Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI DENGAN METODE TOPI PEMIKIRAN (SIX THINKING HATS) PADA SISWA KELAS X SMA GUPPI SAMATA Indramini Indramini
JURNAL KONFIKS Vol 5, No 1 (2018): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.344 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v5i1.1340

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah rendahnya keterampilan siswa dalam menulis paragraf argumentasi. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf argumentasi dengan metode Topi Pemikiran (Six Thinking Hats) pada siswa kelas X SMA Guppi Samata. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-A yang terdiri atas 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa, tes, observasi, analisis dokumen, dokumentasi dan wawancara serta format penilaian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan menulis paragraf argumentasi dengan metode Topi Pemikiran (Six Thinking Hats) pada siswa kelas X A SMA Guppi Samata. Peningkatan keterampilan menulis paragraf argumentasi tampak pada kualitas proses kualitas hasil. Peningkatan proses pada akhirnya berdampak positif pada peningkatan produk pratindakan sampai siklus II. Nilai Rata-rata skor pada pratindakan diperoleh 61,03, nilai rata-rata skor pada siklus I diperoleh 78,83 dan nilai rata-rata skor pada siklus II diperoleh 84,0. Kenaikan skor rata-rata mulai dari pratindakan hingga siklus II diperoleh 22,97. Secara keseluruhan semua aspek dari kriteria menulis paragraf argumentasi mengalami peningkatan yang cukup signifikasn, yaitu dari aspek isi, organisasi isi, kosakata, penggunaan bahasa dan mekanik.
Efektivitas Penerapan Strategi Modelling The Way dalam Pembelajaran Membaca Puisi pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Tompobulu Kabupaten Bantaeng Indramini Indramini
-
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.894 KB) | DOI: 10.26618/perspektif.v1i1.6

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan strategi Modelling the Way dalam pembelajaran membaca puisi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Tujuan umum itu dirincikan ke dalam tujuan khusus, yakni (a) keterlaksanaan RPP, (b) lembar observasi, dan (c) tes hasil belajar membaca puisi.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang terdiri dari analisis deskriptif kuantitatif dan ditampilkan dalam bentuk tabel melalui perhitungan rata-rata dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas kontrol yakni kelas VII.2 dari 19 orang siswa hanya 8 orang siswa yang tuntas dengan persentase 42,1% yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Secara klasikal belum terpenuhi karena nilai rata-rata diperoleh sebesar 73 atau berada pada kategori rendah dan belum mencapai KKM. Dan pada kelas eksperimen, yakni kelas VII.3 dari 21 orang siswa, terdapat 16 orang siswa atau 76,1% yang tuntas dan telah memenuhi KKM serta secara klasikal sudah terpenuhi yaitu dengan nilai rata-rata 80,1 atau berada dalam kategori tinggi. Kata Kunci :  Penerapan strategi Modelling the Way, membaca puisi.His study aimed to describe the general effectiveness of the implementation of the strategy Modeling the Way in learning to read poetry in the seventh grade students of SMP Negeri 1 Tompobulu Bantaeng. The general objective was detailed in a specific purpose, namely (a) the enforceability of the RPP, (b) the observation sheet, and (c) the test results to learn to read poetry.This research is experimental study consisted of quantitative descriptive analysis and presented in tabular form through the calculation of average and percentage.The results showed that in the control class VII.2 class of 19 students only 8 percentage of students who completed the 42.1% who meet the minimum completeness criteria (KKM). In classical unmet because the average value obtained for 73 or in the low category and has not reached the KKM. And the experimental class, the class VII.3 of 21 students, there are 16 people or 76.1% of students who completed and have met KKM and classically been met and that the average value of 80.1 or are in the high category Keywords: Implement strategies Modeling the Way, read poetry.
Pengaruh Penggunaan Media Film Animasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Narasi Siswa Kelas VII Smp Negeri 2 Galesong Selatan Kabupaten Takalar Sulaiman Sulaiman; M. Agus; Indramini Indramini
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 3 (2022): Kode: Edisi September 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v11i3.38827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media film animasi terhadap kemampuan menulis teks narasi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian experiment dengan desain pretest-posttest control group desain. Perbedaan ketarmpilan menulis teks narasi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol ditunjukkan dengan hasil uji analisis atatistik Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil uji analisis statistik Wilcoxon dan Mann Whitney pada nilai post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol keduanya menunjukkan nilai signifikasi Asymp.Sig.(2-tailed) = <0,001. Karena hasil nilai signifikasi Asyim.Sig.(2-tailed) = <0,001 < 0,05. Maka dari kedua hasil uji analisis statistik tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media film animasi terhadap kemampuan menulis teks narasi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Galesong Selatan Kabupaten Takalar.
Penyimpangan Morfologi dalam Bentuk Pelesapan Konfiks dalam Teks Sastra (Puisi) Indramini Indramini; Rukayah Rukayah; Aziz Thaba; Abdul Kadir; Asriani Abbas
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.668 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyimpangan morfologi berupa pelesapan konfiks dalam teks sastra berupa puisi yang dikarang oleh Sutardji Calzoum Bachri. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku kumpulan puisi Sutardji Calzoum Bachri, O, Amuk, Kapak yang berisi 69 puisi. Data dianalisis dengan teknik deskriptif interaktif yang meliputi empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ditemukan tiga bentuk konfiks yang mengalami pola pelesapan (penyimpangan morfologis) yaitu konfiks me- kan, me- i, dan pe- an. Sutardji sengaja menghilangkan salah satu unsur konfiks untuk mendapatkan efek estetik, sehingga pembaca dapat memaknai secara luas dan mengetahui kesan estetiknya.
Efektivitas Menulis Cerpen dengan Menggunakan Video Rekaman Anak Jalanan Siswa Kelas X SMA Negeri Bosso Kec. Walenrang Utara Kab. Luwu Abdul Kadir; Indramini Indramini; Aziz Thaba; Rukayah Rukayah; Abdul Karim
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.355 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8021

