Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Tutor Sebaya Berbantuan Media Video Pembelajaran Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA kelas V SD Gugus III Kecamatan Tabanan Ni Made Dini Rahayu; I Komang Ngurah Wiyasa
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 6 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v6i2.62625

Abstract

The current low mastery of science competencies is because it is still considered difficult for some students. The lack of optimal mastery of competencies, especially science, is due to the fact that the teaching carried out by the teacher does not provide sufficient understanding to students. The purpose of this research is to describe the science knowledge competence of fifth grade students after being taught a peer tutor learning model assisted by instructional video media to fifth grade students at SD Gugus III, Tabanan District, in the 2022/2023 academic year. The type of research used is a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. The population in this study were all fifth grade students at Gugus III Public Elementary School, Tabanan District, 2022/2023 academic year, consisting of 152 people. The entire population is equated with the Anava test. After the population was declared equal, the sampling in this study was carried out using the cluster random sampling technique. Based on the results of the t-test calculation These results show that tcount is greater than ttable, so H0 is rejected and Ha is accepted. There is a significant difference in the competence of science knowledge between the group of students who were taught the peer tutor learning model assisted by learning videos and the group of students who were taught conventional learning in class V SD Gugus III, Tabanan District, Academic Year 2022/2023. Thus it can be concluded that the peer tutor learning model assisted by learning video media has an effect on the competence of science knowledge in class V SD Negeri Gugus III Tabanan District in the 2022/2023 academic year.
Media Interactive Board Game Berbasis Phenomenon Based Learning Untuk Mengatasi Learning Loss Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ni Kadek Ayu Nanda Wulandari; Ni Nyoman Ganing; I Komang Ngurah Wiyasa
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v3i2.58309

Abstract

Kurangnya bahan ajar menyebabkan tujuan pembelajaran tidak bisa tercapai secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik bergambar Pancasila sebagai nilai kehidupan. Penelitian pengembangan ini menerapkan model ADDIE. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioer dan lembar tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitataif, kuantitatif, dan statistic inferensial. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli rancang bangun 90,00% kualifikasi sangat baik. Validasi ahli isi pembelajaran 94,04% kualifikasi sangat baik. Validasi ahli desain instruksional 90,00% kualifikasi sangat baik. Validasi ahli media pembelajaran 89,58% kualifikasi baik. Uji coba perorangan 88,20% kualifikasi baik. Hasil uji coba kelompok kecil 88,98% kualifikasi baik. Hasil uji coba lapangan 90,10% kualifikasi sangat baik. Gain score ternormalisasi menunjukkan hasil 0,66 dengan klasifikasi sedang dan hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan PPKn materi pancasila sebagai nilai kehidupan pada siswa kelas IV setelah diberikan pembelajaran menggunakan media komik bergambar. Disimpulkan bahwa media komik bergambar terbukti layak dan efektif diterapkan dalam pembelajaran PPKn kelas IV SD.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE BERBANTUAN POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD NO 3 BENOA BADUNG ., Ni Made Ari Budi Artini; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media PowerPoint dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar No 3 Benoa Badung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD No 1 Tuban tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar PKn di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar (post test). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh rata-rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 83,86 dan rata-rata hasil belajar PKn kelompok kontrol adalah 75,64. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung 10,84 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V Sekolah Dasar No 3 Benoa Badung.Kata Kunci : model Value Clarification Technique (VCT),power point, hasil belajar Pkn The objective of this study is to determine the significant differences between students’ learning outcomes of Pkn which used Value Clarification Technique (VCT) which assist by Power Point Media with the students who use the conventional teaching of the fifth grade students of SD No 3 Benoa Badung. This study is a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The population of this study is conducted to the fifth grade students of SD No 3 Benoa in academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of the PKn studies in the experimental class and the control class collected using a multiple-choice test with one correct answer (post test). The research shows did it the result of study PKn eksperiment group is 83,86 and the mean result of study PKn is 75,64. Data was analyzed by t-test. The result showed there were significant differences in learning outcomes of students who learned PKN with using Value Clarification Technique (VCT) which assist by Power Point Media with students who learned with using Conventional Learning (thitung 10,84 > ttabel = 2,000). Thus, we can conclude that Value Clarification Technique (VCT) model significantly influence the results of Pkn studies of the fifth grade students of SD No 3 Benoa Badung.keyword : Value Clarification Technique (VCT) model, Power Point, the result of study Pkn.
