Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Peningkatan Keterampilan Proses Sains Mahasiswa PGSD melalui Penerapan Model CLIS Abdillah, Candra; Dameis Surya Anggara
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2024): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pekobis.v9i1.P21-31.40091

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis (1) ketercapaian KPS mahasiswa; (2) menguji perbedaan pada KPS mahasiswa yang menyelenggarakan  model CLIS berbantuan LKS dan model ekspositori; (3) menganalisis kenaikan KPS mahasiswa setelah menyelenggarakan model CLIS berbantuan LKS. Penelitian memiliki pendekatan kuantitatif, dengan metodologi quasi eksperimen design Nonequivalent control group design. Populasi diambil dari seluruh mahasiswa semester II prodi PGSD UNPAM dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 71 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan pengamatan, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui statistika deskriptif dan statistika inferensial berupa one sample t test dan independent sample t test. Hasil penelitian adalah (1) tingkat KPS mahasiswa dengan model CLIS berbantuan LKS mencapai kategori terampil. (2) ada kesenjangan yang signifikan pada KPS mahasiswa antara yang menyelenggarakan model CLIS berbantuan LKS dan model ekspositori. (3) Kenaikan KPS mahasiswa yang menyelenggarakan model CLIS berbantuan LKS lebih besar daripada model ekspositori.
The Effect of Student Readiness and Activeness on Student Learning Achievement Windy Yuni Triana; Abdillah, Candra; Dameis Surya Anggara
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2024): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pekobis.v9i2.P151-160.47520

Abstract

This study aims to analyze the magnitude of the influence between learning readiness on student learning achievement; (2) to determine the magnitude of the influence between Student Activeness on student learning achievement; (3) to determine the magnitude of the influence between Learning Readiness and Student Activeness on student learning achievement. The study has a quantitative approach, with an association methodology. The population in this study were all students of class XII TKRO SMK Sasmita Jaya 2 totaling 54 students with a simple random sampling technique with a sample size of 42 students. Data were collected by questionnaire, observation and documentation. The research instruments were in the form of a learning readiness questionnaire sheet, a student antipathy questionnaire sheet, and documentation of student learning achievement. Data were analyzed through inferential statistics in the form of simple linear regression and multiple linear regression. The results of the study were (1) the influence of the learning readiness variable on learning achievement was 0.126 or 12.6% 2) the influence of the student activeness variable on learning achievement was 0.040 or 4%; 3) The influence of the variables of learning readiness and student activity simultaneously on learning achievement is 0.141 or 14.1% and the remaining 85.9% is influenced by other factors.
Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Edutainment Untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru Sekolah Dasar Abdillah, Candra; Rahayu, Purwati Yuni Rahayu
Jurnal IPMAS Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.3.2.2023.305

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pelatihan guru dalam kegiatan program kemitraan khususnya bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Jepara. Subyek pelatihan ini adalah 20 orang guru SDN 1 Nalumsari. Metode pelaksanaan dalam pelatihan ini meliputi kegiatan demonstrasi, tanya jawab, ceramah, dan diskusi. Hasil pelatihan ini memberikan kontribusi dalam media pembelajaran inovatif berbasis edutainment yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengembangan keprofesian guru berkelanjutan. Selanjutnya disusun lima video pembelajaran berbasis edutainment yang dapat diakses oleh semua pengguna situs YouTube, khususnya bagi pelajar. Berdasarkan kegiatan pelatihan pengembangan media ini diketahui bahwa guru memiliki kemampuan yang sangat baik dalam membuat inovasi media pembelajaran berupa video yang bervariasi. Dalam konfirmasi angket terbuka, ternyata para guru yang ingin berinovasi namun sibuk dalam kegiatan administrasi, dan kesempatan yang tersedia sedikit. Masalah lain yang muncul adalah terkait kendala guru mengoperasikan TIK padahal guru secara sadar menyadari perlunya mengikuti kecepatan generasi milenial saat ini
Implementasi Model Kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif IPA Handriyani, Etik; Abdillah , Candra
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.2.2.2022.203

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif IPA siswa kelas VI SDN Sidorejo 01. Untuk mencoba mengatasi rendahnya kemampuan kognitif siswa pada pelajaran IPA maka peneliti menerapkan metode kooperatif tipe two stay two stray (TSTS). Implementasi dari model pembelajaran Two Stay Two Stray adalah memprioritaskan pada aktivitas siswa. Siswa memiliki kemampuan untuk mengajukan masalah dan mencari solusi yang mereka temui karena model pembelajaran kooperatif menggunakan PTK. 30 siswa kelas VI adalah subjek penelitian. Alat yang digunakan adalah lembar ujian. Pengumpulan data menggunakan tes tulis yang berupa 10 soal objektif dan 5 soal uraian untuk menentukan kemampuan kognitif siswa. Data yang dikumpulkan dari hasil belajar IPA. Analisis deskriptif kualitatif digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik TSTS meningkatkan kecerdasan siswa, yang ditunjukkan oleh 90% peningkatan hasil belajar tuntas siswa. menggunakan model Two Stay Two Stray (TSTS) untuk data dan diskusi yang telah diuraikan dapat membantu siswa kelas VI SDN Sidorejo 01 meningkatkan kemampuan kognitif mereka. Temuan Penelitianini bahwa siswa dapat memperoleh pemahaman menghasilkan materi yang lebih baik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray.
Pembelajaran Ramah Anah melalui Model CLIS (Children Learning in Science) Berbantuan Media Miniatur Tata Surya Abdillah, Candra; Anggara, Dameis Surya
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.1.2025.885