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur keefektifan kegaiatn menulis cerpen dengan menggunakan media video rekaman anak jalanan. Desain yang digunakan adalah control group pretest postest design yaitu satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan awal siswa baik pada kelas eksperimen maupun pada kelas kontrol adalah sama. Kedua kelas menunjukkan hasil yang berimbang dimana jumlah siswa yang tuntas dikelas kontrol dan kelas eksperimen masing-masing tiga. Setelah dilakukan perlakuan (treatment), diketahui bahwa kemampuan dari kelas eksperimen yaitu kelas yang menggunakan video rekaman anak jalanan lebih baik dari pada kelas kontrol. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa dimana kelas eksperimen meningkat sebesar 18 persen sedangkan kelas kontrol hanya mengalami peningkatan sebesar lima persen. Hasil analsis uji t membuktikan bahwa hasil t hitung sebesar 0,011. Jika diintegrasikan kedalam tabel uji t maka t tabelnya adalah 1, 684 atau dengan kata lain t hitung lebih kecil daripada t tabel (thitung 0,011 < ttabel 1,684). Dengan demikian Ha ditolak dan H0 diterima. Artinya, video rekaman anak jalanan tidak efektif digunakan untuk menulis cerpen bagi siswa kelas X SMA Negeri Bosso.
Perbandingan Afek Positif Pemakaian Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing Ditinjau dari Aspek Dukungan Sosial Rukayah Rukayah; Aziz Thaba; Asriani Abbas; Indramini Indramini; Abdul Kadir
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.116 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan afeksi positif pemakaian bahasa antara bahasa Indonesia dan bahasa asing (Inggris, Jerman, dan Arab) pada penutur asli bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan jumlah responden sebanyak 150 orang. Data dikumpulkan dengan teknik angket dan wawancara, kemudian dianalisis dengan concurrent embedded strategy. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) dukungan sosial terhadap penutur asli bahasa Indonesia dalam menggunakan bahasa Indonesia rendah (hanya 50,95%) sehingga afek positif penutur asli bahasa Indonesia terhadap pemakaian bahasa Indonesia pun rendah (hanya 49,95%); (2) dukungan sosial terhadap penutur asli bahasa Indonesia dalam menggunakan bahasa asing tinggi (70,93%) sehingga afek positif penutur asli bahasa Indonesia terhadap pemakaian bahasa asing pun tinggi (77,96%);. Dan (3) Tingginya afeksi positif terhadap pemakaian bahasa asing pada penutur asli bahasa Indonesia disebabkan adanya perolehan kepercayaan diri yang tinggi, prestise, dan jaminan sosial di masa depan.
Peningkatan Kemampuan Berbicara Melalui Media Film Dokumenter Pada Siswa Kelas VIII.2 SMP Negeri 2 Sungguminasa Kabupaten Gowa Nurul Annisa Anwar; Abd. Munir; Indramini Indramini
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 3 (2023): September : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v1i3.699

