Articles
THE INFLUENCE OF LIFE EXPECTANCY IN THE DETERMINATION OF PENSION FUND INVESTMENTS
Farah Kristiani
INTEGRAL Vol. 11 No. 1 (2013)
Publisher : INTEGRAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.667 KB)
Preparating one’s retirement is important for many people, because an employee will often have no salary anymore after retiring, but his/her daily needs are still remained. It is not easy to calculate or estimate the amount of investment funds that must be saved during the active working years to make up for the lack of funds after one’s retirement. This is still the case, even when the case when he/she will receive a pension from the company where he/she worked. In this research we further examine how the life expectancy plays an important role in calculating the amount of necessary fund investments. The results of these calculations are compared with the results without life expectancy. From this analysis, it can be concluded that the required pension fund investments calculated with the life expectancy is much less than the one without life expectancy. This happens because the required pension fund investments are only estimated by assuming that he/she is still alive.Keywords: present value, annuity, pension, investmentPersiapan memasuki usia pensiun penting untuk dilakukan mengingat seorang karya- wan tidak akan mempunyai pemasukan dari gaji setelah dia pensiun, tapi pengelu- aran untuk kebutuhan hidup sehari-hari masih tetap ada. Kesulitan yang sering muncul adalah menghitung berapa besaran dana investasi yang harus dilakukan pada saat masih aktif bekerja supaya mencukupi kekurangan dana setelah seorang karyawan pensiun meskipun ia telah menerima juga tunjangan pensiun dari pe- rusahaan tempatnya bekerja. Pada penelitian ini ditelaah lebih lanjut bagaimana ekspektasi hidup berperan dalam menghitung besaran dana investasi ini. Hasil per- hitungannya dibandingkan dengan perhitungan biasa yang tidak menerapkan ek- spektasi hidup di dalamnya. Dari hasil analisa, dapat disimpulkan bahwa besaran dana pensiun yang dihitung dengan menerapkan ekspektasi hidup, jauh lebih kecil dibandingkan dengan besaran dana pensiun yang dihitung tanpa ekspektasi hidup, karena antisipasi dana investasi pensiun hanya dilakukan selama orang tersebut diasumsikan masih hidup.Kata Kunci: nilai tunai, anuitas, pensiun, investasi.
PERHITUNGAN PERKIRAAN BIAYA PENDIDIKAN ANAK
Farah Kristiani
Bina Ekonomi Vol. 15 No. 2 (2011)
Publisher : Center for Economic Studies Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (605.005 KB)
|
DOI: 10.26593/be.v15i2.783.%p
The education of children is a very important investment for the future of children. The preparation of educational funds adapted to the educational plans of the child, their needs and financial capacity of their family. In planning, It is necessary to calculate the estimation of the magnitude of this education fund. This is not easy to do considering the calculation involves the assumptions of the future and also the formulas to calculate the present value of the fund in the future. Besides, it should also be calculated the amount of annual funding, which must be collected to cover their needs. To facilitate the calculation, the program will be made by using MATLAB software. The variable will be filled with the assumption using the current cost information of education. A few illustrations will be provided to help understand the problems that often occur in planning the educational costs for children.
ANALISIS RISIKO RELATIF PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM DENGUE DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN MODEL POISSON: STUDI KASUS DATA RS SANTO BORROMEUS
Yong, Benny;
Kristiani, Farah;
Irawan, Robyn
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 2 No 01 (2016): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34147/crj.v2i01.75
Kota Bandung merupakan kota dengan kasus penyakit Demam Dengue (DD) terbanyak diantara kota-kota lainnya di Jawa Barat pada tahun 2013. Penelitian ini menganalisis tingkat risiko relatif dari penyebaran penyakit DD di kota Bandung dengan menerapkan model Poisson. Data pasien penyakit DD diambil dari RS Santo Borromeus Bandung sebanyak 2.032 pasien. Hasil analisis dengan menggunakan model Poisson menunjukkan bahwa penduduk di kecamatan Coblong hampir selalu berada pada tingkat risiko yang sangat tinggi untuk terserang penyakit DD pada setiap bulan untuk masing-masing stadium, sebaliknya penduduk di kecamatan Cinambo hampir selalu berada pada tingkat risiko yang sangat rendah untuk terserang penyakit DD. Untuk stadium awal, stadium lanjut, dan seluruh stadium, banyak kecamatan di kota Bandung yang mengalami peningkatan kategori tingkat risiko dari bulan Maret ke April yang merupakan musim pancaroba. Sementara untuk stadium lanjut dan seluruh stadium, banyak kecamatan di kota Bandung yang mengalami penurunan kategori tingkat risiko dari bulan Agustus ke September yang merupakan musim kemarau. Hasil estimasi dari selang kepercayaan 95% menunjukkan bahwa rentang selang terbesar selalu berada di kecamatan Bandung Wetan dan terjadi pada bulan April. Kondisi ini berlaku untuk stadium awal, stadium lanjut, dan seluruh stadium.
