Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS KEHILANGAN TINGGI TEKAN DAN KEBUTUHAN AIR JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI PERUMNAS TALANG KELAPA PALEMBANG Andayani, Reni; Djohan, Bahder; Nurmansyah, Nurmansyah
BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 2 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.121 KB)

Abstract

Perumnas Talang Kelapa blok III memiliki 860 rumah, dengan PT. Adhya Tirta Sriwijaya penyedia layanan air bersih. Permasalahan yang terjadi saat ini berupa kekurangan tekanan air, sehi
ANALISIS DEBIT MUATAN SEDIMEN DASAR PADAMUARA SUNGAI OGAN Andayani, Reni; Yulianti, Dimitri
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 7 No. 1 Januari 2019
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.193 KB)

Abstract

Abstrak: Sungai Ogan merupakan salah satu sungai besar yang ada di Provinsi Sumatera Selatan yang juga melewatibeberapa kabupaten, dengan hulu berada di Kabupaten Ogan Komering Ulu, melewati wilayah Kabupaten OganKomering Ilir, Ogan Ilir dan muara berada di Kota Palembang. Sungai Ogan memiliki nilai ekonomis yang tinggikarena dimanfaatkan sebagai sumber air baku PDAM Tirta Musi, sumber air penduduk wilayah sungai, dan sebagaisarana transportasi sungai. Tingginya sedimentasi yang terjadi, dapat mengakibatkan pendangkalan di bagian muaraSungai Ogan, banjir pada saat air pasang dan terhambatnya lalu-lintas kapal pada saat air surut, serta mengganggukinerja intake PDAM. Untuk penanggulangan masalah sedimentasi ini, maka perlu dilakukan penelitian mengenaibesaran laju atau debit muatan sedimen dasar (bed load). Pada penelitian ini digunakan metode Meyer-Peter dan Mulleryang merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisa atau menghitung debit muatansedimendasar (bed load). Pengambilan sampel dilakukan pada 3 titik di muara Sungai Ogan, yang hasilnya akan dilakukan ujisaringan dan ukuran sedimen di laboratorium. Selanjutnya untuk keperluan perhitungan debit muatan sedimen dasar ini,juga dilakukan pengumpulan data sekunder berupa data curah hujan selama 10 tahun yang didapat BMKG, dataCatchmen Area yang akan dianalisis bersama hasil uji sampel. Dari hasil analisis debit puncak di Daerah Aliran Sungai(DAS) Ogan bagian muara didapat sebesar 49,07 m3/det. Perhitungan debit sedimen dasar digunakan metode meyerpeterdanmullerdidapatbahwadebitsedimendimuarasungaioganadalah2,6 x 10 m/s/m.Kata kunci: sedimen dasar, sedimentasi, sungai ogan
MUATAN SEDIMEN DASAR (BED LOAD) PADA MUARA SUNGAI SEKANAK KOTA PALEMBANG Andayani, Reni; Umari, Zuul Fitriana
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2020): Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.2836202063

Abstract

Sungai Sekanak berada pada posisi strategis didekat daerah wisata Benteng Kuto Besak dan padat aktifitas seperti pasar, menimbulkan masalah baru pada Sungai Sekanak seperti, pendangkalan akibat sedimentasi, dimana sedimentasi ini merupakan proses pembentukan atau pengendapan material sedimen. Penelitian ini dilakukan di Muara Sungai Sekanak dengan tujuan untuk menganalisis besar debit sedimen dasar. Sampel sedimen diambil dengan alat Water Sampler, selanjutnya dilakukan pengujian analisis ayak sedimen dan analisis berat jenis sedimen di laboratorium Mekanika Tanah Universitas Tridinanti. Dengan menggunakan data peta lokasi, curah hujan, morfologi sungai, dan hasil pengujian laboratorium, selanjutnya dihitung muatan sedimen dasarnya dengan menggunakan metode Frijlink. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit sedimen di muara Sungai Sekanak sebesar 3.0x10-5 m3/dt/m.
PENANGANAN BANJIR DENGAN KOLAM RETENSI (RETARDING BASIN) DI KELURAHAN GANDUS KOTA PALEMBANG Andayani, Reni; Djohan, Bahder; Arlingga, Kemas Aditya
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Civil Engineering Study Program Faculty of Engineering, University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.352 KB) | DOI: 10.36546/tekniksipil.v7i1.247

