Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS DEBIT MUATAN SEDIMEN DASAR PADA MUARA SUNGAI OGAN Reni Andayani; Dimitri Yulianti
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 7 No. 1 Januari 2019
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.989 KB) | DOI: 10.52333/destek.v7i1.403

Abstract

Sungai Ogan merupakan salah satu sungai besar yang ada di Provinsi Sumatera Selatan yang juga melewati beberapa kabupaten, dengan hulu berada di Kabupaten Ogan Komering Ulu, melewati wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir dan muara berada di Kota Palembang. Sungai Ogan memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena dimanfaatkan sebagai sumber air baku PDAM Tirta Musi, sumber air penduduk wilayah sungai, dan sebagai sarana transportasi sungai. Tingginya sedimentasi yang terjadi, dapat mengakibatkan pendangkalan di bagian muara Sungai Ogan, banjir pada saat air pasang dan terhambatnya lalu-lintas kapal pada saat air surut, serta mengganggu kinerja intake PDAM. Untuk penanggulangan masalah sedimentasi ini, maka perlu dilakukan penelitian mengenai besaran laju atau debit muatan sedimen dasar (bed load). Pada penelitian ini digunakan metode Meyer-Peter dan Muller yang merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisa atau menghitung debit muatansedimen dasar (bed load). Pengambilan sampel dilakukan pada 3 titik di muara Sungai Ogan, yang hasilnya akan dilakukan uji saringan dan ukuran sedimen di laboratorium. Selanjutnya untuk keperluan perhitungan debit muatan sedimen dasar ini, juga dilakukan pengumpulan data sekunder berupa data curah hujan selama 10 tahun yang didapat BMKG, data Catchmen Area yang akan dianalisis bersama hasil uji sampel. Dari hasil analisis debit puncak di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan bagian muara didapat sebesar 49,07 m3 /det. Perhitungan debit sedimen dasar digunakan metode meyerpeter dan muller didapat bahwa debit sedimen di muara sungai ogan adalah 2,6 x 10-5 m/s/m.Kata kunci: sedimen dasar, sedimentasi, sungai ogan
Analisa Kinerja Sistem DistribusiAir Bersih Pada Komplek Perumahan Karyawan PT.Medco E&P Indonesia Rimau Asset DariWTP-Kaji Wartini Fakultas .; Reni Andayani; Suwardi .
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 1 Januari 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.752 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i1.20

Abstract

Abstrak: Air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi manusia sehingga menjadi hal yangwajar jika sektor air bersih mendapat prioritas dalam penanganan dan pemenuhannya. PTMedco E&P Indonesia Rimau Asset sebagai perusahaan Oil and Gas Nasional dalammemenuhi kebutuhan air bersih untuk pekerja telah didirikan sebuah Instalasi PengolahanAir Bersi Water Treatment Process (WTP-Kaji) sejak tahun 2000. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui kinerja jaringan distribusi WTP-Kaji terutama dalam memenuhikebutuhan air bersih di lingkungan perumahan karyawan berdasarkan data pemakaian debitair setiap bulan.Metode yang digunakan adalah denganmenganalisa kinerja sistem distribusiterhadap keandalan (reliability), kelentingan (resiliency) dan kerawanan (vulnerability),serta kepuasan pelanggan dianalisa dengan penyebaran kuesioner terhadap pekerja penghuniperumahan. Berdasarkan analisa terhadap debit pemakaian air selama periode September2012 – Agustus 2013 menunjukkan bahwa kinerja sistem distribusi air bersih WTP - KajiPT Medco E&P Indonesia Rimau Asset sudah optimal dalam memenuhi kebutuhan airbersih pekerja khususnya di areal perumahan dengan tingkat kehandalan (reliability) darisistem kinerja pelayanan pada kondisi kebutuhan air maksimum mencapai 91.67% danpada kondisi kebutuhan air minimum mencapai 100%, nilai kelentingan (relisiency) padakondisi kebutuhan air maksimum adalah 1 sedangkan kondisi minimum tidak ada (0) dannilai kerawanan (vurnability) hanya 2.96 % pada kondisi kebutuhan air maksimum.Berdasarkan hasil kuisioner tingkat kepuasan pelanggan dalam hal ini pekerja penghuniareal perumahan terkait pelayanan penyediaan air bersih oleh WTP - Kaji PT Medco E&PIndonesia RimauAsset dari segi kualitas (warna, bau, rasa), kuantitas (debit) dan kontinuitas(mengalir selama 24 jam)menyatakan puas atas pelayanan air bersih dengan tingkat kepuasan52.6% terhadap pelayanan secara keseluruhan yaitu 46.4% responden menyatakan puasdan 6.2% responden menyatakan sangat puas.Kata kunci: kinerja jaringan, distribusi air bersih, keandalan, kelentingan, kerawanan.
Analisa Drainase Kelurahan 8 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Robie Angga Pratama; Indra Syahrul Fuad; Reni Andayani; War tini
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.549 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.36

