Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL KOOPERATTIF TIPE TALKING STICK DENGAN STRATEGI MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 RANTEPAO Evy Lalan Langi
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.957 KB) | DOI: 10.26858/jds.v4i1.2452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model kooperatif tipe talking stick dengan strategi mind mapping dalam pembelajaran matematika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Rantepao. Keefektifan penerapan model pembelajaran ini mengacu pada 3 indikator ketercapaian yaitu hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan respon siswa. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-postest design. Populasi adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Rantepao tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 10 kelas yang dibagi kedalam 2 kategori kelas yakni kelas unggulan (VII1 dan VII2) dan kelas regular (VII3 – VII10). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling sehingga diperoleh sampel yaitu kelas VII1 terdiri dari 41 orang dan VII5 terdiri dari 41 orang, untuk selanjutnya kedua kelas ini dianggap sebagai satu grup dengan perlakuan yang sama yaitu diajar dengan menerapkan model kooperatif tipe talking stick dengan strategi mind mapping.. Perangkat pembelajaran yang digunakan yaitu RPP, LKS, dan Buku Siswa. Instrumen penelitian yakni tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa, angket respon siswa, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori sangat baik yakni dengan skor rata-rata 4,72, (2) Hasil belajar siswa (posttest) berada pada kategori tinggi yang mencapai nilai rata-rata 79,06 (KKM=76) dengan nilai gain ternormalisasi 0,73 atau berada pada kategori tinggi, serta ketuntasan secara klasikal sebesar 82% > 80%, (3) Aktivitas siswa berada pada kategori baik dengan rata-rata 3,7, (4) respon siswa terhadap pembelajaran yang menerapkan model kooperatif tipe talking stick dengan strategi mind mapping adalah sangat positif dengan persentase respon siswa 98%. Karena setiap indiator keefektivan yakni hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan respon siswa masing-masing telah mencapai kriteria eefektif, maka secara deskriptif dapat disimpulkan bahwa model kooperatif tipe talking stick dengan strategi mind mapping efektif dalam pembelajaran matematika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Rantepao. Hasil uji hipotesis pada taraf siginifikan   dengan uji-t juga menunjukan bahwa model kooperatif tipe talking stick dengan strategi mind mapping efektif dalam pembelajaran matematika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Rantepao. Kata kunci: Efektivitas pembelajaran, talking stick, mind mapping.
Desain Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Hentakan Kendaraan di Jalan Raya Alexander Pakiding; Evy Lalan Langi'; Yusem Ba'ru
Neutrino Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.095 KB)

Abstract

Telah dilakukan pembuatanPrototype Pembangkit listrik Tenaga Hentakan Kendaraan di Jalan Raya” dengan tujuan umum memanfaatkan sumber EnergiBaru Terbarukan (EBT) sebagai pembangkit listrik. Salah satu sumber energi yang sangat melimpah dan belum banyak dimanfaatkan adalah energisentakan kendaraan. Tujuan khususnya adalah mendisain prototipepembangkit listrik tenaga hentakan kendaraan di jalan raya dimana listrik yang dihasilkan disimpan dalam baterai (accu). Tujuan Jangka Panjang adalahditemukannya alat konversi energy sentakan kendaraan di jalan raya dengan efisiensi maksimum sehingga dapat dijadikan pembangkit dan dapat menghasilkan daya cukup besar. Prototipe pembangkit listrik tenaga Hentakan kedaraan pada dasarnya sama dengan pembangkit listrik yang lain yang menggunakan dinamo. Pada prototype ini, gaya yang dimanfaatkan untuk memutar dinamo adalah dari sentakan kendaraan. Sebuah alat didesain untuk mengubah hentakan kendaraan menjadi energi rotasi yang akan memutar dinamo untuk mendapatkan arus listrik. Listrik yang diperoleh kemudian di simpan dalam baterai (accu). Dari prototype yang dihasilkan sebelum pemasangan dinamo pembangkit telah didapatkan putaran yang cukup tinggi untuk memutar dinamo untuk menghasilkan listrik. Setelah dinamo terpasang, putaran menjadi berkurang karena beban dari dinamo akantetapi putaranya masih cukup untuk mengaktifkan dinamo sebagai pembangkit. Indikator pembangkit telah berfungsi adalah matinya lampu indicator yang terpasang pada dinamo.
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI CALON GURU BERSAMA PRAKTISI PENDIDIKAN MELALUI STIMULASI PROYEK MANAGEMENT Hersiyati Palayukan; Inelsi Palengka; Evy Lalan Langi; Septi Triyan; Nanda Saputra
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v2i1.922

Abstract

The challenge that is a community need is the availability of multi-competent and resilient teachers. In addition, teachers who are always ready to learn and hone their competencies following regulatory changes and developments in science and technology are needed. This is the basis for the need to provide training to prospective teachers before plunging into the community and serving in the world of education. The purpose of this service is to increase the competency of prospective teachers with the help of education practitioners who have had a lot of experience in dealing with everyday techniques in schools. The competencies that need to be formed are about how to manage schools and their scientific development. With the target participants being prospective teachers, there is great hope to hone their competence. The method of implementing online training with participants from 3 universities. This training service activity helps prospective teachers to improve their competence with school management projects. In addition, competence in the scientific field also increases insight and skills. Through joint practice with given problems on the assignment to increase the participants' skills and abilities.
Proses Berpikir Tahap Aksi dan Tahap Proses dalam Membangun Pemahaman Integral Mahasiswa Calon Guru Evy Lalan Langi; Hersiyati Palayukan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.717

