Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Foundry

PEMANFAATAN SERAT ALAM DAN SERAT SINTETIS SEBAGAI MATERIAL BILAH HORIZONTAL AXIS WIND TURBINE Crodita Bangkit Wiranegara; Xander Salahudin; Sri Hastuti
JURNAL FOUNDRY Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v5i2.57

Abstract

Energi angin dapat dikonversi menjadi energi listrik menggunakan mesin turbin angin. Komponen penting pada turbin angin salah satunya yaitu bilah. Material bilah berbahan dasar kayu sering mengalami permasalah berupa pelapukan yang disebabkan adanya cuaca ekstrim dan pengaruh partikel atau debu. Maka, diperlukan material alternatif yang lebih kuat namun lebih ringan yaitu material komposit. Komposit yang digunakan adalah komposit hybrid (serat abaca-serat e-glass CSM/epoxy). Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh varian fraksi volume serat pada komposit hybrid (serat abaca dan serat e-glass CSM/epoxy) bersusun acak-lurus-acak terhadap sifat mekanik dan sifat fisiknya. Proses pembuatan komposit menggunakan metode press molding. Pengujian impak dilakukan menggunakan standar ASTM E-23 dan pengujian bending menggunakan standar ASTM D790-02. Hasil dari penelitian ini didapat nilai ketangguhan impak tertinggi pada varian fraksi volume serat 17,5%-abaca:17,5%-fiberglass:65%-epoxy sebesar 0,035J/mm2, kemudian nilai kekuatan bending tertinggi pada varian fraksi volume serat 27,5%-abaca:27,5%-fiberglass:45%-epoxy sebesar 151,96N/mm² dan memiliki nilai optimum modulus elastisitas bending sebesar 6313,24MPa. Hasil foto penampang patahan pada spesimen dapat diketahui bahwa kegagalan atau cacat yang terjadi pada patahan adalah adanya serat yang terlepas atau fiber pull out akibat ikatan yang lemah antara matriks dan serat, serta adanya celah pada interface akibat kegagalan matriks mengikat serat, terdapat rongga udara (void) dan terjadinya penumpukan serat.
ANALISIS KEKUATAN PADA RANGKA SEPEDA MOTOR LISTRIK DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Sri Hastuti; Wahyuchandra Ramadhani; Nani Mulyaningsih
JURNAL FOUNDRY Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v5i2.58

Abstract

Kebutuhan kendaraan ramah lingkungan membuat inovasi peralihan dari sepeda motor bensin menjadi motor listrik meningkat. Sepeda motor bensin dan listrik memiliki komponen yang hampir sama, perbedaan terletak pada mesin sehingga diperlukan sedikit penyesuaian pada bagian rangka. Perancangan dan pengujian rangka diperlukan untuk memastikan rangka dapat digunakan dengan aman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kekuatan terbaik variasi desain rangka sepeda motor listrik. Metode penelitian menggunakan metode komparatif dengan membandingkan tiga desain rangka sepeda motor listrik terhadap hasil simulasi tegangan von mises maksimum terendah, total deformasi maksimum terendah dan faktor keamanan minimum tertinggi. Simulasi rangka menggunakan material AISI 4130 dengan beban yang terdiri dari baterai, motor listrik, dan pengontrol. Desain rangka didesain menggunakan Solidworks dan simulasi rangka menggunakan Ansys Workbench. Hasil simulasi pada desain satu didapatkan tegangan von mises 23,199 MPa, total deformasi 0,036 mm, dan faktor keamanan 17,889. Desain dua didapatkan tegangan von mises13,256 MPa, total deformasi 0,046 mm, dan faktor keamanan 31,306. Desain tiga didapatkan tegangan von mises 17,253 MPa, total deformasi 0,049 mm, dan faktor keamanan 24,054. Desain 2 memiliki kekuatan terbaik dengan tegangan von mises terendah, total deformasi terendah dan faktor keamanan tertinggi.
OPTIMASI KETEBALAN STRUKTUR CHASSIS SEMI-MONOCOQUE BUS LISTRIK MENGGUNAKAN STATIC STRUCTURAL ANALYSIS Kafi Yusuf Kafi; Sri Hastuti; Nani Mulyaningsih
JURNAL FOUNDRY Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v6i2.71