Abstract

Abstrak: Kota Palembang mengalami perkembangan yang sangat pesat dari tahun ke tahun,baik itu berupa pembangunan perumahan, fasilitas kota, dan industri. Hal ini dampak daripeningkatan jumlah penduduk yang mengalami perubahan dengan cepat. Seiring denganperkembangan kota saat inilah, menimbulkan dampak terjadi banjir dan genang air sehinggaterganggunya aktivitasmasyarakat, seperti terganggunya arus lalu lintas dan kerugian matriallainya. Berbagai permasalahan yangmuncul sebagai akibat dari perkembangan pembangunanyang sangat pesat dan tidak terkontrol yang berdampak pada penyempitan area resapansehingga pada musim hujan limpasan permukaan langsung menuju saluran drainase. TujuanPenelitian dilakukan untuk mengetahui kemampuan layan drainase, masih mendukung untuktahun-tahun yang akan datang sehubungan dengan adanya percepatan pembangunan diberbagai bidang, peningkatan jumlah penduduk yang pesat, adanya perubahan tataguna lahan yang mungkin mempengaruhi saluran drainase.Penelitian dilakukan di jalanSedudukPutih1dimana seringterjadibanjirpada saatmusimpenghujanpenelitian dilakukan dengan menganalisis kapasitas saluran yang ada sehingga sehingganantinya diperoleh dimensi saluran yang baru.Data sekunder didapat dariBadanMeteorologidan Geofisika Wilayah Palembang berupa data curah hujan harian maksimum. Metodeperhitungan analisis curah hujan rencana menggunakan Metode Log Person Type.Hasil yang diperoleh dari analisa data, debit rancangan kala ulang 5 tahun sebesar 0,49m3/dtk.Dari hasil analisis diperoleh bahwa kapasitas saluran sudah tidak mampu menampung debitbanjir rencana dan penampang saluran yang dibutuhkan lebih besar daripada penampang saluranyang ada sehingga harus dilakukan pembesaran dimensi saluran sesuai dengan hasil perhitungan.Saluran direncanakan dengan precast beton bertulang dengan penampang persegi. Dimanadimensi saluran jalan Seduduk Putih 1 adalah lebar saluran 0.52 m dan tinggi saluran 0.52 mdan tinggi jagaan 0.45 m.Kata kunci: banjir, genangan, drainase, debit, limpasan.
EVALUASI KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN KOTA TRAYEK AMPERA – KM 5 KOTA PALEMBANG Zuul Fitriana Umari; Reni Andayani; Aidil Irham
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 1 JANUARI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i1.582

Abstract

Abstrak: Kebutuhan akan sarana transportasi di perkotaan terus mengalami peningkatan akibat banyaknya kegiatan yang membutuhkan jasa transportasi. Salah satu sarana transportasi adalah angkutan kota. Seiring dengan meningkatnya mobilitas perduduk dan bertambahnya persaingan antara moda trasportasi, maka angkutan kota dituntut untuk memenuhi syarat kelancaran, kenyamanan dan keamanan. Tujuan penelitian ini adalah Mengukur efektivitas dan efisiensi angkutan kota pada trayek Ampera – Km.5. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder dengan analisis menggunakan Morlock (1988).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja angkutan kota efektif dari aksesibilitas dan frekuensi headway dan Ketidakefektifan terdapat pada kecepatan rata- rata. Sedangkan efisiensi angkutan kota yang ditinjau dari tingkat operasional tergolong efisien dan untuk faktor muat penumpang tidak efisien karena kurang dari 70 % dari standar pelayanan angkutan umum.Kata kunci: kinerja pelayanan, angkutan kota
PERHITUNGAN NON REVENUE WATER ( NRW ) DAN TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN PADA PDAM LEMATANG ENIM UNIT PELAYANAN PENDOPO KABUPATEN PALI Dini Harlini; Indra Syahrul Fuad; Reni Andayani; Wartini .
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 4 No. 1 Januari 2016
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.956 KB) | DOI: 10.52333/destek.v4i1.216

