1) Data Collection, 2) Data Reduction, 3) Data Presentation, and 4) Decision Making or Verification. The result of the study showed that 1) the SDM of the government of Gianyar Regency had not been ready as they were still in the learning process to understand the implementation of the accrual-based SAP, 2) the readiness of SIA showed that there was a specific system named the System of Regional Management Information ‘Sistem Informasi Managemen Daerah (SIMDA) used by the financial statement by the government of Gianyar Regency, and 3) the organizational commitment strongly supported the accrual-based implementation.keyword : readiness, accrual-based, supporting infrastructure.
ANALISIS KESIAPAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENERAPKAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL DI KABUPATEN GIANYAR Ni Md Ari Widyastuti .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4670

Abstract

Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual merupakan suatu standar pemerintahan yang mencatat dan mengakui transaksi pada saat terjadinya transaksi, tanpa memperhatikan kas dan setara kas diterima atau dibayarkan. Penerapan SAP berbasis akrual dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, maka diperlukan kesiapan infrastruktur pendukung pada pemerintah. Pemerintah Indonesia, khususnya pemerintah Kabupaten Gianyar belum menerapkan akuntansi berbasis akrual secara penuh, namun sudah menerapkan akuntansi berbasis kas menuju akrual. Di tahun 2015, pemerintah Kabupaten Gianyar dituntut menerapkan secara penuh akuntansi berbasis akrual pada laporan keuangan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai amanat PP No. 71 tahun 2010. Dengan adanya peraturan tersebut, maka tujuan penelitian ini dimaksukan untuk mengetahui; 1) bagaimana kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, 2) bagaimana kesiapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, dan bagaimana komitmen organisasi dalam menerapkan SAP berbasis akrual. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan menekankan pada pendekatan interpretif. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain; 1) Pengumpulan Data, 2) Reduksi Data, 3) Penyajian Data, dan 4) Pengambilan Keputusan atau Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) kesiapan dari SDM pemerintah Kabupaten Gianyar belum siap karena masih dalam tahap pembelajaran untuk memahami penerapan SAP berbasis akrual, 2) kesiapan dari SIA menunjukan bahwa sudah ada sistem khusus yang bernama Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) yang digunakan dalam pelaporan keuangan pada pemerintah Kabupaten Gianyar, dan 3) komitmen organisasi sangat mendukung penerapan basis akrual.Kata Kunci : kesiapan, basis akrual, infrastruktur pendukung. The accrual-based Governmental Accounting Standard ‘Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) is a governmental standard which records and acknowledges the on-going transactions without paying attention to the cash and the like which is accepted or paid. The implementation of the accrual-based SAP can improve transparence and accountability of the management of the regional finance. To this end, the government should prepare the supporting infrastructure. The Indonesian government in general and Gianyar Regency in particular had not fully implemented the cash-based accounting leading to accrual. In 2015, the government of Gianyar Regency is required to fully apply the accrual-based accounting to the financial statement in every Department ‘Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), as instructed by the Act No. 71 of 2010. With reference to such an Act, this present study was intended to identify 1) the readiness of the Human Resources ‘Sumber Daya Manusia (SDM)’ of the government of Gianyar Regency to implement the accrual-based SAP, 2) the readiness of the Accounting Information System ‘Sintem Informasi Akuntansi (SIA)’ of the government of Gianyar Regency in implementing the accrual-based SAP, and to what extent the organization was committed to implement the accrual-based SAP. Qualitative method was used in the present study, emphasizing the interpretative approach. The data were analyzed through four stages; they are 1) Data Collection, 2) Data Reduction, 3) Data Presentation, and 4) Decision Making or Verification. The result of the study showed that 1) the SDM of the government of Gianyar Regency had not been ready as they were still in the learning process to understand the implementation of the accrual-based SAP, 2) the readiness of SIA showed that there was a specific system named the System of Regional Management Information ‘Sistem Informasi Managemen Daerah (SIMDA) used by the financial statement by the government of Gianyar Regency, and 3) the organizational commitment strongly supported the accrual-based implementation.keyword : readiness, accrual-based, supporting infrastructure.