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS I KECAMATAN DAWAN ., I Wayan Ardes Saputra; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan mengikuti model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dan dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional (thitung = 5,35 > ttabel = 2,000; p>0,05). Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada hasil tes di akhir kegiatan pembelajaran. Rata-rata nilai pada kedua kelompok, diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol ( 184,74> 2 78,56). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten KlungkungKata Kunci : model, pembelajaran Learning Cycle, hasil belajar, IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned by following the Learning Cycle model of learning with students who take conventional teaching fifth grade students of Elementary School Cluster I Dawan sub district, Klungkung regency. This study was a quasi-experimental study ( Quasy experiment ) with a research design that is used is Non- Equivalent Control Group Design. The study population was all Elementary School fifth grade students Force I Dawan sub district, Klungkung Regency academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of science learning outcomes in the classroom as well as in the experimental and control classes were collected using a multiple-choice test with one correct answer cognitive scores ( post-test ). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned with IPA using the Learning Cycle model of learning with students who learned with using conventional learning (of t = 5.35 > t table = 2.000, p> 0.05 ). This can be seen from the high difference in learning outcomes between the experimental group with the control group on the test results at the end of the learning activity. Average values in both groups, the average value known experimental group is higher than the control group ( 184,74> 2 78,56). Thus, it can be concluded that the learning model Learning Cycle significant effect on student learning outcomes IPA at Force Elementary School fifth grade I Dawan sub district, Klungkung regency.keyword : learning, Learning Cycle model, the results of the study, the IPA.
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS I KECAMATAN DAWAN ., I Wayan Ardes Saputra; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan mengikuti model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dan dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional (thitung = 5,35 > ttabel = 2,000; p>0,05). Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada hasil tes di akhir kegiatan pembelajaran. Rata-rata nilai pada kedua kelompok, diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol ( 184,74> 2 78,56). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten KlungkungKata Kunci : model, pembelajaran Learning Cycle, hasil belajar, IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned by following the Learning Cycle model of learning with students who take conventional teaching fifth grade students of Elementary School Cluster I Dawan sub district, Klungkung regency. This study was a quasi-experimental study ( Quasy experiment ) with a research design that is used is Non- Equivalent Control Group Design. The study population was all Elementary School fifth grade students Force I Dawan sub district, Klungkung Regency academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of science learning outcomes in the classroom as well as in the experimental and control classes were collected using a multiple-choice test with one correct answer cognitive scores ( post-test ). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned with IPA using the Learning Cycle model of learning with students who learned with using conventional learning (of t = 5.35 > t table = 2.000, p> 0.05 ). This can be seen from the high difference in learning outcomes between the experimental group with the control group on the test results at the end of the learning activity. Average values in both groups, the average value known experimental group is higher than the control group ( 184,74> 2 78,56). Thus, it can be concluded that the learning model Learning Cycle significant effect on student learning outcomes IPA at Force Elementary School fifth grade I Dawan sub district, Klungkung regency.keyword : learning, Learning Cycle model, the results of the study, the IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE BERBANTUAN MEDIA SEMI KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEMESTER 1 SEKOLAH DASAR GUGUS KAPTEN KOMPIANG SUJANA DENPASAR BARAT ., Anak Agung Ayu Sri Vidya Artini; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan media semi konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 1 SD Gugus Kapten Kompiang Sujana Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quarsi exsperiment dengan menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas Va SDN 12 Padangsambian sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 41 orang dan SDN 9 