Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Research Fair Unisri

KOMBUCHA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa Lin) SEBAGAI AGENSIA PROBIOTIK Merkuria Karyantina Sumarmi
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 2 No. 1 (2018): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1772.717 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v2i1.2007

Abstract

Kombucha merupakan salah satu jenis minuman segar tradisional yang dihasilkandari proses fermentasi air teh manis selama 7 – 10 hari dengan bantuan pertumbuhansimbiosis antara yeast dan bakteri serta mengandung alkohol  0,5 – 1 % dan pH  3 –5,5. Bakteri berperan dalam proses fermentasi kombucha dan senyawa yang dihasilkancukup kompleks, dinataranya baketeri yang berpotenasi sebagai agensia probiotik.Kombucha merupakan penyeimbang metabolik yang efektif, sebagai probiotik(mendukung pertumbuhan bakteri yang menguntungkan dalam saluran pencernaan).Menurut Naland (2004); Stainkrauss (1983); Indrati (1990); Sugianto, (1972); danKasper, (2007), mikrobia yang berperan dalam fermentasi kombucha adalah hasilhubungan simbiosis antara yeast dan bakteri. Bakteri yang berperan adalah bakteri asamasetat dan bakteri asam laktat. Bakteri asam asetat merupakan golongan bakteri yangbersifat aerob sehingga tidak berpotensi sebagai probiotik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 isolat dari kelompok Lactobacillus dan 4isolat dari kelompok Pediococcus. Isolat yang lainnya tidak terindikasi sebagai asam laktat.Kata kunci : Kombucha Rosela, probiotik, isolat
KOMBUCHA ROSELA SEBAGAI MINUMAN PROBIOTIK Merkuria Karyantina & Sumarmi
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.096 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.3076

Abstract

Kombucha adalah salah satu jenis minuman segar tradisional yang berasal dari fermentasi air teh manis selama 7-10 hari. Selama fermentasi, terjadi pertumbuhan simbiotik antara ragi dan bakteri serta kandungan alkohol ± 0,5 hingga 1% dan pH ± 3 hingga 5,5. Jenis substrat, bahan baku yang digunakan, jumlah gula, waktu fermentasi dan kompoisi jamur sangat mempengaruhi jenis mikroorganisme yang berkembang pada kombucha. Peneltian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Bakteri asam laktat yang berperan dalam fermentasi kombucha rosella serta aplikasinya pada profil lipid tikus Sprague dawley. Hasil identifikasi menggunakan API 50CH KIT, menunjukkan bahwa dominansi bakteri asam laktat pada kombucha rosela adalah spesies Lactobacillus delbrueckii dan Lactococcus lactis. Selanjutnya, kombucha rosella diaplikasikan pada hewan coba untuk melihat profil lipidnya. Hasil menunjukkan bahwa kombucha rosella mempunyai efek positif terhadap perubahan profil lipid (penurunan kadar total kolesterol, total Trigliserida, total LDL serta menurunkan Total HDL) hewan coba dibandingkan dengan hewan coba perlakuan hiperkolesterol. Selama perlakuan, total kolesterol pada hewan coba dengan konsumsi kombucha rosella cenderung menurun (104,90 mg/dl) secara signifikan pada akhir perlakuan, dibandingkan perlakuan hiperkolesterol (197,75 mg/dl). Total trigliserida perlakuan kombucha rosella cenderung menurun (79,17 mg/dl) pada akhir perlakuan dibandingkan perlakuan hiperkolesterol (135,59 mg/dl). Total LDL perlakuan kombucha rosella cenderung naik (68,03 mg/dl) pada akhir perlakuan dibandingkan perlakuan hiperkolesterol (21,88 mg/dl). Total LDL perlakuan kombucha rosella cenderung menurun (34,50 mg/dl) pada akhir perlakuan dibandingkan perlakuan hiperkolesterol (82,68 mg/dl).Kata kunci : kombucha rosella, probiotik, profil lipid, hewan coba