Pengaruh Efektivitas Sistem Pengendalian Internal, Ketaatan Aturan Akuntansi, Persepsi Kesesuaian Kompensasi dan Implementasi Good Governance Terhadap Kecenderungan Fraud (Studi Empiris Pada SKPD di Kabupaten Tabanan) Purnama Sari Ni Luh Putu .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas sistem pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, persepsi kesesuaian kompensasi dan implementasi good governance terhadap kecenderungan fraud secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan instrumen kuisioner. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan sekunder. Penelitian dilakukan pada SKPD di Kabupaten Tabanan. Obyek penelitian adalah persepsi pegawai bagian akuntansi/keuangan pada setiap SKPD mengenai efektivitas sistem pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, persepsi kesesuaian kompensasi dan implementasi good governance terhadap kecenderungan fraud. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 115 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS 19.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara parsial efektivitas sistem pengendalian internal berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud, (2) ketaatan aturan akuntansi secara parsial berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud, (3) secara parsial persepsi kesesuaian kompensasi berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud, implementasi good governance secara parsial berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud dan (5) secara simultan efektivitas sistem pengendalian intern, ketaatan aturan akuntansi, persepsi kesesuaian kompensasi dan implementasi good governance berpengaruh simultan negatif terhadap kecenderungan fraud Kata Kunci : fraud, pengendalian internal, good governance The study aimed at finding out the contribution of the effectiveness of internal control system, adherence to accounting rules, appropriate compensation perception, and the implementation of good governance on the fraud tendency both partially as well as simultaneously. Ths study utilized a quantitative approach, using questionnaires to collect the data in the forms of primary and secondary types. This study was conducted at all SKPD office around Tabanan regency, focusing on the object such as the perception of the accounting staffs at the SKPD offices about the effectiveness of internal control system, adherence to accounting rules, appropriate compensation perception, and the implementation of good governance on the fraud tendency. There were about 115 respondents selected based on the purposive sampling technique as the samples of the study. The analysis was made by using multiple regression method supported by SPSS version 19 for Windows program. The results indicated that partially (1) the effectiveness of internal control system had a negative, but significant effect on the fraud, (2) adherence to accounting rules had a negative, but significant effect on the fraud, (3) appropriate compensation perception had a negative, but significant effect on the fraud, and (4) the implementation of good governance had a negative, but significant effect on the fraud, and (5) the effectiveness of internal control system, adherence to accounting rules, appropriate compensation perception, and the implementation of good governance had a simultaneous negative effect on the fraud tendency. keyword : fraud, internal control, good governance
PENGARUH AKUNTABILITAS, TRANSPARANSI, KETEPATAN WAKTU DAN PENGAWASAN INTERNAL TERHADAP KINERJA ANGGARAN BERKONSEP VALUE FOR MONEY PADA INSTANSI PEMERINTAH DI KABUPATEN BULELENG I Desak Nyoman Tri Wandari .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4688

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh akuntabilitas, transparansi, ketepatan waktu, dan pengawasan internal terhadap kinerja anggaran berkonsep value for money. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada 28 instansi di Kabupaten Buleleng. Sampel dalam penelitian ini yaitu Kepala Instansi Pemerintahan dan Bendahara pada setiap Instansi Pemerintah di Kabupaten Buleleng. Metode pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan program SPSS versi 16.0. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggaran berkonsep value for money pada Instansi Pemerintah di Kabupaten Buleleng, (2) transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggaran berkonsep value for money pada Instansi Pemerintah Kabupaten Buleleng, (3) ketepatan waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggaran berkonsep value for money pada Instansi Pemerintah di Kabupaten Buleleng, dan (4) pengawasan internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggaran berkonsep value for money pada Instansi Pemerintah di Kabupaten Buleleng, (5) akuntanbilitas, transparansi, ketepatan waktu, dan pengawasan internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggaran berkonsep value for money. Kata Kunci : akuntabilitas, transparansi, ketepatan waktu, pengawasan internal, kinerja anggaran berkonsep value for money Abstract This study aimed at finding out the empirical effect of accountability, transparency, punctualitydan internal control on the performance of value for money concept based budgeting. The data of the study were collected in the forms of quantitative by using questionnaires. All staff members of 28 offices around local government in Buleleng regency were determined as the population, while the samples consisted of all the head office of the local government in Buleleng regency including their treasures were selected based on purposive sampling technique. The data were analyzed based on SPSS version 16.00 Program. The hypothesis was tested by using multiple linear regressions. The results of the study indicated that: (1) accountability had a positive and significant effect on theperformance of value for money concept based budgeting ,(2) transparency had a positive and significant effect on the performance of value for money concept based budgeting, (3) punctuality had a positive and significant effect on the performance of value for money concept based budgeting at the local government office in Buleleng regency, and (4) internal control had a positive and significant effect on the performance of value for money concept based budgeting at the local government office in Buleleng regency, (5) accountability, transparency, punctuality and internal control had a positive and significant effect on the performance of value for money concept based budgeting. keyword : accountability, transparency, punctuality and internal control, the performance of value for money concept based budgeting.
