Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Upaya Mereduksi Dampak Negatif Media Sosial Melalui Bimbingan Klasikal Dengan Teknik Self Monitoring Pada Siswa Kelas VIII E SMPN 4 Madiun Rofiatul Adawiyah; Nunung Lusiana Margawati; Tyas Martika Anggriana
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.334

Abstract

Penggunaan media sosial yang berlebihan pada remaja, khususnya siswa SMP, dapat memicu berbagai dampak negatif seperti penurunan konsentrasi belajar, kecemasan, dan gangguan pengaturan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi dampak negatif penggunaan media sosial melalui layanan klasikal dengan teknik self monitoring pada siswa kelas VIII E SMPN 4 Madiun. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK). Subjek penelitian berjumlah 32 siswa.. Teknik pengumpulan data meliputi jurnal harian siswa, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik time series untuk melihat kecenderungan perubahan perilaku dan emosi dari waktu ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata durasi penggunaan media sosial dari 4,6 jam menjadi 1,2 jam per hari. Selain itu, terjadi perubahan positif dalam emosi siswa dari perasaan cemas dan lelah menjadi lebih tenang dan bahagia. Skala Likert yang digunakan untuk mengukur dampak intervensi menunjukkan bahwa tiga siswa berada pada kategori sangat baik dan dua siswa dalam kategori cukup baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa layanan klasikal dengan teknik self monitoring efektif dalam meningkatkan kesadaran diri, pengendalian perilaku bermedia sosial, dan kesejahteraan emosional siswa.
Efektivitas Bimbingan Klasikal Dengan Teknik Sosiodrama Dalam Meningkatkan Pengendalian Diri Pada Siswa SMPN 4 Madiun Wahyu Dwi Lestari; Nunung Lusiana Margawati; Tyas Martika Anggriana
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Mei)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i5.330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan bimbingan klasikal dengan teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan pengendalian diri siswa kelas VIIIC SMP Negeri 4 Madiun. Latar belakangnya adalah masih adanya siswa yang kurang mampu mengendalikan diri, seperti mudah marah dan bertindak impulsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dalam bentuk Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK), dengan subjek 32 siswa. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan evaluasi kegiatan. Tindakan dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, keterlibatan siswa masih rendah, tetapi meningkat pada siklus kedua dan disertai perubahan perilaku yang lebih baik. Hasilnya, rata-rata skor pengendalian diri naik dari 59,6 (pretest) menjadi 77,4 (setelah siklus II). Jumlah siswa dengan pengendalian diri tinggi meningkat, sedangkan yang rendah menurun menjadi nol. Ini menunjukkan bahwa teknik sosiodrama efektif dalam membantu siswa mengendalikan diri. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk digunakan dalam layanan bimbingan di sekolah
UPAYA PENINGKATAN KEDISPLINAN BELAJAR SISWA KELAS VII D MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING DI SMP NEGERI 10 MADIUN Yuliana Eka Paramitha; Rosita Ayudha Maharani; Tyas Martika Anggriana
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa kelas VII D SMP Negeri 10 Madiun melalui penerapan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah enam orang siswa yang menunjukkan perilaku kedisiplinan belajar rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata kedisiplinan belajar dari 39,5 (kategori sangat rendah) pada tahap pre-test menjadi 86,8 (kategori sedang) pada siklus I, dan meningkat menjadi 126,5 (kategori sangat tinggi) pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling efektif untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa. Melalui proses pengamatan terhadap model yang positif, siswa dapat meniru dan membentuk perilaku belajar yang lebih disiplin. Oleh karena itu, teknik ini dapat menjadi alternatif strategi bimbingan yang layak diterapkan dalam setting sekolah untuk menangani permasalahan kedisiplinan belajar.
Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Berbasis Game Based Learning Pada Siswa Kelas 7B SMP Negeri 4 Madiun Maghfira Ratu Paramiswari; Tyas Martika Anggriana; Prasetyo
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.7438

Abstract

This study aimed to describe efforts to improve students’ learning activeness through classical guidance services based on Game Based Learning for Grade 7B students at SMP Negeri 4 Madiun. The research employed a qualitative descriptive approach involving Grade 7B students, the school counselor, and subject teachers as supporting informants. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the implementation of Game Based Learning in classical guidance services created a more engaging, interactive, and enjoyable learning environment. Students demonstrated increased learning activeness, which was reflected in their improved attention to the material, active participation during guidance activities, willingness to ask questions and express opinions, ability to collaborate with peers, and involvement in drawing conclusions from the learning process. The integration of game elements also enhanced students’ enthusiasm and motivation to participate in classical guidance sessions. These findings indicate that Game Based Learning-based classical guidance services can serve as an effective alternative strategy for enhancing students’ learning activeness. Therefore, school counselors are encouraged to develop innovative and student-centered guidance services to create meaningful learning experiences and support students’ academic and personal development more effectively.