Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Instruction Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPS siswa kelas V Gugus Srikandi Denpasar ., Luh Dewi Puspitasari; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2601

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based intruction berbantuan media audio visual dan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPS siswa di SD Gugus Srikandi Tahun pelajaran 2013 / 2014. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus Srikandi tahun ajaran 2013/2014, yang banyaknya 684 orang siswa terdiri dari delapan sekolah di random sampling mendapatkan SD N 13 Kesiaman sebagai kelompok eksperimen dan SD N 10 Sumerta sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design.Data tentang hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir soal yang valid dan reliabel. Data ini analisisnya dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Problem Based Instruction Berbantuan Media Audio Visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas IV SD Gugus Srikandi Denpasar Tahun Pelajaran 2013/2014. Ini terlihat dari hasil t-test ( thit = 6.418 > ttabel = 2.000 ) dengan db = 63 ( Ʃn-2 = 65 – 2 = 63 ) dan taraf signifikansi 5%. Hal ini diperkuat oleh perbedaan nilai rata-rata siswa kelompok eksperimen lebih baik dari pada nilai rata-rata siswa kelompok kontrol (83.97 > 74.73).Kata Kunci : problem based instruction, audio visual, hasil belajar, IPS. The objective of this study is to determine the significant differences between students’ learning outcomes of social subject with used Problem Based Instruction which assist by Audio Visual Media with students who use the conventional teaching of SD Gugus Srikandi in academic year 2013/2014. The population of this study is conducted to the fourth grade students of SD Gugus Srikandi in academic year 2013/2014, the total of the students are 684 which consist of eight schools in random sampling and the result is SD N 13 Kesiman as the experiment class and SD N 10 Sumerta as the control class. This study is a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The result data of learning social subject was collected by multiple choice tests that consist of 30 questions which valid and reliable. Data was analyzed by t-test. The result showed there were significant differences in learning outcomes of students who learned social subject with using Problem Based Instruction which assist by Audio Visual Media with students who learned with using Conventional Learning of the fourth grade students of SD Gugus Srikandi Denpasar in academic year 2013/2014. It shown from the result of the test ( thit = 6.418 > ttabel = 2.000 ) with db = 63 ( Ʃn-2 = 65 – 2 = 63 ) with standard of the significant is 5%. It can be seen from the differences between the average of experiment class which more satisfied than the control class (83.97 > 74.73). keyword : Promblem based instruction, audio visual, the results of learning, social subject.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI JURISPRUDENSIAL BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS V TAMPAKSIRING ., Dewa Ayu Dwi Destri Antari; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Jurisprudensial berbantuan media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V di SD Gugus V Tampaksiring Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus V tampaksiring yang berjumlah 192 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Pejeng berjumlah 32 siswa dan siswa kelas V SDN 3 Pejeng berjumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes objektif. Selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Jurisprudensial berbantuan media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen adalah 76,34 sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol adalah 69,74. Dari perhitungan dengan uji-t diperoleh thitung= 2,44, dan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk= (32+32)-2=62 adalah 2,00, sehingga thitung > ttabel (2,44 > 2,00). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inkuiri Jurisprudensial berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS Siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran Inkuiri Jurisprudensial, media audio visual, hasil belajar IPS The aim of this styudy is to determine the significant difference in learning between students who are teaching in the inquiri jurisprudential learning model assisted audio visual media with conventional learning in subjects pasa social sciences fifth geade students in elementary group fifth tampaksiring academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental research design Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all fifht grade elementary school students in cluster fifht tampaksiring totaling 192 students. Sample were taken with a random sampling technique. The samples in this study were fifth grade elementary school students country 1 pejeng Who totaled 32 students and fifth grade elementary school students country 5 Pejeng Who totaled 32 students. Data collection method used is an objective test method. The data then analized using t-test statistical technique. The results of the analysis indicate that there are significant differences between the results of social studies students who learned with the inquiry jurisprudential learning model assisted audio visual media with students who are teaching in the conventional learning. This can be seen from the average value of the acquisition learns the results of the experimental group was 76,34 while the average volue of the control group was 69,74. From the calculation of the t-test is obtained tcalculate = 2,44 and ttable at level significan 5% with dk = (32+32)-2=62 was = 2,00. So that tcalculate > ttable (2,44 > 2,00). It can be concluded that the inquiri jurisprudential learning model assisted audio visual media affect student learning outcomes social sciences fifth grade elementary school group fifth tampaksiring academic year.keyword : the inquiry jurisprudential learning model, audio visual media, social sciences learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS V SD ., Putu Ayu Melinda Wulandari; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui.(1).perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung,.(2).perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung,.(3).perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung, dan (4) pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan Pretest-Postest Control Group Design. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan nonequivalent control group design, dengan rancangan analisis faktorial 2x2..Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat, yang berjumlah 502 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 96 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes berpikir kreatif dan tes hasil belajar yang dianalisis dengan statistik uji Anava AB, uji-t dan uji Tukey. Hasil penelitian diperoleh: (1).hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (FA=.6,21 dan thitung=.3,05 taraf signifikan 0,05); (2).kelompok siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi, memperoleh hasil belajar IPA lebih tinggi bila belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (Q=.9,06 taraf signifikan 0,05); (3).kelompok siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah, memperoleh hasil belajar IPA lebih rendah bila belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (Q=.4,06 taraf signifikan 0,05); (4).terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar IPA siswa (FAB=.42,82 taraf signifikan 0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran langsung, kemampuan berpikir kreatif, hasil belajar IPA This study aimed to determine (1) the significant differences of science learning outcomes between students treated by problem-based learning and direct instruction, (2) the significant differences of students science learning outcomes who have high creative thinking skill between students treated by problem-based learning and direct instruction, (3) the significance differences of students science learning outcomes who had low creative thinking skill between students treated by problem-based learning and direct instruction, and (4) the effect of interaction between learning method and creative thinking skill to students science learning outcomes in fifth grade SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat in the academic year 2013/2014. This study was experimental study by using pre-test and post-test control group design. This study was a quasi experimental with non-equivalent control group design, with a 2x2 factorial analysis design. The population of the study was all students in the fifth grade SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat, which amounted to 502 students. The sample was 96 students. The data was gathered by creative thinking test and test result which were statistically analyzed by anava AB, t-test and tukey test. The result obtained: (1).science learning outcomes of students treated by problem-based learning is higher than students treated by direct instruction (FA = 3,05 tcount = 6,21 and the significant level 0.05); (2) group of students who have high creative thinking skill achieving higher science learning outcomes by using problem-based learning.compared with the result of students treated by direct instruction (Q = 9.06 at significant level of 0.05); (3) group of students who have low creative thinking skill achieving lower science learning outcomes by using problem-based learning compared with the result of students treated by direct instruction (Q=.4.06 at significant level 0.05); (4) there is significant effect of interaction between learning method and creative thinking skill to science learning outcomes of the students (FAB = 42,82 at significant level of 0.05. Thus, it can be concluded that problem-based learning effect on science learning outcomes in terms of the creative thinking ability of the students in fifth grade SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat in the academic year 2013/2014. keyword : problem-based learning, direct instruction, creative thinking ability, science learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III GIANYAR ., Dewa Ayu Laksmi Dewi; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media lingkungan dengan siswa yang belajar secara konvensional di kelas V SD Gugus III Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus III Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014 sebanyak 232 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dan yang diacak adalah kelas sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas V SD Negeri 1 Bitera berjumlah 31 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 1 Bakbakan berjumlah 31 siswa sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media lingkungan lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional (79,23 > 67,48). Berdasarkan hasil pengujian normalitas dan homogenitas terhadap data yang didapat dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t dan menunjukkan thit =4,74 dan ttabel =2,000 dengan db = 60 (n1+n2-2 =31+31-2 = 60) dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thit > ttabel (4,74 > 2,000), maka Ha diterima dan H0 ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media lingkungan dengan siswa yang belajar secara konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) berbantuan media lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus III Gianyar tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share), media lingkungan, hasil belajar IPA This study aims to determine the significant differences of students science learning outcomes who being taught by using Think Pair Share (TPS) cooperative learning model aided by environment media between the students who being taught using conventional learning in fifth in Cluster III Gianyar academic year 2013/2014. This study is a quasi-experimental study, with design Nonequivalent Control Group Design. The population was fifth grade elementary school students in Gugus III Gianyar academic year 2013/2014 as many as 232 students. Determination of the samples was done by random sampling technique, and that randomized were classes, with the result that was got two classes, the fifth grade students of SD Negeri 1 Bitera as the experimental group with 31 students, and the fifth grade students of SD Negeri 1 Bakbakan as the control group with 31 students. Data on science learning outcomes were collected using a regular multiple choice objective test. Furthermore, the data were analyzed by t-test.The results showed that the average science student learning outcomes that learned through Think Pair Share (TPS) cooperative learning model aided by environment media higher than the average science student learning outcomes that learned through conventional learning (79,23 > 67,48). Based on the results of tests of normality and homogeneity of the data obtained from the experimental group and the control group were normally distributed and homogeneous. Hypothesis test is then performed with t-test and showed tarithmetic = 4,74 and ttable = 2, 000 with db = 60 (n1 + n2-2 = 31 +31-2 = 60) and a significance level is 5%. Based on testing criteria, tarithmetic > ttable (4,74>2.000), then Ha is accepted and H0 is rejected. This means that there is a significant differences of students science learning outcomes who being taught by using TPS cooperative learning model aided by environment media between the students who being taught using conventional learning. It can be concluded that the TPS cooperative learning model aided by environment media affects the results of learning science fifth grade student in gugus III Gianyar academic year 2013/2014.keyword : TPS cooperative learning model, environment media, science learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASISSTED INDIVIDUALY (TAI) BERBASIS CONCEPT MAPPING BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS III GIANYAR ., Anak Agung Istri Evayanti; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS pada kelas yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualy (TAI) berbasis Concept Mapping dengan kelas yang dibelajarkan secara konvensional siswa kelas V SD Gugus III Gianyar tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus III Gianyar yang berjumlah 188 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling, kemudian untuk menentukan kelas yang akan dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol digunakan teknik undian. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang meliputi aspek kognitif dan aspek afektif. Nilai kognitif didapat dari tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa dan nilai afektif didapat melalui lembar observasi berupa nilai karakter. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis Concept Mapping dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 3,72 dan ttabel dengan dk = 68 pada taraf signifikansi 5% =2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (3,72>2,000) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis Concept Mapping lebih dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (74,29>65,25). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualy (TAI) berbasis Concept Mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus III Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Asissted Individualy (TAI) Berbasis Concept Mapping, Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar IPS. This study aims to determine significant differences in learning outcomes in sicial studies be taught through cooperative learning model Team Asissted Individualy (TAI) based concept mapping with conventional learning in class V in Cluster III Gianyar academie year 2013/2014. This study was a quasi-experimental study with study design used was Nonequvalent Control Group Design. The study population according to all fifth grade students in Cluster III Gianyar, amounting to 188 students. Sampel were taken by random sampling then to determine the class that will be used experimental and grade technique lottery. The data collection is the result of social studies that include cognitive aspects combined with the effective aspects values obtained fromtest of cognitive learning outcames anusual from of multiple choice and effective value oblained through