Penyajian Laporan Keuangan Koperasi Mahasiswa "Citra Dana" Universitas Pendidikan Ganesha Tahun Buku 31 Desember 2013 Berdasarkan Sak Etap Ni Nyoman Perayati .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penyajian laporan keuangan Koperasi “Citra Dana” berdasarkan SAK ETAP serta untuk menelusuri alasan mengapa Koperasi Mahasiswa “Citra Dana” belum menerapkan SAK ETAP . Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif, dimana penelitian dilakukan dalam empat tahapan, yakni; 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, serta 4) analisis data dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan teknik analisis data dengan cara melakukan pengamatan dan wawancara, mengidentifikasi dan merumuskan permasalahan yang terjadi pada koperasi, mengevaluasi hasil dari pengamatan dan wawancara serta data yang didapat kemudian membandingkan dengan teori yang diperoleh dari literatur, dan menyimpulkan kelemahan dan menyarankan perbaikan dalam penerapan akuntansi dalam penyajian laporan keuangan sesuai dengan SAK ETAP. Penyajian laporan keuangan Koperasi Mahasiswa “Citra Dana” tahun 2013 telah sesuai dengan SAK ETAP, namun belum lengkap. Hal ini dapat dilihat dengan tidak adanya laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan. Alasan Koperasi mahasiswa “Citra Dana” belum menerapkan SAK ETAP adalah karena kurangnya kompetensi sumber daya manusia, tidak adanya pembinaan dari dinas koperasi serta tidak adanya tuntutan dari dinas koperasi maupun masyarakat terkait penyajian laporan keuangan sesuai SAK ETAP. Laporan keuangan Koperasi Mahasiswa “Citra Dana belum lengkap, dalam penelitian ini penulis mencoba menyajikan laporan perubahan ekuitas serta catatan atas laporan keuangan Koperasi Mahasiswa “Citra Dana” agar nantinya dapat dijadikan acuan bagi Koperasi mahasiswa ‘Citra Dana” dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai SAK ETAP pada tahun selanjutnya. Kata Kunci : Koperasi, Laporan Keuangan, SAK ETAP This study aimed at finding out the way how to present the financial report of the “Citra Dana” Coop based on SAK ETAP, as well as discovering the reasons behind the presentation of the financial report without any SAK ETAP reference. This study was design in terms of quantitative method, involving four different stages, such as; 1) data collection, 2) data reduction, 3) data presentation, as well as 4) data analysis, then followed by drawing conclusion. Data analysis technique used in this study included observation and interview, identifying and formulating problems occurred in the coop, evaluating the results of observation and interview; the obtained data then were compared to theory from the liretaure, followed by making conclusion the weaknesses, as well as providing recommendation to improve the the use of accountanting in presenting the financial report based on the SAK ETAP. The presentation of the “Citra Dana” students’ coop had been found appropriate to the SAK ETAP, however, it was still found incomplete. There was no equity changesand notes in relation to the financial report were found in the report. The reasons why the “Citra Dana” students’ coop did not use ESA ETAP as its references was of the restriction of human resources, there was no further development made from the coop agency office as well as the society in relation to financial report presentation according to SAK and ETAP. In reality the financial report of “Citra Dana” students’ coop was found incomplete, this study was trying to present the change of equity and providing notes relevant to the financial report of “Citra Dana” coop, in order that it could be used as a reference by the “Citra Dana” students’ coop in designing in the future SAK ETAP based financial report. keyword : Coop, financial report, SAK ETAP