Abstract

This study aims to improve the speaking skills of grade VIII.2 students of SMP Negeri 2 Sungguminasa through the media of documentary films for the 2022-2023 school year totaling 33 students. Data collection is carried out by test techniques. The data obtained were analyzed using descriptive methods by clarifying very high scores, high scores, medium scores and low scores. This type of research is classroom action research which consists of II cycles, namely cycle I with II meetings and cycle II with II meetings. This study focused on one class, namely class VIII.2 with a total of 33 students. The average score of learning outcomes in cycle I is 70.9 and learning outcomes from cycle II is 81.69. In the first cycle, the category of students who completed was 7 students with an achievement of 2.24%, the category of incomplete students was 25 students with a percentage of 78.1%. In cycle II the category of students who completed 28 with a percentage of 84.8% incomplete category 5 students with a percentage of 15%, which means that there was an increase in students' speaking skills from cycle I to cycle II of 81.41%. Based on the results of the research above, it can be concluded that the results of the speaking ability of grade VIII.2 SMP Negeri 2 Sungguminasa increased by using documentary film media, an increase of 81.41%.
Penguatan Pendidikan Karakter Siswa melalui Pendekatan Sosiolinguistik Berbasis Budaya Lokal Indramini Indramini
Jurnal Sultra Elementary School Vol 7 No 2 (2026): Edisi May 2026
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jses.v7i2.744

Abstract

Character education is a key focus in education because it plays a crucial role in shaping students' personalities and behavior. However, developments in globalization and technology have led to a shift in cultural values ​​among students, necessitating a learning approach that integrates local cultural values ​​into the educational process. This study aims to analyze the role of a local culture-based sociolinguistic approach in strengthening students' character education. The study employed a literature review method, analyzing various scientific articles, national journals, and relevant literature sources related to sociolinguistics, local culture, and character education. Data collection techniques included identifying, selecting, and analyzing literature published in the last ten years. The study's findings indicate that a local culture-based sociolinguistic approach can strengthen students' character education through the use of regional languages, oral traditions, local wisdom, sociocultural interactions, and contextual learning. This approach helps students understand the values ​​of courtesy, responsibility, cooperation, tolerance, and respect for their own culture. Furthermore, the use of local culture in learning also increases student engagement and creates a more meaningful learning process. Therefore, a local culture-based sociolinguistic approach can be a relevant alternative character education strategy for implementation in schools, particularly at the elementary school level. This research is expected to serve as a reference for developing culture- and character-based learning in educational settings.
Revitalisasi Pembelajaran Bahasa melalui Pendekatan Sosiolinguistik untuk Penguatan Literasi dan Karakter Peserta Didik Indramini Indramini
Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini) Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/e-mas.v2i1.750

Abstract

Revitalizing language learning has become an urgent need in the era of globalization and digitalization, particularly in addressing the challenges of low literacy skills and weakening student character. This article aims to examine the role of a sociolinguistic approach in revitalizing language learning to strengthen students’ literacy and character in educational settings. This study employed a literature review method by analyzing various scientific sources related to sociolinguistics, language learning, literacy, and character education. The findings indicate that a sociolinguistic approach provides significant contributions to language learning because it connects language use with students’ social, cultural, and real-life communication contexts. As a result, language learning becomes more contextual, meaningful, and interactive. In addition, this approach improves students’ literacy skills, including reading, writing, and communication literacy, through the understanding of language variation, register, and the social functions of language. From the perspective of character education, sociolinguistics contributes to the development of polite language attitudes, tolerance toward linguistic diversity, and the strengthening of cultural identity. Therefore, sociolinguistic-based language learning revitalization is not only oriented toward cognitive development, but also toward students’ affective and social development. This article recommends integrating sociolinguistic approaches into curricula and language learning practices as an innovative strategy to improve the quality of language education in Indonesia.
Hubungan Kompetensi Sosiolinguistik dengan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia pada Mahasiswa Indramini Indramini
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v2i4.763

Abstract

This study aimed to determine the relationship between sociolinguistic competence and Indonesian speaking skills among students of the Indonesian Language Education Study Program at Universitas Muhammadiyah Makassar. The study employed a quantitative approach using a correlational research design. The population consisted of 250 students, while 100 students were selected as the sample through purposive sampling. The research instruments included a sociolinguistic competence questionnaire and a speaking skills performance test. Data were analyzed using descriptive statistics, normality tests, linearity tests, Pearson Product Moment correlation, and coefficient of determination with the assistance of SPSS version 26. The results revealed that students’ sociolinguistic competence was categorized as high, with a mean score of 82.45. A total of 65% of students were classified in the high category, 28% in the moderate category, and 7% in the low category. Meanwhile, students’ speaking skills were categorized as good, with a mean score of 80.12. Approximately 61% of students were in the good category, 31% in the moderate category, and 8% in the low category. The normality test indicated that the data were normally distributed, while the linearity test confirmed a linear relationship between the variables. Pearson Product Moment correlation analysis produced a correlation coefficient (r) of 0.684 with a significance value of 0.000 (p < 0.05). These findings indicate a positive and significant relationship between sociolinguistic competence and speaking skills. Furthermore, the coefficient of determination showed that sociolinguistic competence contributed 46.8% to students’ speaking skills, while the remaining 53.2% was influenced by other factors not examined in this study. Therefore, sociolinguistic competence can be considered an important factor in improving students’ speaking skills.