Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

MODEL INTEGRASI KEPEMIMPINAN, INFLUENCE TACTICS DAN KEKUASAAN DALAM MENENTUKAN HASIL ORGANISASIONAL Puput Tri Komalasari
Journal of Management and Social Sciences Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus : Journal of Management and Social Sciences
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar Jl. Sumba no 46, Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.058 KB)

Abstract

Concept of leadership evolved from the traditional view of leadership (i.e. Great Man Theory) to more radical concept of leadership (i.e. transformational leadership). Research developments have accelerated the emergence of new theories about leadership. Unfortunately, academic studies that discuss about the association between leadership and power in order to achieve organizational goals are very little. This article proposes an integration model of leadership, power, influence tactics to achieve organizational outcomes.
Bunda puspa : edukasi dan pendampingan kemasan produk usaha dari IRT di Desa Banyuurip Kabupaten Gresik Tri Siwi Agustina; Puput Tri Komalasari
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v6i2.1408

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan hasil kerja sama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam program Bunda Puspa 2022. Mitra dalam kegiatan ini adalah 20 warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik, dengan status ibu rumah tangga terpilih yang telah menjalankan usaha makanan dan minuman. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran dari pelaku usaha untuk memperhatikan kemasan dan label produknya. Dampaknya adalah penjualan tidak optimal dan area pemasaran bisnis terbatas.  Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menambah pengetahuan dan membantu mitra dalam meningkatkan kemasan dan membuat label produk bisnis. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan pendampingan yang tepat sasaran dan tepat sasaran. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah dengan melakukan pelatihan pendahuluan, diskusi dan pendampingan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah program Bunda Puspa, dapat terlaksana dengan baik yang ditandai dengan meningkatnya pengetahuan dan perubahan perilaku para peserta dari pola pikir pedagang menjadi mind-set kewirausahaan sehingga usaha yang mereka rintis  dapat ditingkatkan
Enterprise Risk Management dan Nilai Perusahaan: Kepemilikan Keluarga Sebagai Variabel Moderasi Zahrin Haznina Qalby; Puput Tri Komalasari; Ni Luh Ayu Mahetria Pradnyaswari
INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia Vol. 7 No. 1 (2023): INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia
Publisher : Forum Inovasi Bisnis dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31842/jurnalinobis.v7i1.307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Enterprise Risk Management terhadap nilai perusahaan dengan moderasi kepemilikan keluarga pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan utilisasi Process Macro v4.2 for SPSS by Andrew F. Hayes. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Osiris dan website masing-masing perusahaan sampel, yang dipilih dengan teknik purposive sampling untuk periode penelitian 2015-2019. Variabel dependen pada penelitian ini adalah nilai perusahaan yang diukur dengan menggunakan Tobin’s Q. Variabel independen adalah Enterprise Risk Management (ERM) yang diukur dengan menggunakan indeks ERM kuantitatif. Variabel moderasi adalah kepemilikan keluarga yang diproksikan dengan nilai dummy. Penelitian ini juga menyertakan sejumlah variabel kontrol yaitu ukuran perusahaan (LnTA), profitabilitas (ROA), dan leverage (DAR). Hasil pengujian pada penelitian ini ditemukan bahwa ERM tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, namun kepemilikan keluarga sebagai variabel moderasi memperkuat secara signifikan pengaruh positif ERM terhadap peningkatan nilai perusahaan. Variabel kontrol ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan, profitabilitas berpengaruh negatif signifikan, dan leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan.
How Demographics and General Economic Mood Affect Investor Risk Tolerance? Restana, Median Dwi; Komalasari, Puput Tri
Southeast Asian Business Review Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/sabr.v1i2.51759