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang terjadi di kawasan banyak dialiri oleh sungai alam atau akibat ketidakmampuan saluran suatu wilayah menampung tingginya curah hujan di wilayah tersebut. Kota Palembang terbagi atas 16 Kecamatan dan 107 Kelurahan, salah satu Kelurahan yang rawan banjir adalah Kelurahan Gandus. Dalam mengatasi permasalahan banjir yang terjadi di Kelurahan Gandus, Pemerintah Kota Palembang telah merencanakan untuk dilakukan pembangunan kolam retensi. Penelitian mengambil lokasi di Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Kota Palembang, pada sungai soak batang yang merupakan bagian dari DAS Gandus. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data curah hujan yang digunakan 10 tahun terakhir dari 2006 – 2015. Analisis perhitungan debit banjir menggunakan metode HSS Nakayasu, untuk analisis kolam tampungan menggunakan metode Muskingum. Berdasarkan hasil analisis debit banjir yang terjadi pada sungai soak batang sebesar 57,268 m3/dtk untuk kala ulang 10 tahun, kapasitas sungai soak batang sebesar 4,22 m3/dtk dan volume kapasitas kolam tampungan sebesar 68.015,308 m3. Pintu air yang dibutuhkan sebanyak 2 buah dengan lebar total pintu rencana 1,10 meter dan tinggi 2 meter
ANALISIS KEHILANGAN FISIK DAN TINGKAT KEPUASAN PELANGGANPADA DMA UNIT 3 ILIRPDAM TIRTA MUSI PALEMBANG Andayani, Reni
Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Civil Engineering Study Program Faculty of Engineering, University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1828.993 KB) | DOI: 10.36546/tekniksipil.v9i1.268

Abstract

Kebutuhan air bersih masyarakat semakin hari semakin meningkat, sedangkan kapasitas produksi sumber air bersih relatif menurun, hal yang relevan untuk dilakukan adalah meminimalkan tingkat kehilangan air dengan program pengendalian Non Revenued Water (NRW). Salah satu usaha Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk menekan angka NRW adalah dengan membentuk suatu wilayah pengaliran (jaringan distribus)i dan menempatkan meter induk sebagai sistem pengontrolan, yang dinamakan Distric Metered Area (DMA). Untuk mengetahui efektifitas setelah pemasangan DMA Unit 3 Ilir PDAM Tirta Musi ini dilakukan analisis Infrastructure Leakage Index (ILI).Hasil penelitian didapatkan nilai ILI pada setelah pemasangan DMA Unit 3 Ilir PDAM sebesar 10.98. Nilai tersebut termasuk dalam kategori kelas C, dimana indikatornya adalah pencatatan kebocoran yang buruk; hanya dapat ditoleransi bila airnya berlimpah dan murah; meskipun begitu, harus tetap dianalisis tingkat dan penyebab kebocoran dan intensifkan upaya penurunan kebocoran. Skala tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan setelah pemasangan DMA unit 3 Ilir senilai 4.05, artinya pelanggan merasa puas dengan air yang dikonsumsi dari PDAM Tirta Musi Unit 3 Ilir Palembang
Ketersediaan dan Pola Pemberian Air pada Daerah Irigasi Endikat Bengkok Reni Andayani; Ayu Marlina
Cantilever: Jurnal Penelitian dan Kajian Bidang Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2020): Cantilever
Publisher : Department of Civil Engineering and Planning, Faculty of Engineering, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.849 KB) | DOI: 10.35139/cantilever.v9i2.28

Abstract

Endikat Bengkok irrigation area is located in Muara Enim with an area of 1,140 ha. The Endikat Bengkok Irrigation channel used to irrigate rice fields in four villages, namely Segamit, Siring Agung, Arimantai and Fajar Bulan, districts of Semendo Barat Ulu. The source of irrigation water is available in the Endikat Bengkok River, which is a subsidiary of the Lematang River. The purpose of this study was to analyze the water availability in the Endikat Bengkok River for the adequacy of the Endikat Bengkok Irrigation Area, and the appropriate water provision group. Primary data was collected in the form of the planting group, secondary data in the form of rainfall data and climatological data. The calculation of evapotranspiration used the Penman method and the calculation of water availability used the F.J. Mock. From the calculation of water availability, it is shown that the maximum value occurred in April amounted to 48.15 m3 / s and the minimum value occurred in October amounted to 2.23 m3 / s. The availability of water for irrigation (80% dependable flow) is not sufficient to irrigate the entire Endikat Bengkok Irrigation Area. The most suitable water supply group by rotating based on the provisions of the irrigation planning criteria.
Pengaruh Pasang Surut Terhadap Profil Muka Air Banjir Bantaran Sungai Musi Kota Palembang Reni Andayani; Ayu Marlina
Cantilever: Jurnal Penelitian dan Kajian Bidang Teknik Sipil Vol 10 No 2 (2021): Cantilever
Publisher : Department of Civil Engineering and Planning, Faculty of Engineering, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.177 KB) | DOI: 10.35139/cantilever.v10i2.105

Abstract

Palembang is famous for the Musi River with a length of 460 km. The area along the river border is vulnerable to the impact of floods, this is the same thing that occurs in the Gandus District, which is mostly located on the banks of the Musi River. Analysis of the flood water level profile along the banks of the Musi River, which is affected by the tides is needed to find out how big the impact of flooding in the study area is. It aims to determine the type of tide, the amount of flow discharge, and simulation of river water level. Primary data was taken using a current meter to determine the speed of river flow. Some of the secondary data needed are river channel topographic data, rainfall data for 10 years, channel cross-section data and Musi River level data. The analysis was carried out in the form of a simulation of flood water level with the help of the HEC-RAS 5.0.7 program. The tidal type of the Musi River is based on the results of the study in the form of Diurnal Tide, with a watershed area of 2.2 km2 in Gandus District, the runoff discharge is 280.34 m3/s. The simulation results with the help of the HEC-RAS program obtained an average runoff height on the Musi River border of 2.7 m. The high runoff from the simulation can have a negative impact on the surrounding community, so there needs to be serious handling for flood control.
ANALISIS SALURAN DRAINASE SEKUNDER KECAMATAN ILIR TIMUR I PALEMBANG Reni Andayani; Ayu Marlina
Jurnal Deformasi Vol 5, No 2 (2020): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v5i2.4962

