Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Effectiveness Asistensi Mengajar In Improving Quality Of Learning Through The MBKM Program Latifah Nur Restiningtyas; Tri Sayekti; Kristiana Maryani
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 1 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v10i1.13085

Abstract

This research was motivated by the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program. Asistensi Mengajar program is one of the innovations designed by the Indonesian Ministry of Education and Culture in 2021 to facilitate educational units, especially ECE institutions. This study aimed to determine the effectiveness of Asistensi Mengajar in Raudhatul Athfal Al-Izzah Serang-Banten. This research shows; (1) the application of the Asistensi Mengajar program, (2) the role of Asistensi Mengajar in improving the quality of learning, (3) the influence faced by the program. Using descriptive qualitative research method Miles and Huberman model. The subjects of this study were 5 teachers in grades A3, B1, B3, B6, and B7 with 5 Asistensi Mengajar students. The data were obtained through interviews, documentation, and observations which were processed for 3 months. The results of this study, are; (1) Asistensi Mengajar provides new changes for learning, (2) there is an increase in children as long as Asistensi Mengajar is involved in the learning process, (3) the impact it has is the difference in teacher parenting patterns with Teaching Assistant (TA). This research implies that teachers and Asistensi Mengajar must work together to support effective learning.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program Asistensi Mengajar menjadi salah satu inovasi baru yang dirancang oleh kemdikbud pada tahun 2021 dalam memfasilitasi satuan pendidikan, khususnya lembaga PAUD. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Asistensi Mengajar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Raudhatul Athfal Al-Izzah Serang-Banten. Penelitian ini menunjukkan; (1) penerapan program Asistensi Mengajar terhadap peserta didik, (2) peran Asistensi Mengajar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, (3) pengaruh yang dihadapi program tersebut. Menggunakan metode penelitian Kualitatif deskriptif model Miles dan Huberman. Subjek penelitian ini adalah 5 guru kelas A3, B1, B3, B6, dan B7 dan 5 orang mahasiswa Asistensi Mengajar. Data didapatkan melalui hasil wawancara, dokumentasi, dan hasil observasi yang diolah selama 3 bulan. Hasil penelitian ini, adalah; (1) Asistensi Mengajar memberikan perubahan baru bagi pembelajaran, (2) terdapat peningkatan pada anak selama Asistensi Mengajar terlibat dalam proses pembelajaran, (3) dampak yang dimiliki adalah perbedaan pola asuh guru dengan Asistensi Mengajar. Penelitian ini berimplikasi pada guru dan asisten pengajar harus memiliki kerja sama untuk menunjang pembelajaran yang efektif.
Pengaruh Metode Bermain Peran terhadap Perilaku Sabar Tri Sayekti; Siti Khosiah; Esa Endah
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.5.2.221-238

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perilaku sabar antara anak kelompok eksperimen yang menggunakan metode bermain peran dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional di PAUD Tunas Bangsa Curug Kota Serang Banten. Perilaku sabar atau perilaku untuk mengendalikan diri merupakan salah satu indikator dari perilaku emosional yang harus ditanamkan sejak dini karena dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak akan bersosialisasi dengan orang lain. Sementara metode bermain peran merupakan salah satu metode pembelajaran yang digunakan untuk menstimulasi perilaku sabar, karena dalam bermain peran anak-anak dapat mengekspresikan bentuk emosinya. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen kuasi dengan subyek penelitian 42 anak yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Hasil penelitian pada kelompok eksperimen sebelum diberikan perlakuan nilai rata-rata perilaku sabarnya sebesar 41,81 dan sesudahnya sebesar 88,76. Sedang hasil t hitung sebesar 8,914 dan t tabel 1,734. Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) diterima, artinya terdapat perbedaan perilaku sabar antara anak kelompok eksperimen yang menggunakan metode bermain peran dengan anak kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Cracium yang menyatakan bahwa metode role playing dapat meningkatkan motivasi belajar; secara aktif dan sadar melibatkan anak dalam kegiatan, dan membantu guru untuk mengendalikan emosi anak, gaya belajar dan tingkat intelektual anak dalam belajar.Kata Kunci : Metode Bermain Peran, Perilaku Sabar, dan Anak Usia 5-6 Tahun.
Pengaruh Video Pembelajaran terhadap Peningkatan Kemampuan Berbicara Tahap Linguistik IV (Prabahasa) pada Anak Usia 5-6 Tahun Ririn Purnamasari; Tri Sayekti; Siti Khosiah
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 7, No 1 (2023): Jurnal PAUD Agapedia: Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v7i1.59922

