Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peningkatan Literasi Keuangan UMKM melalui Sosialisasi Pemisahan Keuangan Usaha dan Pribadi di Desa Jatirejo, Wonoasri, Madiun Juliyanti, Wiwin; Adamura, Fatriya; Jianggimahastu, Puput; Husaini, Rizqi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3437

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui edukasi mengenai pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan keuangan usaha. Program dilaksanakan di Desa Jatirejo, Wonoasri, Kabupaten Madiun, dan melibatkan sekitar 30 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMKM di wilayah Jatirejo  adalah masih rendahnya praktik pengelolaan keuangan, termasuk pencampuran kas pribadi dan kas usaha yang berdampak pada ketidakjelasan arus keuangan serta kesulitan dalam menghitung keuntungan usaha secara akurat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan interaktif, studi kasus sederhana, serta pendampingan simulasi pencatatan keuangan dasar. Materi edukasi mencakup konsep dasar literasi keuangan, manfaat pemisahan keuangan, serta langkah-langkah praktis dalam menerapkan pemisahan keuangan dengan menggunakan alat bantu sederhana seperti buku kas, rekening terpisah, dan pencatatan transaksi harian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya disiplin dalam mengelola keuangan usaha, serta munculnya komitmen untuk menerapkan pemisahan keuangan secara konsisten dalam kegiatan usaha mereka. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM mampu mengelola keuangan secara lebih efektif dan profesional sehingga dapat meningkatkan kinerja usaha dan keberlanjutannya. Program ini juga menjadi kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan literasi keuangan.
The Effect of Using Audiobook Media on EFL Student’s Listening Skill M. Iqbal Kharis Mawardi; Nuri Ati Ningsih; Rizqi Husaini
English Teaching Journal : A Journal of English Literature, Language and Education Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/etj.v13i2.24075

Abstract

Listening is a language skill that takes a bigger part in daily communication along with speaking, reading and writing. This is because, listening is considered as one of the important skills to achieve effective communication. this study aims to know the use of audiobook media to teach listening skill by EFL student. The method use of this research is using qualitative method with questionary form that must fill by the respondent. The result of this research present that all the respondents said that the effect of using audiobook media is good for student because it can improve some aspect of students listening skill. So, it concludes that the audiobook media can be use as teaching media to teach listening skill because within this media can improve student ability in listening and can improve of the other aspect.
EXPLORING PEDAGOGICAL TRANSLANGUAGING IN EFL CLASSROOM: PRACTICES AND IMPLICATIONS FOR STUDENTS’ WRITING Erlik Widiyani Styati; Riznanda Nur Annisa; Rizqi Husaini; Lulus Irawati
International Journal of English Learning and Applied Linguistics (IJELAL) Vol. 6 No. 2 (2026): Emerging Trends and Innovations in English Language Teaching: Insights from Lin
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ijelal.v6i2.4

Abstract

In multilingual EFL situations, pedagogical translanguaging has drawn more attention because it enhances language acquisition and writing skills. However, little study has looked at how teachers use pedagogical translanguaging in junior high school writing classes in Indonesia and how this affects students' writing. This research used a qualitative case study design and was carried out at SMPN 1 Maospati in East Java, Indonesia. Thirty-two eighth-grade students from Class 8D and one English teacher participated. Observations, semi-structured interviews, and documentation were used to gather data. The interactive model of qualitative analysis developed by Miles et al., (2014) was used to examine the data, and Poplack's (1980) typology was used to identify translanguaging techniques. To increase the validity of the results, methodological triangulation was used. The results showed that the teacher used code-switching, code-mixing, translation, and flexible usage of Indonesian and English to implement pedagogical translanguaging. Pre-, while-, and post-writing activities all involved code-switching at both the intra-sentential and inter-sentential levels. These exercises served as scaffolding techniques that helped students understand writing principles and directions. Additionally, educational translanguaging produced a low-stress, encouraging learning environment where students could use their linguistic repertoires to organize texts, come up with ideas, and convey meanings in English. In addition to reporting a positive view of translanguaging, students showed increased confidence, involvement, and proficiency in producing brief functional texts. It can be concluded that pedagogical translanguaging is an useful instructional approach for supporting EFL writing skill in multilingual classroom and should be considered in writing pedagogy, curriculum design, and teachers.