Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penguatan Ecological Intellligence Melalui Kajian Fiqh Lingkungan Mewujudkan Pesantren Ramah Lingkungan Lilis Karyawati; Achmad Junaedi Sitika; Sutarjo; Muhamad Taufik Bintang Kejora; Raihan Maulana; Nazwa Nur Aulia Syam
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2843

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertujuan meningkatkan pengetahuan ekologis dan mendorong praktik ramah lingkungan di Pondok Pesantren Hadza Min Fadhli Robby, Karawang. Urgensi program berangkat dari temuan awal berupa rendahnya kesadaran ekologis santri, belum terintegrasinya isu lingkungan dalam pembelajaran, serta ketiadaan kebijakan dan sistem pengelolaan sampah yang terstruktur. PKM menggunakan dua pendekatan utama: ceramah fiqh lingkungan untuk memberikan landasan normatif-teologis tentang tanggung jawab menjaga alam dalam perspektif Islam, serta metode Coaching untuk membentuk dan menguatkan komunitas santri pecinta lingkungan PEPELING. Analisis dilakukan dengan kerangka context–input–process–output–outcome (CIPOO). Hasil menunjukkan bahwa pada level konteks dan input, dukungan pengelola, kesiapan sarana minimal, serta keterlibatan dosen–mahasiswa menjadi modal penting intervensi. Pada tataran proses, santri menunjukkan antusiasme dalam dua kajian fiqh lingkungan, tiga sesi pelatihan, dan serangkaian aksi nyata seperti pemilahan sampah, “Jumat Hijau”, “Bank Sampah Mini”, dan penghijauan. Output utama adalah terbentuknya komunitas PEPELING yang aktif, media edukatif visual, serta lahirnya kebijakan internal terkait kebersihan dan penggunaan air. Outcome menunjukkan perubahan perilaku santri dan pengajar dalam menjaga kebersihan, meningkatnya praktik pemilahan sampah, perbaikan sanitasi, serta komitmen pesantren menjadikan fiqh lingkungan sebagai materi dakwah rutin. Implikasi program ini menegaskan bahwa integrasi fiqh lingkungan dan Coaching komunitas efektif sebagai model penguatan Ecological Intelligence dan dapat direplikasi pada pesantren lain yang ingin bertransformasi menuju eco-pesantren berbasis nilai keislaman.
STRATEGI PUBLIKASI KEGIATAN MADRASAH MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM PENINGKATAN BRAND IMAGE MTSN 5 KARAWANG Agisna Nurhidayat; Muhamad Taufik Bintang Kejora; Yadi Fahmi Arifudin
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2842

Abstract

This study aims to analyze the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of publicizing madrasah activities through TikTok, describe the publicizing strategies implemented, and identify the brand image that has been established at MTsN 5 Karawang. The study employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, in-depth interviews with the madrasah principal, the vice principal for public relations, teachers, and students, as well as documentation. The results indicate that the madrasah’s primary strengths lie in its structured public relations team, authentic and diverse content, a professional account profile, and adequate production equipment support. Its weaknesses include time constraints for administrators due to dual roles and the suboptimal utilization of paid promotions. Publication strategies are implemented through three stages: content planning, activation and monitoring, and optimization. An evaluation of brand image based on eleven indicators showed that ten indicators were fully achieved and one was partially achieved, with a 95.5% achievement rate in the dimensions of creator image, user image, and product image. This study integrates social marketing theory, Schiffman and Kanuk’s brand image theory, and SWOT analysis.