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada peran strategis pembelajaran sains di sekolah dasar sebagai fondasi dalam membangun literasi sains dan kemampuan berpikir kritis siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model pembelajaran CLIS (Children's Learning in Science) berbantuan media miniatur tata surya ramah anak melalui tingkat pencapaian pemahaman konsep, ketuntasan klasikal, peningkatan pemahaman konsep, dan perbedaan pemahaman konsep yang signifikan. Urgensi penelitian ini adalah meminimalisir miskonsepsi pembelajaran IPA sehingga dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodologi quasi experimental times series design. Sampel penelitian adalah siswa kelas V di Jawa Barat. Indonesia. Pemilihan sampel ini menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dengan instrumen tes pemahaman konsep siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t satu sampel, uji binomial satu sampel, uji-N gain, dan uji paired sample t-test. Temuan penelitian berupa pemahaman konsep IPA siswa dapat meningkat setelah penerapan model pembelajaran CLIS berbantuan media miniatur tata surya berbasis ramah anak dengan rincian rata-rata pemahaman konsep siswa sebesar 76,30, ketuntasan klasikal mencapai 78,26%, peningkatan pemahaman konsep siswa dengan kriteria peningkatan sedang sebesar 82,61%, dan terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep siswa sebelum pembelajaran mendapatkan rata-rata 61,30 dan sesudah pembelajaran mendapatkan rata-rata 76,30 sehingga terdapat selisih skor sebesar 15. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran CLIS (Children's Learning in Science) berbantuan media miniatur tata surya ramah anak efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa SD.
Child-Friendly learning media for inclusive schools:  A systematic literature review Candra Abdillah; Ani Rusilowati; Barokah Isdaryanti; Dameis Surya Anggara
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 14 No. 6 (2025): December
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v14i6.852-870

Abstract

This research aims to review child-friendly learning media that support inclusive school learning. The research method used is a systematic literature review (SLR) with a bibliometric approach. The data are in the form of search results for articles from various relevant Scopus sources. To find articles, researchers used five keywords in accordance with the PRISMA protocol. The article's source is the last 5 years (2019 - 2024). The number of articles analyzed was 84 Scopus-indexed articles. The results of the literature review explain (1) child-friendly learning media in inclusive schools include various types such as Gamification media for ADHD, PECS and SELFI for autistic students, multiliteracies-based online and social media platforms, and Machine Learning-based Media Augmentation (ML-MA) for accessible digital environments; (2) learning methods that support the application of teaching media such as differentiated instruction, collaborative learning, and the Universal Design for Learning (UDL); (3) The principles of implementing child-friendly teaching media prioritize child-centered, interactive, safe, developmentally appropriate, enhanced access, and accessibility. (4) The main obstacles in the implementation of this media are teachers' lack of understanding of the needs of children with disabilities, limited facilities, and a lack of professional training.
THE DEVELOPMENT OF STUDENT WORKSHEETS PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN- BASED ON NATURAL SCIENCE LESSONS OF THE FOURTH GRADE Dameis Surya Anggara; Candra Abdillah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 9 No. 4 (2020): August
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/10.33578/jpfkip.v9i4.7967

Abstract

This study aims to produce teaching materials in the form of Predict-Observe-Explain-based student worksheets in the fourth grade on natural science lessons with the theme of Always Saving Energy which are valid, practical, and effective in improving understanding of the concepts. The research approach used mixed methods with the Research and Development (R&D) methodology with procedures consisting of 4 steps namely 1) define, 2) design, 3) develope, 4) disseminate. Furthermore, the data collection instruments used questionnaire for product validation by experts, teacher response questionnaire, and items about understanding the concept of science. Data collected sequentially were analyzed using the Content Validity Index (CVI), Descriptive Statistics, and Independent Sample t Test. The results obtained were Predict-Observe-Explain student worksheets: 1) content valid criteria with a CVI value of 0.9, 2) good practicality criteria with a percentage of 79.56%, and 3) effective criteria in increasing understanding of the concept of Natural Sciences with evidence of a significant difference between an increase in the average understanding of the concept of experimental class science by 21.3750 higher than the increase in understanding of the concept of science in the control class of only 16.2500.