Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Terapi Akupresur Titik PC6 dan ST36 Dalam Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Amey Adela Devada; Sri Kustiyati
Jurnal Anestesi Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/anestesi.v2i3.1215

Abstract

Perubahan tubuh dan perasaan pada 90% wanita hamil sering kali menyebabkan ketidaknyamanan, terutama mual muntah pada awal kehamilan. Mual muntah yang berlebihan dapat menyebabkan hiperemesis gravidarum, dehidrasi, dan komplikasi lainnya. Mual dan muntah dapat dikurangi dengan terapi akupresur pada titik PC6 dan ST36. Pemblokiran stimulasi mual merangsang nitric oxide dalam tubuh, yang meningkatkan motilitas usus, sehingga mengurangi frekuensi mual pada ibu hamil. Stimulasi pada titik PC6 dan ST36 menyalurkan energi ke organ Zang Fu terkait, sehingga aliran Qi dan darah menjadi normal, fungsi organ Zang Fu seimbang, dan mual muntah berkurang. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh akupresur titik PC6 dan ST36 dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan one group pre-test post-test. Sampel yang didapatkan dari rumus Slovin adalah 26 ibu hamil trimester I dengan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value < 0,05 (0,000 < 0,05), yang berarti ada pengaruh terapi akupresur titik PC6 dan ST36 dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WOLOWARU THE RELATIONSHIP OF CHRONIC ENERGY DEFICIENCY (CED) IN PREGNANT WOMEN AND THE INCIDENCE OF LOW BIRTH WEIGHT IN THE WORKIN Repa, Mariana Katarina Sulmi; Kustiyati, Sri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i3.6016

Abstract

Latar Belakang: Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) kurang dari 23,5 cm. Pencegahan masalah gizi pada ibu hamil merupakan hal penting dilaksanakan mulai dari menjaga kesehatan dan status gizinya saat sebelum dan selama masa kehamilan, Kekurangan Energi Kronik (KEK) dapat berakibat pada ibu maupun janin yang dikandungnya, pada ibu dapat menyebabkan risiko anemia, perdarahan, berat badan tidak bertambah secara normal terhadap janin dapat mengakibatkan keguguran/abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pada bayi dan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR). Metode: Desain penelitian analitik dengan Case Control Study, uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi lahir dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling pada bulan Oktober - Desember 2023 berjumlah 52 responden. Hasil: Analisis bivariat dengan menggunakan Uji Continuity Correction. Untuk melihat besarnya risiko, uji yang digunakan adalah Odds Ratio (OR). dengan nilai p 0,038 (<0,05) dengan nilai OR 4,400. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara kekurangan energi kronis (KEK) dengan kejadian berat badan lahir rendah Background: Upper Arm Circumference (LILA) measurement is less than 23.5cm. Preventing nutritional problems in pregnant women is an important thing to do starting from maintaining their health and nutritional status before and during pregnancy. Chronic Energy Deficiency (CED) can have an impact on the mother and the fetus she is carrying, in the mother it can cause the risk of anemia, bleeding, weight gain. Not growing normally in the fetus can result in miscarriage/abortion, stillbirth, neonatal death, congenital defects, anemia in babies and Low Birth Weight (LBW) Babies. Objective: This study aims to analyze the relationship between chronic energy deficiency (KEK) in pregnant women and the incidence of low birth weight (LBW). Method: Analytical research design with Case Control Study, the statistical test used was Chi-Square. The population in this study was all born babies and the sampling technique used the Total Sampling technique in October - December 2023 totaling 52 respondents. Results: Bivariate analysis using Continuity Correction Test. To see the magnitude of the risk, the test used is the Odds Ratio (OR). with a p value of 0.038 (<0.05) with an OR value of 4.400. Conclusion: There is a significant relationship between chronic energy deficiency (CED) and the incidence of low birth weight.
PEMBERDAYAAN KADER: BAKSOS TERAPI ANAK UNTUK OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG Sri Kustiyati; Wahyuningsih, Istiqomah Risa
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v8i1.1414

