Abdul Karim
1Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Bosowa, Makassar, Indonesia

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS DISIPLIN DAN KEMAMPUAN TERHADAP KINERJA ANGGOTA MELALUI KOMPETENSI PADA KANTOR POLRES BANTAENG Aswar Anas; Lukman Setiawan; abdul karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7780

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk: (1) menganaliisis pengaruh langsung disiplin kerja dan kemampuan kerja terhadap kemampuan kerja, (2) menganaliisis pengaruh langsung kompetensi kerja terhadap kinerja, (3) menganaliisis pengaruh langsung disiplin kerja dan dkemampuan kerja terhadap kinerja, (4) menganaliisis pengaruh tidak langsung disiplin kerja dan kemampuan kerja terhadap kinerja melalui kompetensi kerja. Penelitian ini menggunakan data primer melalui survei sebanyak 52 anggota sebagai populasi. Adapun sampel dalam penelitian adalah sebanyak 50 orang dengan meteode penentuan sampel menggunakan rumus Slovin, penelitian dilakukan selama 2 (dua) bulan yaitu Februari s.d April 2025. Data dianalisis dengan menggunakan program SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengaruh disiplin dan kemampuan kerja berpengaruh langsung terhadap kemampuan kerja, (2) kompetensi kerja berpengaruh terhadap kinerja (3) disiplin dan kemampuan kerja berpengaruh terhjadap kinerja, (4) dan displin kerja dan kemampuan kerja berpengaruh tidak langsung terhadap kinerja anggota melalui kompetensi kerja  This research was conducted with the following objectives: (1) to analyze the direct influence of work discipline and work ability on work ability, (2) to analyze the direct influence of work competence on performance, (3) to analyze the direct influence of work discipline and work ability on performance, and (4) to analyze the indirect influence of work discipline and work ability on performance through work competence. This study used primary data obtained through a survey of 52 members of the population. The sample in this study consisted of 50 people, with the sample determination method using the Slovin formula. The study was conducted over a period of two months, from February to April 2025. The data were analyzed using the SmartPLS program. The results of the research show that (1) the influence of discipline and work ability has a direct effect on work ability, (2) work competence affects performance, (3) discipline and work ability affect performance, and (4) work discipline and work ability have an indirect effect on member performance through work competence. 
PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI KEPEMIMPINAN PADA PT PLN (PERSERO) ULP KONAWE SELATAN Tri Cahyono; Lukman Setiawan; Abdul Karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja pegawai dengan memasukkan kepemimpinan sebagai variabel mediasi pada PT PLN (Persero) ULP Konawe Selatan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS), penelitian ini melibatkan 50 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan, serta secara langsung meningkatkan kinerja pegawai. Kepemimpinan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja dan memediasi hubungan antara reward–punishment dan kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi sistem penghargaan, sanksi yang konsisten, dan kepemimpinan yang efektif berperan penting dalam meningkatkan kinerja pegawai pada organisasi utilitas publik seperti PLN. Penelitian ini memberikan implikasi praktis mengenai perlunya kebijakan manajemen kinerja yang adil, sistematis, dan terintegrasi pada sektor pelayanan publik. This research aims to analyze the effect of rewards and punishments on employee performance by including leadership as a mediating variable at PT PLN (Persero) ULP Konawe Selatan. Using a quantitative approach and Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS) analysis, this study involved 50 respondents selected using the Slovin formula. The results indicate that rewards and punishments have a positive and significant effect on leadership and directly improve employee performance. Leadership is also proven to have a significant effect on performance and mediates the relationship between rewards and punishments and performance. These findings confirm that a combination of a consistent reward and punishment system and effective leadership plays an important role in improving employee performance in public utility organizations such as PLN. This study provides practical implications regarding the need for fair, systematic, and integrated performance management policies in the public service sector.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI MOTIVASI KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PERSONIL PADA KANTOR DITPOLAIRUD KEPOLISIAN DAERAH SULSEL Abdul Malik Al Saleh; Lukman Setiawan; Abdul Karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja personel pada Kantor Ditpolairud Polda Sulsel. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diberikan kepada 50 personel yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis jalur melalui SPSS 25.0 guna menguji pengaruh langsung dari masing-masing variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personel, yang mengindikasikan bahwa peningkatan pada ketiga aspek tersebut berdampak langsung pada peningkatan kinerja. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan budaya organisasi, peningkatan motivasi kerja, dan penerapan gaya kepemimpinan yang efektif menjadi strategi penting dalam upaya meningkatkan kinerja personel Ditpolairud Polda Sulsel. This study aims to analyze the influence of organizational culture, work motivation, and leadership style on personnel performance at the Water and Air Police Directorate (Ditpolairud) South Sulawesi Regional Police. A quantitative approach was employed, and data were collected through a questionnaire distributed to 50 personnel selected using the Slovin formula. The data were analyzed using descriptive statistics and path analysis through SPSS 25.0 to examine the direct influence of each variable. The findings reveal that organizational culture, work motivation, and leadership style all have positive and significant effects on personnel performance, indicating that improvements in these factors directly contribute to performance enhancement. Based on these results, the study concludes that strengthening organizational culture, enhancing work motivation, and adopting effective leadership styles are essential strategies for improving personnel performance at the Water and Air Police Directorate (Ditpolairud) South Sulawesi Regional.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH MELALUI DIGITALISASI BANK PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) CABANG PANAKKUKANG MAKASSAR Vira Annisa; Lukman Setiawan; Abdul Karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7818