PENYAJIAN DATA SURVEI DARING TERHADAP FENOMENA WANITA BEKERJA DARI RUMAH SELAMA PANDEMI COVID-19
Farah Kristiani;
Tutik Rachmawati;
Anne-Marie Hilsdon
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5001
ABSTRACTThe global COVID-19 pandemic, particularly in Indonesia, has led many businesses and institutions to ask their staff to work from home. This policy has had a significant impact on female employees, especially those who are already married, because at the same time, educational institutions from elementary to higher education have also implemented a Distance Learning (PJJ) policy. These female employees were frequently required to make changes and divisions of tasks. This paper presents data from an online survey regarding the work and household aspects that affect female employees' performance during Work from Home. Adding to that is information on the type of assistance provided by the company/institution to help them enhance their performance productivity. According to the results of this online survey, 52.3 percent of respondents said their productivity has declined due to numerous work and household variables. Furthermore, the supporting variables that are expected to improve their performance productivity are mentioned. These bolstering variables were gathered from 47.7% of respondents who said their productivity had increased. By understanding these supporting variables, the company/institution would gain insight into how to change the policies that must be applied to their female employees to improve their productivity when working from home.Keywords: female worker; COVID-19; working from home; productivity; online surveyABSTRAKSituasi pandemi COVID-19 di seluruh dunia dan khususnya di Indonesia memaksa banyak perusahaan/institusi mewajibkan karyawannya bekerja dari rumah. Kebijakan yang diterapkan ini membawa dampak besar bagi para karyawan perempuan khususnya yang sudah berumah-tangga karena dalam waktu yang bersamaan, insitusi pendidikan sekolah dasar sampai pendidikan tinggi juga memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Banyak penyesuaian waktu dan pembagian kerja yang terpaksa dilakukan oleh para karyawan perempuan ini. Tulisan ini menyajikan data hasil survei daring mengenai faktor-faktor pada aspek pekerjaan dan rumah tangga yang mempengaruhi produktifitas kinerja para karyawan perempuan selama mereka menjalankan kebijakan Bekerja dari Rumah. Pemaparan data dilengkapi juga dengan informasi mengenai jenis dukungan dari perusahaan/institusi sehingga dapat meningkatkan produktifitas kinerja mereka. Dari survei ini diperoleh data bahwa 52,3% menyatakan bahwa produktifitas mereka menurun karena berbagai faktor dari aspek pekerjaan dan rumah tangga. Selanjutnya, diuraikan juga faktor-faktor pendukung yang diharapkan dapat meningkatkan produktifitas kinerja mereka. Faktor-faktor pendukung ini dikumpulkan dari 47,7% responden yang menyatakan bahwa produktifitas kinerja mereka meningkat. Diharapkan dari pemaparan faktor-faktor pendukung ini, pihak perusahaan/institusi mendapatkan informasi sebagai masukan agar dapat menyesuaikan kebijakan yang harus diberlakukan pada karyawan perempuan mereka agar produktifitas kinerja mereka bisa meningkat selama mereka harus Bekerja dari Rumah.Kata kunci: karyawan perempuan; COVID-19; bekerja dari rumah; produktifitas; survei daring
Pendampingan Pembelajaran Matematika Siswa SMA Santa Angela Bandung
Kusnadi, Felivia;
Kristiani, Farah;
Sugiarto, Iwan;
Fauzi, Rizky Reza
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2024): (JULI 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v1i1.7930.20-33
Kebanyakan siswa ingin hidup mereka bermakna, yakni dengan mengetahui tujuan hidup serta cara untuk mencapai tujuan tersebut dengan mengembangkan minat dan bakat mereka dalam suatu bidang. Untuk mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki, para siswa memerlukan pembelajaran wawasan sejak dini. Salah satu cara yang telah dilakukan pihak sekolah ialah melalui tes minat dan bakat. Tes yang diberikan saat bangku kelas X atau XI tersebut belum tentu sesuai dengan keinginan mereka. Luaran dari hasil tes minat dan bakat mungkin membantu, namun belum tentu cocok ketika mereka sudah menempuh pembelajaran di bangku kuliah atau ketika mereka sudah bekerja nantinya. Hal ini diperparah dengan adanya pandemi COVID-19 yang memaksa semua proses belajar dan mengajar diselenggarakan secara daring. Minimnya interaksi antara siswa dan guru menyebabkan guru kurang dapat mengenal potensi yang sudah ada dalam diri setiap siswanya, sehingga para guru susah untuk memberikan saran dan masukan yang berguna untuk mengembangkan minat dan bakat anak tersebut. Kegiatan pendampingan pembelajaran matematika yang dikembangkan oleh beberapa dosen Program Studi Sarjana Matematika UNPAR mencoba membantu para siswa yang memiliki minat akan pelajaran matematika untuk mengenali potensi diri. Kegiatan ini diselenggarakan dengan memperkenalkan ilmu-ilmu dasar yang berhubungan dengan matematika. Tujuannya yakni untuk menarik minat para siswa dalam berkarir di bidang yang berhubungan dengan matematika.