Abstract

Investment decisions made "‹"‹by investors are strongly influenced by their risk tolerance. Individual risk tolerance will influence their asset allocation decision. This paper used primary data to examine the factors influencing investor risk tolerance. Two factors considered in this study are demographics and general economic mood. Demographic characteristics include gender, occupation, age, marital status, income, and education. General economic mood is people's perceptions about the prospects for a country's economy at present and in the future. Using convenience sampling, we distributed questionnaires to investors in the Indonesia Stock Exchange and senior students. The total number of data used in this research is 200 respondents. This research found that the general economic mood, gender, and occupation positively impact investor risk tolerance. In contrast, our research found the negative impact of education and average monthly income on investors' risk tolerance. Further, age and marital status do not affect the investor's risk tolerance. This finding is important for financial planners to advise on personal investment decisions.
Did the Covid-19 Pandemic Trigger Herding Behavior? Komalasari, Puput Tri; Qalby, Zahrin Haznina; Alhaqi, Vanessa Ryan
International Research Journal of Business Studies Vol. 17 No. 2 (2024): August - November 2024
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/irjbs.17.2.129-142

Abstract

This study aims to examine the influence of the COVID-19 pandemic on mutual fund herding in Indonesia. The research population comprises open-end mutual funds in Indonesia. By adopting the purposive sampling method, we selected the stock mutual funds registered from 2017 to 2022 as our research sample. We define the 2017-2019 period as before COVID-19 and 2020-2022 as during COVID-19. This study employs CSAD and CSSD as proxies for return dispersion by considering two types of indices as benchmarks, namely LQ45 and IDX Composite. Our study found that COVID-19 did trigger mutual fund herding. However, we failed to find herding behavior when there is a large market movement. Instead, we found reverse herding. 
PENJUALAN CERDAS MELALUI PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI EFEKTIF DI KOMUNITAS ORGANIK BRENJONK, MOJOKERTO Komalasari, Puput Tri; Putri, Elsa Yustika; Hartini, Sri; Wisudanto, Wisudanto; Sasikirono, Nugroho; Fitdiarini, Noorlaily; Qalbi, Zahrin Hazrina
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.32381

Abstract

ABSTRAK                                                                            Komunitas Petani Organik Brenjonk di Desa Penanggungan, Mojokerto, telah mengembangkan empat unit usaha berbasis ekowisata, namun tiga di antaranya—yakni homestay, kuliner sawah, dan wisata edukasi—menghadapi tantangan dalam pelayanan pelanggan dan penjualan. Analisis situasi menunjukkan pola pemasaran yang masih reaktif dan ketiadaan standar komunikasi menyebabkan stagnasi pertumbuhan dan penurunan jumlah pengunjung. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan komunikasi efektif bagi pelaku usaha lokal sebagai upaya mendukung smart selling dan mempertahankan pelanggan. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan: (1) perencanaan dengan FGD dan analisis SWOT, (2) pelatihan interaktif menggunakan metode simulasi dan role play, dan (3) evaluasi berbasis pre-post test serta diskusi tindak lanjut. Mitra kegiatan adalah Komunitas Petani Organik Brenjonk dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang yang berasal dari tiga unit usaha non-pertanian. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap komunikasi efektif dan etika komunikasi, ditunjukkan oleh perbedaan hasil pre-test dan post-test yang signifikan secara statistik. Program ini berhasil memberikan keterampilan praktis kepada peserta dalam berkomunikasi profesional, memahami pelanggan, serta menyampaikan informasi secara jelas. Sebagai langkah keberlanjutan, disarankan penyusunan SOP komunikasi untuk mendukung praktik pelayanan yang konsisten dan berkualitas. Kata kunci: kampung Brenjonk; keterampilan komunikasi;pelatihan frontliner; pemberdayaan masyarakat; SDGs; smart selling ABSTRACTKampung Organik Brenjonk in Penanggungan Village, Mojokerto, has developed four eco-tourism-based business units. However, three of them—namely homestay, rice field culinary, and educational tourism—still face challenges in customer service and sales performance. Situation analysis revealed that reactive marketing approaches and the absence of communication standards have led to stagnant growth and a decline in visitor numbers. This community service program aimed to enhance effective communication skills among local entrepreneurs to support smart selling practices and improve customer retention. The program was implemented in three stages: (1) planning through focus group discussions (FGD) and SWOT analysis, (2) interactive training using simulation and role-playing methods, and (3) evaluation using pre- and post-tests as well as follow-up discussions. The target partner was the Brenjonk Organic Farmer Community with a total of 32 participants from the three non-agricultural business units. Evaluation results indicated a statistically significant improvement in participants’ understanding of effective communication and communication ethics, as shown by higher post-test scores. The program successfully equipped participants with practical skills for professional communication, customer understanding, and clear information delivery. As a sustainability measure, the development of communication standard operating procedures (SOP) is recommended to ensure consistent and high-quality service practices.   Keywords: communication skills; community empowerment; front-liner training; kampung Brenjonk; SDGs; smart selling
GERAKAN PERISAI DIGITAL UMKM : EDUKASI TENTANG CYBER CRIME BAGI UMKM DI ERA SIBER Agustina, Tri Siwi; Ekowati, Dian; Komalasari, Puput Tri; Auliandri, Tuwanku Aria; Sulistyowati, Chorry; Amelia, Ratri; Kartika, Nurullaily; Qalby, Zahrin Haznina; Putri, Elsa Yustika; Khaira, Nurul
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.32228

