Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Implementation of Web-Based Room Management System for Boarding House Operations Saputra, Renata Gilang; Rudi Susanto; Afu Ichsan Pradana
bit-Tech Vol. 8 No. 1 (2025): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v8i1.2738

Abstract

The rapid advancement of digital technologies has significantly impacted various sectors, including property management. However, boarding house management still relies heavily on manual processes, resulting in inefficiencies such as inaccurate tenant data, delayed payments, and difficulties in monitoring room occupancy. This study aims to design and develop a web-based room management information system for Pak Yadi Boarding House, aimed at automating and streamlining key administrative tasks. Using the Waterfall development model, the study follows five phases: requirements analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. Data collection was performed through literature review, observation, and interviews with the boarding house owner. The system was implemented using the Laravel framework and MySQL, with system architecture designed using UML diagrams. Testing was conducted using the Black Box method, with user acceptance testing involving one administrator and ten tenants. Key features tested include room data entry, tenant registration, payment invoicing, and complaint management. Results showed that all features performed as intended, and 90% of users expressed satisfaction with the system’s functionality and interface. The system successfully reduced administrative workload, minimized data entry errors, and enhanced operational efficiency. This research demonstrates that web-based systems can improve boarding house management and offers a scalable model for similar small-scale accommodations. Future research could explore integrating mobile access and cloud storage to enhance flexibility and remote management capabilities.
Strategi Optimasi Kinerja Teknologi Informasi Dalam Pengembangan Produk Baru pada Persaingan Pasar Dinamis Harsanto; Afu Ichsan Pradana
Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management Vol. 3 No. 2 (2025): Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/equivalent.v3i2.1196

Abstract

Abstract : The residential property construction industry in Indonesia faces dynamic challenges that demand strategic management of Information Technology (IT) performance. Limited resources and knowledge remain the main obstacles to IT optimization. This causal-comparative study examines the roles of IT performance optimization strategy, dynamic capability in new product development (NPD), functional competence, and market turbulence in achieving competitive advantage of new products. Analysis using Structural Equation Modeling (SEM) with a Partial Least Squares (PLS) approach reveals that dynamic capability and functional competence in NPD have a significant positive effect on competitive advantage, while IT optimization strategy and market turbulence show only weak positive effects. These findings emphasize the importance of strengthening internal competencies to develop adaptive business strategies in dynamic markets. Abstrak : Industri konstruksi properti residensial di Indonesia menghadapi tantangan dinamis yang menuntut strategi pengelolaan kinerja Teknologi Informasi (TI). Keterbatasan sumber daya dan pengetahuan menjadi kendala utama dalam optimasi TI. Penelitian kausal komparatif ini menguji peran strategi optimasi TI, kemampuan dinamis pengembangan produk baru (PPB), kompetensi fungsional, dan turbulensi pasar terhadap keunggulan kompetitif produk baru. Analisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) menunjukkan bahwa kemampuan dinamis PPB dan kompetensi fungsional berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif, sementara strategi optimasi TI dan turbulensi pasar hanya memberikan pengaruh positif lemah. Hasil ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi internal untuk membangun strategi bisnis yang adaptif di pasar yang dinamis.
IMPLEMENTASI SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL RFID PADA KANTIN PESANTREN Muhammad Ridho Assyifa; Rudi Susanto; Afu Ichsan Pradana
Jurnal DutaCom Vol 18 No 2
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/dutacom.v18i2.5106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pembayaran digital berbasis web yang memanfaatkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) di kantin pondok pesantren, serta menilai perannya dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall, yang tahapannya meliputi analisis kebutuhan melalui wawancara dan observasi, perancangan menggunakan UML, implementasi dengan framework Laravel, dan pengujian fungsional black-box. Hasil pengembangan menunjukkan sistem berhasil mendukung transaksi non-tunai yang cepat dan aman menggunakan kartu RFID. Fitur utamanya meliputi pencatatan transaksi otomatis, manajemen stok terintegrasi, serta portal khusus bagi wali santri untuk memantau saldo, melihat riwayat belanja, melakukan top-up, dan mengatur limit pengeluaran harian. Sistem juga terbukti mampu mengirimkan notifikasi transaksi secara real-time melalui WhatsApp. Kesimpulannya, sistem yang dibangun berhasil meningkatkan efisiensi operasional, keamanan transaksi, dan akuntabilitas keuangan di kantin, sekaligus memberikan alat kontrol yang efektif bagi wali santri dan dapat menjadi model percontohan bagi institusi sejenis
Rancang Bangun Sistem Jemuran Otomatis Berbasis Internet Of Things (IoT) Pahlevi, Khumaira Anin Aliya; Afu Ichsan Pradana; Dwi Hartanti
Adopsi Teknologi dan Sistem Informasi (ATASI) Vol. 4 No. 2 (2025): Adopsi Teknologi dan Sistem Informasi (ATASI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/atasi.v4i2.3174