Abstract

Abstract The terms growth and development actually include two events that are different in nature, but interrelated and difficult to separate, namely growth and development. The purpose of this activity is to train cadres about massage therapy in children and then continue by holding a child therapy social service. Outputs: scientific articles in be-ISSN community service journals. First stage: Training with the target is cadre mothers to be trained in child therapy with the Aikipressure method. Second stage: Conducting child therapy social services to provide opportunities for cadres who have been trained to apply the knowledge gained during training, with assistance. Baby massage social service activities have been carried out at the Asyifa Kartopuran Surakarta Clinic on Sunday, June 4, 2023 which was attended by 24 infant and toddler patients. This activity was fully supported by the Asyifa Clinic team. Baby massage social service activities can provide benefits to the community, especially in increasing bonding attachment in the family and helping to overcome health problems in infants. In addition, knowledge and skills about infant massage are also important for mothers and health cadres to have so that they can perform infant massage independently and effectively.
PENGETAHUAN TENTANG KANKER PAYUDARA DAN POLA KONSUMSI ISOFLAVON DARI PRODUK OLAHAN KEDELAI PADA REMAJA PUTRI Lely Firrahmawati; Rita Riyanti Kusumadewi; Sri Kustiyati; Irvina Nurul Mahmudah
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 1 No. 1 (2022): JMHSA
Publisher : Midwifery Department of Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jmhsa.v1i1.16

Abstract

Kanker payudara merupakan sel kanker (tumor malignan) yang tumbuh di dalam epitel duktus atau lobulus pada payudara yang mengalami pertumbuhan abnormal. Isoflavon merupakan komponen yang terdapat dalam kedelai. Senyawa isoflavon bermanfaat bagi kesehatan karena memiliki aktivitas antioksidan yang dapat mencegah kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang kanker payudara dan gambaran pola konsumsi isoflavon dari produk olahan kedelai pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan variable pengetahuan tentang kanker payudara dan pola konsumsi isoflavon pada remaja putri. Penelitian ini dilakukan di Desa Jeruk Miri. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di Desa Jeruk Miri yang berjumlah 203 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Kriteria yang ditetapkan ialah remaja putri usia 10-19 tahun dan bersedia menjadi responden. Pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara selama bulan Februari-April 2019. Analisa yang digunakan adalah univariat. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi berdasarkan usia remaja </= 15 tahun sebanyak 57 (57%), usia remaja >15 tahun sebanyak 43 (43%). Pada penelitian ini sebagian besar responden atau sebanyak 73 (73%) responden mempunyai tingkat pengetahuan cukup, sebanyak 19 (19%) responden mempunyai tingkat pengetahuan kurang dan 8 (8 %) responden mempunyai tingkat pengetahuan baik. Dan pada penelitian ini sebagian besar responden atau sebanyak 54 (54%) responden mengkonsumsi lebih dari 30 mg isoflavon dalam produk olahan kedelai per harinya dan 46 (46%) responden mengkonsumsi kurang dari 30 mg isoflavon dalam produk olahan kedelai per hari.
Sosialisasi bone broth, kaldu tulang untuk MP-ASI pada kader Aisyiyah Sayangan, dilakukan pada kader Aisyiyah di Sayangan Kustiyati, Sri; Widayati, Rina Sri
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3728

Abstract

Kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan kaldu tulang (bone broth) sebagai Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para kader Aisyiyah di Desa Wonorejo mengenai pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan anak. Analisis situasi menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat cenderung menengah ke bawah, dengan mayoritas ibu muda memiliki tingkat pendidikan hanya hingga SMP. Keterbatasan fasilitas kesehatan serta minimnya akses informasi gizi turut memperburuk angka kasus stunting, yang mencapai 60 anak dalam tiga tahun terakhir. Program ini mencakup edukasi tentang cara membuat kaldu tulang yang higienis dan bergizi, serta penyediaan bahan informasi dalam bentuk e-book. Metode penyuluhan melibatkan pelatihan langsung dan demonstrasi, diikuti dengan sesi tanya jawab interaktif untuk memastikan peserta memahami setiap tahapan. Evaluasi menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari peserta yang merasa terbantu dengan materi yang disampaikan. Dengan peningkatan pengetahuan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menerapkan tips dan trik pembuatan kaldu tulang secara mandiri di rumah, sehingga dapat berkontribusi dalam mengurangi angka stunting di Desa Wonorejo.
Konservasi Kelor (Moringa Oleifera) Mendukung Program Pencegahan Anemia Menuju Generasi Emas Bebas Stunting Sri Widayati, Rina; Kustiyati, Sri; Sari, Dewi Kartika; Cahyani , Renata Fina Antika
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v3i01.1484