observation sheet in the from of character values. Data werw analyzed by t-test. The result showed that there were significant differences in learning outcames between students who learned with implementing cooperative learning model TAI based concept mapping with students who learned with conventional learning, based on t-test result obtained thit = 3,72 and ttabel with dk = 68 pda taraf signifikansi 5% = 2,000. Based on testing criteria account thitung>ttabel (3,72>2,000) then Ho is rejected and Ha accepted. Average learning model TAI based concept mapping over than students who learned with conventional learning (74,29>65,25). It can be concluded that the cooperative learning model Team Asisstrs Individualy (TAI) based concept mapping affects the outcome of the grade V social studies up to cluster III Gianyar academie year 2013/2014 keyword : Team Asissted Individualy (TAI) cooperative learning model based concept mapping, conventional learning, the result of social studies
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM-ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DALAM UPAYA MENINGKATKAN INTERAKSI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 6 DAUH PURI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Made Dwi Wintari; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3093

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan interaksi dan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe “Team-Assisted Individualization” (TAI) siswa di kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri yang berjumlah 45 yang terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Data tentang interaksi belajar dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan interaksi belajar Matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) pada siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri. Hal tersebut terlihat dari interaksi belajar pada siklus I persentase rata-rata interaksi belajar sebesar 65,4%, sedangkan siklus II persentase rata-rata interaksi belajar mencapai 81,2%, ini menunjukkan terjadi peningkatan sebesar 15,8%. Demikian pula pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siklus I persentase rata-rata mencapai 71,1% dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 48,9%, sedangkan pada siklus II persentase hasil belajar meningkat menjadi 81,8% dan ketuntasan belajar secara klasikal menjadi sebesar 91,1%. Berdasarkan hasil refleksi siklus I sampai pada hasil siklus II, persentase rata-rata hasil belajar siswa meningkat sebesar 10,7% serta ketuntasan belajar klasikal mengalami peningkatan sebesar 42,2%. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan interaksi dan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI), interaksi, dan hasil belajar Matematika The purpose of this research is to improve the interaction and learning of mathematics through cooperative learning model "Team-Assisted Individualization" (TAI) students in the fourth grade 6 Dauh Castle Elementary School Academic Year 2013/2014. This research method is classroom action research was conducted in two cycles. Subjects were fourth grade students of SD Negeri 6 Dauh Puri totaling 45 which consisted of 22 male students and 23 female students. The data collected on learning interactions using observation sheets and learning outcomes were collected using a test. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The results showed that an increase in the interaction of learning mathematics through the application of cooperative learning model Team-Assisted Individualization (TAI) in the fourth grade students of SD Negeri 6 Dauh Castle. It is seen from the interaction of learning in the first cycle an average percentage of 65.4% of learning interaction, while the second cycle average percentage reached 81.2% interaction study, showed an increase of 15.8%. Similarly, learning to cooperative learning model Team-Assisted Individualization (TAI) can improve the learning outcomes of Mathematics in the first cycle average percentage reached 71.1% with a passing grade in the classical of 48.9%, whereas the percentage in the second cycle of learning outcomesincreased to 81.8% and mastery learning in classical amounted to 91.1%. Based on the results of a reflection on the results of the first cycle to the second cycle, the average percentage of student learning outcomes increased by 10.7% as well as the completeness of classical learning increased by 42.2%. Based on the findings of this study concluded that cooperative learning Team-Assisted Individualization (TAI) can improve interaction and learning outcomes Mathematics Elementary School fourth grade students 6 Dauh Castle academic year 2013/2014.keyword : academic supervision, principal leadership, work ethics, and service quality of learning process