Literasi Aktuaria di SMA Kristen Trimulia Bandung
Jaya Permana, Ferry;
Lesmono, Dharma;
Sugiarto, Iwan;
Kristiani, Farah;
Limansyah, Taufik
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2024): (DESEMBER 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v1i2.7960.16-24
Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui Mendikbudristek pada tahun 2022 memberikan kebebasan pada sekolah dalam mengatur alokasi waktu dan materi pelajaran. Sementara itu siswa juga diberikan kebebasan memilih pelajaran yang sesuai dengan bakat dan minat, serta rencana karir yang akan dipilih. Kebebasan yang diberikan ini juga memberikan permasalahan bagi sekolah, guru dan siswa. Permasalahan tersebut antara lain terkait dengan kurangnya wawasan para siswa tentang berbagai profesi yang dapat ditekuni, lingkup pekerjaan, prospek karir, serta kaitannya dengan mata pelajaran yang harus dipilih untuk menunjang profesi tersebut. SMA Kristen Trimulia sebagai salah satu sekolah yang akan melaksanakan kurikulum Merdeka, menghadapi permasalahan yang sama. Salah satu upaya sekolah untuk mengatasi hal tersebut adalah mengundang berbagai mitra perguruan tinggi untuk memberi wawasan pada siswa tentang bidang studi yang ditawarkan. Kegiatan literasi aktuaria ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat beberapa dosen Program Studi Sarjana Matematika UNPAR. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan matematika dan statistika yang terkait dengan aktuaria, sesuai dengan tingkat pengetahuan mereka sebagai siswa SMA. Melalui kegiatan ini siswa diharapkan memperoleh wawasan terkait aktuaria dan profesi aktuaris, yang dapat membantu siswa untuk memutuskan apakah profesi aktuaris merupakan pilihan karir yang cocok untuk mereka.
Pendampingan Pembelajaran Matematika Siswa SMA Santa Angela Bandung
Kusnadi, Felivia;
Kristiani, Farah;
Sugiarto, Iwan;
Fauzi, Rizky Reza
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2024): (JULI 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v1i1.7930.20-33
Kebanyakan siswa ingin hidup mereka bermakna, yakni dengan mengetahui tujuan hidup serta cara untuk mencapai tujuan tersebut dengan mengembangkan minat dan bakat mereka dalam suatu bidang. Untuk mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki, para siswa memerlukan pembelajaran wawasan sejak dini. Salah satu cara yang telah dilakukan pihak sekolah ialah melalui tes minat dan bakat. Tes yang diberikan saat bangku kelas X atau XI tersebut belum tentu sesuai dengan keinginan mereka. Luaran dari hasil tes minat dan bakat mungkin membantu, namun belum tentu cocok ketika mereka sudah menempuh pembelajaran di bangku kuliah atau ketika mereka sudah bekerja nantinya. Hal ini diperparah dengan adanya pandemi COVID-19 yang memaksa semua proses belajar dan mengajar diselenggarakan secara daring. Minimnya interaksi antara siswa dan guru menyebabkan guru kurang dapat mengenal potensi yang sudah ada dalam diri setiap siswanya, sehingga para guru susah untuk memberikan saran dan masukan yang berguna untuk mengembangkan minat dan bakat anak tersebut. Kegiatan pendampingan pembelajaran matematika yang dikembangkan oleh beberapa dosen Program Studi Sarjana Matematika UNPAR mencoba membantu para siswa yang memiliki minat akan pelajaran matematika untuk mengenali potensi diri. Kegiatan ini diselenggarakan dengan memperkenalkan ilmu-ilmu dasar yang berhubungan dengan matematika. Tujuannya yakni untuk menarik minat para siswa dalam berkarir di bidang yang berhubungan dengan matematika.