PENGARUH BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN KINERJA KEUANGAN DAERAH DENGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus di Kabupaten Buleleng) Ni Luh Putu Lindri Puspitasari .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Kinerja Keuangan Daerah Dengan Pendapatan Asli Daerah Sebagai Variabel Intervening. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil langsusng dari laporan realisasi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Buleleng yaitu pendapatan asli daerahdan belanja modal periode tahun 2009-2013. Analisis data menggunakan bantuan uji regresi sederhana yaitu SPSS (Statistical Program For Social Science) versi 19.0 untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Untuk menguji pengaruh variabel intervening digunakan metode analisis jalur (path analysis) yang merupakan perluasan regresi linear. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa belanja modal secara signifikan mempengaruhi kinerja keuangan. Sedangkan hasil analisis jalur menunjukkan bahwa belanja modal dapat berpengaruh langsung ke kinerja (PDRB) dan dapat juga berpengaruh tidak langsung yaitu dari belanja modal ke Pendapatan Asli Daerah (sebagai variabel intervening) lalu ke kinerja (PDRB). Kata Kunci : Belanja modal, kinerja keuangan, pendapatan asli daerah (PAD), anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) The study aimed at analyzing the effect of capital expenditure on the growth of the local financial performances with the locally generated revenue as an intervening variable. The study also utilized a secondary data obtained directly from the realization of local income and expenditure during 2009-2013. The data were analyzed by using simple regression supported by SPSS (Statistical Program For Social Science) version 19.0 in order to find out the effect of the independent variable on the dependent variable. To test the effect of intervening variable the path analysis was used which is the extension of linear regression. The results of the study indicated thet the capital expenditure was found significantly affected the financial performance. While the result of path analysis indicated that the capital expenditure could affect directly on the financial performances and could also indirectly affect from capital expenditure to local generated revenue (as an intervening variable) then to the financial performances. keyword : capital expenditure, financial performance, local generated revenue, local budgeting
PENGARUH PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN DAERAH DAN AKSESIBILITAS LAPORAN KEUANGAN TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (STUDI EMPIRIS PADA SKPD KABUPATEN BULELENG) Pasek Aries Hendra Sidartha .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyajian laporan keuangan daerah dan aksesibilitas laporan keuangan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan instrumen kuesioner dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah SKPD Kabupaten Buleleng dan objek penelitiannya yaitu penyajian laporan keuangan daerah, aksesibilitas laporan keuangan dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden adalah 43 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS 19.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara parsial penyajian laporan keuangan daerah dan aksesibilitas laporan keuangan daerah berpengaruh signifikan dan positif terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah., (2) secara simultan penyajian laporan keuangan dan aksesibilitas laporan keuangan daerah berpengaruh signifikan dan positif terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Kata Kunci : penyajian laporan keuangan, aksesibilitas, akuntabilitas This study was aimed at finding out the partial and simultaneous effects of regional financial report format and financial report accessibility on regional financial management accountability. This study used quantitative approach. To collect the data, the study used questionnaire and documentation. The subjects were SKPDs in Buleleng regency and the objects were regional financial report format, financial report accessibility, and regional financial management accountability. The sample was selected by purposive sampling technique and involved 43 respondents. The data were analyzed by multiple regression analysis using SPSS 19.0 for Windows. The results showed that (1) partially, regional financial report format and regional financial report accessibility have significant and positive effect on regional financial management accountability, (2) simultaneously, regional financial report format and regional financial report accessibility have significant and positive effect on regional financial management accountability. keyword : financial report format, accessibility, accountability