Abstract

ABSTRAKPada pengembangan bus listrik medium menggunakan chassis tipe semi-monocoque masih memiliki permasalahan yaitu kelebihan massa pada strukturnya. Chassis merupakan suatu kerangka yang menopang seluruh komponen diatasnya, sehingga chassis harus kuat dan massanya kecil (ringan) untuk meningkatkan efisiensi dari kendaraan. Oleh karena itu untuk mengurangi massa struktur dapat dilakukan optimasi ukuran salah satunya pada ukuran tebal profil chassis kendaraan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh variasi tebal profil chassis semi-monocoque bus listrik medium terhadap kekuatan tekan struktur. Penelitian ini dilakukan dengan metode optimasi ukuran pada ketebalan profil chassis dengan variasi ketebalan profil 4,5 mm, 4 mm, dan 3,5 mm menggunakan material stainless steel 201. Proses simulasi dilakukan pada kondisi statis menggunakan beban vertikal dengan bantuan software ANSYS R1 2022. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa struktur chassis semi-monocoque dengan ketebalan 4 mm dalam kondisi optimum. Kekuatan tekan struktur ketebalan tersebut masih dalam keadaan aman dengan parameter tegangan maksimal sebesar 179,33 MPa, displacement sebesar 1,66 mm, dan safety factor sebesar 1,63. Hasil penelitian ini berhasil menurunkan massa chassis semi-monocoque bus listrik medium sebesar 10,01% dari massa awal 325,6 kg menjadi 293 kg.
ANALISIS VARIASI BENTUK MATA PISAU TERHADAP KAPASITAS DAN EFISIENSI PERAJANGAN UBI PADA MESIN GRUBI Yuni Nur Diana; Catur Pramono; Sri Hastuti
JURNAL FOUNDRY Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v6i2.72

Abstract

Grubi adalah salah satu makanan oleh-oleh dari Jawa Tengah yang terbuat dari ubi jalar yang dirajang menyerupai bentuk lidi. Proses perajangan ubi jalar masih dilakukan secara manual menggunakan peralatan konvensional melalui dua tahap pengerjaan dengan kapasitas perajangan 5 kg/jam. Peralatan konvensional dinilai kurang efektif dan efisien untuk melakukan proses perajangan ubi jalar sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) grubi. Oleh karena itu diperlukan teknologi mesin otomatis yang mampu melakukan perajangan ubi jalar dalam satu kali tahap pengerjaan dengan kapasitas produksi dan efisiensi perajangan yang tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil perajangan adalah bentuk mata pisau perajang, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang analisis variasi bentuk mata pisau terhadap kapasitas produksi dan efisiensi perajangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh masing-masing bentuk mata pisau terhadap kapasitas produksi grubi dan efisiensi perajangan yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen menggunakan tiga variasi bentuk mata pisau, yaitu bentuk cakram, tabung, dan horizontal dengan prinsip pengulangan sebanyak 5 kali pengulangan sehingga diperoleh 15 hasil percobaan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dengan parameter dan perhitungan berdasarkan BSN SNI 0838:2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bentuk mata pisau horizontal menunjukkan hasil paling optimal dengan kapasitas perajangan mencapai 52,03 kg/jam dengan efisiensi perajangan sebesar 89,71%. Kapasitas perajangan yang dihasilkan pada bentuk mata pisau tabung mencapai 37,51 kg/jam dengan nilai efisiensi perajangan sebesar 78,15%. Kapasitas perajangan paling rendah terdapat pada pengujian dengan bentuk mata pisau cakram yaitu sebesar 35,69 kg/jam dengan nilai efisiensi perajangan sebesar 68,63%. Kata kunci: efisiensi, grubi, kapasitas, mata pisau, perajangan
PENGARUH VOLTAGE PADA PROSES THERMAL SPRAY ALUMINIUM TERHADAP KEKUATAN IKATAN LAPISAN COATING PADA BAJA ST60 Maulana Aziz Hidayanto; Catur Pramono; Sri Hastuti; Akhmad Nurdin; Ibnu Rosyid Al Hassany; Larasanto Larasanto; Bramono Pandupradityo
JURNAL FOUNDRY Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v6i2.73

Abstract

Thermal spray aluminium adalah salah satu jenis teknologi rekayasa coating. Sifat utama yang menunjukkan kualitas proses thermal spray adalah kekuatan ikatan. Voltage pada thermal spray aluminium secara signifikan mempengaruhi kekuatan ikatan dan kemampuan bending lapisan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh voltage pada proses thermal spray aluminium terhadap kekuatan ikatan lapisan coating pada baja ST 60. Jenis pengujian yang dilakukan yaitu pengujian pull off adhesion, uji bending dan pengamatan SEM (Scanning Electron Microscope). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jumlah 27 spesimen yang mendapatkan perlakuan berbeda dalam setiap proses pengerjaannya, yaitu variasi voltage 26 V, 32 V dan 38 V. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa voltage yang digunakan berpengaruh pada kekuatan ikatan lapisan coating pada baja ST 60. Nilai kekuatan ikatan dan kemampuan bending lapisan paling baik didapat dari proses penyemprotan dengan voltage 38 V dengan nilai kekuatan ikatan lapisan coating 10, 24 MPa dan tidak ada retakan pada lapisan ketika dibengkokkan. Peningkatan nilai voltage yang digunakan pada thermal spray meningkatkan nilai kekuatan ikatan dan kemampuan bending lapisan