Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BIOMA

BENTUK INTERAKSI INTRASPESIFIK LUTUNG BUDENG (Trachypithecus auratus) DI KAWASAN HUTAN ADINUSO KECAMATAN SUBAH KABUPATEN BATANG Eti Indriyati; Ary Susatyo Nugroho; Fibria Kaswinarni
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 6, No 1 (2017): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v6i1.1470

Abstract

Lutung Budeng merupakan jenis asli (endemik) Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk interaksi intraspesifik yang dilakukan individu Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) dalam satu populasi di kawasan hutan Adinuso Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Metode yang digunakan adalah metode pengamatan langsung. Pengambilan data diakukan di Hutan Adinuso Subah Kabupaten Batang selama 14 hari pada bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2016, sementara analisis data menggunakan metode diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bentuk interaksi intraspesifik yang dilakukan Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) yaitu kompetisi, kooperasi, komensalisme, dan netralisme. Interaksi kompetisi dilakukan oleh sesama individu jantan dengan presentase 6,67%, interaksi kooperasi terjadi 33,33% yang dilakukan oleh sesama individu betina dengan persentase 20%, individu betina dengan infant 13,33%. Sementara interaksi komensalisme 26,67% yang seluruhnya dilakukan oleh individu betina dan Infant. Interaksi netralisme terjadi 33,33% dilakukan oleh individu jantan dengan individu betina 13,33%, individu jantan dan infant 13,33%, dan individu betina dengan infant 6,67%. Pada interaksi intraspesifik kompetisi terdapat perilaku agonistik, netralisme terdapat perilaku ingestif dan alelometik, kooperasi terdapat perilaku efimeletik dan play, serta komensalisme terdapat perilaku efimeletik dan etefimeletik. 
BIOMONITORING PENCEMARAN SUNGAI SILUGONGGO KECAMATAN JUWANA BERDASARKAN KANDUNGAN LOGAM BERAT (Pb) PADA IKAN LUNDU Lilik Chauro Aina; Endah Rita S.D.; Fibria Kaswinarni
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 5, No 2 (2016): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v5i2.1498

Abstract

Biomonitoring adalah pemanfaatan organisme untuk memonitor dan menilai/ mendeteksi kondisi suatu lingkungan. Sungai Silugonggo merupakan sungai terbesar di Kecamatan Juwana, yang berfungsi sebagai tempat bersandarnya kapal, MCK, TPI, serta industri yang berpotensi membuang limbah mengandung Pb yang berpengaruh pada kondisi fisik kimia dan organisme yang berada di sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik kimia dan kandungan logam berat timbal (Pb) pada ikan Lundu (Mystus nigriceps) di perairan Sungai Silugonggo Kecamatan Juwana. Penelitian ini menggunakan metode survey. Pengambilan sampel air dan ikan dilakukan pada 3 stasiun, yaitu stasiun pertama Desa Doropayung, stasiun kedua Desa Kauman, dan stasiun ketiga Desa Bajomulyo. Pengambilan sampel dilakukan secara random dengan jarak 100 meter antar titik. Parameter yang diukur meliputi sifat fisik (suhu, kecepatan arus, kecerahan air, kedalaman sungai), sifat kimia (pH, COD, BOD, DO), kandungan logam Pb pada air dan Ikan Lundu. Kondisi Fisik dan Kimia didapatkan hasil antara lain: suhu air Sungai Siugonggo berkisar 280C-29,330C dengan baku mutu deviasi 3COD berkisar 11,3-17,40 ppm dengan baku mutu 25ppm, BOD berkisar 3,68-5,22ppm dengan baku mutu 3ppm. Pengujian Logam Berat Timbal (Pb) pada air dan Ikan Lundu dilakukan di laboratorium Universitas Diponegoro Semarang. Hasil uji kandungan logam timbal (Pb) pada air adalah 0,026-0,056ppm, hasil tersebut melampaui baku mutu air PPRI No.82 Tahun 2001 kelas II yaitu 0,003ppm. Hasil uji kandungan logam timbal (Pb) pada Ikan Lundu 0,497-0,725, hasil tersebut masih dibawah baku mutu BPOM Nomor 03725/B/SK/VII/89 yaitu 2,0ppm.Kata kunci : Biomonitoring, Sifat Fisik Kimia, Logam Timbal (Pb), Ikan