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN, SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH, KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA, DAN PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH (Studi Empiris Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Bangli) Kadek Teni Rismawati .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4739

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti secara empiris pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintahan, sistem akuntansi keuangan daerah, kompetensi sumber daya manusia, dan pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai negeri sipil (PNS) pada bagian keuangan pada SKPD Kabupaten Bangli di mana jumlah responden sebanyak 107 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 19. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penerapan standar akuntansi pemerintahan terhadap kualitas laporan keuangan daerah, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan daerah, (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan daerah, (4) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan daerah, dan (5) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penerapan standar akuntansi pemerintahan, sistem akuntansi keuangan daerah, kompetensi sumber daya manusia, dan pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Kata Kunci : standar akuntansi pemerintahan, sistem akuntansi keuangan daerah, kompetensi sumber daya manusia, pengendalian intern, dan kualitas laporan keuangan daerah This study was aimed at investigating empirically the effect of an application of government accounting standard, regional financial accounting system, human resources competency and internal control on the quality of financial report. This study was a quantitative research using data obtained from questionnaire and measured using Likert scale. The sampling technique used was purposive sampling. The sample used in the study were civil servants in the finance division in SKPD in Bangli regency in which the number of respondents was 107 persons. The data analysis was done was multiple regression analysis. The data were analyzed using SPSS version 19 software. The results showed that (1) there is a positive and significant effect of the application of government accounting standard on the quality of the regional financial report, (2) there is a positive and significant effect of regional financial accounting system on the quality of the regional financial report, (3) there is a positive and significant effect of human resources competency on the quality of the regional financial report, (4) there is a positive and significant effect of internal control on the quality of the regional financial report and (5) there is a positive and significant effect of the application of government accounting standard, regional financial accounting system, human resources competence, and internal control on the quality of regional financial report.keyword : government accounting standard, regional financial accounting system, human resources competence, and internal control on the quality of regional financial report
