Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS DAERAH RAWAN GENANGAN PADA RUAS JALAN SAPTA MARGA KOTA PALEMBANG DENGAN SIMULASI EPA SWMM 5.1 Marlina, Ayu; Andayani, Reni; Permatasari, Rosmalinda; Pahrizal, Pahrizal
LATERAL: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil LATERAL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/lateral.v2i1.315

Abstract

Palembang city has an area of 400.61 Km2 and is divided into 19 sub-watersheds that flow into the Musi river. One of the sub-watersheds in Palembang city is Buah Sub-watershed with an area of 10.79 Km2.The study area is located at Sapta Marga Street, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang City.The purpose of this study was to determine the condition of the existing secondary drainage channel on Sapta Marga road, determine the peak discharge in the Buah Sub Watershed, make new drainage dimension planning for the study area and simulate new drainage after recalculating the dimensions with the EPA SWMM 5.1 program. Primary data in this study are the dimensions and length of existing channels, channel slope data taken using theodolite tools. Secondary data is rainfall data from the BMKG station for 5 years and land use data. Peak discharge is calculated by the Rational method. The results of this study obtained the condition of the existing secondary drainage channel on Jalan Sapta Marga, with channel dimensions of 0.3 m x 0.3 m with a square cross section, runoff occurs at STA 1045 - STA 1195. The peak discharge (Qh) in Sub Watershed Buah, with an area of 77.45 ha River Drainage Area (DPS) is 0.20 m3 /s. Planning new secondary drainage dimensions to be able to accommodate peak discharge in the study area with new dimensions of width (B) 0.65 m, height (h) 0.65 m, and freeboard (f) 0.45 m. The results of the new drainage simulation using the EPA SWMM 5.1 program secondary channels do not runoff.
ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR UNTUK IRIGASI PASANG SURUT DESA KARANG BARU KECAMATAN SUMBER MARGA TELANG Sarkoni; Permatasari, Rosmalinda; Andayani, Reni; Marlina, Ayu
LATERAL: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Teknik Sipil LATERAL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/lateral.v2i2.261

Abstract

Area is located in Karang Baru Village with an area of 2,100 ha. The Tidal Irrigation Channel is used to irrigate rice fields in Karang Baru Village. The source of irrigation water comes from the Musi River which has an impact on sea tides. The aim of this research is to determine the availability of water for tidal irrigation in Karang Baru Village, to determine the need for tidal irrigation water according to irrigation planting patterns. Primary data is data taken in the form of planting pattern data and the type of rice used, secondary data is rainfall data and climatology data. Evapotranspiration calculations use the Penman method and water availability calculations use F.J. Mock. After calculating water availability for tidal irrigation in Karang Baru Village using the F.J Mock method, the largest value occurred in March at 0.89 m3/second, while the smallest value occurred in July at 0.01 m3/second. The need for tidal irrigation water in Karang Baru Village during land preparation, the maximum water need occurs in October at 0.0061 m3/second, for water layer changes the maximum occurs in November at 0.0041 m3/second.
Pembekalan Keterampilan Pertukangan Pada Anak Panti Asuhan Hidayatullah Kota Palembang Andayani, Reni; Permatasari, Rosmalinda; Umari, Zuul Fitriana
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Kemas Journal - Juli - Desember
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kemas.v1i2.13346

