Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Peningkatan Keterampilan Proses Sains Mahasiswa PGSD melalui Penerapan Model CLIS Abdillah, Candra; Dameis Surya Anggara
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2024): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pekobis.v9i1.P21-31.40091

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis (1) ketercapaian KPS mahasiswa; (2) menguji perbedaan pada KPS mahasiswa yang menyelenggarakan  model CLIS berbantuan LKS dan model ekspositori; (3) menganalisis kenaikan KPS mahasiswa setelah menyelenggarakan model CLIS berbantuan LKS. Penelitian memiliki pendekatan kuantitatif, dengan metodologi quasi eksperimen design Nonequivalent control group design. Populasi diambil dari seluruh mahasiswa semester II prodi PGSD UNPAM dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 71 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan pengamatan, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui statistika deskriptif dan statistika inferensial berupa one sample t test dan independent sample t test. Hasil penelitian adalah (1) tingkat KPS mahasiswa dengan model CLIS berbantuan LKS mencapai kategori terampil. (2) ada kesenjangan yang signifikan pada KPS mahasiswa antara yang menyelenggarakan model CLIS berbantuan LKS dan model ekspositori. (3) Kenaikan KPS mahasiswa yang menyelenggarakan model CLIS berbantuan LKS lebih besar daripada model ekspositori.
The Effect of Student Readiness and Activeness on Student Learning Achievement Windy Yuni Triana; Abdillah, Candra; Dameis Surya Anggara
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2024): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pekobis.v9i2.P151-160.47520

Abstract

This study aims to analyze the magnitude of the influence between learning readiness on student learning achievement; (2) to determine the magnitude of the influence between Student Activeness on student learning achievement; (3) to determine the magnitude of the influence between Learning Readiness and Student Activeness on student learning achievement. The study has a quantitative approach, with an association methodology. The population in this study were all students of class XII TKRO SMK Sasmita Jaya 2 totaling 54 students with a simple random sampling technique with a sample size of 42 students. Data were collected by questionnaire, observation and documentation. The research instruments were in the form of a learning readiness questionnaire sheet, a student antipathy questionnaire sheet, and documentation of student learning achievement. Data were analyzed through inferential statistics in the form of simple linear regression and multiple linear regression. The results of the study were (1) the influence of the learning readiness variable on learning achievement was 0.126 or 12.6% 2) the influence of the student activeness variable on learning achievement was 0.040 or 4%; 3) The influence of the variables of learning readiness and student activity simultaneously on learning achievement is 0.141 or 14.1% and the remaining 85.9% is influenced by other factors.
Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Edutainment Untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru Sekolah Dasar Abdillah, Candra; Rahayu, Purwati Yuni Rahayu
Jurnal IPMAS Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.3.2.2023.305

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pelatihan guru dalam kegiatan program kemitraan khususnya bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Jepara. Subyek pelatihan ini adalah 20 orang guru SDN 1 Nalumsari. Metode pelaksanaan dalam pelatihan ini meliputi kegiatan demonstrasi, tanya jawab, ceramah, dan diskusi. Hasil pelatihan ini memberikan kontribusi dalam media pembelajaran inovatif berbasis edutainment yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengembangan keprofesian guru berkelanjutan. Selanjutnya disusun lima video pembelajaran berbasis edutainment yang dapat diakses oleh semua pengguna situs YouTube, khususnya bagi pelajar. Berdasarkan kegiatan pelatihan pengembangan media ini diketahui bahwa guru memiliki kemampuan yang sangat baik dalam membuat inovasi media pembelajaran berupa video yang bervariasi. Dalam konfirmasi angket terbuka, ternyata para guru yang ingin berinovasi namun sibuk dalam kegiatan administrasi, dan kesempatan yang tersedia sedikit. Masalah lain yang muncul adalah terkait kendala guru mengoperasikan TIK padahal guru secara sadar menyadari perlunya mengikuti kecepatan generasi milenial saat ini
Implementasi Model Kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif IPA Handriyani, Etik; Abdillah , Candra
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.2.2.2022.203