PERSEPSI PEMILIK ART GALLERY DI KABUPATEN GIANYAR TERHADAP PERATURAN PEMERINTAH NO. 46 TAHUN 2013 TENTANG PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHASILAN DARI USAHA YANG DITERIMA ATAU DIPEROLEH WAJIB PAJAK YANG MEMILIKI PEREDARAN BRUTO TERTENTU (STUDI KASUS PADA MAMMOTH ART GALLERY) Ni Wyn. Meilani Suwardani .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemilik art gallery terhadap pengaruh perubahan tarif pajak terhadap laporan keuangan, perubahan tarif dan dasar perhitungan, kemudahan dan penyederhanaan, PP No. 46 Tahun 2013 sebagai media edukasi masyarakat untuk transparansi dalam pembayaran pajak, sosialisasi PP No. 46 Tahun 2013 yang dilakukan Direktorat Jendral Pajak (DJP) serta kesesuaian pengenaan pajak terhadap UMKM sesuai syarat pemungutan pajak harus adil. Data penelitian ini diperoleh dari wawancara secara langsung dengan pemilik Mammoth Art Gallery dan metode yang digunakan dalam pemilihan informan adalah metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Perubahan tarif pajak tidak berpengaruh terhadap laporan keuangan. (2) Owner Mammoth Art Gallery setuju dengan adanya perubahan tarif dan dasar perhitungan pajak. (3) Owner Mammoth Art Gallery sependapat bahwa kemudahan dan penyederhanaan perhitungan pajak penghasilan mempermudah menghitung pajak yang terutang. (4) Owner Mammoth Art Gallery berpendapat bahwa PP No. 46 Tahun 2013 tidak dapat mengedukasi masyarakat untuk transparansi dalam pembayaran pajak karena hal tersebut tergantung dari kejujuran Wajib Pajak. (5) Owner Mammoth Art Gallery merasa puas dengan sosialisasi mengenai PP No. 46 Tahun 2013 yang dilakukan oleh DJP. (6) Menurut Owner Mammoth Art Gallery penerapan PP No. 46 Tahun 2013 telah adil karena tarif yang dikenakan merata kepada UMKM.Kata Kunci : Persepsi, art gallery, PP No. 46 Tahun 2013 The study aimed at finding out the perception of art gallery owners on the influence of the changes in tax rates on the financial report, change of tariffs and the basis of calculation, the ease and simplicity based on the government regulation No. 46 in 2013,as a social educational media for transparency in the tax payment, socialization of government regulation No 46 in 2013 by the Directorate General of Taxes, as well as suitability of taxation towards UMKM according the term of taxation should be fair. The informants were selected based on the purposive sampling method. The data of the study were obtained from a direct interview with the Mammoth Art Gallery. The results indicated that (1) the change of tax rates has no significant effect on the financial report. (2) Mammoth Art Gallery Owner agreed with the changes of tax rates and the basis of tax calculation. (3) Mammoth Art Gallery Owner agreed that the ease and simplicity of the income tax calculation could help simplify in calculating taxes payable. (4) Mammoth Art Gallery Owner considered that government regulation No. 46 could not educate the society to be transparent in the payment of taxes, because it always depends on the tax payer’s honesty. (5) The Owner Mammoth Art Gallery felt satisfy with the socialization about government regulation No. 46 in 2013 which done by Directorate General of Taxes. (6) According to the Mammoth Art Gallery Owner the implementation of government regulation No.46 in 2013 had been fair enough because the rates to be imposed to the UMKM was prevalent. keyword : perception, art gallery, government regulation No.46 in 2013
Co-Authors ., A.A.Gede Rahadi Aprijana A.A.Gede Rahadi Aprijana . ADITHA, KADEK KRISNA Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Ali Djamhuri Ananta, Ida Bagus Putu Weda Anantawikrama Tungga Atmadja Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. . Ancella Anitawati Hermawan, Ancella Anitawati ANDRIADI, KOMANG DANDY Ari Surya Darmawan Arta, Putu Wahyu Permana Asih, Ginanthi Astawa, I Gede Putu Banu Ayu Komang Dewi Lestari . Ayu Priska Megayanti . Ayu Puspa Wirantari Bayu Darmika Candrasari, Kadek Ladyna Christian Denny Setiawan Darmika, Bayu Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Lani Mahadewi . Desak Putu Lani Mahadewi ., Desak Putu Lani Mahadewi Dewi, Kadek Debi Sartika Dewi, Luh Putu Debby Cinthya Dewi, Made Diah Chandra Dewi, Ni Luh Putri Honey Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Dwi Martani Edy Sujana