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap digitalisasi bank dan kepuasan nasabah, serta menguji peran mediasi digitalisasi bank dalam hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Panakkukang Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 100 responden nasabah aktif dan teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap digitalisasi bank dan kepuasan nasabah, sementara digitalisasi bank juga berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan nasabah. Selain itu, digitalisasi terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan konvensional sekaligus optimalisasi layanan digital seperti BRImo untuk memperkuat pengalaman dan kepuasan nasabah. Penelitian merekomendasikan penguatan keandalan layanan, stabilitas sistem digital, serta peningkatan literasi digital bagi nasabah guna mendukung pengalaman layanan yang lebih efektif dan berkelanjutan. This research aims to analyze the effect of service quality on bank digitalization and customer satisfaction and to examine the mediating role of bank digitalization in the relationship between service quality and customer satisfaction at PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Panakkukang Makassar Branch. A quantitative approach was employed using a sample of 100 active customers, and data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS 4. The findings indicate that service quality has a significant positive effect on bank digitalization and customer satisfaction, while bank digitalization also significantly enhances customer satisfaction. Furthermore, digitalization significantly mediates the relationship between service quality and customer satisfaction. These results highlight the importance of improving traditional service quality alongside optimizing digital services such as BRImo to strengthen customer experience and satisfaction. The study recommends enhancing service reliability, strengthening digital system stability, and increasing customer digital literacy to support more effective and sustainable service experiences.
ANALISIS KETERAMPILAN DIGITAL DAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI PENGEMBANGAN KARIR DALAM MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI 2030 PADA KANTOR BBPVP MAKASSAR Yuda Susanto; Lukman Setiawan; Abdul Karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Keterampilan Digital, Kompetensi Kerja, Pengembangan Karir, dan Kinerja Anggota dalam suatu organisasi. Secara khusus, penelitian ini memfokuskan pada empat tujuan utama, yaitu: (1) menganalisis pengaruh langsung Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja terhadap Pengembangan Karir; (2) menganalisis pengaruh langsung Pengembangan Karir terhadap Kinerja Anggota; (3) menganalisis pengaruh langsung Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja terhadap Kinerja Anggota; serta (4) menganalisis pengaruh tidak langsung Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja terhadap Kinerja Anggota melalui Pengembangan Karir sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui survei terhadap 52 anggota sebagai populasi, dengan sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilaksanakan selama dua bulan, yaitu Februari hingga April 2025. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan Partial Least Squares melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Pengembangan Karir. Selanjutnya, Pengembangan Karir terbukti berpengaruh positif terhadap Kinerja Anggota. Selain itu, Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja juga memiliki pengaruh langsung terhadap Kinerja Anggota. Temuan penting lainnya menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut turut memberikan pengaruh tidak langsung terhadap Kinerja Anggota melalui Pengembangan Karir sebagai variabel mediasi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan Keterampilan Digital dan Kompetensi Kerja dalam meningkatkan Pengembangan Karir dan Kinerja Anggota secara keseluruhan. This study aims to analyze the relationships among Digital Skills, Job Competence, Career Development, and Member Performance within an organizational setting. Specifically, the study focuses on four main objectives: (1) to examine the direct effects of Digital Skills and Job Competence on Career Development; (2) to analyze the direct influence of Career Development on Member Performance; (3) to investigate the direct effects of Digital Skills and Job Competence on Member Performance; and (4) to assess the indirect effects of Digital Skills and Job Competence on Member Performance through Career Development as a mediating variable. Primary data were collected through a survey of 52 members of the population, with a sample of 50 respondents selected using the Slovin formula. Data collection was conducted over 2 months, from February to April 2025. The data were analyzed using the Partial Least Squares (PLS) approach in SmartPLS. The findings indicate that Digital Skills and Job Competence have significant direct effects on Career Development. Furthermore, Career Development is shown to influence Member Performance positively. The results also reveal that Digital Skills and Job Competence exert direct effects on Member Performance. Another important finding demonstrates that both variables indirectly affect Member Performance through Career Development as a mediating factor. Overall, this study highlights the importance of strengthening Digital Skills and Job Competence to enhance Career Development and improve Member Performance.
