Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Studi Kelayakan Penyambungan Pembangkit Listrik Tenaga Energi Baru Terbarukan pada Jaringan Distribusi PT. PLN (Persero) Andi Syofian; Yultrisna Yultrisna
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.427 KB)

Abstract

Pemerintah Indonesia memiliki kebijakan untuk pengembangan pembangkit listrik energi terbarukan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, Tentu ini merupakan kondisi yang positif, momentum yang tepat bagi seluruh komponen bangsa terkait, untuk segera memikirkan dan mengambil langkah serius guna pengembangan sumber energi alternatif masa depan, penyambungan dan operasi parallel tidak boleh berdampak negatif terhadap sistem kelistrikan eksisting yang ada. Pengumpulan data dilakukan untuk mengetahui kondisi lapangan sistem gardu induk simpang empat, setelah pengumpulan data kemudian dilakukan pengolahan/perhitungan beban feeder, analisa aliran daya eksisting dan analisa dampak penyambungan terhadap beban feeder 1 Kota, feeder 2 Jambak, feeder 6 Lubuk Sikaping, dan feeder 4 Muara Kiawai (rencana titik penyambungan GH Muara Kiawai) yang di simulasiskan dengan perangkat lunak Etap 12.6. hasil dari simulasi jaringan eksiting sistem suplai listrik gardu induk ke feeder 1 Kota, feeder 2 Jambak, feeder 6 Lubuk Sikaping dan feeder 4 Mura Kiawai sebelum penambahan PLTM Kenaikan sebesar 20,5 MW dan setelah dilakukan penambahan 2 x 2,5 MW pada feeder 4 Muara Kiawai didapat suplai listrik gardu induk ke feeder 1 Kota, feeder 2 Jambak, feeder 6 Lubuk Sikaping, dan feeder 4 Muara Kiawai menjadi 16,6 MW, dengan tegangan pada ujung feeder 1 Kota, feeder 2 Jambak, feeder 6 Lubuk Sikaping, dan feeder 4 Muara Kiawai masih dalam range normal yaitu antara 18 Kv sampai dengan 21 Kv, dimana dalam penelitian ini setelah dilakukan penambahan pembangkit 2 x 2,5 MW didapat tegangan naik yang paling signifikan terlihat pada feeder Muara Kiawai yaitu sebesar 3,24 %.  Berdasarkan hasil yang didapatkan PLTM Kenaikan layak untuk melakukan penyambungan di jaringan 20 kV PLN feeder 4 Muara Kiawai.
Sistem Pengontrolan Pemberi Pakan dan Pembersih Kandang Ayam Otomatis Melalui SMS Andi Syofian; Yultrisna Yultrisna
Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejauh ini, tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai efisiensi biaya peternakan ayam broiler adalah besarnya biaya pakan, yaitu sekitar 60-70% dari keseluruhan biaya operasional yang harus dikeluarkan, tingginya biaya operasional karyawan, serta manajemen peternakan yang masih dilakukan secara tradisional. Saat ini pengelolaan peternakan ayam masih mengandalkan kemampuan peternak dalam melakukan Pemberian pakan, Pembersihan kandang, Mengetahui kondisi kandang dan pencatatan terhadap ketersediaan pakan, serta data lainnya. Pakan ternak yang tidak terdata sehingga tidak bisa dikontrol akan berpotensi terhadap kebocoran pakan. Pembuatan alat ini dilakukan untuk memanagement waktu pemberian pakan dan pembersihan kandang menggunakan modul RTC1307, dan mengetahui suhu,kelembaban di dalam kandang menggunakan sensor DHT-11, serta untuk mengetahui jumlah pakan yang tersedia di dalam tandon makanan menggunakan sensor HC-SR04 dalam bentuk 0%-100%, alat ini juga dapat memantau dan mengontrol dari jarak jauh menggunakan sms memanfaatkan modul SIM800L, Alat ini menggunakan mikrokontroler arduino Uno sebagai pengendali. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan , alat ini dapat bekerja dengan baik, Pemberian pakan dan pembersihan kandang sesuai dengan waktu yang sebenarnya, dan dapat mengirim informasi melalui sms ke pemilik kandang berupa suhu, kelembaban, jumlah makanan yang tampil dalam bentuk 0%-87%.
Sistem Pentanahan Grid Pada Gardu Induk PLTU Teluk Sirih Andi Syofian
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 14, No 1 (2013): Volume 14 No 1 Februari 2013
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2733.514 KB)