Abstract

Hujan merupakan fenomena turunnya air ke permukaan bumi. Hujan juga merupakan bagian dari siklus biologis dan terbentuk dari penguapan air laut dan air darat yang naik dari permukaan bumi, dibawa ke atmosfer oleh angin, kemudian mengembun dan akhirnya jatuh ke daratan atau permukaan. Pergantian musim yang tidak stabil mengakibatkan cuaca sulit untuk diprediksi. Kondisi ini menjadi masalah utama bagi masyarakat yang sedang menjemur pakaian terutama pada saat cuaca buruk. Biasanya jika hendak berpergian, pakaian yang basah akan dijemur didalam rumah agar tidak terkena hujan. Hal tersebut mengakibatkan pakaian lembap menjadi berbau serta membutuhkan waktu yang lama agar dapat kering.Dengan adanya permasalahan tersebut, diperlukan sebuah rancangan jemuran otomatis yang dapat menggerakan jemuran apabila terdeteksi turun hujan maupun kondisi cuaca tertentu. Jemuran otomatis ini dikembangkan dengan metode prototyping menggunakan Node MCU, sensor hujan, sensor cahaya, sensor DHT22, motor servo dan menggunakan aplikasi Blynk untuk memantau nilai masing-masing sensor serta menggerakkan jemuran secara manual.  Berdasarkan hasil pengujian, jemuran akan bergerak ke dalam apabila sensor hujan mendeteksi adanya air dan sensor cahaya mendeteksi cahaya matahari menjadi redup. Lalu, jemuran juga akan bergerak ke dalam apabila sensor cahaya mendeteksi cahaya matahari menjadi redup serta sensor DHT22 mendeteksi suhu dan kelembaban yang semakin rendah. Jemuran akan bergerak ke luar apabila cahaya semakin terang, suhu dan kelembaban meningkat serta sudah tidak ada air yang terdeteksi pada sensor hujan. Jemuran juga dapat digerakkan secara manual menggunakan aplikasi Blynk. Dapat ditarik kesimpulan, bahwa parameter untuk menggerakkan jemuran otomatis, bukan hanya terletak turunnya hujan, namun intensitas cahaya, suhu dan kelembaban juga merupakan parameter untuk menggerakan jemuran tersebut.
IoT-Based Door Security System as A Countermeasure and Theft Prevention Raditya Koesyan Dipo Pramukti; Afu Ichsan Pradana; Rudi Susanto
Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat (JTIULM) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtiulm.v9i2.216

Abstract

A security system is very necessary when creating a system. One of them is a door lock system. There are several security systems that can be used when creating an automatic door locking system, namely using alarms and application notifications. A good security system also requires how quickly the tool or system works to give signs that someone is breaking in. By applying IoT (Internet of Things) and also the ESP32 microcontroller, we can monitor an event in real-time. With IoT-based security systems, the system can continuously operate with just stable internet and electricity. The ESP32 microcontroller is also widely used in IoT projects due to its ease of operation and affordable price. An alarm that is responsive can help us prevent criminal activities. An alarm functions to alert us of something or a situation. By combining the concepts of the ESP32 microcontroller and alarm notifications in the form of messages on Telegram, we can create a reliable system. This becomes an effective solution for securing properties and the safety of its occupants.
Implementasi Sistem Rekomendasi Pengajuan Usulan Plt dan Plh Pejabat Struktural PNS Menggunakan Metode SAW di Pemerintah Kabupaten Sragen Muhamad Ilhamsyah Amara Ramadana; Afu Ichsan Pradana; Hanifah Permatasari
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i2.98559