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BY OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 4 SAMPLANGAN ., Ida Ayu Gede Ratih Purbawati; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil pembelajaran Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 4 Samplangan Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 4 Samplangan Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dan ditemukan tiga sampel yang diuji kesetaraannya dengan memberikan pre test. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar jenis tes objektif bentuk pilihan ganda biasa kemudian data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen yaitu sebesar 82,23 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 74,5. Kemudian setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh bahwa thitung=2,95 > ttabel=1,98 dengan dk = 63 dan taraf signifikan 5%. Dari analisis data tersebut terlihat bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study lebih besar dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Selain itu Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus 4 Samplangan Tahun Pelajaran 2013/2014Kata Kunci : Pendekatan Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study, pembelajaran konvensional, hasil belajar Matematika. The purpose of this research is to know about significant differences the learning outcomes of math between students who taught by Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study with the students who taught by conventional learning in grade five at primary school of Gugus 4 Samplangan 2013/2014 academic year. This research was a quasu-experimental study (quasi experiment) with the design of the study was Nonequivalent Kontrol Group Design. The population in this study were all students in grade five at primary school of Gugus 4 Samplangan 2013/2014 academic year. The sample used is purposive sampling technique and got 3 sample and be analyzed with give the student pre test. The data were collected is got from objective test with the multiple choice items and then data were analyzed by t-test. Base of result the research, the average of math outcome learning at experiment class is 82,23 while at control class is 74,5. Then after hypothesis analyzed got that tcalculate=2,95 > ttable=1,98 with dk = 63 dan significant level 5%. The average of learning outcomes math students in grade five who taught by Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study more than the students who taught by conventional learning (82,23 > 74,5). From that data analyzed looked that average value the outcome students who taught by Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study with the students who taught by conventional learning. Beside that, the result of research show that there are significant differences in learning outcomes of math between students who taught by Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study with the students who taught by conventional learning. Thus, it can concluded that Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study has an effect toward the result of math study in grade five of primary school at Gugus 4 Samplangan 2013/2014 academic year. keyword : Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study, conventional learning, math outcomes.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS INTERAKSI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Ratna Wahyuni; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis interaksi sosial dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 4 Widyasmara Klungkung Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) yang dilaksanakan dengan pemberian pre test, treatmen, dan post tes. Rancangan penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group desain, dengan populasi seluruh siswa kelas V SD di Gugus 4 Widyasmara Klungkung yang berjumlah sebanyak 216 orang siswa. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS meliputi aspek kognitif saja. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes yaitu tes kognitif pilihan ganda biasa. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 2,54 > ttabel = 1,98 dengan dk= 63 dan taraf signifikan 5%. Nilai rata-rata kelas eksperimen yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis interaksi sosial lebih dari kelas kontrol yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional yaitu : 80,09 > 68,69. Dari hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis interaksi sosial Terhadap Hasil Belajar IPS siswa kelas V Gugus 4 Widyasmara Klungkung Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran, Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD), Interaksi Sosial, Hasil Belajar IPS The research aimed to find out the significant differences of students result learning on sociology with cooperative learning model student teams achievement division (STAD) based social interaction and conventional learning model in grade five of primary school at Gugus 4 Widyasmara Klungkung 2013/2014 academic year. The research an exterior experiment, done with pre test, treatmens, and post test. The research design was nonequivalent control group design, the population were all students in class V (216 students). The sample was chosen using purposive sampling technique. The data collected was the studentst result learning on sociology in cognitive asfect only. The data collection was through the multiple choice test. T-tes was used to analyse the data collected. Based on t-test analyse, it found tcount =2,54 > ttable= 1,98 with dk= 63 and a significance level of 5%. The everage of students result learning who used cooperative learning model student teams achievement division (STAD) based social interaction was higher than students result learning who used conventional learning model. The result of t-tes showed that > t table so Ho refused and Ha accepted. It can be concluded that there was a significant effect on students result learning to the cooperative learning model student teams achievement division (STAD) based social interaction of IPS study in grade five of primary school at Gugus 4 Widyasmara Klungkung 2013/2014 academic year.keyword : Learning Model, Cooperative Type Student Teams Achievement Division (STAD), Social Interaction, IPS Result Learning