Abstract

Adolescence is the initial period of preparation for pregnancy, so it is necessary to strive for the best nutrition during adolescence. As we know, nutritional status during adolescence plays a very important role in a woman's preparation for pregnancy because of the high incidence of anemia in adolescents, so efforts for early detection and prevention of anemia in adolescents need to be vigilant. Health education about anemia and adolescent nutrition really needs to be given as initial preparation for teenagers to become mothers-to-be so that in the future the babies born will not experience growth and development problems, especially stunting. Nutritional problems that often occur in young women are lack of nutritional intake which will cause malnutrition, chronic lack of energy, lack of protein energy and anemia can occur. Objective: Increase knowledge and behavior of Aisyiyah cadres towards preventing anemia. Method: This empowerment activity was carried out in the village of Belimbing, Polokarto, Sukoharjo using the method of counseling and empowering cadres to utilize empty land to plant Moringa leaves (Moringa Oleifera). Results: If you look at the results of the pre-test and post-test calculations carried out during the activity, namely the results before the extension and empowerment activities were carried out, it is known that the knowledge obtained in the good category was 25% and after the extension and empowerment activities were carried out it increased to 55%. This empowerment activity succeeded in increasing the knowledge and skills of cadres in Belimbing Village as well as ways to prevent anemia through processed Moringa (Moringa Oleifera) leaf products.
Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Tentang Kehamilan Usia Dini di Posyandu Remaja Hagerek Sesama, Desa Makunjung Fransiska Boy Sili; Sri Kustiyati
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v2i3.310

Abstract

Adolescence is a transition period from child to adult. Problems that often arise as a result of physical changes, emotional changes and social changes in adolescents are free sexual behavior, early pregnancy, and contraction of sexually transmitted diseases including HIV/AIDS. Early pregnancy can have a detrimental impact, especially for adolescent girls, both physically, phychologically and socially. Phycically, teenage mothers face a higher risk of eclampsia, puerperal endometritis , and systemic infection that women aged 20 to 24 years, and babies of teenage mothers face a higher risk of low birth weight, premature birth, and severe neonatal conditions. Objective: to determine the knowledge and attitudes of adolenscent girls about early pregnancy. Method: this type of research is a case study that uses descriptive research with a total sample of 49 people. Results: the characteristics of respondents aged 14-16 years 38%, with 59% education level is high school. Most of the knowledge of adolescent girls in youth Poanyandu Hagerek Sesama 55% in the moderate category, 33% in the good category, and 12 % in the poor category. The attitude of adolescent girls in Youth Posnyandu Remaja Hagerek Sesama was 87,76% in favor of early pregnancy and attitudes of adolescent girls about early pregnancy where most adolescent girls have sufficient knowledge and supportive attitudes.
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI KELAS IBU HAMIL Kusumadewi, Rita; Kamidah, Kamidah; Yuliaswati, Enny; Ningtyas Prabasari, Siska; Kustiyati, Sri; Yuntafiatul
Empowerment Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i1.1676

