Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Share : Journal of Service Learning

RESPON EKOLOGIS DAN KREATIF BEBAN LIMBAH FURNITUR RUSAK DI INSTITUSI PENDIDIKAN Monika Evelin; Feliecia Angelina; Yusita Kusumarini
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 4 No. 2 (2018): AUGUST 2018
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.286 KB) | DOI: 10.9744/share.4.2.1-9

Abstract

Limbah furnitur rusak di institusi pendidikan adalah permasalahan rutin yang cukup menjadi beban bagi pengelola sarana prasarana di institusi pendidikan. Sebagai studi kasus dalam bahasan ini adalah menumpuknya furnitur rusak di Universitas Kristen Petra.Isu tersebut menjadi materi kasus yang dipilih dan perlu diselesaikan dalam mata kuliah Eko-Desain Program Studi Desain Interior, Universitas Kristen Petra pada tahun 2018. Fenomena menumpuknya furnitur rusak di gudang UPPK (Unit Pemeliharaan dan Pelayanan Kampus) dipandang sebagai bagian dari permasalahan lingkungan kampus yang perlu diresponi secara ekologis dan kreatif. Respon terhadap permasalahan tersebut diproseskan dalam kegiatan pembelajaran dengan melibatkan mahasiswa dan pemangku kepentingan, dengan pendekatan design thinking dan metode service-learning. Hasil dari proses pembelajaran tersebut adalah 21 produk kreatif berupa furnitur baru untuk memenuhi kebutuhan aktivitas di kampus
PERANCANGAN FASILITAS DISPLAY MAKET FURNITUR MENGGUNAKAN MATERIAL BEKAS BANGUNAN DAN FURNITUR KAMPUS (Studi Kasus: Service Learning Mata Kuliah Eko Desain 2017) Monica Santoso; Christine Yulie Kurniawan; Yusita Kusumarini
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 4 No. 2 (2018): AUGUST 2018
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.552 KB) | DOI: 10.9744/share.4.2.32-40

Abstract

Mata kuliah Eko-Desain 2017 di Program Studi Desain Interior meresponi per­masalah­an menumpuknya solid waste di kampus dengan metode service-learning untuk membantu memberikan alternatif solusi terhadap menumpuknya solid waste di institusi pendidikan Universitas Kristen Petra. Solid waste yang diresponi adalah menumpuknya fur­nitur bekas aktivitas kampus yang sudah habis masa pakainya, dan material bongkaran bangunan renovasi kampus yang telah menumpuk menjadi material bekas. Material bekas yang dipilih adalah kaca nako bekas jendela bangunan lama kampus dan besi bekas kursi kuliah. Prinsip eko-desain yang diterapkan adalah perancangan produk dari material bekas tersebut untuk menjadi produk fasilitas kampus kembali. Metode yang digunakan dalam proses perancangan produk adalah design thinking. Metode yang digunakan dalam proses pembelajar­an adalah service-learning. Mitra dalam proses service-learning MK eko-Desain 2017 adalah civitas pengguna galeri pameran Program Studi Desain Interior, Unit Pelayanan dan Peme­lihara­an Kampus, dan Wakil Rektor yang mengelola Sarana dan Prasarana Kampus. Peran­cangan ini menghasilkan tiga model produk display maket furnitur dengan gaya modern-minimalis yang dapat juga digunakan di berbagai ruangan untuk fungsi lain-lain
PEMANFAATAN SAMPAH BEKAS BOTOL PLASTIK SEBAGAI BAHAN KURSI UNTUK AKTIVITAS SERVICE LEARNING MATA KULIAH CREATIVE PRENEURSHIP Shania Stacey Sengkey; Devina Rosy Sutiono; Jennifer Gunawan; Yusita Kusumarini
Share : Journal of Service Learning Vol. 6 No. 2 (2020): AUGUST 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.427 KB) | DOI: 10.9744/share.6.2.99-104