STRATEGI BELAJAR PQ4R BERPENGARUH TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V GUGUS I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR BARAT TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ida Ayu Gayatri Wulansari; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (Pq4r) dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Barat. Melalui teknik random sampling didapat sampel siswa yaitu kelas V SDN 6 Padangsambian yang berjumlah 50 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 18 Padangsambian berjumlah 45 orang sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tes berupa hasil keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia. Hasil test selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pengujian statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (Pq4r) dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Ini dapat dilihat dari hasil uji-t, yakni thit = 5,99 sedangkan ttab pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 93 sebesar 1,99, sehingga thit>ttab. Siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 78,66>71,22. Hal ini berarti terdapat pengaruh strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (Pq4r) terhadap hasil keterampilan membaca pemahaman bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai , Denpasar Barat.Kata Kunci : strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (Pq4r), hasil keterampilan membaca pemahaman bahasa Indonesia This research is aimed to know the significant difference of the study result of Bahasa Indonesia among students who are are taught to use learning strategies Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review ( PQ4R ) and students that learned using conventional learning. This study was a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. The population in this research were all students of class V Gugus I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Barat. Random sampling technique get samples V grade of SDN 6 Padangsambian totaling 50 people as the experimental group and V grade of SDN 18 Padangsambian totaling 45 people as a control group. This research data was collected using a test reading comprehension skills results Indonesian. Test results were then analyzed using a statistical test is the t-test. The results showed that there were significant differences in the results of reading comprehension skills among Indonesian students learning strategies that learned using Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review ( PQ4R ) and students that learned using conventional learning. It can be seen from the results of the t-test, thit = 5.99 while ttab with significance level 5% significance with dk=93, ttab=1.99, so thit>ttab. Students who follow the conventional learning is 78,66 >71.22 . This means that there are significant learning strategies Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (PQ4R) the results of reading comprehension skills of Indonesian students V grade Gugus I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Barat.keyword : learning strategies Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (Pq4r), results of reading comprehension skills among Indonesian
MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS MASALAH SOSIAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS MAYOR METRA DENPASAR UTARA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Susi Ernawati; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri berbasis masalah sosial dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPS kelas V SD Gugus Mayor Metra tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi experimen) dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara yang terdiri dari 15 kelas dengan siswa 642 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas VA di SD Negeri 18 Pemecutan sebagai kelas kontrol berjumlah 38 siswa dan kelas VB di SD Negeri 29 Pemecutan sebagai kelas eksperimen berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji homogenitas varian, dan uji hipotesis menggunakan uji t statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata hasil belajar IPS kelompok eksperimen yaitu (82,22) lebih besar dari pada kelompok kontrol (65,21). Kriteria pengujian uji hipotesis adalah apabila thitung < ttabel, maka H0 diterima (gagal ditolak) dan Ha ditolak. Sebaliknya apabila thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil uji hipotesis dengan uji t, menunjukkan (thit = 6,32 > ttabel = 2,00) dengan db = 76 ( n1+n2-2 = 40+38–2 = 76) dalam taraf signifikansi 5%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis masalah sosial berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, masalah sosial, hasil belajar This research is aimed to know the significant difference of the study result of IPS among students who are are taught to use inquiry learning model with “social problems” with students who are taught to use conventional learning model toward students in grade 5 in SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara period 2013/2014. This study was a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. This research population was all students of class V SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara which consists of 15 classes with 642 students. The sample of this research is in the grade 5 SD Negeri 