Abstract

Sistem pentanahan bertujuan untuk mengamankan peralatan-peralatan listrik maupun manusia yang berlokasi di sekitar gangguan dengan cara mengalirkan arus gangguan ke tanah. Salah satu faktor untuk mendapatkan nilai tahanan pentanahan yang kecilyaitu letak elektroda yang akan ditanam dan kondisi tanah di daerah dimana sistem pentanahan tersebut akan dipasang. Analisa ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tahanan pentanahan pada Gardu Induk PLTU Teluk Sirih dengan melakukan pengukuran langsung kemudian membandingkannya dengan hasil design, dimana hasil yang diperoleh mengacu pada standar IEEE Std 80-1986. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa nilai tahanan pentanahan sangat dipengaruhi oleh kedalaman elektroda yang ditanam, jumlah elektroda, jarak antar elektroda, ukuran konduktor dan kondisi tanah dimana elektroda tersebut ditanam.
HELM UNTUK MEMBERITAHU KONDISI FISIK PENGENDARA SEPEDA MOTOR SAAT MENGEMUDI BERBASIS MIKROKONTROLER Andi Syofian; Yultrisna Yultrisna
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 21, No 1 (2019): Volume 21 No. 1 Februari 2019
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor telah berlangsung sejak tahun 1986. Salah satu dampak dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor adalah grafik tingkat kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan jenis kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016-2017, persentase terbanyak dipegang oleh sepeda motor (67-68%) yang telah menelan korban jiwa hingga 18 ribu nyawa (Kemenkes RI, 2017). Metode penelitian yang digunakan yaitu mengambil data detak jantung. Namun, penelitian ini difokuskan pada denyut jantung pengemudi saat berkendara sepeda motor menggunakan.Sensor denyut jantung (Pulse Heart Rate). Dengan melakukan percobaan, hasil pengukuran dapat diketahui bahwa nilai pembacaan data tegangan ketika sensor mendeteksi ≤80 bpm pada osiloskop adalah  3.27 V DC dan frekunsi adalah 0.77 Hz, sehingga membuat Motor Vibrator dan speaker  ON. dan yang terukur ketika sensor mendeteksi 80 bpm pada osiloskop adalah  3.89 V DC dan frekunsi adalah 0.131 Hz, sehingga membuat Motor Vibrator dan speaker OFF. Hasil akhir dari penggunaan alat ini adalah untuk memberitahu kondisi fit atau kelelahannya  pengemudi sepeda motor yang sedang perjalanan jauh.
ANALISA KEMAMPUAN DAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN AUTOMATIC METER READING PADA KWH METER PELANGGAN TELKOMSEL-LBB121-A Andi Syofian; Rizqi Gunawan
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No. 1 Edisi 3 Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.186 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v5i3.1205

Abstract

Along with the increase in electricity meter tariffs, various frauds in the use of electrical energy have emerged; such as, illegal use of electricity which takes electricity sources not on the measuring tool and electricity limiter by the user; besides, errors in the manual meter recording process which can cause losses. Furthermore, by using Automatic Meter Reading (AMR), the accuracy in recording electrical energy measurements can be more accurate; besides, this tool is able to detect any abnormality in the measurement of electrical energy usage calculations on the customer's electronic meter. Therefore, in this study the writers focused on took data on cases of abnormality in the measurement of electricity usage of customers on behalf of TELKOMSEL-LBB121-A where the customer's electrical energy consumption had decreased drastically and when it was checked it turned out that the voltage on the 3-phase kWh meter display. Moreover, in all three phases the voltage is 0V so that the reading of electricity consumption being 0. In this case, the customer has a total follow-up bill of 8,495.72 kWh with a rupiah value of Rp. 12,465,600,04,-Keywords: KWh Meter, AMR, Follow-up bills, Electricity meter tariff
STUDI EVALUASI SISTEM PEMBANGKIT HYBRID PLN DAN PLTMH DENGAN APLIKASI HOMER Reo Naldy Haliim; Andi Syofian
Rang Teknik Journal Vol 6, No 2 (2023): Vol. 6 No. 2 Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.228 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v6i2.4148

