Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The LITERATURE REVIEW: ETHNOSCIENCE PROJECT IN SCIENCE LEARNING Khusniati, Miranita
International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH) 2024: The 2nd ICONESTH
Publisher : International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/iconesth.vi.444

Abstract

Due to the importance of ethnoscience integration in the PjBL model, many studies have been conducted on this topic. To find out the development of research on this topic, a literature review is needed on the results of research that has been carried out. The purpose of this study is to find out the topics that are often studied in research related to ethnoscience projects in science learning, as well as the development of the research in question from 2015 to 2024. The research method used is descriptive research with a bibliometric approach. The data analyzed were 843 research articles that had been published in journals on Google Scholar data. Based on the literature review that has been carried out, it was found that many studies related to ethnoscience projects in Science Learning have been conducted since 2015 to 2024. In the early years, many studies were conducted through the reconstruction of indigenous knowledge in culture, in relation to the knowledge possessed by the community. More and more, research has begun to be conducted to seek learning through the integration of ethnoscience and PjBL to improve students' abilities, attitudes, and skills.
REKONSTRUKSI SAINS ASLI PADA TRADISI MENGINANG UNTUK MEMPERKUAT GIGI DI DESA KADILANGGON Novianti, Arini Nur; Khusniati, Miranita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan didasari dengan masih berkembangnya keyakinan di beberapa masyarakat mengenai manfaat dari tradisi menginang. Menginang adalah tradisi mengunyah daun sirih, pinang, dan tembakau secara langsung yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Indonesia dahulu terlebih para kaum perempuan. Dulu, tradisi menginang dilakukan oleh semua kalangan, namun sekarang hanya segelintir orang saja yang masih melakukannya. Desa Kadilanggon merupakan salah satu desa dengan beberapa masyarakatnya yang masih melakukan tradisi menginang sampai sekarang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk merekonstruksi sains asli masyarakat mengenai tradisi menginang untuk memperkuat gigi menjadi sains ilmiah, serta menjelaskan materi IPA yang terkait dengan rekonstruksi sains asli pada tradisi menginang. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara secara langsung dengan masyarakat Desa Kadilanggon yang masihmelakukan tradisi menginang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memang menginang dapat digunakan untuk memperkuat gigi karena bahan yang digunakan untuk menginang mengandung senyawa yang berguna untuk memperkuat gigi. Selain itu, ada beberapa materi IPA terkait diantanya tentang sistem pencernaan manusia, struktur jaringan tumbuhan, dan lainnya.
KAJIAN ETNOSAINS DALAM PROSES PEMBUATAN BUBUR SUMSUM DALAM PEMBELAJARAN IPA Hikmawati, Khamida; Khusniati, Miranita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari dengan masih terbatasnya rekonstruksi sains asli yang berkembang dalam masyarakat menjadi sains ilmiah yang dapat digunakan oleh siswa sebagai sumber belajar secara mandiri. Penelitian mengenai “Kajian Etnosains dalam Proses Pembuatan Bubur Sumsum dalam Pembelajaran IPA” krusial untuk dilakukan, mengingat belum ada yang menganalisis secara komprehensif mengenai topik tersebut. Penelitian ini penting untuk dilakukan agar potensi penelitian dapat diketahui kebenarannya serta dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam menyusun desain pembelajaran selanjutnya. Tujuan penelitian ini yaitu merekonstruksi sains asli masyarakat mengenai proses pembuatan bubur sumsum menjadi sains ilmiah, serta menjelaskan materi IPA yang terkait dengan rekonstruksi sains asli pada proses pembuatan bubur sumsum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini didapatkan dari hasil (1) Wawancara; (2) Observasi; (3) Dokumentasi untuk mengetahui pembuatan bubur sumsum. Data penelitian yang didapatkan kemudian di analisis dengan beberapa tahap, yaitu reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu, adanya korelasi antara pengetahuan asli masyarakat ke dalam sains ilmiah dalam proses pembuatan bubur sumsum, khususnya padamateri campuran; zat aditif; serta zat dan karakteristiknya.
Konsep Sains dalam Kebiasaan Mengkonsumsi Wedang Mengkudu untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Masyarakat Desa Pladen dan Terban Mayanti, Alfiana Nur Rosita; Khusniati, Miranita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di daerah Desa Pladen dan Terban memiliki kebiasaan yang unik dan telah dilakukan secara turun temurun yaitu mengkonsumsi wedang mengkudu sebagai obat alternatif untuk menyembuhkan penyakit hipertensi dengan cara dibuat wedang mengkudu. Mereka meyakini bahwa mengkudu ampuh dalam mengobati hipertensi. Hal inilah yang menarik peneliti untuk mengungkap konsep etnosains terkait wedang mengkudu untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil rekonstruksi sains asli menjadi sains ilmiah pada wedang mengkudu untuk menurunkan tekanan darah dan untuk mengetahui materi IPA SMP yang terkait dengan hasil rekonstruksi sains asli tersebut. Adapun metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu deskriptif kualitatif yang dilakukan secara langsung melalui observasi dan wawancara. Kemudian dilanjutkan dengan tahap analisis data berupa pengumpulan, reduksi, rekonstruksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan berupa tabel rekonstruksi sains asli menjadi sains ilmiah terkait wedang mengkudu untuk menurunkan tekanan darah yang selanjutnya dapat digunakan sebagai media pembelajaran IPA karena terdapat sains ilmiah yang terkait dengan materi IPA SMP. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa wedang mengkudu dapat menurunkan tekanan darah karena adanya senyawa scopoletin. Materi IPA SMP yang terkait dari hasil rekonstruksi sains asli menjadi sains ilmiah pada kebiasaan mengkonsumsi wedang mengkudu untuk menurunkan tekanan darah yaitu pada materi zat dan karakteristiknya, sistem peredaran darah manusia, dan klasifikasi makhluk hidup. Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa etnosains cocok untuk diintegrasikan dalam pembelajaran IPA.