Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Madaniya

Peran Pemuda Dalam Aktualisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Melalui Pelatihan Dasar Kepemimpinan Sahlan Sahlan; Nurdin Nurdin
Madaniya Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.130

Abstract

Kegiatan PkM dilaksanakan di Desa Bonto Tallasa di mana terdapat organisasi yang menghimpun kepemudaan di tingkat desa yang dikenal dengan Forum Komunikasi Pemuda Bonto Tallasa (FKPBT) Kecamatan Ulu Ere Kabupaten Bantaeng. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kembali peran dan fungsi pemuda dalam ikut berperan dalam pembangunan desa. Melalui pelatihan dasar kepemimpinan diharapkan pemuda dapat sadar posisi mereka di masyarakat sehingga dapat terhindar dari kegiatan yang tidak produktif seperti konsumsi miras, kekerasan, dan kenakalan remaja. Untuk merubah paradigma itu, diperlukannya aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal sebab saat ini, banyak ditemui terjadinya benturan antara nilai kearifan lokal dengan tuntutan perubahan zaman, sehingga banyak kearifan lokal yang dikorbankan. Jika kondisi seperti ini dibiarkan kearifan lokal dapat makin terdesak, terpinggirkan bahkan punah. Metode pelaksaan kegiatan terdiri dari empat tahap. Pertama tahap persiapan meliputi pra survei, pelaksanaan program, dan monitoring dan evaluasi. Tahap kedua yaitu tahap penyuluhan, diskusi, dan leadership games. Tahap ketiga yaitu partisipasi mitra dan tahap keempat yaitu evaluasi program.
Pemberdayaan Santri Millineal Pada Pondok Pesantren Darul Fallah Unismuh Makassar Melalui Penyuluhan dan Pelatihan Budidaya Ayam Kampung Nurdin Nurdin; Sahlan Sahlan
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.415

Abstract

Santri Pondok Pesantren Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, berasal dari keluarga yang kurang mampu, sehingga pondok membebaskan mereka dari pembayaran pendidikan, bahkan pondok menyiapkan kebutuhan sehari-hari, oleh karena itu diharapkan para santri memiliki keterampilan atau live skill sebagai modal sekaligus dapat membantu keluarga setelah tamat. Tujuan dari pengabdian adalah memberi keterampilan santri dalam usaha budidaya ayam kampung. Adapun metode pelaksanaan pengabdian adalah melalui penyuluhan dan pelatihan. Hasil yang diperoleh adalah peserta penyuluhan dan pelatihan telah memahami budidaya ayam kampung seperti persiapan kandang, penangangan DOC, pemeliharaan, vaksinasi dan pembuatan pakan, sehingga manfaat yang diperoleh peserta adalah mereka telah dapat mengetahui cara budidaya ayam kampung dan membuat pakan fermentasi. Jumlah perserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian adalah telah memberi kontribusi kepada santri dalam budidaya ayam kampung dan telah mampu membuat pakan ternak ayam sendiri.
Peran Remaja Masjid dalam Penerapan Nilai-Nilai Al-Islam Melalui Pelatihan Dasar Kepemimpinan Saleh Molla; Ardi Rumallang; Nurdin Nurdin
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.436

Abstract

Remaja masjid adalah salah satu komponen generasi muda pada usia mengcari jadi diri, sehingga tidak sedikit yang kemudian terpengaruh nilai kebarat-baratan (westernisasi), nilai-nilai amoral seperti pergaulan bebas, kebiasaan minum khamar, dan lain-lain sehingga identitas sebagai generasi muda Islam sering menjadi baur, padahal mereka adalah generasi harapan bangsa dan ummat yang kelak akan menjadi pemimpin, oleh karena itu diperlukan peneguhan kembali nilai-nilai Islam, melalui pengabdian masyarakat yang dikemas dalam pelatihan dasar kepemimpinan dengan menerapkan nilai-nilai Al-Islam. Tujuan pengabdian adalah memberi pemahaman kepada remaja masjid tentang kepeminpinan yang dilandasi oleh nilai-nilai Islam. Metode pengabdian melalui ceramah dan diskusi Kelompok. Hasil post test yang dilakukan setelah kegiatan menunjukkan bahwa peserta yang berjumlah 30 orang telah memahami tentang kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam, terutama tentang aqidah, ibadah, dan akhlak dengan nilai rata-rata 85 dari nilai-nilai rata berkisar 55 ketika dilakukan pratest. Manfaat pertama yang dari pengabdian ini kepada mitra adalah mitra memiliki wawasan tentang kepemimpinan yang dilandasi dengan nilai-nilai Islam. Manfaat kedua adalah remaja dapat menghindari kegiatan yang tidak produktif. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah remaja masjid Al-Aqabah Desa Bissoloro telah memahami dan menyadari bahwa seorang pemimpin harus mampu menginternalisasi nilai-nilai al-Islam dalam kepeminpinan pada masa yang akan datang ketika mereka menjadi pemimpin.