Abstract

Penelitian adalah suatu tahapan untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks. pada setiap permasalahan harus dipadukan dengan teori yang digunakan.  Berikut tahapan-tahapan dalam pemodelan PLTMH menggunakan Homer.Berdasarkan pegukuran data serta analisis perhitungan yang telah dilakukan, PLTMh Salido Kecil Kec. IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, mampu menghasilkan daya sebesar 390,20kVA dengan debit air 0,429m3/s dan tinggi jatuhnya air 99M, dengan efisiensi sebesar 92,39%. PLTMh ini menggunakan turbin berjenis Pelton dengan putaran 750RPM yang diproduksi oleh CV. Briegleb, Hansen Co (Gotha,Germany) dan MAN Machinen Fabrik (augsburg/Nuemberg, Germany) sedangkan generator dengan tipe Brushless Synchonous Alternator dengan kapasitas daya 400kVA. Dan untuk panjang pipa pesat pada PLTMH tersebut berkisar sepanjang 342m serta memiliki ketinggian heat 99m, kemudian untuk debit air yang digunakan untuk memutar turbin PLTMH tersebut memiliki debit sebesar 0,429m3/s.  kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :Berdasarkan dari jumlah debit air dan tinggi jatuh air, diperoleh PLTMh mampu menghasilkan daya sebesar 390, 20kVA dari kapasitas generator1 420kVA. generator2 400KVA generator3 400kVA Daya yang mampu dibangkitkan pergenerator dengan hitungan secara manual yaitu 312,16 kW dengan cosp 0,8 untuk generator 1 dan 2 sedangkan generator3 cosp 0,9 Efisiensi yang didapat pada PLTMh Salido Kecil Kec. IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan sebesar 92,39%
ANALISIS DAMPAK HALANG PANJAT PADA TRECKSCHOOR UNTUK ANTISIPASI HEWAN MEMANJAT DI FEEDER 5B3 ULP PAINAN-UP3 PADANG Muhammad Dewan; Arfita Yuana Dewi; Andi syofian; kartiria kartiria4
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 10 No 1 (2023): JETT Juli 2023
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v10i1.6059

Abstract

Gangguan yang disebabkan dari sentuhan pohon dan hewan merupakan penyebab gangguan pelayanan distribusi tenaga listrik yang paling banyak dilaporkan diseluruh unit pelayanan PLN sebagai akibat dari banyaknya hewan yang bermain disekitar jaringan SUTM. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu alat/komponen halang panjat pada Treck Schoor Feeder 5B3, ULP Painan-UP3 Padang dalam upaya preventif jumlah gangguan eksternal. Penelitian dilakukan menggunakan jenis studi kasus dengan menghitung jumlah gangguan hewan yang terjadi di saluran udara tegangan menengah (SUTM). Lokasi penelitian berada di saluran distribusi tegangan menengah (SUTM) 20 kV di Feeder 5B3, ULP Painan-UP3 Padang. Dampak dari pekerjaan pemasangan penghalang panjat binatang pada Treck Schoor di penyulang F5B3 mengalami penurunan 100 % (sangat signifikan) yaitu nihil gangguan pada bulan Maret - Mei 2022
Monitoring and Control System for Electrical Energy Consumption Based on The Internet of Things Andi Syofian; Yugerita Firmance; Yultrisna Yultrisna
JECCOM: International Journal of Electronics Engineering and Applied Science Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30642/jeccom.1.2.58-65.2023