18 Pemecutan as the control class of 38 students and in the grade 5 SD Negeri 29 Pemecutan as an experimental class of 40 students. Data was collected by an objective test techniques such as multiple choice test usual. Data were analyzed with the “t-test”test is normality test, homogeneity of variance , and hypothesis testing using statistical parametric t test. The results showed a mean value of IPS that the experimental group ( 82.22 ) is greater than in the control group ( 65.21 ). Criteria for testing the hypothesis test is when tcount < ttable , then H0 is accepted ( rejected failed ) and Ha is rejected . Conversely, if tcount > ttable , then H0 is rejected and Ha accepted. The results of the t test hypothesis test , showing ( thit = 6.32 > table = 2.00 ) with db = 76 ( n1 + n2 -2 = 40 +38-2 = 76) in the 5 % significance level. It can be concluded that the implementation of inquiry learning model with social problems gives impact toward the IPS studying result of the students in grade 5 in SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara period 2013/2014.keyword : inquiry learning model, social problems, IPS studying result.
Co-Authors ., A A Istri Dianika Perama Dewi ., Cokorda Istri Ratih Komala Dewi ., I Gst Ngr Nym Arimbawa ., I Made Agus Widiartawan ., I Made Dwipayana ., Ida Ayu Dewi Saraswati ., Ida Ayu Made Udiani ., Igst Ayu Agung Windha Laksmi Dewi ., Kadek Ari Setiawati ., Kadek Ermayanti ., Kadek Krisna Prameswari ., Kadek Lia Utami ., L.Pt Eka Sri Wahyuni ., Luh Pt Dian Krisna Anggreni ., Made Ayu Kusumadewi ., Ni Kadek Dwi Eriyanti ., Ni Kadek Dwi Mega Yanthi ., Ni Kadek Kwinda Putri Susani ., Ni Kadek Rai Lisna Dewi ., Ni Kadek Tarmi Yusika ., Ni Kd A Nopilayanti ., Ni Kd Dwi Agustini ., Ni Kd Putri Pebiani ., Ni Komang Yudi Giantri ., Ni Luh Putu Intan Sari Dewi ., Ni Luh Putu Lindya Dewi ., Ni Luh Putu Prastya Sari ., Ni Luh Putu Yanti Winda Sari ., Ni Made Dwi Nanda Aprilia Vena Santi ., Ni Made Fajar Dewi ., Ni Md Dwi Wulandari ., Ni Md Kriswidyantari ., Ni Nyoman Oka Budi Sriani ., Ni Putu Dian Apriyanti Dewi ., Ni Putu Fajar Wrespatini Eka Putri ., Ni Putu Sri Handayani ., Ni Putu Tina Trisnawati ., Ni Wayan Ika Ariesta Dewi ., NI WYN EKA KLARISSA ., Putu Ariestu Rashidiyanti ., Putu Arya Mirah Indrani ., Putu Dian Cita Resty ., Putu Eka Trisna Dewi ., Putu Sri Anjani ., Sisilia Indah Trisnaningsih ., Siti Alif Fatimah Agus Ngurah Sumarna . Anak Agung Ayu Sri Vidya Artini . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Istri Evayanti . Angguni, Putu Mely Ardhiaswari, I Gusti Agung Mutia Adinda D.B. Kt. Ngr. Semara Putra Desak Gede Susi Ulandari . Deviana, Ni Luh Novita Devika Martiana . Dewa Ayu Dwi Destri Antari . Dewa Ayu Laksmi Dewi . Dewa Ayu Puspa Dewi . Dewi Diyantari, Ida Ayu Ketut Dewi, Ida Ayu Made Martiana Dewi, Ni Made Ayu Prasista Diah Utami Purnamadewi Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Eka Yulianti, Ni Putu Sri Gungde Putra, A.A. Gede Putra Jaya Wiguna Gusti Ngurah Sastra Agustika I Dewa Ayu Winda Astari ., I Dewa Ayu Winda Astari I Dewa Gede Eka Putra . I Gede Rama Andika Yuda Dangin I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ayu Dwi Lestari . I Gusti Ayu Inten Anggreni . I Kadek Agus Gunawan I Kadek Ariasa . I Kadek Surya Adywinata I Ketut Adnyana I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Made Dwi Angga I Made Mardikayasa ., I Made Mardikayasa I Made Suwandha Jaya . I Made Widi Artana ., I Made Widi Artana I Nengah Suadnyana I Putu Aditya Purwadinata I Wayan Ardes Saputra . I Wayan Edy Sumartana . I Wayan Sujana I Wayan Sumerta Yoga I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Gayatri Wulansari . Ida Ayu Gede Diyah Prasisca Devi Ida Ayu Gede Ratih Purbawati . Ida Ayu Riska Wikantary Andika . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Ida Bagus Surya Wira Negara ., Ida Bagus Surya Wira Negara Ida Ketut Anom Mahendra . Indra Kasuma, I Gusti Ngurah Gede Agung Joni, Wayan Kadek Ayu Diah Ratna Sari Kadek Cahya Ningsih . Kadek Galih Candrayani . Kadek Ikken Ayu Sadewi Kadek Widia Apsari Ketut Suci Antari ., Ketut Suci Antari Komang Ary Trisnadewi . Komang Whiny Dharsana ., Komang Whiny Dharsana Kt. Ngr. Semara Putra Lestari, Ni Kadek Dwi Luh Ayu Tirtayani Luh Dewi Puspitasari . Luh Puspita Widya Astuti M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Ari Puspa Pramestya . Maria Goreti Rini Kristiantari Maria Goreti Rini Kritiantari Ni Gusti Ayu Purnama Santi . Ni Kadek Ayu Nanda Wulandari Ni Kadek Ratna Wahyuni . Ni Kadek Ria Swandewi Ni Ketut Nita Pradnyawati Ni Ketut Sri Mariati ., Ni Ketut Sri Mariati Ni Luh Gede Liana Candra Sari Ni Luh Gede Mega Puspita Dewi . Ni Luh Made Dwi Wintari . Ni Luh Nidia Kustinayanti Ni Luh Sri Damayanti Ni Luh Yuliasih ., Ni Luh Yuliasih Ni Made Ari Budi Artini . Ni Made Dini Rahayu Ni Made Junianti Ni Nyoman Ganing Ni Putu Eka Sugiantari . Ni Putu Feby Astri p . Ni Putu Pitri Widnyani . Ni Wayan Nunik Rithayanti . Ni Wayan Sriantari Puspa Dewi . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Swintari . Octavia Radita Anggraini ., Octavia Radita Anggraini Pt Cahyani Koriagung . Putu Aditya Antara Putu Ayu Melinda Wulandari . Putu Dian Setiarini . Putu Eka Yulistiana Dewi . Putu Karmila Adnyaning Utami ., Putu Karmila Adnyaning Utami Putu Listya Andewi . Putu Putri Dena Laksmi Putu Risma Radiana R. R. Citra Setya Ananda . Sang Putu Bagus Rustina . Sayu Kade Eka Puspita ., Sayu Kade Eka Puspita Susi Ernawati . Wahyuni Dwi Fazriah .