Padangsambian sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 44 orang. Data hasil belajar IPS diperoleh dengan menggunakan metode tes dan metode observasi. Data analisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thit = 18,58 sedangkan ttabel pada taraf signifikan 5% dengan dk = 83 adalah 2,00, sehingga thit > ttabel, yang berarti Ho ditolak (gagal diterima) dan Ha diterima. Nilai rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen adalah 77,90 > nilai rata-rata hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah 72,14. Ini berarti,terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan media semi konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas V semester 1 SD Gugus Kapten Kompiang Sujana Denpasar Barat tahun ajaran 2013/2014. Hal ini, menunjukan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan media semi konkret terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V semester 1 Sekolah Dasar Gugus Kapten Kompiang Sujana Denpasar Barat tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe scramble, media semi konkret, dan hasil belajar This research is to find out the differences of the students’ social studies learning outcomes who being taught by using cooperative learning scramble assisted by media semi concrete between the students who being taught using conventional learning in fifth grade students to the first semester of elementary school cluster Kapten Kompiang Sujana West Denpasar in academic year 2013/2014. This research is quarsi exsperiment by using device ”Nonequivalent Control Group Design”. Sampling techniques using random sampling. The sample was fifth grade A students of elementary school 12 Padangsambian as the exsperimental group amounted to 41 people and was fifth grade A students of elementary school 9 Padangsambian as the control group amounted to 44 people. social studies learning outcome data obtained using method tes and observation method. Data analysis using t-test. Based on the results of t-test analysis obtained tarithmetic = 18.58 while ttabel at 5% significance level with dk = 83 is 2.00, so tarithmetic > ttabel , which means that Ho is rejected (fail acceptable) and Ha accepted. The average number of social studies’ learning outcome of the eksperiment group students is 77,90 > the average number of social studies’ learning outcome of the control group students is 71,14. This means, there are significant differences between the group social studies learning outcome of students that learned through cooperative learning scramble assisted by media semi concrete aided by a group of students that learned through conventional learning in fifth grade students to the first semester of elementary school cluster Kapten Kompiang Sujana West Denpasar in academic year 2013/2014. This, showing that there are significant cooperative learning scramble assisted by media semi concrete aided the learning outcome of students’ social studies in fifth grade students to the first semester of elementary school cluster Kapten Kompiang Sujana West Denpasar in academic year 2013/2014.keyword : cooperative learning scramble, media semi concrete, and learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS II TAMPAKSIRING ., Sang Putu Bagus Rustina; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan media konkret dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar tahun pelajaran 2013/ 2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Dengan menggunakan desain Noneequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus II Tampaksiring yang berjumlah 182 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, maka didapat dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu SDN 6 Tampaksiring sebagai kelompok eksperimen dan SDN 1 Tampaksiring sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA yang dikumpulkan dengan instrument tes berbentuk pilihan ganda dan dianalisis menggunakan analisis statistik parametrik (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media konkret dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 5,22, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (5,22>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan media konkret dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar tahun pelajaran 2013/ 2014.Kata Kunci : GI, media konkret, Hasil belajar, dan IPA. This study aimed to know significant differences in between students' science learning achievement that learned through the implementation of cooperative learning model type Group Investigation ( GI ) aided concrete media with students who learn through conventional teaching V grade elementary school students Force II Tampaksiring, Gianyar academic year 2013/2014. This research includes quasi-experimental study ( quasi experiment ). By using design Noneequivalent control group design. The population in this study were all class V SD Force II Tampaksiring totaling 182 students . Determination of the samples was done by random sampling techniques, the importance of the two classes as research