Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : JARSI

LITERATURE REVIEW ANALISIS KESEHATAN GIZI BALITA DI INDONESIA Rossa, Dwis Gracia; Abimetan, Ferensia Olviana; Kurnia, Erlin
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kesehatan tentang gizi balita di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode content analysis dengan melakukan penelusuran 5 ulasan dari literature review secara terintegrasi di berbagai sumber jurnal kesehatan di Indonesia. Hasil literature review menguraikan bahwa kebijakan kesehatan gizi sangat penting bagi balita dan harus diperhatikan untuk para ibu balita, keluarga dan masyarakat yang lainnya. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam gizi balita yang harus diketahui dan banyak yang belum mengetahui hal-hal tersebut seperti Asupan karbohidrat gizi balita yang kurang, tidak adanya asupan lemak yang sesuai dengan gizi balita, status pekerjaan orang tua juga sangat mempengaruhi gizi balita, pengetahuan ibu mengenai gizi juga sangat berperan penting dalam pemenuhan gizi balita dan yang terakhir pemberian ASI eksklusif juga merupakan hal terpenting dalam pertumbuhan gizi balita. Kesimpulannya adalah Pemahaman atau pengetahuan ibu tentang status gizi balita sangat berpengaruh besar karena jika ibu dari balita sendiri tidak mengetahui status gizi anaknya maka ibu balita juga tidak mengetahui bagaimana cara untuk meningkatkan gizi dari balita tersebut. Faktor pekerjaan seorang ibu juga berpengaruh terhadap status gizi balita karena disaat ibu balita bekerja maka balita tidak terlalu mendapatkan ASI eksklusif dari si ibu balita, berbeda dengan ibu balita yang tidak bekerja mereka bisa fokus untuk memberikan ASI eksklusif untuk balita. Selanjutnya ada faktor pendapatan keluarga disini juga menjadi faktor yang penting dalam pemenuhan gizi balita karena semakin besar pendapatan keluarga yang di dapat semakin besar pula kesempatan balita untuk mendapatkan pemenuhan gizi balita, namun sebaliknya jika pendapatan keluarga semakin kecil maka untuk pemenuhan gizi balita juga akan terganggu dan tidak bisa untuk dipenuhi secara baik.
DETERMINAN PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI KOTA KEDIRI Kurnia, Erlin; Utami, Imelda Lintang; Yulianto, Wahyu
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit virus corona (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Untuk mencegah penularan dan penyebaran virus maka masyarakat perlu menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan determinan pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 pada masyarakat di kota Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh keluarga di wilayah kota Kediri sebanyak 74 keluarga. Variabel penelitian adalah protokol kesehatan Covid-19 yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 adalah responden selalu memakai masker sebanyak 44 keluarga (60%), selalu mencuci tangan sebanyak 36 keluarga (49%), sering menjaga jarak sebanyak 37 keluarga (50%), sering menjauhi kerumunan sebanyak 53 keluarga (71%), sering mengurangi mobilitas sebanyak 51 keluarga (69%). Jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat di kota Kediri telah melakukan protokol kesehatan dengan baik.
LITERATURE REVIEW: ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN KESEHATAN Wahyuningsih, Aries; Darmawan, Yohanes Benny; Kurnia, Erlin
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan kesehatan merupakan indikator penting dalam sebuah organisasi yang bergerak pada sector kesehatan yang dapat menjadi acuan pelayanan kesehatan dan seluruh proses yang ada didalam organisasi semuanya diatur didalam kebijakan kesehatan yang berlaku di organisasi tersebut. Proses menyusun, mengesahkan dan menjalankan kebijakan kesehatan akan selalu mempunyai pengaruh terhadap organisasi maupun diluar organisasi. Pengaruh kebijakan kesehatan perlu di analisa agar sesuai dengan kebutuhan organisasi. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode literatur review dengan melakukan review secara sistematis serta mengidentifikasi dan evaluasi terhadap karya hasil penelitian oleh para peneliti. Tujuannya agar tenaga kesehatan dapat memahami setiap kebijakan kesehatan serta bagaimana pengaruhnya. Hasil dari melakukan literatur review yaitu setiap kebijakan kesehatan yang diputuskan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, tenaga kesehatan harus dapat mengevaluasi setiap kebijakan yang sudah ditetapkan agar dapat mencari solusi untuk mengatasi kekurangan tersebut.