Abstract

Pengabdian dapat dilakukan pada lingkup sosial terdekat maupun pada lokasi lain yang potensial dan membutuhkan tenaga dan sumbangan pemikiran secara akademis. Pengabdian masyarakat yang melibatkan anak-anak Panti Asuhan Hidayatullah dipandang perlu, dalam rangka memberi pembekalan siap pakai yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan. Anak-anak yang ada di Panti Asuhan Hidayatullah bukan hanya anak-anak yatim piatu saja tetapi juga anak-anak yang tidak mampu yang dititipkan orang tua mereka. Anak-anak ini belum memiliki keterampilan dan tidak memungkinkan untuk diadopsi lagi dikarenakan umur. Anak panti asuhan perlu diberikan keterampilan agar mandiri dan bisa keluar dari panti asuhan. Tujuan dari pembekalan ini adalah melakukan pelaksanaan pembekalan keterampilan pertukangan pada anak Panti Asuhan Hidayatullah Kota Palembang. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat berupa visitasi, penyuluhan, dan praktek yang dilaksanakan selama dua hari. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat dibagi menjadi sesi penyuluhan dan sesi praktek. Sesi penyuluhan pada hari pertama dibagi menjadi tiga sesi dengan terdiri dari materi penganyaman kawat, pemasangan batu bata dan plesteran. Sesi praktek dilakukan pada hari kedua, yang disesuaikan dengan sesi materi, berupa praktek penganyaman kawat, pemasangan batu bata menggunakan waterpass, adukan, dan plesteran. Praktek dilakukan secara sendiri-sendiri dengan dibantu oleh instruktur.
ANALISIS PENGARUH CURAH HUJAN TERHADAP EROSI PADA JALAN TANJUNG BARANGAN KOTA PALEMBANG Permatasari, Rosmalinda; Andayani, Reni; Rohmansyah, Hamdan Nur; Marlina, Ayu
LATERAL: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil LATERAL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/lateral.v3i1.616

Abstract

Jalan Tanjung Barangan is located in Kecamatan Bukit Baru, Palembang City, which hydrologically is included in the Lambidaro river basin (DAS). Erosion occurred at several points along the road at Tanjung Barangan, with the dominant land use at the research location being housing. At this location, a landslide disaster occurred on December 25 2021. The aim of this research was to determine the value of erosivity, the amount of soil eroded per year and the level of erosion hazard using the USLE (Universal Soil Loss Equation) calculation method. Samples were taken at 3 points on Jalan Tanjung Barangan where sieve and soil erodibility tests will be carried out in the laboratory. Furthermore, for the purposes of calculating erosion values, slope level, vegetation cover factors, secondary data was also collected in the form of rainfall data for 5 years at two rain post points, namely SMB II and Tanjung Barangan obtained from BMKG and the Ministry of PUPR BBWS Sumatra VIII, slope map slopes and topographic maps that will be analyzed together with the samples. The research found that the erosivity value of rain in the Lambidaro watershed was 235,374 kj/yr, eroded soil in the Tanjung Barangan area of Palembang City was 26.42 tons/yr/ha and the level of erosion hazard that occurred at the research location was class II with a mild classification, namely eroded soil. as much as 15-60 tons/year/ha.
KAJIAN PENGELOLAAN LIMBAH KONTRUKSI PROYEK RUMAH SUSUN UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI Jumadi, Muhammad; Permatasari, Rosmalinda; Andayani, Reni
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i1.309

Abstract

Salah satu limbah yang bermasalah di kota Palembang adalah limbah konstruksi, walaupun terdapat peraturan Walikota Kota Palembang mengenai tata kelola tempat penampungan sementara sampah, tetapi dalam praktiknya masih banyak pembangunan yang belum menerapkan perwali ini. Saat ini salah satu proyek yang sedang dikerjakan adalah pembangunan rumah susun Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) dengan luas bangunan 881 m² dan tinggi tiga lantai. Proyek ini berlokasi di pusat Kota Palembang dan perlu diketahui mengenai pengelolaan limbah konstruksi serta area pembuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara penanganan limbah kontruksi proyek dan mengetahui cara penanganan limbah kontruksi proyek. Metode yang digunakan berupa wawancara dan pengisian kuesioner yang mengacu pada Greenship Building Council Indonesia. Hasil penelitian ini didapat cara penanganan limbah yang dilakukan pada proyek konstruksi rumah susun Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) yaitu dengan menggunakan kembali (reuse), dijual kembali dan membuang limbah. Faktor yang dapat mepengaruhi terhadap pengelolaan limbah kontruksi pada proyek rumah susun Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) yaitu tenaga manusia, material dan metode Kata kunci : Limbah Kontruksi, Rumah Susun, Palembang
ANALISIS KEHILANGAN TINGGI TEKAN DAN KEBUTUHAN AIR JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI PERUMNAS TALANG KELAPA PALEMBANG Reni Andayani; Bahder Djohan; Nurmansyah Nurmansyah
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 2 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v5i2.154