samples SDN 6 Tampaksiring as the experimental group and SDN 1 Tampaksiring as a control group. Science learning achievement data collected by instruments in the form of multiple choice tests and analyzed using parametric statistical analysis ( t-test ). Results of data analysis showed that there were significant differences in science learning outcomes of students who learn through cooperative learning model group investigation ( GI ) aided concrete media with students who learn through conventional learning. Hypothesis test results obtained tcount of 5.22 , while the value is 2.00 ttabel. From these calculations it can be seen tcount > ttabel ( 5,22 > 2,00 ). Based on these differences can be concluded that there is a significant effect of cooperative learning model type Group Investigation ( GI ) aided concrete media with students who learn through conventional learning on learning achievement science Elementary V grade students Force II Tampaksiring, Gianyar academic year 2013/2014.keyword : GI, concrete media, learning achievement, and science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TELAAH YURISPRUDENSIAL BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V DI SD GUGUS VI SINGAKERTA ., I Dewa Gede Eka Putra; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Telaah Yurisprudensial (Jurisprudential Inquiry Model) Berbantuan Media Konkret dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V di SD Gugus VI Singakerta Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasy experiment atau eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group. Sampel dari penelitian ini adalah SD N 3 Singakerta dan SD N 4 Singakerta, yaitu kelas V di SD Negeri 3 Singakerta (kelas eksperimen) dan siswa kelas V di SD Negeri 4 Singakerta (kelas kontrol). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis menggunakan metode analisis kuantitatif dengan uji-t. Hasil penelitian dengan uji-t menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Telaah Yurisprudensial (Jurisprudential Inquiry Model) Berbantuan Media Konkret dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus VI Singakerta Tahun Ajaran 2013/2014. Melalui perhitungan dengan uji-t diperoleh thitung= 3,25, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk= (30+33)-2= 61 adalah 2,00, sehingga thitung ≥ ttabel (3,25 ≥ 2.00) dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih dari pada kelas kontrol yaitu sebesar 82,02 > 72,67. Sehingga disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Telaah Yurisprudensial (Jurisprudensial Inquiry Model) Berbantuan Media Konkret terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di SD Gugus VI Singakerta Tahun ajaran 2013/2014Kata Kunci : model pembelajaran Telaah Yurisprudensial, media konkret, hasil belajar IPS This study aimed to determine significant difference learning outcomes between students who learned by Jurisprudential Inquiry Model assisted Concrete Media and students who learned with conventional learning in social studies elementary school fifth grade students Singakerta Cluster VI 2013/2014. The research used a quasi-experimental with a nonequivalent control group design. The population used throughout Elementary School fifth grade students in Cluster VI Singakerta. Determination of the sample was determined by random sampling technique and fifth grade elementary school students number 3 Singakerta as the experimental group and fifth grade elementary school students number 4 Singakerta as a control group. The data collection technique used is tests. The data were analyzed using t-test. These results indicate there are significant differences of social studies learning outcomes between students who learned by Jurisprudential Inquiry Model assisted Concrete Media and the students who learned by conventional learning in fifth grade elementary school students in Cluster VI Singakerta 2013/2014. Through the calculation of the t-test obtained tvelue = 3.25, while tcv at 5% significance level with df = (30 +33) -2 = 61 is 2.00, so tvelue ≥ tcv (3.25 ≥ 2:00) with the average of the experimental class learning outcomes more than the control class in the amount of 82.02> 72.67. This means the application of a Jurisprudential Inquiry Model assisted by Concrete Media affect the learning outcome of social studies fifth grade elementary school students in Cluster VI Singakerta 2013/2014 keyword : Assessing learning model jurisprudential, concrete media, social studies results
