Ahmad Nashir
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Pilar

KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MELAKSANAKAN EVALUASI HASIL BELAJAR Ahmad Nashir; Syamsuriadi Salenda
PILAR Vol 11, No 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020
Publisher : PILAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru pendidikan agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran agama Islam dan melaksanakan evaluasi hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 6 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, penelitian kualitatif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengungkap gejala secara holistik-kontekstual (secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks atau apa adanya) melalui pengumpulan data dengan latar alami sebagai sumber langsung dengan instrumen kunci penelitian itu sendiri. Maka dalam penelitian ini peneliti melakukan observasi, wawancara, serta melakukan dokumentasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa guru pendidikan agama Islam sudah berkompeten dalam memperisapkan, melangsungkan pembelajaran serta melaksanakan evaluasi hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 6 Makassar. Kompetensi guru pendidikan agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran di dalam kelas sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Guru pendidikan agama Islam menemukan beberapa kendala pada pelaksanaan evaluasi hasil belajar peserta didik namun secara keseluruhan pelaksanaan evaluasi hasil belajar peserta didik sudah cukup maksimal baik dalam rana sumatif dan formatif, secara lisan maupun praktek atau psikomotorik.
PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI PROGRAM KARTU KELUARGA SEJAHTERA Sulaeman Masnan; Ahmad Nashir
PILAR Vol 11, No 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kemiskinan merupakan masalah yang multi dimensi, yang sulit dicari solusi tepat untuk menyelesaikannya. Meski sejak era kemerdekaan pemerintah Indonesia telah mencanangkan beberapa program dalam pengentasan kemiskinan dari program peningkatan kesejahteraan pasca kemerdekaan sampai dengan program khusus penanggulangan kemiskinan. Penanganan kemiskinan dengan model sistem kesejahteraan sosial di berbagai negara, dikenal empat model sistem, yang didasarkan pada alokasi anggaran yakni; 1) model universal di mana pemerintah menyediakan jaminan sosial kepada semua warga negara secara melembaga dan merata; 2) model institusional, yaitu jaminan sosial dilaksanakan secara lembaga di mana konstribusi skim jaminan sosial berasal dari tiga pihak (payroll contribution), yakni pemerintah, dunia usaha dan pekerja; 3) model residual yaitu jaminan sosial dari pemerintah lebih diutamakan kepada kelompok lemah, seperti orang miskin, cacat dan pengangguran; dan 4) model minimal, yaitu Anggaran negara untuk program sosial sangat kecil, hanya di bawah 10 persen dari total pengeluaran negara. Di banyak daerah di Indonesia, pemerintah menggunakan konsep Program Kartu Keluarga Sejahtera untuk penanganan kemiskinan. Di kabupaten Sinjai, Program Kartu Keluarga Sejahtera telah berjalan dengan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Tim Pengendali Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai dan terkordinasi dengan baik oleh Pemerintah Desa dan seluruh element yang terlibat mulai dari tahap sosialiasi sampai proses pembagian bantuan yang telah dilakukan secara transparan. Program ini sangat membantu masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, guna menigkatkan kualitas gizi utama masyarakat agar terhindar dari malanutrisi.Kata kunci: Kemiskinan, Penanganan Kemiskinan, Program Kartu Keluarga Sejahtera
Peran Remaja Masjid Raodatul Jannah di Tpa An-Nur Kelurahan Talaka Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep Ahmad Nashir; Rahmah Rahmah; Abd. Azis Ridha
PILAR Vol 11, No 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara signifikan Peran remaja masjid raodatuljannah di TPA An-nur kelurahan talaka Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep adalah memancing emosional untuk beribadah dan dalam pengelolaan mesjid dalam hal manajemen, remaja mesjid ini bisa mengatur pola-pola mengenai programnya, Hal ini terlihat dari upaya-upaya dan pembinaan-pembinaan juga pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan oleh remaja mesjid. Serta adapun faktor pendukung Remaja Masjid dalam membina kegiatan keagamaan santri di TPA An-Nur adalah adanya sarana dan prasarana yang baik, secara material atau tempat sudah memadai (Mesjid dan tempat belajar). Sedangkan faktor penghambatnya adalahmasih adanya beberapa kesadaran santri yang minim dan kurang akan pelaksanaan kegiatan keagamaan apalagi pembinaan orang tua, selain itu faktor penghambat yang kedua adalah kurangnya SDM yang berkompeten di bidangnya dalam menjalankan kegiatan keagamaan.Kata Kunci: Manajemen Masjid; Remaja Masjid; TPA
KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MELAKSANAKAN EVALUASI HASIL BELAJAR Nashir, Ahmad; Salenda, Syamsuriadi
PILAR Vol. 11 No. 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/yqt73816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru pendidikan agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran agama Islam dan melaksanakan evaluasi hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 6 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, penelitian kualitatif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengungkap gejala secara holistik-kontekstual (secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks atau apa adanya) melalui pengumpulan data dengan latar alami sebagai sumber langsung dengan instrumen kunci penelitian itu sendiri. Maka dalam penelitian ini peneliti melakukan observasi, wawancara, serta melakukan dokumentasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa guru pendidikan agama Islam sudah berkompeten dalam memperisapkan, melangsungkan pembelajaran serta melaksanakan evaluasi hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 6 Makassar. Kompetensi guru pendidikan agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran di dalam kelas sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Guru pendidikan agama Islam menemukan beberapa kendala pada pelaksanaan evaluasi hasil belajar peserta didik namun secara keseluruhan pelaksanaan evaluasi hasil belajar peserta didik sudah cukup maksimal baik dalam rana sumatif dan formatif, secara lisan maupun praktek atau psikomotorik.
PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI PROGRAM KARTU KELUARGA SEJAHTERA Masnan, Sulaeman; Nashir, Ahmad
PILAR Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/t99bkt95

