Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peningkatan Derajat Kesehatan melalui Parish Nursing di GBI PAUL Jaten Kediri Kurniajati, Sandy; Yusiana, Maria Anita; Febrijanto, Yoyok; Febritian C, Otniel; Adwiditiya K, Marcella; Agung W, I Gusti
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i1.778

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan yang terdapat di Jemaat GBI Paul Jaten Kediri dari aspek Sosial ekonomi jemaat GBI Paul Jaten Kediri yang rendah dengan penyakit degenertatif pada lansia yang tinggi dan komunitas Gereja belum memiliki program pemberdayaan masyarakat untuk kesehatannya secara mandiri. Tujuan: Pelaksanaan pengabdian masyarakat terciptanya peningkatan derajat kesehatan melalui Parish Nursing di GBI Paul Jaten Kediri. Metode: pelaksanaan dilaksanakan dengan pendekatan promosi kesehatan. Hasil: Hasil pelaksanaan PKM terbentuknya Parish Nursing berupa Posyandu bagi Jemaat GBI Paul Jaten Kediri dengan jumlah kader 10 orang yang di ketuai oleh Ibu Gembala Sidang, dan Program Parish Nursing dijalankan setiap minggu terakhir setiap bulannya setelah ibadah Gereja. Hasil Kegiatan 2 kali pada bulan Juni dan Juli tahun 2025. Hasil skrening  diperoleh kegemukan dan obesitas (42,1%), Hipeertensi (39,5%) , asam urat (18,4%) dan Deabetus ada 7,9%. Kesimpulan: pelaksanaan PKM Peningkatan derajat Kesehatan melalui Parish Nursing di GBI Paul Jaten Kediri telah memberdayakan jemaat dengan terbentuknya Program Parish Nursih (Posyandu) dengan 10 kader yang terlatih, dan berjalan setiap bulan secara kontinyu, yang akan dikembangkan kegiatannya secara terus menerus.
Peningkatan Derajat Kesehatan melalui Posyandu Lansia di GKJW Jemaat Semampir Kediri Triyoga, Akde; Kurniajati, Sandy; Yusiana, Maria Anita; Florentsia A, Maria; Hulu W, Yolan Carmenita; Febrijanto, Yoyok
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i1.784

Abstract

Latar Belakang: Penyakit degeneratif seperti obesitas, hipertensi, asam urat, dan diabetes melitus merupakan penyebab utama morbiditas pada kelompok lanjut usia, terutama di komunitas dengan akses terbatas terhadap pelayanan kesehatan berkelanjutan. Tujuan: kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan deteksi dini penyakit degeneratif melalui pembentukan Posyandu Lansia berbasis komunitas gereja di GKJW Jemaat Semampir Kediri. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kuantitatif deskriptif dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas. Hasil: Hasil skrining dua kali terhadap 50 lansia menunjukkan prevalensi obesitas sebesar 60%, asam urat 42%, hipertensi 40%, dan diabetes melitus 24%. Perempuan lebih banyak mengalami obesitas, DM, dan asam urat, sedangkan laki-laki lebih dominan mengalami hipertensi. Kesimpulan: Pembentukan Posyandu Lansia berbasis gereja efektif sebagai media deteksi dini dan pemberdayaan komunitas lansia. Keberhasilan program ini menjadi dasar penting untuk replikasi di komunitas serupa. Studi lanjutan dapat mengeksplorasi dampak intervensi ini terhadap kualitas hidup lansia dalam jangka panjang.
EDUKASI KESIAPSIAGAAN BENCANA DAN GUIDE IMAGERY SEBAGAI TRAUMA HEALING TERHADAP PTSP PADA SISWA DI SD YBPK WONOREJO KABUPATEN MALANG Kurniawati, Fidiana; Sari, Dyah Ayu Kartika Wulan; Kurniajati, Sandy
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.742