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Penyebab utama meliputi kurangnya asupan gizi, pola makan yang buruk, dan rendahnya pengetahuan ibu tentang gizi selama kehamilan. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting melalui kelas ibu hamil. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Pratama Hidayah dengan melibatkan 50 ibu hamil yang dibagi menjadi dua kelompok. Edukasi dilakukan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan media visual seperti PowerPoint. Materi meliputi pencegahan stunting, nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan, serta faktor pendukung lainnya. Pretest dilakukan sebelum sesi untuk menilai pengetahuan awal peserta, diikuti oleh posttest setelah penyuluhan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta. Sebelum penyuluhan, 86% ibu hamil berada pada kategori pengetahuan kurang, 14% cukup, dan tidak ada yang baik. Setelah penyuluhan, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 28%, cukup menjadi 68%, dan kurang menurun menjadi 4%. Kesimpulan menunjukkan bahwa kelas ibu hamil efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang pencegahan stunting. Selain memberikan edukasi gizi, program ini mendorong ibu hamil untuk lebih peduli terhadap pemeriksaan kehamilan, pola makan bergizi, dan perawatan selama kehamilan. Program ini diharapkan berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak, serta menciptakan generasi yang lebih sehat
KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG TIDAK PATUH MENGONSUMSI TABLET ZAT BESI DI PMB MINASTRI KECAMATAN KARANGANYAR KABUPATEN KARANGANYAR Ismiati, Nurul; Kustiyati, Sri
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Volume 1 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v1i4.20264

Abstract

Masalah gizi yang banyak terjadi pada ibu hamil adalah anemia gizi, merupakan masalah gizi mikro terbesar dan tersulit di atasi diseluruh dunia. Dari data yang didapat belum semua ibu hamil mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Kepatuhan mengacu kepada situasi ketika perilaku seorang individu sepadan dengan tindakan yang dianjurkan atau nasehat yang diusulkan oleh seorang praktisi kesehat. Sedangkan Ketidakpatuhan adalah pengukuran pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan dalam bentuk standar. Kurangnya zat besi dan asam folat dapat menyebabkan anemia, Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dalam darah kurang dari normal, dengan berbeda setiap kelompok umur dan jenis kelamin. Mengetahui Karakteristik Ibu Hamil yang Tidak Patuh Mengonsumsi Tablet Zat Besi di PMB Minastri Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar. Rancangan penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif, menggunakan Teknik sampling yaitu Purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian dapat diambil kesimpulan, ibu hamil yang tidak patuh mengonsumsi tablet zat besi pada tingkat pengetahuan ibu mayoritas responden memilliki pengetahuan cukup, pendidikan ibu hamil mayoritas responden memilliki Pendidikan SMP dan SMA, usia ibu hamil mayoritas responden memilliki usia 20-35 tahun, paritas ibu mayoritas adalah multipara, pekerjaan ibu hamil mayoritas responden adalah IRT.
Tongue Conditions in Reproductive Disorders: Indicators of Qi Deficiency and Imbalance Kustiyati, Sri; Mintara, Arya Yoga; Kusumadewi, Rita Riyanti
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol. 21 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jkk.3962

Abstract

Tongue diagnosis in Traditional Chinese Medicine (TCM) serves as a non-invasive diagnostic tool for assessing overall health by evaluating the tongue’s color, shape, coating, and moisture. This study aims to analyze the tongue characteristics of patients with reproductive system disorders to explore potential diagnostic correlations. This study employs a quantitative descriptive research method with a descriptive observational design, involving 82 patients from the Holistic Consultation Group who sought treatment for reproductive health issues. Tongue assessments were conducted through direct visual observation, categorizing color, shape, coating, and moisture levels, followed by statistical analysis using frequency distribution. Tongue color: 59.8% (49 patients) had pale tongues, suggesting blood or energy deficiencies. Tongue shape: 79.3% (65 patients) had thick tongues, indicating digestive and metabolic issues. Tongue coating: 57% (47 patients) had thick coatings, associated with internal dampness or phlegm accumulation. Tongue moisture: 93.9% (77 patients) had moist tongues, suggesting excess fluids or weak digestion. The findings highlight a significant correlation between tongue characteristics and reproductive health disorders, reinforcing the potential of tongue diagnosis as a supplementary assessment tool in holistic healthcare. Further research integrating tongue analysis with biomedical diagnostics is recommended to enhance its clinical applicability.