Abstract

Abstrak: Pada PDAM Lematang Enim jumlah Air yang hilang masih sangat tinggi. Salah satu penyebab tingginya tingkat kebocoran adalah banyaknya kebocoran yang terjadi pada pipa distribusi. Agar pelayanan air PDAM ke masyarakat tidak terganggu dan dapat mencapai standart pelayanan maka harus memperhatikan aspek – aspek yang sangat berpengaruh yaitu kualitas, kuantitas dan Kontinuitas. Didalam penelitian ini,mengukur tingkat persentase Non Revenue Water (NRW) di PDAM Lematang Enim Unit Pelayanan Pendopo Kabupaten Pali, dan tingkat kepuasan pelanggan pengguna air di Desa Handayani Mulia PDAM Lematang Enim Unit Pelayanan Pendopo Kabupaten Pali.  Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat Persentase NRW di PDAM Lematang Enim Unit Pelayanan Pendopo Kabupaten Pali adalah 22,90 % angka ini menunjukan bahwa tingkat kehilangan air di PDAM Cabang Pendopo masih masuk kategori baik, dan angka tingkat kepuasan pelanggan di Desa Handayani Mulia PDAM Cabang Pendopo adalah 3,8078, angka ini menunjukkan bahwa pelanggan PDAM  Puas dengan air yang dikonsumsi dari PDAM Cabang Pendopo. Kata Kunci: Kehilangan air, non revenue water, kepuasan pelanggan.
ANALISIS KEHILANGAN TINGGI TEKAN DAN KEBUTUHAN AIR JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI PERUMNAS TALANG KELAPA PALEMBANG Reni Andayani; Bahder Djohan; Nurmansyah Nurmansyah
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 2 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (Juli 2017)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v5i2.154

Abstract

Perumnas Talang Kelapa blok III memiliki 860 rumah, dengan PT. Adhya Tirta Sriwijaya penyedia layanan air bersih. Permasalahan yang terjadi saat ini berupa kekurangan tekanan air, sehi
Kebutuhan Air dan Jaringan Air Bersih Desa Napal Kabupaten Musi Banyuasin Ayu Marlina; Reni Andayani
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 8 No 1 (2020): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (Januari 2020)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v8i1.1950

Abstract

The provision of clean water is one of main priority for human life and health. it is not only prioritized in the cities but also in the rural areas. Clean water supply system is carried out by piping and non-piping systems. Whereas the piping system is managed by Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), the non-piping system is managed by the community both individually and in groups. The clean water network in Desa Napal, Musi Banyuasin still uses a non-piping system and does not have a clean water network yet from the PDAM. The purpose of this study is to determine the clean water needs of Desa Napal both domestic and non-domestic and rural network planning of water supply through the Waternet program. The research methodology began with literature study, gathering information from survey, primary data collection in the form of non-domestic building data and pipe depth points, secondary data collection in the form of location maps, population and domestic buildings. Furthermore, the calculation of water needs and planning of the clean water network of Napal Village was done using the Waternet program. Results found that the total water needs of Napal village was 2.228 liters/second or can used water flow of 6 liters/second as planning. The clean water network in Napal village was planned to use pipe diameter of 50, 80, and 150. The pipeline network (Pressure/atm) in the Waternet program was ≤ 2, which showed that the network runs well.
Potensi Air Tanah Di Kota Palembang Reni Andayani; Zuul Fitriana Umari
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11560

