Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

REKONSTRUKSI SAINS ASLI PADA TRADISI MENGINANG UNTUK MEMPERKUAT GIGI DI DESA KADILANGGON Novianti, Arini Nur; Khusniati, Miranita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan didasari dengan masih berkembangnya keyakinan di beberapa masyarakat mengenai manfaat dari tradisi menginang. Menginang adalah tradisi mengunyah daun sirih, pinang, dan tembakau secara langsung yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Indonesia dahulu terlebih para kaum perempuan. Dulu, tradisi menginang dilakukan oleh semua kalangan, namun sekarang hanya segelintir orang saja yang masih melakukannya. Desa Kadilanggon merupakan salah satu desa dengan beberapa masyarakatnya yang masih melakukan tradisi menginang sampai sekarang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk merekonstruksi sains asli masyarakat mengenai tradisi menginang untuk memperkuat gigi menjadi sains ilmiah, serta menjelaskan materi IPA yang terkait dengan rekonstruksi sains asli pada tradisi menginang. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara secara langsung dengan masyarakat Desa Kadilanggon yang masihmelakukan tradisi menginang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memang menginang dapat digunakan untuk memperkuat gigi karena bahan yang digunakan untuk menginang mengandung senyawa yang berguna untuk memperkuat gigi. Selain itu, ada beberapa materi IPA terkait diantanya tentang sistem pencernaan manusia, struktur jaringan tumbuhan, dan lainnya.
KAJIAN ETNOSAINS DALAM PROSES PEMBUATAN BUBUR SUMSUM DALAM PEMBELAJARAN IPA Hikmawati, Khamida; Khusniati, Miranita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari dengan masih terbatasnya rekonstruksi sains asli yang berkembang dalam masyarakat menjadi sains ilmiah yang dapat digunakan oleh siswa sebagai sumber belajar secara mandiri. Penelitian mengenai “Kajian Etnosains dalam Proses Pembuatan Bubur Sumsum dalam Pembelajaran IPA” krusial untuk dilakukan, mengingat belum ada yang menganalisis secara komprehensif mengenai topik tersebut. Penelitian ini penting untuk dilakukan agar potensi penelitian dapat diketahui kebenarannya serta dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam menyusun desain pembelajaran selanjutnya. Tujuan penelitian ini yaitu merekonstruksi sains asli masyarakat mengenai proses pembuatan bubur sumsum menjadi sains ilmiah, serta menjelaskan materi IPA yang terkait dengan rekonstruksi sains asli pada proses pembuatan bubur sumsum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini didapatkan dari hasil (1) Wawancara; (2) Observasi; (3) Dokumentasi untuk mengetahui pembuatan bubur sumsum. Data penelitian yang didapatkan kemudian di analisis dengan beberapa tahap, yaitu reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu, adanya korelasi antara pengetahuan asli masyarakat ke dalam sains ilmiah dalam proses pembuatan bubur sumsum, khususnya padamateri campuran; zat aditif; serta zat dan karakteristiknya.
Konsep Sains dalam Kebiasaan Mengkonsumsi Wedang Mengkudu untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Masyarakat Desa Pladen dan Terban Mayanti, Alfiana Nur Rosita; Khusniati, Miranita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di daerah Desa Pladen dan Terban memiliki kebiasaan yang unik dan telah dilakukan secara turun temurun yaitu mengkonsumsi wedang mengkudu sebagai obat alternatif untuk menyembuhkan penyakit hipertensi dengan cara dibuat wedang mengkudu. Mereka meyakini bahwa mengkudu ampuh dalam mengobati hipertensi. Hal inilah yang menarik peneliti untuk mengungkap konsep etnosains terkait wedang mengkudu untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil rekonstruksi sains asli menjadi sains ilmiah pada wedang mengkudu untuk menurunkan tekanan darah dan untuk mengetahui materi IPA SMP yang terkait dengan hasil rekonstruksi sains asli tersebut. Adapun metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu deskriptif kualitatif yang dilakukan secara langsung melalui observasi dan wawancara. Kemudian dilanjutkan dengan tahap analisis data berupa pengumpulan, reduksi, rekonstruksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan berupa tabel rekonstruksi sains asli menjadi sains ilmiah terkait wedang mengkudu untuk menurunkan tekanan darah yang selanjutnya dapat digunakan sebagai media pembelajaran IPA karena terdapat sains ilmiah yang terkait dengan materi IPA SMP. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa wedang mengkudu dapat menurunkan tekanan darah karena adanya senyawa scopoletin. Materi IPA SMP yang terkait dari hasil rekonstruksi sains asli menjadi sains ilmiah pada kebiasaan mengkonsumsi wedang mengkudu untuk menurunkan tekanan darah yaitu pada materi zat dan karakteristiknya, sistem peredaran darah manusia, dan klasifikasi makhluk hidup. Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa etnosains cocok untuk diintegrasikan dalam pembelajaran IPA.
Integrating Design Thinking into Science Education: A Systematic Literature Review Situmorang, Risya Pramana; Khusniati, Miranita; Priyambodo, Panggih; Winarto, Winarto; Oemolos, Sefni
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v5i1.528

Abstract

The accelerating trend of applying Design Thinking (DT) in modern science education has not been accompanied by enough investigation into its effectiveness among different types of learning environments. Using the PRISMA approach, an SLR of SCOPUS-indexed papers from 2015 to 2025 is conducted to investigate global trends, methodological perspectives, and challenges in DT integration. Thirty-two eligible articles were identified and analyzed bibliometrically using VOSviewer Explorative research. Findings – An obvious surge in publications involving DT has been observed since 2019, with qualitative methods most widely used in recent years, especially case studies and design-based research. Case-based or collaborative learning, supported by digital tools such as prototyping platforms and simulations, is also a suitable means for integrating DT. Some of the issues revolve around constraints on interdisciplinary research and the application of DT within content-driven curricula. The study proposal shows a need for integrated tools and hybrid pedagogical scenarios to facilitate the implementation and assessment of DT. Implications for science education include presenting an evidence-based model for embedding DT across diverse inquiry contexts to support students in developing creative capabilities, problem-solving skills, and readiness to tackle complex scientific challenges.
Impact of Visiting the Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Website to the Author's Knowledge Parmin, Parmin; Savitri, Erna Noor; Amalia, Andin Vita; Khusniati, Miranita; Febriyana, Anggie
AT-TA'LIM Vol 28, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v28i2.706

Abstract

The research objective is to reveal the knowledge of people who have visited the Jurnal Pendidikan IPA Indonesia (JPII) website about articles with international standards. The instruments used were questionnaires and interviews which were conducted a feasibility test before being used. The strategy employed was sequential explanatory by collecting and analyzing quantitative data followed by qualitative data. The articles of the participants were still unassigned and submitted from July to August 2020. The number of participants was 85 consisting of 78 lecturers, 4 students, and 3 teachers. The research results from questionnaire analysis were; the participants’ intention of visiting the JPII website as 53% to cite articles, the benefit that obtained was 69% getting references, the most interesting part of 62% was the results and discussion, the substance primacy of 35% was in the discussion section, and participants find it easiest to find novelties in the discussion section of 53%. The interview results with 79 participants (93%) stated that they had gained knowledge about international standard articles that had these characteristics; interesting topics, strong gap analysis, methods that are detailed and have novelty, and discussion that has a clear novelty.