Abstract

Kelurahan 20  Ilir D-III Kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang sering terjadi genangan yang mengakibatkan terganggunya aktivitas penduduk setempat dan membuat kerusakan pada lapisan jalan. Wilayah kelurahan 20 Ilir D-III Kecamatan Ilir Timur I ini merupakan bagian dari Sub Das Sekanak dengan luas 11.40 Km2. Saluran sekunder pada wilayah studi memiliki hilir di saluran primer Jalan angkatan 45 dengan panjang saluran sekunder 741,3 m.  Tujuan penelitiaan ini untuk mendapatkan dimensi drainase yang sesuai dengan debit rencana. Analisis perhitungan curah hujan menggunakan Log Person type III yang kemudian diuji dengan menggunakan metode Smirnow-Kolmogorov. Dari hasil perhitungan menggunakan metode rasional, didapat debit rencana 7,23  m3/dtk Dimensi saluran direncanakan saluran terbuka dengan lebar dan tinggi saluran 2,3 m dan tinggi jagaan 0,75 m.
Optimalisasi Wilayah Pengaliran Booster Kenten Dengan Perhitungan Headloss Reni Andayani; Lega Reskita Lubis
Jurnal Deformasi Vol 6, No 1 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i1.5457

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan sehari-hari air bersih sebagai air minum bagi makhluk hidup sangatlah penting, dan perlu suatu analisis jaringan perpipaan untuk mencukupinya. Analisis jaringan perpipaan sangat komplek dan perhitungannya harus akurat. Sistem jaringan distribusi untuk air minum tentunya penggunaan pipa adalah yang utama, dimana perlu diperhatikan faktor kehilangan tinggi tekanan (headloss). Dan perlu diperhatikan debit dan tekanan yang terjadi, karena semakin besar debit dan kehilangan tinggi tekanan pipa, maka akan berdampak pada distribusi air yang tidak lancar. Kehilangan suatu energi adalah faktor yang berpengaruh terhadap kapasitas pipa sebagai sarana distribusi air, karena debit aliran air akan berkurang. Kehilangan energi disebabkan oleh koefisien gesek pada pipa, perubahan penampang penampang yang ada pada pipa, dan belokan pipa di sepanjang pipa yang digunakan dan panjang pipa juga dapat mempengaruhi kehilangan energi pada pipa. Pada tahun 2019 untuk wilayah pengaliran Booster Kenten pada jaringan pipa distribusi air bersihnya mengalami kehilangan tinggi tekan (hgs), dan yang terbesar pada pipa blok 5 yaitu 1,82 atm, sementara pipa blok 12 yang terkecil yaitu 0,01 atm dengan kehilangan tinggi tekan rata-rata 0,33 atm
ANALISIS KEHILANGAN AIR BERSIH PERUMNAS TALANG KELAPA PADAPERUSAHAAN ADHYA TIRTA SRIWIJAYA (ATS) PALEMBANG Nova Herlina; Indra Syahrul Fuad; Reni Andayani
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.51 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.368

Abstract

Perusahaan Adhya Tirta Sriwijaya merupakan perusahan yang mengelolah produksi perdistribusian air bersih kepada masyarakat Kota Palembang. Perusahaan ATS Palembang ini baru melayani 5 daerah Kelurahan yaitu di Kelurahan Alang-alang Lebar, Kelurahan Talang Betutu, Kelurahan karya Baru, Kelurahan Talang Kelapa, dan Kelurahan Kebun Bunga, terdapat intake dengan pompa 2 Unit berkapasitas 130 m3/jam dan I unit kapasitas 50 liter/detik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kehilangan air bersih pertahun dan penyebab kehilangan air bersih di Perumnas Talang Kelapa pada perusahaan PT. ATS. Data-data dikumpulkan berdasarkan dari laporan pemakaian air bersih dan air yang di distribusikan dari PT.ATS pada bulan januari sampai bulan desember 2015 dan penyebab kehilangan air bersih dilakukan survei lapangan dengan membagikan kuisioner kepada pelanggan ATS. Hasil yang diperoleh dari perhitungan kehilangan air pertahun adalah 4,85 % ditahun 2015 dan penyebab kehilangan air bersih di wilayah talang kelapa adalah air yang hilang dikarenakan pemutusan sambungan secara ilegal, banyaknya penggantian pipa yang rusak dan banyaknya penggantian meteran ke pelanggan sehingga terjadinya kehilangan air yang tidak tercatat pada PT. Adhya Tirta Sriwijaya.Kata kunci: Intake, kuisioner, kehilangan air.