Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH KEPEDULIAN LINGKUNGAN, LINGKUNGAN SOSIAL DAN IDENTITAS HIJAU TERHADAP NIAT PEMBELIAN PRODUK RAMAH LINGKUNGAN KONSUMEN GENERASI Z KOTA SURAKARTA Haya Aqila Rahmania; Aniek Hindrayani
Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 14 No 1 (2026): Promosi
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jp.v14i1.13061

Abstract

Niat pembelian produk ramah lignkungan menjadi salah satu cara seseorang untuk peduli terhadap lingkungan. Perilaku tersebut dipengaruhi oleh kepedulian lingkungan, lingkungan sosial, dan identitas hijau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan sampel 384 generasi z Kota Surakarta dengan teknik pengumpulan sampel purposive sampling. Uji validitas menggunakan product moment pearson dan uji reliabilitas menggunakan uji statistik cronbach alpha. Teknik analisis data penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini: (1) kepedulian lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian produk ramah lingkungan konsumen generasi Z Kota Surakarta dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 baik sebelum maupun sesudah ditambahkan variabel kontrol. (2) Lingkungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian produk ramah lingkungan konsumen generasi Z Kota Surakarta dengan sig sebesar 0,000 baik sebelum maupun sesudah ditambahkan variabel kontrol. (3) Identitas hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian produk ramah lingkungan konsumen generasi Z Kota Surakarta dengan sig sebesar 0,000 baik sebelum maupun sesudah ditambahkan variabel kontrol. (4) Kepedulian lingkungan, lingkungan sosial, dan identitas hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian produk ramah lingkungan konsumen generasi Z Kota Surakarta dengan sig sebesar 0,000 baik sebelum maupun sesudah ditambahkan variabel kontrol.
Pengaruh Perceived Entertainment, Celebrity Effect, Dan Perceived Usefulness di Platform E-commerce terhadap Dorongan Impulsive Buying melalui Attitude Toward Influencer Ads pada Generasi Z di Kota Surakarta Riski Samsiyani; Aniek Hindrayani
Edunomic : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): EDISI MARET
Publisher : FKIP Unswagati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/ejpe. v14i1.34071

Abstract

This study aims to examine: (1) the effect of live streaming on Generation Z’s purchasing decisions for local skincare products in Surakarta, (2) the effect of influencer marketing on purchasing decisions, (3) the effect of flash sales on purchasing decisions, and (4) the indirect effects of these variables through purchase intention. The population consists of Generation Z in Surakarta aged 15–This study aims to determine the effect of attitude toward influencer ads on Impulsive Buying; to determine the influence of celebrity effect, influencer credibility, Perceived Entertainment, Perceived Usefulness, and trust on attitude toward influencer ads; to determine the influence of influencer credibility on celebrity effect; to determine the influence of trust on Perceived Usefulness; to determine the influence of attitude toward influencer ads on Perceived Entertainment on Impulsive Buying; to determine the influence of celebrity effect and attitude toward influencer ads on influencer credibility on Impulsive Buying; and to determine the influence of Perceived Usefulness and attitude toward influencer ads on trust on Impulsive Buying. This is a descriptive quantitative study using primary data collection methods obtained from online questionnaires. The population used in this study was Generation Z in Surakarta City. The sampling technique used purposive sampling, resulting in a sample of 398 Generation Z consumers. Data analysis used Partial Least Squares (SEM-PLS) data analysis using the Smartpls 4.0 program. The results of the study indicate a positive and significant effect of attitude toward influencer ads on Impulsive Buying. There are positive and significant effects of celebrity effect, influencer credibility, Perceived Entertainment, Perceived Usefulness, and trust on attitude toward influencer ads. There is a positive and significant effect of influence credibility on celebrity effect. There is a positive and significant effect of trust on Perceived Usefulness. There is a positive and significant effect of attitude toward influencer ads mediating Perceived Entertainment on Impulsive Buying. There is a positive and significant effect of celebrity effect and attitude toward influencer ads mediating influencer credibility on Impulsive Buying. There is a positive and significant effect of Perceived Usefulness and attitude toward influencer ads mediating trust on Impulsive Buying. Keywords: Entertainment, Celebrity, Usefulness, Credibility, Trust
Ten Years of Evolving Edupreneurship Study: A Systematic Literature Review Mahendra Arya Wisnu Pradana; Aniek Hindrayani; Khresna Bayu Sangka
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 10 No 1 (2026): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v10i1.33962

Abstract

Edupreneurship research has shown a relatively increasing publication trend over the past decade, although the cumulative volume remains limited. This study aims to map the development of edupreneurship research, identify research gaps, and formulate future research agenda recommendations using the Theory, Context, and Methodology (TCM) framework. The study applies a Systematic Literature Review following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) protocol on Scopus-indexed journal articles. The selection process uses strict inclusion and exclusion criteria, while data are analyzed descriptively and thematically. The findings reveal an increasing annual publication trend, geographically concentrated research contexts, dominance of quantitative survey methods, limited use of explicit theories, and concentration of publications in high-reputation journals. Wordcloud analysis indicates a diversity of keywords that has not been fully explored in broader contexts. The implications emphasize the need to strengthen theoretical foundations, expand cross-national and cross-disciplinary contexts, and diversify methodological approaches to support more integrated and sustainable edupreneurship research.
Pengaruh Entrepreneurial Passion , Creativity , dan Self-Efficacy terhadap Niat Berwirausaha pada Generasi Z di Kota Surakarta Puji Rahmawati; Aniek Hindrayani
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 6 No 1 (2026): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v6i1.28450