Abstract

Permasalahan kemiskinan merupakan masalah yang multi dimensi, yang sulit dicari solusi tepat untuk menyelesaikannya. Meski sejak era kemerdekaan pemerintah Indonesia telah mencanangkan beberapa program dalam pengentasan kemiskinan dari program peningkatan kesejahteraan pasca kemerdekaan sampai dengan program khusus penanggulangan kemiskinan. Penanganan kemiskinan dengan model sistem kesejahteraan sosial di berbagai negara, dikenal empat model sistem, yang didasarkan pada alokasi anggaran yakni; 1) model universal di mana pemerintah menyediakan jaminan sosial kepada semua warga negara secara melembaga dan merata; 2) model institusional, yaitu jaminan sosial dilaksanakan secara lembaga di mana konstribusi skim jaminan sosial berasal dari tiga pihak (payroll contribution), yakni pemerintah, dunia usaha dan pekerja; 3) model residual yaitu jaminan sosial dari pemerintah lebih diutamakan kepada kelompok lemah, seperti orang miskin, cacat dan pengangguran; dan 4) model minimal, yaitu Anggaran negara untuk program sosial sangat kecil, hanya di bawah 10 persen dari total pengeluaran negara. Di banyak daerah di Indonesia, pemerintah menggunakan konsep Program Kartu Keluarga Sejahtera untuk penanganan kemiskinan. Di kabupaten Sinjai, Program Kartu Keluarga Sejahtera telah berjalan dengan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Tim Pengendali Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai dan terkordinasi dengan baik oleh Pemerintah Desa dan seluruh element yang terlibat mulai dari tahap sosialiasi sampai proses pembagian bantuan yang telah dilakukan secara transparan. Program ini sangat membantu masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, guna menigkatkan kualitas gizi utama masyarakat agar terhindar dari malanutrisi.Kata kunci: Kemiskinan, Penanganan Kemiskinan, Program Kartu Keluarga Sejahtera