Abstract

Learning media can serve to improve 5 aspects of child development, one of which is language, namely speaking. One of the media is learning video. Linguistics stage IV (pre-language) is the stage where the ability of children aged 5-6 years can be said to be able to speak with a good sentence structure, have a lot of vocabulary, and dare to speak in public. But in reality, some children have not developed properly. This study aims to determine the effect of the use of learning videos on the speaking ability of children aged 5-6 years. The research was conducted using a quantitative approach with a quasi-experimental research model which was divided into 2 groups, namely control and experiment. The group that was given treatment with learning videos was only the experimental group. The results show that the control and experimental groups have differences. This was proven when the T test was analyzed with the aim of knowing the differences between the two groups. These results are further strengthened by testing the hypothesis. And the results are similar, there are significant differences and influences from the two groups. The use of learning videos can have a positive and significant effect on the speaking ability of children aged 5-6 years who are in the linguistic stage IV (pre-language). Media pembelajaran bisa berfungsi untuk meningkatkan 5 aspek perkembangan anak, salah satu aspeknya adalah bahasa yaitu berbicara. Media tersebut salah satunya adalah video pembelajaran. Tahap linguistik IV (prabahasa) merupakan tahap dimana kemampuan anak usia 5-6 tahun telah dapat dikatakan mampu untuk berbicara dengan struktur kalimat yang baik, memiliki banyak kosa kata, dan berani untuk berbicara di depan umum. Tapi kenyataannya, beberapa anak belum berkembang dengan sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan video pembelajaran terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model penelitian kuasi eksperimen yang terbagi dalam 2 kelompok yaitu kontrol dan eksperimen. Kelompok yang diberikan perlakukan dengan video pembelajaran hanya kelompok eksperimen. Hasilnya menunjukan bahwa kelompok kontrol dan eksperimen memiliki perbedaan. Hal tersebut terbukti ketika analisis uji T dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan kedua kelompok tersebut. Hasil tersebut diperkuat lagi dengan menguji hipotesis. Dan hasilnya serupa, terdapat perbedaan dan pengaruh yang signifikan dari kedua kelompok. Penggunaan video pembelajaran dapat berpengaruh positif dan juga signifikan terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun yang berada pada tahap linguistik IV (prabahasa).
PENERAPAN PENGELOLAAN KELAS DALAM PROSES PEMBELAJARAN SENTRA SENI Azzahra Yusra; Cucu Atikah; Tri Sayekti
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.7.1.8-28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keadaan pengeloaan kelas lalu proses pembelajaran sentra seni anak usia dini kelompok B di TKIT Al-Hikmah Cilegon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan wawancara guru kelompok dan kepala sekolah TKIT Al-Hikmah Cilegon. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa pedoman wawancara dan observasi dengan analisis data menggunakan triangulasi 2. Hasil penelitian (1) Penerapan pengelolaan kelas sentra seni  Usia 5 - 6 Tahun sudah dilakukan dengan baik, dalam mengatur hangat dan antusias, memberikan tantangan kepada anak didik, guru melakukan bervariasi dalam pengajaran, menerapkan keluwesan dalam mengajar, serta menekankan pada berbagai hal positif, dan melakukan penanaman disiplin diri (2) Proses pembelajaran sentra seni  Usia 5 - 6 Tahun sudah menerapkan secara sistematis dalam memulai tahap menata lingkungan bermain, lalu kegiatan sebelum memasuki kelas, tahap pembukaan, inti, penutup. (3) faktor penghambat dan faktor pendekung terkait tentang penerapan pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran sentra seni  Usia 5 - 6 Tahun yakni berupa faktor guru yang salah satu gurunya belum memahami Prilaku anak didik, kemudian faktor anak didik yang terdapat anak didik yang sering mengganggu temannya ketika belajar, kemudian faktor keluarga terlihat dari didikan orang tua nya yang selalu memanjakan anak sehingga anak kurang mandiri, kemudian terdapat faktor fasilitas yang cukup kurang memadai dari APE serta alat dan bahan media di dalam kelas sentra seni. Sedangkan, faktor pendukungnya  yakni ketersediannya guru dan terdapat kurikulum sesuai pembelajaran dan ketentuan yang ada.
Manajemen Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 Iin Aprionita; Ratih Kusumawardani; Tri Sayekti
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.7561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui metode pengamatan, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa (1) guru membuat perencanaan pembelajaran di awal semester, adapun perencanaan yang dibuat berupa program tahunan, program semester, RPPM, dan RPPH; (2) pelaksanaan pembelajaran setiap hari dengan jumlah peserta didik 100% dengan jumlah peserta didik setiap kelas terdiri dari 10-13 anak, dan lama belajar 150-180 menit. Sekolah berusaha menjaga protokol kesehatan dengan berbagai fasilitas dan pengaturan. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup; (3) guru melakukan penilaian pembelajaran setiap hari dengan menggunakan teknik pengkodean, A untuk BSB (berkembang sangat baik), B untuk BSH (berkembang sesuai harapan), C untuk MB (mulai berkembang), dan D untuk BB (belum berkembang). 
Implementasi Program Parenting Di Kelompok Bermain Cerdas Ceria Kota Serang Titi Windiyanti; Fahmi Fahmi; Tri Sayekti
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/assibyan.v7i2.9831