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERMUATAN MASALAH KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 22 DAUH PURI ., Putu Dian Setiarini; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kuantum bermuatan masalah kontekstual dengan yang dibelajarkan melalui model konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 22 Dauh Puri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yaitu nonequivalent control group design, yang menggunakan populasi seluruh siswa kelas V SD Negeri 22 Dauh Puri dengan jumlah 163 orang. Melalui teknik random sampling diperoleh siswa kelas VA berjumlah 35 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VD yang berjumlah 35 orang sebagai kelompok kontrol. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa tes hasil belajar IPA, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kuantum bermuatan masalah kontekstual dengan yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional. Dari hasil analisis diperoleh nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran kuantum bermuatan masalah kontekstual lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 75,57 > 70,14. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji-t, yaitu thitung = 2,233 sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 68 sebesar 2,000, sehingga thit > ttab. Hal ini berarti model pembelajaran kuantum bermuatan masalah kontekstual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 22 Dauh Puri Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : kuantum, masalah kontekstual, hasil belajar The purpose of this research is to know the significant differences of the result of learning science between the students which are learned through quantum learning model charged by contextual problem with the students which are learned through conventional learning model at the fifth grade of SD Negeri 22 Dauh Puri. This research is quasi experiment with research plan called nonequivalent control group design which is take all the fifth grade students of SD Negeri 22 Dauh Puri for about 163 students as population. Through random sampling technique, 35 students from VA class is chosen as experiment group and 35 students from VD class is chosen as the control group. The data in this research has been collected by using instrument that is the result of learning science which is analyzed by using statistic test called t-test. The result shows that there are significant differences of the result of learning science between the students which are learned through quantum learning model charged by contextual problem with the students which are learned through conventional learning model. From the analysis the average of the result of learning science from the students which are learned through quantum learning model charged by contextual problem is higher than the average from the students which are learned through conventional learning model that is 75,57 > 70,14. From t-test result, tvalue = 2,233 meanwhile that ttable at significant level at 5% with dk = 68 and in amount is 2,000, therefore tvalue > ttable. This is means that quantum learning model charged by contextual problem has influence toward the result of learning sciece at the fifth grade of SD Negeri 22 Dauh Puri academic year 2013/2014.keyword : quantum, contextual problem, result of learning
MODEL PEMBELAJARAN TAKE AND GIVE BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SD ., Ni Luh Gede Mega Puspita Dewi; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar PKn kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran take and give berbantuan media grafisdengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 12 Padangsambian Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V. Sampel diambil dengan teknikrandom sampling.Data dianalisis menggunakan uji-t sampel dengan rumus polled varians. Rata-rata hasil belajar PKn kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran take and give berbantuan media grafis lebih besar dari kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (79,53>75,29).Dari hasil analisis data diperoleh thitung 3,447. Sedangkan selisih ttabel dengan db 78 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Hal ini berarti thitung lebih besar dari ttabel (3,447 > 2,000). Sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar PKn kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran take and give berbantuan media grafisdengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran take and give berbantuan media grafisberpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SDN 12 Padangsambian Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model pembelajaran take and give, media grafis, hasil belajar PKn This study aims to know the significant difference between results of realning PKn of group student that followed learning used model Take and Give learning by assist Graphic Media with group student which took Convention Learning at the fifth grade students of SDN 2 Padang Sambian at term year 2013/2014.This study is a quasi – experimental study ( quasi experimental ) with the study design which used is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all the fifth grade students. Samples were taken by random sampling technique. The data results of learning PKn of students were collected by instrument test formed general multiple choice. Data were analyzed using the t_tes by formula Polled Varian’s. The scores average of learning PKn of group student that followed learning used model Take and Give learning by assist Graphic Media higher than group student that took conventional learning ( 79,53>75,29 ). From data analyzed result was gained thitung 3,447. where as difference ttabel with db 78 on significant level 5% is 2,000. That means thitung is bigger than ttabel (3,447>2,000). So there were the significant difference between result of learning PKn of group student that followed model take and give learning by assist graphic media with group student that followed conventional learning. Thus, could be concluded that the model take and give learning of assist graphic media affect for result of learning PKn students in the fifth grade of SDN 12 Padangsambian at term year 2013/2014.keyword : Model Take And Give learning, Graphic Media, Result of Learning PKn