Abstract

Perumnas Talang Kelapa blok III memiliki 860 rumah, dengan PT. Adhya Tirta Sriwijaya penyedia layanan air bersih. Permasalahan yang terjadi saat ini berupa kekurangan tekanan air, sehi
Debit Banjir Rancangan DAS Selabung dengan HSS Nakayasu Reni Andayani; Zuul Fitriana Umari
Jurnal Deformasi Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v7i1.7803

Abstract

Pengetahuan dan analisa debit banjir pada DAS Selabung salah satunya digunakan sebagai perencanaan saluran pelimpah. DAS Selabung dengan Sungai Selabung sebagai sungai utama dan panjang 71,29 km. Saluran pelimpah (spillway) bendungan Tigadihaji berguna untuk pengendalian banjir pada bendungan Tigadihaji saat level air hampir mencapai debit maksimum bendungan. Bendungan  Penelitian dilakukan untuk mengetahui debit banjir rancangan kala ulang 100 tahun di DAS Selabung. Data primer pada penelitian berupa data pengamatan morfologi dan data sekunder yang terdiri dari data curah hujan tahun 2001 hingga 2014, data topografi, data tata guna lahan, dan data Morfologi sungai. Perhitungan periode ulang curah hujan wilayah menggunakan metode poligon thiessen dan Perhitungan debit puncak (Qp) menggunakan metode HSS Nakayasu untuk periode ulang 100 tahun sebesar 36,89 / det.  
Prediksi Total Sedimen Pada Pelabuhan Tanjung Api-Api Untuk Pengerukan Reni Andayani; Zuul Fitriana Umari
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i2.12818

Abstract

Pelabuhan Tanjung Api-api berada di muara Sungai Musi Kabupaten Banyuasin berbatasan dengan Selat Bangka dan memiliki luas lahan 8 (delapan) hektar. Pelabuhan Tanjung Api-Api merupakan pelabuhan regional yang menghubungkan Provinsi Sumatera Selatan dengan Provinsi Bangka Belitung yaitu dengan Pelabuhan Tanjung Kalian Bangka. Pelabuhan Tanjung Api-api yang berada di muara sungai dan tidak memiliki breakwater menyebabkan tingginya sedimentasi yang terlihat jelas pada dermaga dan kolam putar.  Hal ini menyebabkan terjadinya kesulitan kapal untuk melakukan manuver dan waktu kapal untuk bersandar juga menjadi tidak efisien. Pelabuhan Tanjung Api-api juga belum melakukan pengerukan, terutama karena tidak diketahui secara pasti jumlah atau total sedimen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui total sedimen berupa kadar suspended load (sedimen layang) dan bed load (sedimen dasar) di Pelabuhan Tanjung Api-api dengan metode Frijlink. Hasil penelitian yang dilakukan dengan pengambilan sampel suspended load (sedimen layang) pada permukaan, didapatkan kadar sedimen layang sebesar 1,157.10-13 m3/det. Sampel bed load (sedimen dasar) diambil pada kedalaman 2,5 meter, kemudian dilakukan analisis laboratorium untuk mendapatkan berat jenis dan diameter lolos butir. Dari perhitungan dengan Metode Frijlink didapatkan debit sedimen dasar dan total sedimen sebesar 0,00156 m3/s/m dan volume timbunan dalam setahun sebesar 140.799.854 m3 (bulk).
Analisis Tingkat Bahaya Erosi Wilayah Sungsang Untuk Penentuan Metode Konservasi Tanah Dan Air Zuul Fitriana Umari; Reni Andayani
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/y3kp0p45

