Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning dengan Penugasan Video Tutorial pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Statistik Titi Pujiarti; Mahdin Mahdin; Mariam Ulfa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.1044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan penggunaan video tutorial dalam pembelajaran mata kuliah Dasar-dasar Statistika pada mahasiswa PGSD kelas VA di STKIP Yapis Dompu. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Time Series Design, dengan melibatkan 40 mahasiswa sebagai sampel yang dipilih dari populasi sebanyak 145 mahasiswa. Instrumen penelitian terdiri atas lembar observasi, wawancara, serta tes berupa pretest dan posttest yang digunakan untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Berdasarkan analisis statistik, uji normalitas dengan Shapiro-Wilk menunjukkan signifikansi Pretest 1 sebesar 0,053, Posttest 1 sebesar 0,438, Pretest 2 sebesar 0,74, dan Posttest 2 sebesar 0,171. Selanjutnya, uji hipotesis menggunakan one-sample test menunjukkan nilai signifikansi 0,000. Pengukuran peningkatan hasil belajar melalui rata-rata gain menghasilkan nilai N-gain1 sebesar 0,50 dan N-gain2 sebesar 0,34. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang dilengkapi dengan video tutorial efektif meningkatkan hasil belajar dengan kategori sedang pada mahasiswa PGSD kelas VA dalam mata kuliah Dasar-dasar Statistika.
Pengaruh Pembelajaran Terpadu Model Webbed Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Putri Surya Damayanti; Titi Pujiarti; Ija Srirahmawati
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v2i03.34

Abstract

Pembelajaran terpadu model Webbed yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one-grup pre-test-posttest. Subyek penelitian ini yakni siswa kelas IV SDN Inpres Sambitangga yang berjumlah 19 orang, terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan. Instrumen yang digunakan yaitu lembar tes dan lembar observasi. Tes kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan dua tahap: pretest dan posttest. Dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada pretest adalah 72 dan posttest adalah 88. Analisis data menggunakan SPSS 26 for windows dengan uji Paired Sample t-test pada α (0,05), diperoleh nilai sig 0,018 < α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Selanjutnya diperoleh nilai N-gain sebesar 0.561 (kategori sedang). Hal ini berarti terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan.
Institutionalizing Eco-ELT in an Indonesian Boarding School: A Qualitative Case Study Arif Bulan; Titi Pujiarti; Diana Purwati; Rusdin Rusdin; Nur Wahyuni; Baharudin Baharudin; Yana Karisma; Ana Joana dos Reis
JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Vol. 14 No. 4 (2026): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v14i4.18927

Abstract

This study investigates the institutionalization of Ecological English Language Teaching (Eco-ELT) within an Indonesian boarding school context. Moving beyond viewing Eco-ELT as a pedagogical innovation, the study conceptualizes it as an institutional process shaped by leadership, organizational culture, and structural mechanisms. Employing a qualitative case study design, data were collected through semi-structured interviews with the principal and English teachers, classroom observations, and document analysis of school policies and sustainability programs. The data were analyzed thematically to identify patterns related to institutional framing, pedagogical enactment, and sustainability challenges. The findings reveal that Eco-ELT is legitimized through alignment with the school’s ideological vision of character formation and sustainability, and embedded within what the institution terms a “life curriculum.” Leadership plays a central role in articulating moral direction, while teachers function as mediating agents who translate institutional discourse into classroom practice. Structural supports, including language policies and environmental routines, reinforce the continuity of sustainability integration beyond formal instruction. However, the institutionalization process remains partially reliant on normative leadership and organizational culture, with limited formal codification in written policy frameworks. This study contributes to the emerging discourse on Eco-ELT by reframing sustainability-oriented language education as an institutional project rather than merely a curricular adaptation. The findings highlight the importance of ideological coherence, distributed leadership, and structural alignment in sustaining environmental integration within English language teaching.