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan pemahaman konsep integral mahasiswa calon guru melalui aksi dan proses ditinjau dari perbedaan gender. Subjek penelitian terdiri dari satu orang mahasiswa perempuan dan satu orang mahasiswa laki-laki. Data dikumpulkan melalui lembar tugas dan wawancara. Tahap aksi subjek perempuan ditunjukkan dengan penyelesaian integral tentu secara terurut sesuai rumus. Ketika menentukan luas daerah, subjek perempuan langsung menggunakan rumus integral dengan fungsi dan batas yang ada dalam masalah tanpa memperhatikan bentuk dan letak daerah yang dibentuk oleh kurva. Aksi subjek laki-laki ketika menentukan integral tentu adalah menghitung integral menggunakan rumus yang sesuai. Ketika menentukan luas daerah di bawah kurva, subjek laki-laki terlebih dahulu menggambarkan bentuk kurva yang dimaksud dan memperhatikan posisi daerah terhadap sumbu . Pada tahap proses, subjek perempuan mengenali terlebih dahulu bentuk integral yang diberikan dan selanjutnya menjelaskan langkah-langkah penyelesaiannya. Ketika menjelaskan cara menghitung luas daerah di bawah kurva, subjek perempuan menjelaskan langkah-langkah penyelesaian yakni menggunakan integral tentu dengan batas atas dan batas bawah yang ditentukan dalam soal tanpa memperhatikan posisi daerah. Sedangkan tahap proses subjek laki-laki ditunjukkan dengan menjelaskan cara menghitung luas daerah dengan diawali menggambar daerah yang dibatasi oleh kurva yang diberikan, memperhatikan posisi daerah terhadap sumbu , menentukan bentuk integral dengan batas-batas yang bersesuian dengan posisi daerah, dan selanjutnya menjelaskan langkah-langkah menghitung luas daerah menggunakan integral tentu.
Ethnopedogogyin Mathematics Education: B y UKI Toraja For The International Lalan Langi, Evy; Palengka, Inelsi; Pakadang, Oktavianus Yandri
Jurnal Literasiologi Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v12i3.757

Abstract

This study investigates the application of ethnopedagogy in mathematics education at Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, focusing on its impact on international students. Ethnopedagogy, which integrates cultural contexts and values into teaching practices, aims to create a more inclusive and relevant learning environment. This research explores how UKI Toraja incorporates ethnopedagogical principles into its mathematics curriculum to support international students from diverse cultural backgrounds.The research examines various strategies employed by UKI Toraja, such as contextualizing mathematical problems with local cultural references, adapting teaching materials to reflect the diverse cultural experiences of international students, and utilizing collaborative learning approaches that respect and incorporate students' cultural perspectives. Through a combination of qualitative and quantitative methods, including surveys, interviews, and classroom observations, the study assesses the effectiveness of these ethnopedagogical strategies in enhancing student engagement, understanding, and academic performance.Ethnopedagogical approaches significantly improve international students' mathematical learning experiences by making content more relatable and engaging. The study also highlights the challenges faced in implementing these strategies, such as the need for continuous professional development for educators and the importance of developing culturally responsive resources.
Pendampingan Belajar Mandiri Siswa Disabilitas Spektrum Autis Pada Materi Aljabar Matematika Palayukan, Hersiyati; Langi, Evy Lalan; Triyani, Septi; Palengka, Inelsi; Panglipur, Indah Rahayu
Majalah Ilmiah "PELITA ILMU" Vol 6, No 2 (2023): PELITA ILMU (DESEMBER 2023)
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mipi.v6i2.367

Abstract

Anak dengan disabilitas spektrum autis perlu mendapatkan waktu yang lebih di rumah untuk dapat membiasakan belajar mandiri. Pembisaan ini tentu saja memerlukanperan penting orang tua dalam pelaksanaanya. Keluarga dengan kondisi anak yang mengalami spektru autis memrlukan pendampingan yang tepat untuk dapat menjadikan orangtua berwawasan dan siap mendapingi anak belajar mandiri di rumah. Perlu diberikan pendamapingan bagi anak dan khususnya orang tua dalam kemampuan belajar mandiri. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara serta pembelajaran online dan offline. Metode ini sangat penting dilakukan untuk denganmneyesuaikan berdasarkan hasil identifikasi bahwa sekolah menerapkan pembelajaran online dalampemberian tugas. Dalam pendampingan belajar mandiri pada anak spektrum autis untuk materi matematika aljabar menggunakan media bantu untuk pembelajaran yaitu video interaktif yang khusus bagi anak spektrum autis. Media pembelajaran khusu bagi anak spektrum autis memerlukan ketersedian yang banyak agar dapat meningkatkan minat dan ketertarikan dalam belajar sehingga anak dapat belajar mandiri dan menyelesaikan tugas yang dibrikan dnegan baik
Transformasi Pembelajaran Matematika: Pengaruh Pemanfaatan Teknologi terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMK Palayukan, Hersiyati; Langi, Evy Lalan; Palengka, Inelsi; Lasarus, Marylin
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): Juli -Desember 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1454