Abstract

Air tanah memberikan distribusi yang cukup penting karena jumlahnya mencapai 30.061% dari seluruh air tawar yang ada. Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, potensi air tanah di Indonesia mencapai sekitar 100 milyar m3 yang tersebar di seluruh daratan Indonesia Pada penelitian ini dilakukan perhitungan ketinggian muka air tanah dan tampungan air tanah .  Sumur pantau dilakukan pada wilayah Kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang dengan pertimbangan, masih cukup banyak masyarakat yang menggunakan sumur gali. Data primer didapatkan dari pengukuran ketinggian air tanah langsung di lapangan. Perhitungan evapotranspirasi menggunakan Metode Penman Modifikasi, dan perhitungan curah hujan hujan wilayah menggunakan Metode Aritmatik. Perhitungan potensi air tanah menggunakan Metode Thornthwaite. Hasil analisis ketinggian muka air tanah didapatkan rata-rata 3,44 m. Klasifikasi fluktuasi muka air tanah menunjukkan wilayah tersebut berada pada tingkat sedang. Perhitungan tampungan muka air dengan Metode Thornthwaite menunjukkan bahwa kapasitas tampungan terbesar terjadi pada April yaitu 157 m3 dan pada bulan-bulan basah yaitu November hingga April, namun di bulan-bulan kering tampungan mendekati nilai nol
Penelusuran Debit Anak Sungai Musi Berdasarkan Pengukuran Curah Hujan Kota Palembang: Discharge Routing of Musi River Tributary Based on Rainfall Measurements in Palembang City Permatasari, Rosmalinda; Andayani, Reni; Umari, Zuul Fitriana
Cantilever: Jurnal Penelitian dan Kajian Bidang Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2024): Cantilever
Publisher : Department of Civil Engineering and Planning, Faculty of Engineering, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35139/cantilever.v13i1.286

Abstract

The hydrological cycle of the South Sumatra region is influenced by the potential flow produced by the Musi River and its tributaries. The quantity of water that is accessible at any given place is never constant and varies with time. The primary input to the river basin simulation model is flow and discharge data, which must be a time series that completely captures the variability of river flow and discharge data in order to accurately depict water availability. Because the Sekanak River is one of the tributaries of the Musi River, the research built a hydrological model that combines rainfall and river discharge to determine the discharge. The monthly rainfall data is processed to obtain the average rainfall during the data analysis step. The modified Penman method is then used to calculate evapotranspiration. The FJ Mock model was used to examine the mainstay discharge. Results of the discharge analysis for the period of 2018 to 2022 using the FJ Mock method show that the largest discharge occurred between March and June, ranging from 0.203 to 0.241 m3/sec. When the calculated discharge and the actual discharge are compared, it can be seen that the minimum discharge happens in August and the maximum discharge typically occurs in March in the actual discharge data.
Prediksi Total Sedimen Pada Pelabuhan Tanjung Api-Api Untuk Pengerukan Andayani, Reni; Umari, Zuul Fitriana
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i2.12818

Abstract

Pelabuhan Tanjung Api-api berada di muara Sungai Musi Kabupaten Banyuasin berbatasan dengan Selat Bangka dan memiliki luas lahan 8 (delapan) hektar. Pelabuhan Tanjung Api-Api merupakan pelabuhan regional yang menghubungkan Provinsi Sumatera Selatan dengan Provinsi Bangka Belitung yaitu dengan Pelabuhan Tanjung Kalian Bangka. Pelabuhan Tanjung Api-api yang berada di muara sungai dan tidak memiliki breakwater menyebabkan tingginya sedimentasi yang terlihat jelas pada dermaga dan kolam putar.  Hal ini menyebabkan terjadinya kesulitan kapal untuk melakukan manuver dan waktu kapal untuk bersandar juga menjadi tidak efisien. Pelabuhan Tanjung Api-api juga belum melakukan pengerukan, terutama karena tidak diketahui secara pasti jumlah atau total sedimen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui total sedimen berupa kadar suspended load (sedimen layang) dan bed load (sedimen dasar) di Pelabuhan Tanjung Api-api dengan metode Frijlink. Hasil penelitian yang dilakukan dengan pengambilan sampel suspended load (sedimen layang) pada permukaan, didapatkan kadar sedimen layang sebesar 1,157.10-13 m3/det. Sampel bed load (sedimen dasar) diambil pada kedalaman 2,5 meter, kemudian dilakukan analisis laboratorium untuk mendapatkan berat jenis dan diameter lolos butir. Dari perhitungan dengan Metode Frijlink didapatkan debit sedimen dasar dan total sedimen sebesar 0,00156 m3/s/m dan volume timbunan dalam setahun sebesar 140.799.854 m3 (bulk).