Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BERKALA SAINSTEK

Screening Fitokimia dan Studi Aktivitas Ekstrak Daun Sintok (Cinnamomum sintoc Bl.) Sebagai Antioksidan dan Antihiperlipidemia Kumalasari, Ardine; Handayani, Wuryanti; Siswoyo, Tri Agus
BERKALA SAINSTEK Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v7i1.9916

Abstract

Cinnamomum sintoc Bl. merupakan tanaman yang memiliki kandungan minyak atsiri di kulit batangnya yang digunakan untuk antioksidan, antihiperlipidemia dan lain-lain. Dari penelitian ini, senyawa metabolit sekunder dari daun sintok (kadar air 54,7%±0,69) diekstrak dengan metanol dan dianalisis dengan reagen spesifik. Daun sintok diekstraksi secara maserasi bertingkat dengan meningkatkan kepolaran pelarut, yaitu n-heksana, etil asetat, metanol. Uji antioksidan dan antihiperlipidemia dilakukan pada setiap ekstrak(HS, ES, MS) menggunakan standar asam galat equivalent. Total fenolik dan total flavonoid dihitung menggunakan kurva standar asam galat dan kuersetin, hasil total fenolik dari setiap ekstrak antara lain HS (39,23±2,79 mg AGE/g); ES (110,77±2,37 mg AGE/g); dan MS (283,63±3,96 mg AGE/g). Aktivitas antioksidan pada ekstrak ditentukan dengan kemampuan ekstrak untuk meredam DPPH sedangkan aktivitas antihiperlipidemia ekstrak ditentukan dengan kemampuan ekstrak untuk menghambat kinerja lipase. Potensi ekstrak daun sintok terhadap antioksidan cukup tinggi hanya untuk ekstrak MS, sedangkan potensi terhadap antihiperlipidemia untuk semua jenis ekstrak. Kata Kunci: Cinnamomum sintoc Bl., fitokimia, maserasi, fenolik, antioksidan, antihiperlipidemia.
Ekstraksi Xilan dari Limbah Ampas Singkong dan Pemanfaatannya sebagai Substrat Endo-B-1,4-D-Xilanase Firdausa, Fita Kurnia; Santoso, Agung Budi; Handayani, Wuryanti
BERKALA SAINSTEK Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v5i1.5376

Abstract

Ampas singkong merupakan limbah hasil pembuatan tepung tapioka. Hemiselulosa merupakan komponen kimia pada ampas singkong, komponen utama hemiselulosa adalah xilan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan xilan dari ampas singkong serta pemanfaatan xilan sebagai substrat endo-B-1,4-D-xilanase. Ampas singkong yang akan diekstraksi diukur terlebih dahulu kadar HCN, lignin, dan air. Ekstraksi xilan dari ampas singketode DNS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ampas singkong yang digunakan pada penelitian ini memiliki kandungan HCN sebesar 16,10 ppm, kadar lignin sebesar 4,34% dan kadar air sebesar 7,45%. Ekstraksi xilan dengan NaOH 12% menghasilkan rendemen tertinggi yaitu 32,14% (delignifikasi) dan 52,36% (tanpa delignifikasi).Kata Kunci: Ampas singkong, xilan, delignifikasi.
Screening Fitokimia dan Studi Aktivitas Ekstrak Daun Sintok (Cinnamomum sintoc Bl.) Sebagai Antioksidan dan Antihiperlipidemia Kumalasari, Ardine; Handayani, Wuryanti; Siswoyo, Tri Agus
BERKALA SAINSTEK Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v7i1.9683

Abstract

Cinnamomum sintoc Bl. merupakan tanaman yang memiliki kandungan minyak atsiri di kulit batangnya yang digunakan untuk antioksidan, antihiperlipidemia dan lain-lain. Dari penelitian ini, senyawa metabolit sekunder dari daun sintok (kadar air 54,7%±0,69) diekstrak dengan metanol dan dianalisis dengan reagen spesifik. Daun sintok diekstraksi secara maserasi bertingkat dengan meningkatkan kepolaran pelarut, yaitu n-heksana, etil asetat, metanol. Uji antioksidan dan antihiperlipidemia dilakukan pada setiap ekstrak(HS, ES, MS) menggunakan standar asam galat equivalent. Total fenolik dan total flavonoid dihitung menggunakan kurva standar asam galat dan kuersetin, hasil total fenolik dari setiap ekstrak antara lain HS (39,23±2,79 mg AGE/g); ES (110,77±2,37 mg AGE/g); dan MS (283,63±3,96 mg AGE/g). Aktivitas antioksidan pada ekstrak ditentukan dengan kemampuan ekstrak untuk meredam DPPH sedangkan aktivitas antihiperlipidemia ekstrak ditentukan dengan kemampuan ekstrak untuk menghambat kinerja lipase. Potensi ekstrak daun sintok terhadap antioksidan cukup tinggi hanya untuk ekstrak MS, sedangkan potensi terhadap antihiperlipidemia untuk semua jenis ekstrak.