Abstract

Sampah yang menggunung merupakan salah satu masalah terbesar di perkotaan. Sementara itu, masalah perubahan iklim yang ekstrim dipengaruhi oleh penggunaan plastik yang berlebihan, seperti sampah botol minuman yang sangat sering dijumpai. Penggunaan botol plastik sangat memudahkan masyarakat, terutama dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, botol plastik dapat langsung dibuang usai digunakan, sehingga dengan penggunaan botol plastik yang sangat banyak, maka jumlah sampah plastik yang dihasilkan juga sangat besar. Berangkat dari permasalahan tersebut, maka muncul suatu ide untuk mendaur ulang sampah bekas botol plastik dengan melibatkan mahasiswa serta pelaku UKM, dengan metode service learning dalam mata kuliah Creativepreneurship. Hasil dari aktivitas pembelajaran ini adalah furnitur kursi yang dudukannya terbuat dari sampah bekas botol plastik 
PENDAMPINGAN KREATIVITAS PENGEMBANGAN PRODUK INTERIOR TERASO BERBASIS MATERIAL LIMBAH MARMER PADA UKM CV. RIZKY ABADI DI SURABAYA Yusita Kusumarini; Sherly De Yong; Tri Noviyanto Puji Utomo
Share: Journal of Service Learning Vol. 9 No. 1 (2023): FEBRUARY 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.31 KB) | DOI: 10.9744/share.9.1.88-96

Abstract

Usaha Kecil dan Mikro (UKM) CV. Rizky Abadi adalah sebuah usaha kecil kerajinan teraso yang biasa mengerjakan produk berupa pot bunga, bak mandi, dan wastafel. Usaha kecil ini hanya bergantung pada pesanan yang belum tentu kontinuitasnya, sehingga pekerjaan dan pendapatan juga tidak bisa dipastikan. Padahal usaha kecil tersebut memiliki skill dasar yang sangat potensial bisa dikembangkan keterampilan dan kreativitasnya untuk dapat memproduksi alternatif produk lain yang dapat meningkatkan potensi usahanya. Dari diskusi informal dan survei ke tempat usaha yang telah dilakukan bersama antara tim pengusul kegiatan dan pengusaha kecil tersebut sebagai mitra PKM, pengusaha mitra tersebut sangat antusias untuk dapat mengembangkan usaha melalui kreativitas produk bernilai jual. Kegiatan kreatif-produktif yang ditawarkan dan disepakati adalah pelatihan kreativitas produk baru berupa elemen interior teraso berbasis limbah batu marmer; manajemen produksi elemen interior teraso orientasi industri juga sangat mereka perlukan sebagai konsekuensi proses produk baru; dan strategi memasarkan produk baru dengan memanfaatkan media sosial untuk memperbaiki cara pemasaran konvensional yang cenderung bersifat pasif dan menunggu calon pembeli di tempat usaha. Identifikasi permasalahan untuk pengembangan usaha CV. Rizky Abadi tersebut adalah: kreativitas pengembangan produk baru, teknik produksi produk baru, dan strategi pemasaran sederhana melalu media sosial. Kegiatan pendampingan kreativitas produk elemen interior teraso berbasis limbah marmer yang diusulkan akan dilakukan secara komprehensif dengan memproseskan design thinking. Tahapan design thinking yang akan diproseskan adalah understand, ideate, prototype dan test. Understand adalah tahapan pemahaman dan pemetaan potensi skill dasar SDM dan kapasitas produksi mitra serta potensi kolaborasi dengan UKM lainnya. Ideate adalah tahapan mengemukakan dan memutuskan ide desain produk elemen interior teraso yang dianggap potensial bernilai jual. Prototype adalah tahapan memproses realisasi pembuatan elemen interior teraso. Test adalah tahapan ujicoba fungsi dan potensi nilai jual produk elemen interior teraso, dan evaluasi atas kelebihan dan kekurangan dari proses yang telah dijalankan, untuk pengembangan produk berikutnya. Kreativitas ide produk baru diproseskan pada tahap ideate dengan metode brainstorming, benchmark, dan sketsa. Pelatihan teknik produksi akan dilakukan dengan metode workshop dan estimasi seiring dengan proses produki dalam tahapan prototype. Sedangkan strategi pemasaran sederhana melalui media sosial akan dilaksanakan pada tahap test dengan mempersiapkan materi visual produk baru dan mempublikasikannya di media sosial serta platform komersial yang ada secara umum. Target dari kegiatan PKM ini adalah membantu menyelesaikan 3 permasalahan yang telah teridentifikasi tersebut. Target luaran konkritnya adalah realisasi minimal 3 jenis (@ 3 item) produk baru berupa elemen interior yang dapat diproduksi secara industri (kursi, meja, dan home décor), publikasi ilmiah kegiatan PKM, publikasi populer di media massa, dokumentasi audio- visual (video), dan HKI berupa desain industri.