Abstract

Abstrak : Pelaksana Tugas (Plt) dan Pelaksana Harian (Plh) adalah jabatan penugasan yang sangat penting jika jabatan struktural pada suatu perangkat daerah mengalami kekosongan. Karena jika suatu jabatan struktural kosong maka penanggung jawab, penentu kebijakan dan yang memiliki wewenang penunjukan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) ataupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dibawahnya menjadi tidak ada. Hal tersebut tentunya akan mengganggu jalannya fungsi pemerintahan, pengadministrasian , dan pelayanan publik suatu Perangkat Daerah. Proses pemilihan Plt dan Plh yang tidak transparan dan objektif sering menjadi kendala, sehingga diperlukan solusi berupa sistem rekomendasi berbasis teknologi. Penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan mempertimbangkan empat kriteria utama: pangkat, masa kerja, kompetensi, dan potensi. Sistem ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi rekomendasi hingga 30% dan mencapai tingkat akurasi sebesar 95%. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pengelolaan sumber daya manusia di pemerintah daerah dengan menyediakan proses penilaian yang transparan, akuntabel, dan berbasis data untuk mendukung kebijakan pengisian jabatan struktural secara objektif.===================================================Abstract : Pelaksana Tugas (Plt) and Pelaksana Harian (Plh) are critical assignment positions when structural positions in a regional government agency are vacant. The absence of a structural position results in the lack of a responsible party, policy maker, and authority to delegate tasks to Aparatur Sipil Negara (ASN), whether they are Pegawai Negeri Sipil (PNS) or Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). This situation can disrupt the functioning of governance, administration, and public services in a regional agency. The selection process which is often non-transparent and subjective, poses significant challenges. Therefore, a technology-based recommendation system is required. This study develops a recommendation system using the Simple Additive Weighting (SAW) method, considering four key criteria: rank, years of service, competence, and potential. The system has proven to improve decision-making efficiency by up to 30% and achieve an accuracy rate of 95%. The findings contribute to human resource management in local governments by providing a transparent, accountable, and data-driven assessment process to support objective policies in filling structural vacancies.
Otomatisasi Pemberian Pakan Ikan Koi Berbasis IoT dengan ESP8266 dan Aplikasi Blynk Ila Aulia Rahmah; Joni Maulindar; Afu Ichsan Pradana
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i2.95848

Abstract

Abstrak : Ikan koi merupakan salah satu jenis ikan hias yang memerlukan perawatan intensif, khususnya dalam hal pemberian pakan secara rutin agar tumbuh dengan optimal. Kendala dalam menjaga jadwal pemberian pakan sering dialami oleh pemelihara, terutama yang memiliki mobilitas tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun prototype sistem otomatisasi pemberian pakan ikan koi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat dikontrol melalui aplikasi Blynk pada perangkat mobile. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP8266 untuk mengatur mekanisme pengeluaran pakan yang dioperasikan dengan motor servo. Dengan sistem otomatis ini, pemberian pakan dapat dilakukan pada waktu yang telah ditentukan secara konsisten, sehingga kesehatan dan pertumbuhan ikan koi dapat terjaga. Prototype ini dirancang menggunakan metode waterfall yang mencakup tahap analisis sistem, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dapat bekerja secara efektif sesuai jadwal yang diatur dari jarak jauh dengan tingkat keberhasilan sistem sebesar 95% dan keterlambatan koneksi pada jaringan rata-rata 1 detik.===================================================Abstract :Koi fish are a type of ornamental fish that require intensive care, particularly in maintaining a regular feeding schedule to support optimal growth. Maintaining a consistent feeding schedule is often a challenge for keepers, especially those with high mobility. Therefore, this research aims to design and build a prototype of an automated koi fish feeding system based on the Internet of Things (IoT) that can be controlled through the Blynk application on mobile devices. The system uses the ESP8266 microcontroller to regulate the feed dispensing mechanism operated by a servo motor. With this automated system, feeding can be performed consistently at predetermined times, ensuring the health and growth of the koi fish. The prototype is designed using the waterfall method, which includes the stages of system analysis, design, implementation, and testing. The test results show that the system can operate effectively according to the remotely set schedule, with a system success rate of 95% and an average network connection delay of 1 second.
Sistem Pakar Dengan Metode Certainty Factor Untuk Mengetahui Gaya Belajar Anak Usia Dini Areta Reza Pradana; Hanifah Permatasari; Afu Ichsan Pradana
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v10i1.103964