Co-Authors ., A A Istri Dianika Perama Dewi ., Cokorda Istri Ratih Komala Dewi ., I Gst Ngr Nym Arimbawa ., I Made Agus Widiartawan ., I Made Dwipayana ., Ida Ayu Dewi Saraswati ., Ida Ayu Made Udiani ., Igst Ayu Agung Windha Laksmi Dewi ., Kadek Ari Setiawati ., Kadek Ermayanti ., Kadek Krisna Prameswari ., Kadek Lia Utami ., L.Pt Eka Sri Wahyuni ., Luh Pt Dian Krisna Anggreni ., Made Ayu Kusumadewi ., Ni Kadek Dwi Eriyanti ., Ni Kadek Dwi Mega Yanthi ., Ni Kadek Kwinda Putri Susani ., Ni Kadek Rai Lisna Dewi ., Ni Kadek Tarmi Yusika ., Ni Kd A Nopilayanti ., Ni Kd Dwi Agustini ., Ni Kd Putri Pebiani ., Ni Komang Yudi Giantri ., Ni Luh Putu Intan Sari Dewi ., Ni Luh Putu Lindya Dewi ., Ni Luh Putu Prastya Sari ., Ni Luh Putu Yanti Winda Sari ., Ni Made Dwi Nanda Aprilia Vena Santi ., Ni Made Fajar Dewi ., Ni Md Dwi Wulandari ., Ni Md Kriswidyantari ., Ni Nyoman Oka Budi Sriani ., Ni Putu Dian Apriyanti Dewi ., Ni Putu Fajar Wrespatini Eka Putri ., Ni Putu Sri Handayani ., Ni Putu Tina Trisnawati ., Ni Wayan Ika Ariesta Dewi ., NI WYN EKA KLARISSA ., Putu Ariestu Rashidiyanti ., Putu Arya Mirah Indrani ., Putu Dian Cita Resty ., Putu Eka Trisna Dewi ., Putu Sri Anjani ., Sisilia Indah Trisnaningsih ., Siti Alif Fatimah Agus Ngurah Sumarna . Anak Agung Ayu Sri Vidya Artini . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Istri Evayanti . Angguni, Putu Mely Ardhiaswari, I Gusti Agung Mutia Adinda D.B. Kt. Ngr. Semara Putra Desak Gede Susi Ulandari . Deviana, Ni Luh Novita Devika Martiana . Dewa Ayu Dwi Destri Antari . Dewa Ayu Laksmi Dewi . Dewa Ayu Puspa Dewi . Dewi Diyantari, Ida Ayu Ketut Dewi, Ida Ayu Made Martiana Dewi, Ni Made Ayu Prasista Diah Utami Purnamadewi Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Eka Yulianti, Ni Putu Sri Gungde Putra, A.A. Gede Putra Jaya Wiguna Gusti Ngurah Sastra Agustika I Dewa Ayu Winda Astari ., I Dewa Ayu Winda Astari I Dewa Gede Eka Putra . I Gede Rama Andika Yuda Dangin I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ayu Dwi Lestari . I Gusti Ayu Inten Anggreni . I Kadek Agus Gunawan I Kadek Ariasa . I Kadek Surya Adywinata I Ketut Adnyana I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Made Dwi Angga I Made Mardikayasa ., I Made Mardikayasa I Made Suwandha Jaya . I Made Widi Artana ., I Made Widi Artana I Nengah Suadnyana I Putu Aditya Purwadinata I Wayan Ardes Saputra . I Wayan Edy Sumartana . I Wayan Sujana I Wayan Sumerta Yoga I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Gayatri Wulansari . Ida Ayu Gede Diyah Prasisca Devi Ida Ayu Gede Ratih Purbawati . Ida Ayu Riska Wikantary Andika . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Ida Bagus Surya Wira Negara ., Ida Bagus Surya Wira Negara Ida Ketut Anom Mahendra . Indra Kasuma, I Gusti Ngurah Gede Agung Joni, Wayan Kadek Ayu Diah Ratna Sari Kadek Cahya Ningsih . Kadek Galih Candrayani . Kadek Ikken Ayu Sadewi Kadek Widia Apsari Ketut Suci Antari ., Ketut Suci Antari Komang Ary Trisnadewi . Komang Whiny Dharsana ., Komang Whiny Dharsana Kt. Ngr. Semara Putra Lestari, Ni Kadek Dwi Luh Ayu Tirtayani Luh Dewi Puspitasari . Luh Puspita Widya Astuti M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Ari Puspa Pramestya . Maria Goreti Rini Kristiantari Maria Goreti Rini Kritiantari Ni Gusti Ayu Purnama Santi . Ni Kadek Ayu Nanda Wulandari Ni Kadek Ratna Wahyuni . Ni Kadek Ria Swandewi Ni Ketut Nita Pradnyawati Ni Ketut Sri Mariati ., Ni Ketut Sri Mariati Ni Luh Gede Liana Candra Sari Ni Luh Gede Mega Puspita Dewi . Ni Luh Made Dwi Wintari . Ni Luh Nidia Kustinayanti Ni Luh Sri Damayanti Ni Luh Yuliasih ., Ni Luh Yuliasih Ni Made Ari Budi Artini . Ni Made Dini Rahayu Ni Made Junianti Ni Nyoman Ganing Ni Putu Eka Sugiantari . Ni Putu Feby Astri p . Ni Putu Pitri Widnyani . Ni Wayan Nunik Rithayanti . Ni Wayan Sriantari Puspa Dewi . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Swintari . Octavia Radita Anggraini ., Octavia Radita Anggraini Pt Cahyani Koriagung . Putu Aditya Antara Putu Ayu Melinda Wulandari . Putu Dian Setiarini . Putu Eka Yulistiana Dewi . Putu Karmila Adnyaning Utami ., Putu Karmila Adnyaning Utami Putu Listya Andewi . Putu Putri Dena Laksmi Putu Risma Radiana R. R. Citra Setya Ananda . Sang Putu Bagus Rustina . Sayu Kade Eka Puspita ., Sayu Kade Eka Puspita Susi Ernawati . Wahyuni Dwi Fazriah .