Abstract

Electrical energy consumption in the household sector is frequently uncontrolled, particularly when electronic devices are used. That is the tendency of users to forget to turn off or unplug the electronic device from the socket. In that case, modifications are made to the socket so that it can be controlled remotely via a smartphone. The hardware design uses the NodeMCU ESP8266 as a microcontroller combined with the PZEM-004T sensor module for electrical magnitude. Relay modules are used to secure the circuit in cases of higher loads. So that in the system, all three sockets can be monitored simultaneously. While the software design uses MIT App Inventor and Thingspeak Platform as servers. The data is saved in CSV format, which can be converted to Google Sheets or Microsoft Excel. Data is stored in the form of the name of the electronic equipment, the time of use, as well as voltage, current, power, cos phi, and electrical energy used. So that users can regulate the use of electrical equipment at home and reduce the waste of electrical energy. The test results showed the average faults for voltage, current, power, cos phi, and energy were 0.06%, 5.32%, 5.67%, 0.7%, and 7%, respectively.
Implementasi Jaringan Syaraf Tiruan - Backpropagation dalam Pengenalan Flashover Isolator 150 kV: Studi Kasus : Payakumbuh – Koto Panjang M. Farhan Kamil; Sitti Amalia; Yusreni Warmi; Andi Syofian; Erhaneli
ELECTRON Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 4 No 2: Jurnal Electron, November 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/electron.v4i2.59

Abstract

The 150 kV Koto Panjang - Payakumbuh transmission line is a transmission line with a total length of 86 km. Environmental factors greatly influence the formation of a layer of contaminants on the surface of insulators, this is one of the causes of flashover in insulators. This research was carried out using the artificial neural network method - backpropagation in the introduction of 150 kV insulator flashover against temperature and humidity contaminated with moss and dust. So the flashover results obtained using artificial neural networks - backpropagation are compared with experimental flashover. Therefore, the implementation of an artificial neural network - backpropagation for the introduction of flashover of the 150 kV Payakumbuh - Koto Panjang insulator was successfully implemented by achieving flashover values with a small difference in the output so that the error obtained by training and testing the artificial neural network was also small. This means that the flashover voltage can be recognized by artificial neural network testing. The moss test parameter values are measured by the number of epochs with an average of 197.57, performance with an average of 17.8E-05 and gradient with an average of 27.38E-05. dust test parameters were measured by the number of epochs with an average of 101.85, performance with an average of 75.3E-06 and gradient with an average of 33.78E-05
Analisis Pengaruh Desain Kumparan 6-Fasa Terhadap Torsi Dan Kecepatan Motor Induksi 3-Fasa Berbasis Desain 3 Fasa Ganda Tak Simetris Zuriman Anthony; Ica Laras Widia; Erhaneli Erhaneli; Arfita Yuana Dewi Putra; Andi Syofian
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 17 No. 2 (2024): Desember : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v17i2.2136

Abstract

This study aims to examine the impact of a 6-phase design using an asymmetrical dual 3-phase design on the torque and speed of an induction motor, where the newly designed motor still uses a 3-phase power source. The research compares the performance of a conventional 3-phase induction motor with that of an asymmetrical 6-phase induction motor design, focusing on torque and speed. This motor is only designed in terms of its windings, so the motor's position remains unchanged. The 3-phase system applied to the 6-phase induction motor design ensures that the 6-phase motor operates within a 3-phase system. The study also explores performance improvements, particularly in torque and speed, by redesigning the windings of a 3-phase induction motor into an asymmetrical 6-phase motor. The induction motor used in this research has the following specifications: 3-phase, 2 A, 1390 RPM, 50Hz, 0.75 kW, and 380Y. The study aims to understand the effects of the asymmetrical 6-phase induction motor design, particularly regarding torque and speed. The results show that the torque and speed of the two motors differ due to the asymmetrical 6-phase winding design. In a conventional 3-phase induction motor, the winding coil layer distance is 120°, whereas, in the asymmetrical 6-phase induction motor, the distance between the first and second layers is 30°. Based on this analysis, the asymmetrical 6-phase induction motor design demonstrates better performance compared to the conventional 3-phase induction motor.