Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD NEGERI 091281 BATU IV Anastasia Sinaga; Osco Parmonangan Sijabat; Nancy Angelia Purba
Pande Nami Jurnal (PNJ) Vol. 2 No. 4 (2024): Vol. 2 - No. 4 - OKTOBER 2024
Publisher : PT. Migas Centre Sidjabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran snowball throwing berbantuan puzzle. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan jenis Pre Experimental Design dengan menggunakan desain One grup pretest posttest design. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 07-12 Oktober 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 091281 Batu IV, sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 091281 Batu IV berjumlah 25 siswa yang terdiri dari 14 sampel laki-laki dan 11 sampel perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi dan tes. Berdasarkan hasil uji analisis data yang dilakukan diperoleh hasil uji hipoteis. Berdasarkan hasil analisi data yang digunakan juga menggunakan uji hipotesis dengan jumlah = 12,062, dimana skor tersebut lebih besar dari = 3,190. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran SnowBall Throwing Berbantuan Media Puzzle Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 091281 Batu IV.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROUND ROBIN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA KELAS V SISWA SD NEGERI 091277 SIANTAR ESTATE Ria Adventina Sinaga; Nancy Angelia Purba; Lisbet Novianti Sihombing
Pande Nami Jurnal (PNJ) Vol. 2 No. 4 (2024): Vol. 2 - No. 4 - OKTOBER 2024
Publisher : PT. Migas Centre Sidjabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Round Robin terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen (pre-experimental design). Analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Populasi penelitian di kelas V SD Negeri 091277 Siantar Estate yang berlokasi di Jl. Makmur, Rambung Merah. Sampel dalam penelitian ini yaitu diambil disatu kelas yang digunakan sebagai kelas One Group sehingga yang menjadi sampel di penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SD Negeri 091277 Siantar Estate. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 27 siswa. Penilaian yang dilakukan adalah penilaian kebahasaan dan nonkebahasaan. Hasil penelitian diperoleh yaitu terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu dengan rata-rata posttest berjumlah 82,37 sedangkan pretest berjumlah 56. Pengaruh model kooperatif tipe Round Robin terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan faktor hake dengan uji N-Gain diperoleh niai sebesar 0,55 dengan kategori sedang.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar pada Subtema Organ Gerak Hewan Siswa Kelas V UPTD SD Negeri 124386 Pematangsiantar Surthyna Adriana Sitorus; Nancy Angelia Purba; Natalina Purba
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.252 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4094

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dalam penggunakan model Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar pada subtema organ gerak hewan siswa kelas V UPTD SD Negeri 124386 Pematangsiantar. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen, yang menggunakan Pre-experimental design dengan model One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V UPTD SD Negeri 124386 Pematangsiantar yang berjumlah 30 siswa. Sampel dalam penelitisn ini dalah seluruh populasinya yaitu seluruh siswa kelas V UPTD SD Negeri 124386 Pematangsiantar. Instrumen yang digunakan adalah tes. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model Contextual Teaching And Learning (CTL) terhadap hasil belajar pada subtema organ gerak hewan siswa kelas V UPTD SD Negeri 124386 Pematangsiantar. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil belajar yang meningkat dilihat dari rata-rata nilai pretest 58,27 dan rata-rata nilai posttest 81,27. Kemudian dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang dilakukan diperoleh yaitu 16,4286 dan yaitu 1,701. Maka diperoleh berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model Contextual Teaching And Learning (CTL) terhadap hasil belajar pada subtema organ gerak hewan siswa kelas V UPTD SD Negeri 124386 Pematangsiantar. Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning (CTL), Hasil Belajar
Pengembangan Media English Vocabulary Card di UPTD SD Negeri 017107 Kisaran Naga Radode Kristianto Simarmata; Nancy Angelia Purba; Jon Roi Tua Purba
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v1i3.404

Abstract

The background for the development of English Vocabulary Card media is to look at the state of learning media in general. In elementary schools the use of media that speaks vocabulary is still very minimal. Even though learning media is needed to make it easier for teachers to transfer knowledge and make it easier for students to understand English vocabulary. This study uses research and development methods or Research and Development (R&D). After developing students' English learning with English Vocabulary Card Media Development at UPTD SD Negeri 017107 Kisaran Naga, learning proved to be more effective. Therefore, the researchers developed English Vocabulary Card media for fourth grade English subjects. This study aims to develop learning media in the form of English vocabulary cards and find out how the appropriateness of the media is so that it produces media that is valid, effective and responsive. The data collection technique in this study was to use a research and development questionnaire to produce English vocabulary card media that was feasible to use based on assessments from media experts, material experts, English subject teachers and students' responses.
Tindak Tutur Ilokusi Asertif dalam Pernyataan Klarifikasi Figur Publik Pelaku Pelecehan Seksual di Media Sosial Endah Sawitri; Eqy Wahyu Ramadhani; Putri Rahma Nurjannah; Rahma Delviani; Sevia Amartha Putri; Yasmina Zalfa; Asep Purwo Yudi Utomo; Nancy Angelia Purba
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurribah.v5i2.9629

Abstract

Public figure clarifications on social media have become a complex space for truth contestation in digital society. This research is motivated by the strategic use of linguistic devices by public figures to restore their image and construct a narrative of truth following digital conflicts. The purpose of this study is to identify and describe the various functions of assertive illocutionary speech acts used by Mohan Hazian, Panji Sukma, and Roby Tremonti in their clarification videos. The method used is descriptive qualitative with a pragmatic approach. Data were collected using listening and note-taking techniques, then analyzed based on Searle's speech act taxonomy. The results of the study revealed 45 data points of assertive speech acts divided into eight functions, namely stating, denying, reporting, assessing, emphasizing, admitting, claiming, and complaining. The functions of stating and denying are the most dominant as instruments of self-defense. These findings prove that speakers combine logical facts with emotional aspects to regain public trust. The benefit of this research is to provide a theoretical contribution to the development of pragmatic studies regarding crisis communication strategies in digital media and to serve as a guide for the public to be more critical in dissecting the intent behind public figure clarifications.
Analisis Penggunaan Literasi Multimodal Pada Contoh-Contoh Teks Buku Bahasa Indonesia Kelas IV SD Sanni Hutagaol; Nancy Angelia Purba; Bernard Simanjuntak
Journal of Literature Language and Academic Studies Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jllans.v5i1.2089

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penggunaan literasi multimodal pada buku teks Bahasa Indonesia kelas IV SD Kurikulum Merdeka, khususnya terkait interaksi antara elemen visual dan linguistik dalam membangun keutuhan pesan bagi siswa sekolah dasar. Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika sosial. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan peringkat akademik dan seorang guru wali kelas. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi elemen visual seperti gambar dan infografis secara signifikan meningkatkan ketertarikan afektif dan motivasi belajar siswa. Ilustrasi visual berfungsi sebagai instrumen konfirmasi makna atau petunjuk kunci (clue) yang membantu siswa memahami kosakata sulit dan membangun pemahaman pesan yang utuh. Selain itu, teks multimodal terbukti lebih efektif dalam memicu daya kritis dan kemampuan komunikatif siswa dibandingkan teks konvensional. Kebaruan – Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan membedah struktur makna dan kesesuaian psikologis integrasi multimodal secara spesifik pada buku teks utama Kurikulum Merdeka di jenjang sekolah dasar. Signifikansi – Studi ini bermanfaat bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang variatif, bagi penulis buku untuk mengoptimalkan desain visual, serta bagi siswa dalam meningkatkan kecakapan literasi di era digital.