Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL (KE) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN GAYA BELAJAR (GB) SEBAGAI VARIABEL MODERASI Muhamad Safa'udin; Lina Rihatul Hima
Dharma Pendidikan Vol 19 No 1 (2024): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v20i1.521

Abstract

Abstrak—Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh kecerdasan emosional (KE) terhadap prestasi belajar matematika dengan gaya belajar (GB) sebagai variabel moderasi. Menggunakan metode kuantitatif dan desain analisis variansi (ANOVA), penelitian ini melibatkan 54 siswa kelas XI di SMK Al Huda, Kediri. Data dikumpulkan melalui kuesioner kecerdasan emosional dan gaya belajar, serta tes prestasi belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar matematika berdasarkan tingkat kecerdasan emosional, namun tidak ada perbedaan signifikan berdasarkan gaya belajar. Interaksi antara kecerdasan emosional dan gaya belajar juga tidak mempengaruhi prestasi belajar matematika. Kesimpulannya, kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika, sementara gaya belajar tidak menunjukkan efek moderasi yang signifikan. Temuan ini menyarankan pentingnya memperhatikan kecerdasan emosional dalam proses pembelajaran serta mempertimbangkan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi prestasi belajar siswa. Kata Kunci— kecerdasan emosional, prestasi belajar matematika, gaya belajar, variabel moderasi Abstract—This study explores the influence of emotional intelligence (EI) on mathematics learning achievement with learning styles (LS) as a moderating variable. Using quantitative methods and analysis of variance (ANOVA) design, the study involved 54 eleventh-grade students at SMK Al Huda, Kediri. Data were collected through questionnaires on emotional intelligence and learning styles, as well as mathematics achievement tests. The results indicate that there are differences in mathematics learning achievement based on levels of emotional intelligence, but no significant differences based on learning styles. The interaction between emotional intelligence and learning styles also does not affect mathematics learning achievement. In conclusion, emotional intelligence has a positive effect on mathematics learning achievement, while learning styles do not show a significant moderating effect. These findings suggest the importance of considering emotional intelligence in the learning process and taking into account internal and external factors that influence student achievement. Keywords— emotional intelligence, mathematics learning achievement, learning styles, moderating variable
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA JEMBATAN LAMA KEDIRI SEBAGAI SARANA BELAJAR MATEMATIKA SISWA Rahmatul Risala Octaviandy Gresini; Jatmiko Jatmiko; Aris Taufik Febriansah; Lina Rihatul Hima
Dharma Pendidikan Vol 20 No 1 (2025): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v20i1.555

Abstract

This study examines the application of ethnomathematics on the old Kediri bridge as a historical building that contains mathematical values. This study uses a qualitative descriptive method with an ethnographic approach to identify and describe mathematical concepts embedded in the form of the bridge building. The results of the study indicate that the old Kediri bridge contains geometric concepts that can be implemented in mathematics learning. Some geometric shapes found include triangles, rectangles, trapezoids. These geometric shapes can be used to teach the concept of area, circumference, angles and similarity. The conclusion is that the old Kediri bridge can be an interesting source of learning mathematics because it has historical elements, especially for geometry learning. By utilizing historical buildings as learning media, it is expected to improve students' understanding of mathematical concepts and enrich their learning experiences
Pemberdayaan Guru MGMP SMP Kabupaten Kediri Melalui Pelatihan Joyful Learning Berbasis Praktik dalam Pembelajaran Matematika Bambang Agus Sulistyono; Suryo Widodo; Aprilia Dwi Handayani; Lina Rihatul Hima; Ika Santia; Yuni Katminingsih; Dian Devita Yohanie; Samijo Samijo; Darsono Darsono; Jatmiko Jatmiko; Arya Bagas Susanto; Anggi Larasati; Nanda Nacaska; Khusnul Arifah; Karyawati Karyawati; April Rudianto
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i2.839

Abstract

Latar Belakang: Guru matematika SMP di Kabupaten Kediri masih menghadapi tantangan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pembelajaran cenderung berorientasi pada hasil, bukan proses berpikir siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya minat dan identitas matematis siswa. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan guru MGMP SMP Kabupaten Kediri melalui pelatihan joyful learning berbasis praktik nyata dalam pembelajaran matematika. Metode: Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap: (1) need assessment untuk mengidentifikasi kebutuhan guru; (2) pelatihan berbasis praktik yang melibatkan simulasi pembelajaran dan micro teaching; dan (3) pendampingan reflektif. Hasil: Kegiatan ini menghasilkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Sebanyak 91% peserta mampu mengintegrasikan strategi joyful learning dengan konteks materi matematika yang diajarkan. Kesimpulan: Pelatihan berbasis praktik terbukti efektif meningkatkan kompetensi pedagogis dan kreativitas guru dalam menerapkan joyful learning pada pembelajaran matematika di SMP.
Building Mathematical Identity Through Gamified Learning: A Development Study Using Wordwall Platform in Junior High School Lina Rihatul Hima
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i02.8804

Abstract

This research aims to build students’ mathematical identity by developing gamification-based learning media on the Wordwall platform. Employing a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), the study involved 30 seventh-grade students of SMP Negeri 4 Pare, Kediri Regency. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and pre–post mathematical identity tests. Expert validation results showed the media was highly valid (average score = 4.36). At the same time, the N-Gain value of 0.57 (moderate) indicated a significant improvement in students’ mathematical identity, particularly in engagement (0.66), value and meaning (0.54), and self-confidence (0.52). These findings demonstrate that gamification does not merely enhance cognitive learning outcomes but also constructs mathematical identity through positive social–emotional experiences, such as collaboration, reflection, and recognition. Theoretically, this research supports Boaler’s (2021) concept of mathematical freedom and Martin’s (2019) theory of social positioning, and, practically, offers an inclusive digital learning model that encourages confidence, engagement, and meaningful participation in mathematics. Keywords: identity mathematical, gamification, wordwall, media learning digital, ADDIE
Potensi etnomatematika berbasis budaya kediri sebagai konteks pembelajaran geometri: Systematic literature review Nur Rahmawati; Ika Santia; Lina Rihatul Hima; Aprilia Dwi Handayani
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v12i1.28723

Abstract

Budaya lokal Kediri menyimpan kekayaan artefak dan tradisi yang berpotensi mengandung unsur-unsur geometri, namun kajian sistematis yang merangkum seluruh potensi tersebut  secara komprehensif belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi etnomatematika berbasis budaya lokal Kediri sebagai konteks pembelajaran geometri. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA yang terdiri dari empat tahap yaitu identifikasi, penyaringan, penentuan kelayakan, dan penyertaan. Dari hasil penelusuran menggunakan aplikasi Publish or Perish diperoleh 100 artikel, kemudian setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi diperoleh 10 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal Kediri menyimpan potensi etnomatematika yang kaya, dengan ditemukannya konsep bangun datar pada 7 artikel, bangun ruang pada 6 artikel, dan transformasi geometri pada 2 artikel dari 10 objek budaya yang dieksplorasi meliputi Monumen SLG, Candi Surowono, Candi Tegowangi, situs-situs bersejarah, Museum Airlangga, Lesung Joho, Batik Tenun Ikat, dan Jembatan Lama Kediri. Temuan ini menunjukkan budaya lokal Kediri memiliki potensi yang kaya dan beragam sebagai konteks pembelajaran geometri yang kontekstual dan bermakna bagi siswa, sehingga dapat diintegrasikan dalam pembelajaran geometri di sekolah.