Abstract

Pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran pada dasarnya memberikan dampak terhadap hasil belajar matematika. Dalam hal ini, penggunaan video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi pada Canva atau Microsoft Power Point menjadi salah satu fokus utama dalam penelitian ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar matematika siswa. Kami menggunakan pendekatan eksperimental dengan melibatkan siswa kelas X TKJ A (kelas kontrol) dan TKJ B (kelas eksperimen) SMK Negeri 2 Toraja Utara yang dipilih berdasarkan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan pada kelas kontrol. Selanjutnya, kami menemukan bahwa pemanfaatan teknologi tidak memberikan pengaruh terhadap hasil belajar matematika.
Pemanfaatan Tongkonan sebagai Media Literasi Numerasi di Desa Wisata Seribu Longa Lembang Tallung Penanian Langi , Evy Lalan; Palimbong , Daud Rodi; Pakadang , Oktavianus
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): (In Progress)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v9i1.2259

Abstract

Tongkonan adalah rumah adat suku Toraja yang berfungsi sebagai tempat berkumpulnya rumpun keluarga. Lembang Tallung Penanian yang terletak di Kabupaten Toraja Utara, dikenal sebagai Desa Wisata Seribu Longa karena memiliki banyak sekali Tongkonan yang disandingkan dengan beberapa lumbung dengan ciri khas atap berbentuk perahu yang disebut Longa. Dewasa ini, Tongkonan di Lembang Tallung Penanian terkesan sepi dan dimanfaatkan hanya pada saat-saat tertentu saja disebabkan kecenderungan beberapa anggota rumpun keluarga yang lebih memilih tinggal di rumah pribadi. Tim PKM UKI Toraja berkoordinasi dengan pemerintah Lembang Tallung Penanian berinisiatif memanfaatkan Tongkonan sebagai sarana dan media untuk membudayakan literasi numerasi bagi anak-anak sejak dini melalui bimbingan belajar dan seni. Kegiatan PKM ini membangkitkan kembali kecintaan masyarakat Lembang Tallung Penanian terhadap nilai luhur tongkonan dan sekaligus menjadi sarana mempersiapkan generasi muda tongkonan menjadi generasi yang cerdas dan berbudaya.
Strategi Inovatif Penguatan Numerasi di SMK Melalui Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Palayukan , Hersiyati; Ba’ru, Yusem; Langi’ , Evy Lalan
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): (In Progress)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v9i1.2260

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi numerasi siswa di SMK N 5 Toraja Utara melalui pendekatan pembelajaran kontekstual yang berbasis pada budaya lokal. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop dengan melibatkan guru-guru untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan elemen budaya Toraja dalam pembelajaran matematika. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa lebih memahami konsep numerasi yang diajarkan dengan konteks budaya yang relevan, yang berdampak pada peningkatan literasi numerasi mereka secara signifikan. Selain itu, pendekatan berbasis budaya ini terbukti menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan lebih mudah dipahami. Luaran dari kegiatan ini mencakup modul pembelajaran berbasis budaya, peningkatan kompetensi guru dalam mengajar numerasi, dan rencana aksi implementasi di kelas. Secara keseluruhan, pendekatan ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Penalaran Visual Siswa dalam Menyelesaikan Soal Geometri Berbasis Etnomatematika Ukiran Pa’dadu Delastri, Lusiana; Lebang, Agnesia; Langi’, Evy Lalan; Duma, Sonny Yalti
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2254

Abstract

Penalaran visual merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika sekolah termasuk geometri. Membelajarkan siswa menggunakan media ukiran Toraja diharapkan dapat membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan penalaran visual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan proses penalaran visual siswa dalam menyelesaikan soal geometri berbasis etnomatematika pada motif ukiran Toraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data diawali dengan memberikan soal geometri yang menampilkan ukiran Pa’dadu kepada siswa kelas IX di salah satu SMPN di Toraja Utara. Berdasarkan jawaban siswa, dipilih dua subjek dalam penelitian ini. Selanjutnya, kedua subjek tersebut diwawancarai untuk mengetahui proses penalaran visualnya. Tahapan análisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Terdapat tiga tahapan penalaran visual siswa dalam menyelesaikan soal geometri yang ditampilkan dalam ukiran Pa’dadu, yaitu investigasi, interpretasi, dan aplikasi. Bernalar secara visual dimulai ketika siswa secara komunikatif mendeskripsikan hasil identifikasi dan hubungan motif yang ada dalam ukiran Pa’dadu dengan konsep matematika, menghubungkan antar konsep matematika yang terdapat dalam ukiran, dan selanjutnya digunakan untuk menyelesaikan soal. Dengan demikian, pengintegrasian.