PERMASALAHAN INFORMED CONSENT DALAM DOKUMENTASI Kurnia, Erlin; Aji, Bagaskara Seta; Eldora, Eliane; Mawarni, Ni Nyoman Ayu
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informed consent merupakan catatan penting yang berisi persetujuan yang diberikan oleh pasien atau walinya setelah mendapat penjelasan tentang tindakan medis atau hal lain yang perlu dilakukan kepada pasien. Pengisian informed consent secara lengkap telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan yang menyatakan bahwa standar minimal pengisian informed consent adalah 100%. Kenyataannya, di rumah sakit masih terdapat informed consent yang tidak lengkap diisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian informed consent di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan mencari dan mengkaji berbagai sumber referensi untuk dianalisis. Strategi pencarian menggunakan kata kunci yang sama dengan topik penelitian, yaitu kelengkapan persetujuan tindakan atau kelengkapan informed consent. Hasil penelitian menemukan 9 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Hasil review menunjukkan ketidaklengkapan informed consent belum 100%. Faktor penyebab ketidaklengkapan informed consent di rumah sakit berdasarkan tinjauan pustaka ini adalah; (1) Faktor manusia (Sumber Daya Manusia); (2) Faktor mesin/alat, (3) Faktor uang, dan (4) Faktor metode.
PENGGUNAAN SISTEM RUJUKAN ONLINE BAGI PESERTA BPJS KESEHATAN DI WILAYAH KOTA KEDIRI Kurnia, Erlin
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial. Peserta BPJS harus mendapatkan rujukan terlebih dahulu jika ingin mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang dituju. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan penggunaan sistem rujukan online bagi peserta BPJS Kesehatan di wilayah kota Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Populasi penelitian ini adalah peserta BPJS Kesehatan di wilayah kota Kediri sebanyak 160 orang. Variabel penelitian adalah sistem rujukan online BPJS Kesehatan. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar masyarakat kota Kediri tidak menggunakan sistem rujukan online karena tidak dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut yaitu sebanyak 106 responden (66,25%). Responden yang menggunakan sistem rujukan online sudah merasa puas (79,63%) dan paham (85,19%) dengan sistem rujukan online BPJS Kesehatan.
ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN KLAIM BPJS DI RUMAH SAKIT Kurnia, Erlin; Utami, Imelda Lintang; Sabatina, Sindy
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan klaim BPJS dalam penyerahan berkas klaim pasien rawat inap yang mengalami keterlambatan yang jauh dari tanggal yang sudah ditetapkan sehingga dapat menimbulkan kerugian bagi rumah sakit. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui penyebab keterlambatan klaim rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan literature review terhadap 5 jurnal. Jumlah populasi penelitian 5 jurnal dengan google scholar dengan reputasi jurnal sinta 2-5. Dari penelitian didapatkan hasil bahwa penyebab keterlambatan klaim BPJS adalah dari faktor man, method, material, machine. Kurangnya SDM klaim BPJS yang membuat sebagian petugas menjalankan tugas ganda, serta tidak adanya SOP tentang kelengkapan berkas, sehingga berkas klaim menjadi tidak lengkap dan fasilitas yang kurang mendukung seperti SIM RS dan komputer sehingga penyerahan berkas mengalami keterlambatan. Pelaksanaan klaim BPJS yang terlambat menimbulkan kerugian bagi rumah sakit.
LITERATURE REVIEW : ANALISIS FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN UNTUK KESEJAHTERAAN PASIEN BPJS KESEHATAN Kurnia, Erlin; Yulianto, Wahyu; Yoshinta, Aprilia Sonya; Saputra, Oky Wahyu
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu pilar pembangunan negara Indonesia. Perlindungan sosial penting untuk menentukan kebijakan yang memadai dengan tujuan memastikan semua masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara efektif (ILO, 2020). Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial. Peserta BPJS harus mendapatkan rujukan terlebih dahulu jika ingin mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang dituju. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dapat diakses pasien saat mendapatkan rujukan dari pelayanan tingkat pertama. Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) merupakan salah satu capaian kinerja yang bertujuan untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan sejak tahun 2019. BPJS Kesehatan memberlakukan sistem KBK pada FKTP seperti puskesmas, klinik pratama, dan dokter umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kesejahteraan pasien BPJS Kesehatan dengan fasilitas pelayanan kesehatan, berdasarkan sarana prasarana, ruangan, dan pelayanan medik dengan kualitas yang terjamin. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah literature riview dengan penelitian deskriptif, yaitu sebuah pencarian literatur nasional.