Abstract

Kewirausahaan merupakan salah satu upaya untuk mendorong pembangunan perekonomian di Indonesia. Namun, fenomena yang terjadi di negara ini menunjukkan bahwa masih rendahnya jumlah wirausahawan sehingga menetap dalam menekan tingginya tingkat kemiskinan belum optimal, terutama pengangguran yang hingga kini didominasi oleh generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh semangat wirausaha terhadap niat berwirausaha pada Generasi Z di Kota Surakarta, (2) pengaruh kreativitas terhadap niat berwirausaha pada Generasi Z di Kota Surakarta, (3) pengaruh efikasi diri terhadap niat berwirausaha pada Generasi Z di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah Generasi Z di Kota Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan terpilih sampel sebanyak 385 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form. Teknik uji validitas dengan teknik korelasi person product moment dan uji reliabilitas dengan teknik cronbach's alpha. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan (1) gairah berwirausaha memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha dengan nilai signifikansi 0,000, (2) kreativitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha dengan nilai signifikansi 0,000, dan (3) efikasi diri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha dengan nilai signifikansi 0,000.
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Kesejahteraan Keuangan pada Guru Milenial melalui Sikap Terhadap Menabung dan Perilaku Keuangan Rosichah Dina Amalia; Aniek Hindrayani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1637

Abstract

Penelitian dimaksudkan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh literasi keuangan terhadap kesejahteraan keuangan para guru milenial di SMK Negeri Kota Surakarta, baik melalui jalur langsung maupun melalui peran mediasi sikap terhadap kegiatan menabung serta perilaku pengelolaan keuangan. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain survei. Sebanyak 157 guru milenial berusia antara 30 hingga 45 tahun, yang berstatus sebagai PNS, PPPK, maupun honorer, menjadi responden penelitian ini melalui penyebaran kuesioner secara daring (Google Form) maupun cetak. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dengan teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Temuan menunjukkan bahwa literasi keuangan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan baik terhadap sikap menabung maupun terhadap perilaku keuangan. Sikap menabung sendiri turut memberikan pengaruh positif terhadap perilaku keuangan, sementara perilaku keuangan memberikan pengaruh positif terhadap kesejahteraan keuangan. Akan tetapi, tidak ditemukan bukti pengaruh langsung yang signifikan antara literasi keuangan dan kesejahteraan keuangan. Pengujian mediasi mengonfirmasi bahwa sikap menabung berperan memediasi hubungan literasi keuangan dengan perilaku keuangan, perilaku keuangan berperan memediasi hubungan literasi keuangan dengan kesejahteraan keuangan, serta kombinasi sikap menabung dan perilaku keuangan secara berjenjang (serial mediation) turut memediasi hubungan literasi keuangan terhadap kesejahteraan keuangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan semata tidak akan cukup mendorong tercapainya kesejahteraan keuangan guru milenial apabila tidak dibarengi dengan sikap positif dalam menabung serta praktik pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab. Temuan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pihak sekolah maupun dinas pendidikan dalam menyusun program literasi keuangan yang tidak sebatas transfer pengetahuan, melainkan juga membangun sikap dan kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik di kalangan guru milenial. Kata kunci: literasi keuangan, kesejahteraan keuangan; sikap terhadap menabung, perilaku keuangan, guru milenial This study aims to examine the effect of financial literacy on the financial well-being of millennial teachers at State Vocational High Schools (SMK Negeri) in Surakarta City, considering both a direct pathway and indirect pathways mediated by saving attitude and financial behavior. A quantitative survey design was adopted for this purpose. The sample consisted of 157 millennial teachers between 30 and 45 years of age, holding civil-servant (PNS), government-contract (PPPK), or honorary (Honorer) employment status, who responded to questionnaires distributed both online through Google Form and in printed form. The collected data were subsequently processed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 software. The findings reveal that financial literacy exerts a positive and significant influence on both saving attitude and financial behavior. Saving attitude, in turn, positively affects financial behavior, while financial behavior positively affects financial well-being. Nevertheless, no significant direct relationship was found between financial literacy and financial well-being. The mediation analysis confirms that saving attitude mediates the relationship between financial literacy and financial behavior, financial behavior mediates the relationship between financial literacy and financial well-being, and the sequential combination of saving attitude and financial behavior (serial mediation) mediates the relationship between financial literacy and financial well-being. These results suggest that raising financial literacy alone is insufficient to secure the financial well-being of millennial teachers unless it is coupled with a favorable attitude toward saving and the practice of responsible financial behavior. The study offers practical implications for schools and education authorities in designing financial education initiatives that go beyond knowledge transfer to also cultivate sound financial attitudes and habits among teachers. Keywords: financial literacy, saving attitude, financial behavior, financial well-being