Abstract

Indonesia menjadi salah satu negara yang dilalui ring of fire, salah satunya daerah kabupaten Malang terletak pada jalur pertemuan lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australias, sehingga rentan terjadi bencana alam. Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap risiko dampak bencana, didorong oleh terbatasnya pemahaman terhadap risiko di sekitar mereka sehingga berdampak pada kurangnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Salah satu dampak bencana adalah Gangguan Sindrom Pasca Trauma. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur stres pasca gempa pada anak usia sekolah serta menganalisis dampak pendidikan kesiapsiagaan gempa dan guide imagery terhadap penyembuhan trauma. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre Eksperimental dengan metode one group pre-test post-test design, siswa SD YBPK Wonorejo Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara pelatihan gangguan pra dan pasca trauma pada teknik kesiapsiagaan gempa dan teknik guide imagery. Tidak ada responden dengan hasil PTSD yang lebih rendah setelah pendidikan dibandingkan sebelum pendidikan; terdapat 2 orang dengan PTSD tetap, dan 16 orang memiliki PTSD yang lebih baik dibandingkan sebelum intervensi. Uji statistik menggunakan hasil Wilcoxon, dan menunjukkan hasil signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pra pendidikan dan pasca pendidikan. Penelitian menyimpulkan terdapat pengaruh pendidikan kesiapsiagaan gempa dan gambaran guide imagery sebagai trauma healing terhadap PTSD pada siswa di SD YBPK Wonorejo Kabupaten Malang.
LITERATURE REVIEW: UPAYA PENCEGAHAN HIV MELALUI PENINGKATAN EFIKASI DIRI DAN MONITORING ORANG TUA Kurniajati, Sandy; Puspita, Mariana; Alphatelanie, Gracia; Amelia, Imelda
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jarsi.v4i2.974

Abstract

Perilaku remaja dengan perilaku kenakanan remaja seperti penyalahgunaan NAPZA dan perilaku sex bebas sangat berisiko terjadinya penularan HIV. Membentengi remaja dari perilaku tersebut sangatlah pentimng dalam mencegah penularan HIV pada remaja. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari pengaruh peningkatan efikasi diri remaja dan peran monitoring orang tua dalam mencegah penularan HIV pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur atau literature review untuk mengumpulkan informasi terkait pencegahan HIV di Indonesia. Pencarian literatur dilakukan melalui beberapa platform akademik seperti Google Scholar dan jurnal ilmiah lainnya. Kata kunci yang dipakai mencakup "Pencegahan HIV, Health Education". Pada tahap awal pencarian, didapatkan enam jurnal relevan yang diterbitkan antara tahun 2021 sampai 2025. Analisis dengan menggunakan tabel ekstraksi. Hasil penelitian efikasi diri memiliki peran penting dalam pencegahan perilaku berisiko HIV pada remaja 100%. peran orang tua, baik melalui pola asuh, pengetahuan, maupun keterlibatan dalam edukasi, memiliki kontribusi besar terhadap pencegahan HIV/AIDS pada remaja, Disimpulkan bahwa edukasi, promosi kesehatan melalui media video, dan pola asuh orang tua yang suportif secara signifikan meningkatkan efikasi diri remaja dalam mencegah perilaku berisiko HIV
PENILAIAN ASUPAN GIZI PADA KARYAWAN Kurniajati, Sandy
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v5i2.412

Abstract

Masalah gizi di Indonesia mengami pergeseran dari masalah kurang gizi pada dekade 80-90 an, namun sekarang masalah anomali maslah gizi kurang dan gizi lebih menjadi dominan. Peningkatan prevalensi gizi lebih (kegemukan dan obesitas) pada pria dan wanita dewasa semakin meningkat, hal ini berkontribusi besar munculnya penyakit degeneratif (DM, Hipertensi, Jantung dll) pada usia lebih muda atau pertengahan. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan asupan gizi pada karyawan Panti Wredha SantoYoseph Kediri. Desain penelitian adalah deskriptif. Populasi adalah semua karyawan di Panti Wredha SantoYoseph Kediri, sampling dilakukan dengan total sampling dengan jumlah sampel yang memenuhi kegiatan penelitian 14 orang. Variabel yang di ukur adalah pemenuhan asupan gizi, Pengukuran asupan gizi dengan metode food record dan dianalisi dengan software nurisurvei 2017, dan dianalisis dengan analisis deskriftif dengan pengamatan tendensi sentral. Hasil penelitian asupan gizi pada karyawan Panti Wredha SantoYoseph Kediri yang lebih adalah Lemak (86%) dan yang kurang adalah Air (71,4%), Protein (86%), Karbohidrat (93%), Vit A (93%), Vit E (86%), Vit B1 (100%), Vit B2 (93%), Vit B6 (100%), Vit C (79%), Na (93%), Ca (100%), Mg (64%), Fosfor (71%), Fe (71%), Zn (93%). Disimpulkan asupan gizi pada karyawan Panti Wredha SantoYoseph Kediri memiliki pola lebih pada pemenuhan lemak, dan memiliki pola yang kurang pada air, protein, karbohidrat, mineral dan vitamin.
DEVELOPING ESP NURSING BASED ON COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING Febrijanto, Yoyok; Kurniajati, Sandy
English Education:Journal of English Teaching and Research Vol 2 No 2 (2017): English Language becomes one of compulsory subject and tested on National Examina
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.411 KB) | DOI: 10.29407/jetar.v2i2.885

