Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERAN MANAJEMEN PERUBAHAN SDM DALAM LEMBAGA DAKWAH Robaiyadi Robaiyadi; Cecep Castrawijaya
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2025): Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v5i2.854

Abstract

Perubahan dalam suatu organisasi merupakan suatu keniscayaan, termasuk dalam lembaga dakwah yang memiliki peran strategis dalam menyebarkan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat. Manajemen perubahan dalam sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam memastikan bahwa lembaga dakwah dapat beradaptasi dengan dinamika sosial, budaya, dan teknologi yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen perubahan SDM dalam meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan lembaga dakwah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji strategi manajemen perubahan yang diterapkan, tantangan yang dihadapi, serta dampak dari pengelolaan perubahan terhadap kinerja lembaga dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perubahan yang baik dalam SDM dapat meningkatkan motivasi, kompetensi, serta komitmen para pendakwah dan pengurus lembaga dalam menjalankan tugas dakwah. Selain itu, adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sosial memungkinkan lembaga dakwah untuk tetap relevan dalam menyebarkan pesan-pesan keagamaan secara lebih luas dan efektif. Oleh karena itu, implementasi strategi perubahan yang terencana, komunikasi yang efektif, serta pengembangan kapasitas SDM menjadi faktor utama dalam keberhasilan transformasi lembaga dakwah. Keyword: Manajemen Perubahan, Sumber Daya Manusia, Lembaga Dakwah
Peran Manajemen Perubahan SDM dalam Meningkatkan Profesionalisme Lembaga Dakwah: Analisis Teori Kurt Lewin Sa’idahtul Akmala Yusuf; Cecep Castrawijaya
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.6355

Abstract

Lembaga dakwah saat ini menghadapi tantangan profesionalisme di tengah era disrupsi digital dan Society 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen perubahan sumber daya manusia (SDM) dalam meningkatkan profesionalisme lembaga dakwah dengan menggunakan pisau analisis teori perubahan Kurt Lewin (Unfreezing, Movement, dan Refreezing). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi lembaga dakwah memerlukan dekonstruksi pola pikir melalui penciptaan keamanan psikologis pada tahap unfreezing. Selanjutnya, pada tahap movement, internalisasi standar kompetensi dilakukan dengan bantuan strategi short-term wins untuk menjaga momentum perubahan. Tahap refreezing dilakukan melalui institusionalisasi budaya kerja profesional yang didukung oleh audit digital berkala guna mencegah kemunduran pola kerja. Integrasi antara nilai-nilai teologis seperti itqan dengan prinsip manajemen modern terbukti mampu meningkatkan akuntabilitas dan kredibilitas lembaga dakwah tanpa menghilangkan jati diri spiritualnya.
Perkembangan Teknologi dan Pengembangan SDM Lembaga Dakwah: Reorientasi Strategis di Era Disrupsi Digital Nurul Alvi Chindi Fadhilah; Cecep Castrawijaya
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6281

Abstract

Era disrupsi digital memaksa lembaga dakwah untuk bertransformasi guna mempertahankan otoritas keagamaan di ruang siber. Namun, adopsi teknologi sering kali terhambat oleh rendahnya literasi digital, resistensi kultural SDM, hingga masalah teknis dalam manajemen operasional. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pengembangan kompetensi SDM dan reorientasi operasional lembaga dakwah melalui konsep Bashirah Digital. Melalui kajian literatur yang mendalam, ditemukan bahwa digitalisasi bukan sekadar pengadaan alat, melainkan perubahan budaya kerja dan pola pikir pimpinan. Transformasi kompetensi harus mencakup pilar digital skills, culture, ethics, dan safety sebagai standar kendali dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) agar tetap sesuai dengan kemurnian sanad keilmuan. Selain itu, integrasi fungsi POAC yang berbasis data diperlukan untuk mengatasi masalah sinkronisasi data manual yang selama ini menghambat efisiensi organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bashirah Digital berfungsi sebagai rem moral agar teknologi tetap menjadi alat bantu informasi tanpa mengabaikan tanggung jawab teologis SDM sebagai pembimbing spiritual.