Elvin Ruswanda Yudistira Evy Drivayanti Kadek . Fitriani, Erfina Gayatri, Ni Putu Adinda Putri Gayatri, Putu Anisa Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, SE.AK . Gede Herry Merta Primadana . Gede Oka Restu Pratama Gede Pranata . Gede Pranata ., Gede Pranata Ginanthi Asih Hasanah, Mas Onik Rif'atul Hidayatulloh, A.Nururrochman Hilda Rossieta I Desak Nyoman Tri Wandari . I Gede Agus Arya Adi Putra I Gusti Ayu Purnamawati I Kadek Arya Wibawa . I Ketut Ardy Prabhawa . I Komang Arya Kumara . I Made Bagas Wisnu Pamungkas . I Made Dwi Septiadi Suhendra . I Made Dwi Septiadi Suhendra ., I Made Dwi Septiadi Suhendra I Made Widi Hartawan I Made Widi Hartawan . I Nyoman Agus Tri Arnawa . I Nyoman Arsana, I Nyoman I Nyoman Triantana Putra . I Putu Eva Prasetya . I Putu Gede Diatmika I Putu Hendra Martadinata . I Wayan Putra Adnyana, I Wayan Putra Ida Bagus Putu Ery Supriadi . Imam Ghozali Indrawan, Ade Surya Jefry Wijaya . Juniari, Ni Luh K. Dian Rosita Dewi . K. Dian Rosita Dewi ., K. Dian Rosita Dewi Kadek Arin Prasasti . Kadek Ayu Pramita Dewi . Kadek Carlina Armeiwati . Kadek Evi Resita Dewi . Kadek Krisna Aditha Kadek Ladyna Candrasari Kadek Marlina Nalarreason . Kadek Rilly Widhi Antari . Kadek Rindi Kadek Teni Rismawati . Kaswarina, Ni Ketut Nadia Keristina, Ni Made Deni Ketut Maharani Ketut Nala Hari Wardana Ketut Widiasa . Ketut Widiasa ., Ketut Widiasa Komang Budi Amanta . Komang Budi Amanta ., Komang Budi Amanta Komang Gede Suriani Suan Dewi . Komang Hendri Mastrianawati . Komang Pariardi Arianti . Komang Sri Endrayani . Komang Sri Wirnipin . Komang Sri Wirnipin ., Komang Sri Wirnipin L Pt Dian Metta Sari . Lindawati Gani Lucy Sri Musmini Luh Asih Utami Luh Gede Kusuma Dewi Luh Putu Debby Cinthya Dewi Luh Putu Sulastrini . Luh Widiari . Made Ary Meitriana Made Didik Apriadinata . Made Dwi Setiawan . Made Dwi Setiawan ., Made Dwi Setiawan Made Fandy Permana Putra . Made Herman Mahardika . Made Irwan Darmayuda . Megayanti, Riska Diah Murniasih, Ni Luh Gede Nala Hari Wardana Ni Kadek Desi Dwiyantari . Ni Kadek Dewi Asih . Ni Kadek Dina Yanti Ni Kadek Elsa Tiari Ni Kadek Erni Apriantini . Ni Kadek Rina Primayoni . Ni Kadek Sinarwati Ni Ketut Alit Rusmadewi Parmad . Ni Ketut Budiasrini . Ni Ketut Budiasrini ., Ni Ketut Budiasrini Ni Ketut Nadia Kaswarina Ni Komang Evi Sugiani Ni Komang Irma Puspita Ni Komang Sumitariani Ni Komang Suryaningsih Ni Luh Eka Ari Artini . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Ketut Jesi Asmarani . Ni Luh Nonik Tika Silviyani . Ni Luh Nora Widari . Ni Luh Putu Asri Damayanti . Ni Luh Putu Dita Silviani Ni Luh Putu Lindri Puspitasari . Ni Made Ary Widiastini Ni Made Yadnyawati Ap . Ni Made Yadnyawati Ap ., Ni Made Yadnyawati Ap Ni Md Ari Widyastuti . Ni Nyoman Perayati . Ni Putu Dian Ganesuari Dian Ni Putu Yogi Merta Maeka Sari . Ni Putu Yulia Paramitha Ni Wayan Della Praniti . Ni Wayan Sukerti Ni Wyn. Meilani Suwardani . Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi . Nyoman Mita Mahardini . Nyoman Trisna Herawati Oktajaya, Tri Paramitha, Ni Putu Yulia Pasek Aries Hendra Sidartha . Purna, Putu Inten Citrawati Purnama Sari Ni Luh Putu . PURWANTI PURWANTI Puspita, Ni Komang Irma Putra , I Gede Pawana Ngurah PUTRA, I GEDE WAHYU Putra, I Gusti Made Priyambhada putri, Ni Komang Sapta Putri Mertha Agustina Putu Adi Susanto . Putu Ayu Asrini . Putu Indah Sonia Dewi Putu Indira Yunitasari . Putu Ratih Pratiwi . Putu Ryan Damayanti . Putu Sri Wahyuni Ayu Putu Yunartha Pradnyana Putra Riana Dewi Kartika . Rika Dwipa Yaniari . Rika Dwipa Yaniari ., Rika Dwipa Yaniari Riska Diah Megayanti Shara Widya Sidharta Utama Siti Komala . Sudarmanto, Eko Sulistyowati, Nur Wahyuning SUMITARIANI, NI KOMANG Supramajaya, I Dewa Gede Putra Suryaningsih, Ni Komang Sutoto, Agung Titus Silvi Sadewi Trisna Hari, Ketut Desi Utami, Luh Asih Vidyaningsih, Pande Nyoman Trisna W. Gilang Premana Widya, Shara Wirantari, Ayu Puspa Yudiatmaja, Fridayana Yudiatmaja, Fridayana Yudistira, Elvin Ruswanda Yundari, Yundari Zendrato, Handani