Abstract

ESP nursing materials is an important component in the success of educational programs, especially in the field of nursing. The development of English learning is now more emphasis on the authenticity of the material that is contextual activities or work involved, one of which is in nursing profession. Communicative language teaching (CLT) sets principles about the teaching of communicative competence not confined to verbal communication but also includes written communication, consists of four skills especially on ESP nursing based on nursing care (assessment, nursing diagnosis, planning(intervention & implementation, and evaluation) as the main source of objective achievement in teaching learning process. The development method used is adapted from Borg and Gall's model involved 24 students, 1 expert in English education, 2 experts in nursing education, and 1 practitioner of hospital. Researchers developed materials (4 chapters) based needs analysis (students’ need and reviewing existing syllabus) with four language skills. Result of expert validation (materials evaluation based on contents, exercises, communication, and general elements) was very good (average score 3.5) and result of students’ try out to give the decision of the product quality, the average score was 3.2, it meant the materials was acceptable and eligible to be used by the nursing students as autonomous learning. In conclusion, the final product can be used as a model of instructional materials to teach English nursing as ESP materials. Keywords: ESP Nursing, CLT, Material Development
RESILIENSI DENGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA PASCA BENCANA BANJIR PADA MASYARAKAT DI DSN. ROWOTRATE DS. SITIARJO KABUPATEN MALANG Kurniawati, Fidiana; Kurniajati, Sandy
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25235

Abstract

Resiliensi bencana merupakan ketahanan masyarakat terhadap kondisi mengancam akibat bencana. Resiliensi dapat memberikan dampak kemampuan masyarakatan dalam kesiapsiagaan untuk mengatasi bencana. Desa Sitiarjo Kabupaten Malang yang rawan terhadap bencana banjir bandang yaitu Dusun Rowotrate. dikarenakan memiliki elevasi terendah dari permukaan air laut, dusun tersebut berada di lembah yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan kapur serta sebagai tempat pertemuaan antara kedua sungai. Kondisi ini menyebabkan bencana banjir sering terjadi didukung dengan perubahan iklim di daerah tersebut. Tujuan dalam penelitian untuk menganalisis hubungan resiliensi dengan kesiapsiagaan bencana pada masyarakat di Dsn. Rowotrate Ds. Sitiarjo Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan cross sectional, melibatkan 41 masyarakat penyintas bencana di Dsn. Rowontrate Ds. Sintiarjo Kabupaten Malang yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Pengukuran menggunakan wawancara terstruktur dan pengisian kuesioner, meliputi kuesioner CD-RISC Connor Davidson Resilience Scale (CD-RISC, 2003) dalam pengukuran resiliensi dan pengukuran kesiapsiagaan bencana menggunakan kategori kesiapsiagaan menurut LIPI-UNESCO/ISDR, (2006). Hasil menunjukkan ada hubungan antara resiliensi dengan kesiapsiagaan hal ini ditunjukkan hasil nilai p = 0,000 (p < 0,05) yaitu H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga hasil menunjukkan adanya korelasi / hubungan yang signifikan dengan hubungan sangat kuat. Pengalaman kejadian bencana banjir dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana yaitu kewaspadaan masyarakat untuk mengurangi / menghindari dampak bencana. Hal ini ditunjukkan dengan Pembangunan plengkrongan di atap rumah dan mengungsi di tempat yang lebih aman.