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif IPA siswa kelas VI SDN Sidorejo 01. Untuk mencoba mengatasi rendahnya kemampuan kognitif siswa pada pelajaran IPA maka peneliti menerapkan metode kooperatif tipe two stay two stray (TSTS). Implementasi dari model pembelajaran Two Stay Two Stray adalah memprioritaskan pada aktivitas siswa. Siswa memiliki kemampuan untuk mengajukan masalah dan mencari solusi yang mereka temui karena model pembelajaran kooperatif menggunakan PTK. 30 siswa kelas VI adalah subjek penelitian. Alat yang digunakan adalah lembar ujian. Pengumpulan data menggunakan tes tulis yang berupa 10 soal objektif dan 5 soal uraian untuk menentukan kemampuan kognitif siswa. Data yang dikumpulkan dari hasil belajar IPA. Analisis deskriptif kualitatif digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik TSTS meningkatkan kecerdasan siswa, yang ditunjukkan oleh 90% peningkatan hasil belajar tuntas siswa. menggunakan model Two Stay Two Stray (TSTS) untuk data dan diskusi yang telah diuraikan dapat membantu siswa kelas VI SDN Sidorejo 01 meningkatkan kemampuan kognitif mereka. Temuan Penelitianini bahwa siswa dapat memperoleh pemahaman menghasilkan materi yang lebih baik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray.
Pembelajaran Ramah Anah melalui Model CLIS (Children Learning in Science) Berbantuan Media Miniatur Tata Surya Abdillah, Candra; Anggara, Dameis Surya
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.1.2025.885

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada peran strategis pembelajaran sains di sekolah dasar sebagai fondasi dalam membangun literasi sains dan kemampuan berpikir kritis siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model pembelajaran CLIS (Children's Learning in Science) berbantuan media miniatur tata surya ramah anak melalui tingkat pencapaian pemahaman konsep, ketuntasan klasikal, peningkatan pemahaman konsep, dan perbedaan pemahaman konsep yang signifikan. Urgensi penelitian ini adalah meminimalisir miskonsepsi pembelajaran IPA sehingga dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodologi quasi experimental times series design. Sampel penelitian adalah siswa kelas V di Jawa Barat. Indonesia. Pemilihan sampel ini menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dengan instrumen tes pemahaman konsep siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t satu sampel, uji binomial satu sampel, uji-N gain, dan uji paired sample t-test. Temuan penelitian berupa pemahaman konsep IPA siswa dapat meningkat setelah penerapan model pembelajaran CLIS berbantuan media miniatur tata surya berbasis ramah anak dengan rincian rata-rata pemahaman konsep siswa sebesar 76,30, ketuntasan klasikal mencapai 78,26%, peningkatan pemahaman konsep siswa dengan kriteria peningkatan sedang sebesar 82,61%, dan terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep siswa sebelum pembelajaran mendapatkan rata-rata 61,30 dan sesudah pembelajaran mendapatkan rata-rata 76,30 sehingga terdapat selisih skor sebesar 15. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran CLIS (Children's Learning in Science) berbantuan media miniatur tata surya ramah anak efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa SD.
The Enhancing Elementary Students’ Conceptual Understanding of Ecosystems through a Metaverse-Based Project-Based Learning Model: A Quasi-Experimental Study Candra Abdillah; Erni Suharini; Arif Widiyatmoko; Barokah Isdaryanti
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 9 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v9i1.17085

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the metaverse-based PjBL model on elementary school students' conceptual understanding of the Natural and Social Sciences subject of Ecosystem material. This study uses a quantitative approach and quasi-experimental methodology with a times series design. The research sample is fifth grade students in Banten, Indonesia. This sample selection uses a simple random sampling technique. The data collection technique in this study uses a test technique with a concept understanding test instrument. The data analysis technique uses a one-sample t-test, one-sample binomial test, N-gain test, and paired sample t-test. The results of the study include: (1) The average conceptual understanding of students after being taught with the metaverse-based PjBL model is 83.70; (2) the classical completeness of students' conceptual understanding after being taught with the metaverse-based PjBL model is 76.67%; (3) there is an increase in students' conceptual understanding after being taught with the metaverse-based PjBL model with a moderate increase criterion of 63.33%, (4) there is a significant difference in students' conceptual understanding before learning with an average of 58.30 and after learning with an average of 83.70 so that there is a difference in scores of 25.40. The conclusion of this study is that the metaverse-based PjBL model is effective in increasing elementary school students' conceptual understanding of the Natural and Social Sciences subject of the Ecosystem material.