Abstract

ABSTRAK                                                                                                                                                                            Kehadiran teknologi bagi UMKM bagai 2 sisi mata uang, satu sisi memberikan peluang, satu sisi mendatangkan tantangan. Salah satu tantangannya adalah maraknya terjadi penipuan, peretasan dan malware secara online dengan sasaran UMKM. Lemahnya pengetahuan akan hadirnya kejahatan siber dan kurangnya alokasi anggaran untuk mengatasi terjadinya kejahatan siber menjadi penyebab banyaknya korban kejahatan dari kalangan UMKM. Berdasarkan hal tersebut, dipandang perlu untuk mengadakan edukasi pada para pelaku usaha berkala UMKM agar mereka dapat lebih fokus dan meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan bisnis. Edukasi dikemas  dalam bentuk Talkshow  secara hybrid dengan mitra yang disasar adalah 65 UMKM di Kota Surabaya dan mahasiswa yang sedang menjalankan usaha. Tim pengabdian masyarakat terdiri dari 10 orang dosen Departemen Manajemen dan 24 orang mahasiswa Magister Manajemen FEB Universitas Airlangga.  Pelaksanaan pengabdian masyarakt ini terlaksana sesuai dengan tahapan yang direncanakan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi serta tindak lanjut. Metode yang dilakukan adalah ceramah, tanya jawab dan agar materi ini dapat didengarkan kembali oleh peserta dan disebarluaskan pada UMKM lain, maka keseluruhan materi dikemas dalam 10 video yang diunggah pada kanal Youtube.  Hasil yang dicapai adalah terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang karakteristik, bentuk, cara mengenali, berikut mitigasi penanganan cyber crime yang diketahui dengan peningkatan prosentasi jawaban benar dari soal pre-test dan post-test . Peserta juga  antusias mengikuti kegiatan hingga akhir, aktif berpartisipasi dalam mengajukan pertanyaan. Kata kunci: kejahatan; siber; talkshow; UMKM; waspada ABSTRACTThe presence of technology for MSMEs is like 2 sides of a coin, one side provides opportunities, one side brings challenges. One of the challenges is the rise of online fraud, hacking and malware targeting MSMEs. The lack of knowledge of the presence of cybercrime and the lack of budget allocation to overcome the occurrence of cybercrime are the causes of the many victims of crime from MSMEs. Based on this, it is deemed important to educate MSMEs periodically so that they can focus and increase vigilance in running their business. Education is packaged in the form of a hybrid Talkshow with the targeted partners being 65 MSMEs in Surabaya City. The community service team consisted of 10 lecturers from the Department of Management and 24 Magister of Management students from FEB Universitas Airlangga. The methods used were lectures, questions and answers and so that this material could be listened to again by participants and disseminated to other MSMEs, the entire material was packaged in 10 videos uploaded on the Youtube channel. The results achieved were an increase in participants' knowledge about the characteristics, forms, how to recognize, and mitigation of cyber crime handling, which was known by the increase in the percentage of correct answers from the pre-test and post-test questions. Participants were also enthusiastic in following the activity until the end, actively participating in asking questions.Keywords: cyber; crime; MSME’s;  talkshow; vigilance