LITERATURE REVIEW: EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING DI INDONESIA Kurnia, Erlin; Pradipka, Hermas; Negara, Mahligai Aulia Prawira
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi digunakan untuk menilai tingkat kinerja suatu kebijakan. Evaluasi dijalankan untuk mengetahui outcome dan dampak dari kebijakan yang telah ditetapkan selama dalam kurun waktu tertentu di mana yang dilihat adalah efektifitasnya. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Kejadian stunting bisa terjadi dimulai dari saat janin masih dalam kandungan dan baru terlihat ketika anak berusia dua tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang evaluasi kebijakan program pencegahan stunting di berbagai daerah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review). Sebanyak 5 (lima) jurnal Nasional dan jurnal yang dipublikasi dibatasi 10 (sepuluh) tahun terakhir. Hasil penelitian ini adalah kasus stunting terjadi erat kaitannya dengan pola makan, sedangkan pola makan juga erat kaitannya dengan masalah ekonomi, maka dari itu beberapa pemerintah di daerah-daerah Indonesia menerapkan berbagai kebijakan untuk mencegah terjadinya stunting pada anak-anak. Jurnal yang dianalisis adalah 4 jurnal evaluasi kebijakan program pencegahan stunting di Solok selatan, Pasaman Barat, Papua Selatan, Manggarai Timur belum bisa mengoptimalkan program pencegahan stunting, dan 1 jurnal dari evaluasi kebijakan program pencegahan stunting Pamanukan sudah bisa mengoptimalkan program pencegahan stunting. Kesimpulan dari program kebijakan pencegahan stunting ini masih banyak daerah di Indonesia yang belum mengoptimalkan kebijakan pencegahan stunting, maka monitoring dan evaluasi tetap diperlukan.
LITERATUR REVIEW: KEBIJAKAN PENANGGULANGAN STUNTING DI INDONESIA Jannah, Ayla Miftakhul; Kurnia, Erlin; Yulianto, Wahyu
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jarsi.v4i1.884

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis yang mengancam kualitas hidup dan pencapaian SDGs di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi implementasi kebijakan pencegahan stunting, memahami kendala yang dihadapi. Metode penelitian menggunakan metode literature review dengan meninjau penelitian dan laporan terkait kebijakan, program, serta tantangan dalam mengatasi stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan stunting melibatkan intervensi gizi spesifik seperti pemberian makanan tambahan, pemantauan tumbuh kembang balita, dan pemberian vitamin, serta intervensi gizi sensitif seperti perbaikan sanitasi, pendidikan orang tua, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Namun, keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan regulasi, alokasi anggaran yang memadai, serta koordinasi lintas sektor. Tantangan yang dihadapi meliputi regulasi yang tidak selaras, keterbatasan tenaga kesehatan, rendahnya pengetahuan masyarakat, serta dampak pandemi COVID-19. Kesimpulannya, penanganan stunting membutuhkan pendekatan multidimensi melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif, edukasi berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor yang kuat agar upaya penanggulangan stunting lebih efektif.
LITERATURE REVIEW: KEBIJAKAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT Guritna, Kartika Ayu; Kurnia, Erlin
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jarsi.v4i1.885

Abstract

Pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) merupakan langkah penting untuk menurunkan angka infeksi nosokomial di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program PPI di rumah sakit di Malang, Tebet, Tondano, Tomohon, dan Surakarta. Metode yang digunakan adalah literature review berdasarkan analisis data dari berbagai sumber literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program PPI dipengaruhi oleh dukungan manajemen, ketersediaan anggaran, pelatihan tenaga kesehatan, dan kepatuhan terhadap protokol. Meskipun terkendala keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, beberapa rumah sakit berhasil menurunkan angka infeksi nosokomial melalui peningkatan kesadaran dan pelatihan berkelanjutan. Kesimpulannya, keberhasilan program PPI membutuhkan dukungan manajemen dan sumber daya yang memadai, perlunya rumah sakit meningkatkan meningkatkan pelatihan, alokasi anggaran, dan evaluasi rutin program PPI.