Abstract

This study aims to describe 1) parenting program implementation 2) benefits of parenting programs 3) supporting factors and inhibiting factors of parenting programs. The subjects of this study were principals, teachers and parents. Data collection using observation, interview and documentation techniques. The techniques used in data analysis are data reduction, data presen tation and conclusion drawing. Validity of data conducted to explain data using extended research, triangulation, membercheck and adequacy of references. The results showed that 1) The parenting program is carried out every three months with stages of planning, implementation and evaluation. Each theme is different, the first is about socializing school programs, the second is about maintaining the nutritional health of children and the third is about parenting in the digital era 2) this parenting program provides several benefits to respondents. 3) supporting factors include the enthusiasm of the participants, the solidarity of the committee, adequate facilities and infrastructure and the implementation time is not too long. Inhibiting factors include the lack of participants and the lack of school socialization.
PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL DAN AGAMA ANAK USIA DINI DI TK ISLAM MODERN DARUNNAJAH SERANG Sukmawati, Risma; Sayekti, Tri; Khosiah, Siti
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2024): JPP PAUD Untirta
Publisher : Early Childhood Teacher Education Department UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpppaud.v11i1.24811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman  nilai-nilai agama dan moral anak usia dini di TK Islam modern darunnajah-Serang Banten. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini dilakukan di TK Islam modern darunnajah Serang, subjek penelitian ini yaitu  Anak,  Kepala sekolah dan  Wali kelas. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan mencakup tiga bagian yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa penanaman  nilai agama dan moral anak di TK Islam modern darunnajah Serang menggunakan metode keteladanan dan pembiasaan, program penanaman nilai-nilai moral dan agama anak usia dini di TK Islam modern yaitu: membaca al-quran atau menghafal al-quran, jumat bersih dan saling memberi, kegiatan pembiasaan sholat berjamaah, berwudhu  dan makan PePsesuai sunnah Rasul, program S3 (Senyum,Sapa,Salam), program tersebut sangat berdampak baik pada keseharian anak, melalui program-program tersebut anak-anak dibekalkan pondasi pengetahuan tentang nilai-nilai moral yang akan sangat berguna nantinya untuk anak tersebut. Peran Guru dalam penanaman nilai-nilai moral dan agama pada Anak usia dini di TK Islam modern darunnajah Serang adalah sebagai model keteladanan dan juga pembimbing bagi para anak selama disekolah, selain itu Guru juga menjadi motivator bagi para Anak untuk bisa berkembang menjadi pribadi yang baik. Beberapa prilaku yang harus dimiliki para guru adalah disiplin, ramah, sopan, dan prilaku baik lainnya. Wajib bagi para Guru di TK Islam modern darunnajah Serang memiliki sifat-sifat tersebut sebagai tauladan bagi para Anak. Penanaman nilai agama dan moral disekolah mempunyai pengaruh yang amat penting sebagai lingkungan kedua yang mendukung perkembangan Anak, oleh Karena itu Sekolah dan Orangtua perlu menjalin kerjasama yang baik sehingga perkembangan nilai agama dan moral Anak mempunyai pemahaman nilai agama dan moral . Penelitian ini memberikan masukan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lanjutan mengenai implementasi pengembangan nilai agama dan moral yang lebih baik lagi untuk diberikan kepada Anak.