Literasi Aktuaria di SMA Kristen Trimulia Bandung
Jaya Permana, Ferry;
Lesmono, Dharma;
Sugiarto, Iwan;
Kristiani, Farah;
Limansyah, Taufik
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2024): (DESEMBER 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v1i2.7960.16-24
Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui Mendikbudristek pada tahun 2022 memberikan kebebasan pada sekolah dalam mengatur alokasi waktu dan materi pelajaran. Sementara itu siswa juga diberikan kebebasan memilih pelajaran yang sesuai dengan bakat dan minat, serta rencana karir yang akan dipilih. Kebebasan yang diberikan ini juga memberikan permasalahan bagi sekolah, guru dan siswa. Permasalahan tersebut antara lain terkait dengan kurangnya wawasan para siswa tentang berbagai profesi yang dapat ditekuni, lingkup pekerjaan, prospek karir, serta kaitannya dengan mata pelajaran yang harus dipilih untuk menunjang profesi tersebut. SMA Kristen Trimulia sebagai salah satu sekolah yang akan melaksanakan kurikulum Merdeka, menghadapi permasalahan yang sama. Salah satu upaya sekolah untuk mengatasi hal tersebut adalah mengundang berbagai mitra perguruan tinggi untuk memberi wawasan pada siswa tentang bidang studi yang ditawarkan. Kegiatan literasi aktuaria ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat beberapa dosen Program Studi Sarjana Matematika UNPAR. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan matematika dan statistika yang terkait dengan aktuaria, sesuai dengan tingkat pengetahuan mereka sebagai siswa SMA. Melalui kegiatan ini siswa diharapkan memperoleh wawasan terkait aktuaria dan profesi aktuaris, yang dapat membantu siswa untuk memutuskan apakah profesi aktuaris merupakan pilihan karir yang cocok untuk mereka.
PENYAJIAN DATA SURVEI DARING TERHADAP FENOMENA WANITA BEKERJA DARI RUMAH SELAMA PANDEMI COVID-19
Kristiani, Farah;
Rachmawati, Tutik;
Hilsdon, Anne-Marie
Modus Vol. 34 No. 1 (2022): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/modus.v34i1.5001
ABSTRACTThe global COVID-19 pandemic, particularly in Indonesia, has led many businesses and institutions to ask their staff to work from home. This policy has had a significant impact on female employees, especially those who are already married, because at the same time, educational institutions from elementary to higher education have also implemented a Distance Learning (PJJ) policy. These female employees were frequently required to make changes and divisions of tasks. This paper presents data from an online survey regarding the work and household aspects that affect female employees' performance during Work from Home. Adding to that is information on the type of assistance provided by the company/institution to help them enhance their performance productivity. According to the results of this online survey, 52.3 percent of respondents said their productivity has declined due to numerous work and household variables. Furthermore, the supporting variables that are expected to improve their performance productivity are mentioned. These bolstering variables were gathered from 47.7% of respondents who said their productivity had increased. By understanding these supporting variables, the company/institution would gain insight into how to change the policies that must be applied to their female employees to improve their productivity when working from home.Keywords: female worker; COVID-19; working from home; productivity; online surveyABSTRAKSituasi pandemi COVID-19 di seluruh dunia dan khususnya di Indonesia memaksa banyak perusahaan/institusi mewajibkan karyawannya bekerja dari rumah. Kebijakan yang diterapkan ini membawa dampak besar bagi para karyawan perempuan khususnya yang sudah berumah-tangga karena dalam waktu yang bersamaan, insitusi pendidikan sekolah dasar sampai pendidikan tinggi juga memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Banyak penyesuaian waktu dan pembagian kerja yang terpaksa dilakukan oleh para karyawan perempuan ini. Tulisan ini menyajikan data hasil survei daring mengenai faktor-faktor pada aspek pekerjaan dan rumah tangga yang mempengaruhi produktifitas kinerja para karyawan perempuan selama mereka menjalankan kebijakan Bekerja dari Rumah. Pemaparan data dilengkapi juga dengan informasi mengenai jenis dukungan dari perusahaan/institusi sehingga dapat meningkatkan produktifitas kinerja mereka. Dari survei ini diperoleh data bahwa 52,3% menyatakan bahwa produktifitas mereka menurun karena berbagai faktor dari aspek pekerjaan dan rumah tangga. Selanjutnya, diuraikan juga faktor-faktor pendukung yang diharapkan dapat meningkatkan produktifitas kinerja mereka. Faktor-faktor pendukung ini dikumpulkan dari 47,7% responden yang menyatakan bahwa produktifitas kinerja mereka meningkat. Diharapkan dari pemaparan faktor-faktor pendukung ini, pihak perusahaan/institusi mendapatkan informasi sebagai masukan agar dapat menyesuaikan kebijakan yang harus diberlakukan pada karyawan perempuan mereka agar produktifitas kinerja mereka bisa meningkat selama mereka harus Bekerja dari Rumah.Kata kunci: karyawan perempuan; COVID-19; bekerja dari rumah; produktifitas; survei daring