PERAN KOMPETENSI SDM DALAM PENINGKATAN KINERJA MELALUI DISIPLIN KERJA PADA KANTOR MAKO BRIMOB POLDA SULSEL Zainal Zainal; Lukman Setiawan; Abdul Karim
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Anggota pada institusi yang menjadi objek penelitian. Secara khusus, penelitian ini menguji empat hubungan utama, yaitu: pengaruh langsung Kompetensi SDM terhadap Kinerja, pengaruh langsung Disiplin Kerja terhadap Kinerja, pengaruh langsung Kompetensi SDM terhadap Disiplin Kerja, serta pengaruh tidak langsung Kompetensi SDM terhadap Kinerja melalui Disiplin Kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data primer yang dikumpulkan melalui survei. Populasi penelitian berjumlah 52 anggota, sedangkan sampel sebanyak 50 responden ditetapkan menggunakan rumus Slovin. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan, yakni Februari hingga April 2025, dan data dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS untuk memperoleh estimasi model struktural secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi SDM memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Kinerja Anggota. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kemampuan teknis dan nonteknis serta kecakapan profesional anggota, maka semakin meningkat pula kinerjanya. Selain itu, Kompetensi SDM terbukti berpengaruh signifikan terhadap Disiplin Kerja, yang menegaskan bahwa anggota dengan tingkat kompetensi tinggi cenderung menunjukkan kepatuhan lebih baik terhadap aturan dan prosedur kerja. Selanjutnya, Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Anggota, yang bermakna bahwa kepatuhan, keteraturan, dan konsistensi dalam melaksanakan tugas menjadi faktor utama peningkatan kinerja. Penelitian ini juga menemukan bahwa Kompetensi SDM memberikan pengaruh tidak langsung terhadap Kinerja melalui Disiplin Kerja, sehingga Disiplin Kerja berfungsi sebagai mediator yang memperkuat hubungan tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan penegakan disiplin dalam upaya optimalisasi kinerja anggota organisasi. This study aims to analyze the influence of Human Resource Competence (HR Competence) and Work Discipline on Member Performance within the institution under study. Specifically, the research examines four primary relationships: the direct influence of HR Competence on Performance; the direct influence of Work Discipline on Performance; the direct influence of HR Competence on Work Discipline; and the indirect influence of HR Competence on Performance through Work Discipline as a mediating variable. This research adopts a quantitative approach using primary data collected through structured surveys. The population consists of 52 members, while a sample of 50 respondents was determined using the Slovin formula. The study was conducted over two months, from February to April 2025, and data were analyzed using SmartPLS to generate comprehensive structural model estimations. The findings reveal that HR Competence has a significant direct effect on Member Performance, indicating that higher technical, behavioral, and professional capabilities contribute to improved performance outcomes. Furthermore, HR Competence significantly affects Work Discipline, suggesting that members with stronger competencies tend to demonstrate better compliance with organizational rules and operational procedures. Work Discipline also shows a significant effect on Member Performance, highlighting that adherence, consistency, and responsibility in task performance are essential determinants of performance improvement. Additionally, the study concludes that HR Competence indirectly influences performance through Work Discipline, confirming the mediating role of discipline in strengthening this relationship. Overall, the research underscores the strategic importance of enhancing human resource competence and reinforcing work discipline as key efforts to optimize organizational member performance.
Penerapan Pencatatan Dan Pelaporan Akuntansi Pajak Pertambahan Nilai pada Kendaraan Kapasitas Besar Pada PT. Kumala Motor Nurul Aulia Aswad; Firman Menne; Abdul Karim
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.4235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pencatatan, perhitungan, dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai pada perusahaan otomotif dengan fokus pada kesesuaian praktik terhadap ketentuan perpajakan yang berlaku. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara sistematis melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan makna untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai praktik akuntansi pajak yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan sistem pencatatan dan pelaporan yang relatif terstruktur, namun masih terdapat ketidakkonsistenan pada perlakuan transaksi tertentu, khususnya transaksi uang muka yang berimplikasi pada pengakuan Pajak Pertambahan Nilai. Proses perhitungan pajak telah menggunakan mekanisme pengkreditan antara pajak keluaran dan pajak masukan, namun variasi dalam penentuan dasar pengenaan pajak menunjukkan adanya perbedaan interpretasi terhadap regulasi. Pelaporan pajak dilakukan secara berkala melalui Surat Pemberitahuan Masa, tetapi masih ditemukan kendala dalam rekonsiliasi data antara pencatatan dan pelaporan. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas pengelolaan pajak tidak hanya ditentukan oleh sistem yang digunakan, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia dan integrasi antar proses. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas teknis, standarisasi prosedur, serta penguatan sistem untuk meningkatkan kualitas pelaporan pajak secara berkelanjutan. This study aims to analyze the implementation of Value Added Tax recording, calculation, and reporting in automotive companies, with a focus on the conformity of practices with applicable tax regulations. The research employs a descriptive qualitative approach, using data collection techniques such as interviews, observations, and documentation. The collected data were analyzed systematically through data reduction, data presentation, and interpretation to obtain a comprehensive understanding of tax accounting practices. The findings indicate that the company has implemented a relatively structured system of recording and reporting; however, inconsistencies remain in the treatment of certain transactions, particularly advance payments that affect VAT recognition. The tax calculation process has adopted a crediting mechanism between output and input tax, yet variations in determining the tax base reflect differences in regulatory interpretation. Tax reporting is conducted periodically through tax returns, although challenges persist in reconciling data between accounting records and reported figures. These findings highlight that tax management quality is influenced not only by the system but also by human resource competence and process integration. The study underscores the importance of strengthening technical capacity, standardizing procedures, and enhancing system integration to improve sustainable tax reporting quality.