Abstract

Sungsang, ibukota Kecamatan Banyuasin II di Kabupaten Banyuasin, terletak di muara Sungai Musi dengan luas 3.632 km² dan termasuk dalam Sub-DAS Musi. Wilayah ini memiliki nilai strategis secara ekonomi, antara lain sebagai penghasil perikanan, destinasi wisata, dan lokasi Pelabuhan Tanjung Api-api. Namun, tingginya sedimentasi akibat erosi lahan mengganggu aktivitas pelabuhan, terutama bagi kapal-kapal kecil. Saat ini, belum ada upaya konservasi lereng sungai atau lahan di daerah tersebut.  Penelitian ini bertujuan untuk menghitung laju erosi, menganalisis tingkat bahayanya, serta mengevaluasi metode konservasi tanah dan air yang sesuai. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimental dengan data primer berupa sampel tanah dari Sungsang yang dianalisis di laboratorium, serta data sekunder seperti curah hujan, kemiringan lahan, dan vegetasi. Data tersebut diolah menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation).  Hasil analisis menunjukkan bahwa tanah di tiga tebing sungai termasuk jenis granular sedang dengan kandungan organik tinggi (>5%) dan permeabilitas lambat (<0,5 cm/jam). Erodibilitas tanah tergolong rendah hingga agak rendah, dengan nilai erosivitas hujan 2.967,9 kJ/tahun. Topografi wilayah didominasi kemiringan landai (0-2%) dan tutupan lahan berupa hutan tanpa tindakan konservasi. Perhitungan USLE mengungkapkan erosi sebesar 25,81 ton/ha/tahun, termasuk kategori bahaya erosi ringan.  Sebagai solusi, disarankan metode konservasi vegetatif seperti penghijauan, reboisasi, penanaman tanaman penutup tanah, atau penanaman mengikuti kontur. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi erosi dan menjaga kelestarian lingkungan di Sungsang
Pengaruh Kapur Dan Limbah Batu Bata Terhadap Koefisien Konsolidasi Tanah Rawa Di Kelurahan Talang Betutu Kota Palembang Reni Andayani; Hendrik Jimmyanto; Zuul Fitriana Umari; Sri Rahayu Endang Lestari
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.20715

Abstract

Tanah rawa di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, yang rentan terhadap penurunan signifikan, memerlukan stabilisasi untuk mendukung infrastruktur yang aman. Penelitian ini menyelidiki efektivitas penggunaan kapur dan limbah batu bata (BB) sebagai bahan stabilisasi alternatif. Metode penelitian meliputi pengujian indeks properti tanah rawa dan pengujian konsolidasi dengan variasi campuran 5% kapur dan limbah batu bata (10%, 15%, dan 20% BB). Hasil pengujian indeks properti menunjukkan bahwa tanah dasar memiliki karakteristik plastisitas sedang (Indeks Plastisitas 13,73%) tetapi dengan kadar air asli yang sangat tinggi (93,37%), mengindikasikan perlunya perlakuan khusus untuk mitigasi risiko deformasi. Pengujian konsolidasi menunjukkan bahwa penambahan kapur dan limbah batu bata efektif meningkatkan laju konsolidasi yang diukur melalui Koefisien Konsolidasi (Cv​) dan mengurangi penurunan kumulatif. Peningkatan signifikan Cv​ pada kandungan 20% BB di bawah tegangan tinggi disebabkan oleh peran partikel limbah batu bata sebagai material kaku yang mengurangi kompresibilitas dan meningkatkan jalur drainase. Kesimpulan menunjukkan bahwa stabilisasi dengan limbah batu bata merupakan solusi yang layak untuk tanah rawa, di mana konsentrasi optimalnya harus disesuaikan dengan besar beban yang direncanakan.