Abstract

Abstrak : Gaya belajar merupakan aspek penting dalam proses pembelajaran, terutama bagi anak usia dini yang berada pada tahap awal perkembangan kognitif. Identifikasi gaya belajar yang tepat dapat membantu pendidik dan orang tua dalam merancang metode pengajaran yang sesuai. Anak usia dini (0 - 6 tahun) masih berada dalam fase perkembangan awal, baik dari segi kognitif, motorik, bahasa, maupun sosial-emosional. Mereka belum mampu mengungkapkan preferensi belajar secara jelas, sehingga sulit untuk mengidentifikasi gaya belajarnya secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, merancang, dan membangun sistem p|ak|ar deng|an metode Cert|ainty F|actor untuk menget|ahui g|ay|a bel|aj|ar |an|ak usi|a dini. Sistem p|ak|ar b|aikny|a dilengk|api deng|an sebu|ah metode y|ang d|ap|at memberi nil|ai kep|asti|an p|ad|a output d|ari sebu|ah sistem, metode y|ang bis|a diter|apk|an d|al|am menghitung sebu|ah nil|ai ketid|akp|asti|an d|ari output sistem s|al|ah s|atuny|a |ad|al|ah metode CF (Cert|ainty F|actor). Deng|an metode CF ini penulis bis|a menentuk|an g|ay|a bel|aj|ar y|ang cocok untuk |an|ak usi|a dini. D|ari h|asil peneliti|an tersebut, metode Cert|ainty F|actor d|ap|at menghitung |at|au menentuk|an tingk|at su|atu nil|ai kep|asti|an d|ari g|ay|a bel|aj|ar |an|ak usi|a dini y|ang did|ap|at mel|alui seor|ang p|ak|ar. Sistem ini juga dapat digunakan sebagai media konsultasi mandiri, tanpa perlu keterlibatan langsung dari ahli psikologi pendidikan, sehingga lebih efisien dari segi waktu dan biaya. Berd|as|ark|an hasil penelitian terhadap salah satu gaya belajar pada anak, diperoleh nilai Certainty Factor (CF) sebagai berikut: gaya belajar visual 94,29%, auditori 94,10%, dan kinestetik 91,25%.==================================================Abstract : Learning style is an important aspect in the learning process, especially for early childhood who are in the early stages of cognitive development. Identifying the right learning style can help educators and parents in designing appropriate teaching methods. Early childhood (0 - 6 years) is still in the early developmental phase, both in terms of cognitive, motor, language, and social-emotional. They are not yet able to express their learning preferences clearly, making it difficult to identify their learning style precisely. This research aims to analyze, design, and build an expert system with the Certainty Factor method to determine the learning style of early childhood. An expert system should be equipped with a method that can give a certainty value to the output of a system, a method that can be applied in calculating an uncertainty value of system output is the CF (Certainty Factor) method. With this CF method, the author can determine the learning style that is suitable for early childhood. From the results of this study, the Certainty Factor method can calculate or determine the level of a certainty value of an early childhood learning style obtained through an expert. This system can also be used as an independent consultation media, without the need for direct involvement from educational psychology experts, making it more efficient in terms of time and cost. Based on the results of research on one of the learning styles in children, the Certainty Factor (CF) value is obtained as follows: visual learning style 94.29%, auditory 94.10%, and kinesthetic 91.25%.
Sistem Rekomendasi Kuliner Karanganyar Menggunakan Metode Hybrid Recommendation Radya Prameswari Putri; Joni Maulindar; Afu Ichsan Pradana
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.3105

Abstract

Karanganyar has many culinary tourist destinations, but the number of diverse choices often makes it difficult for users to choose where to eat according to their preferences. Therefore, this research aims to help users find culinary places based on special menus. The recommendation system will be developed using a hybrid approach by combining content-based filtering and collaborative filtering. The content-based method matches the special menu with user input using cosine similarity, while collaborative filtering calculates the score from the normalized rating and the number of reviews using the weighted sum. A weight of 0.6 is given for content-based and 0.4 for collaborative because direct preference for menus is considered more dominant. The test was carried out using 5 different menus using precision and recall, with the test results for 100% recall, and the precision got a score of 75.42% because there are still recommendations displayed in the system that only have similar characteristics but are not really relevant to the user's preferencesKeywords: Collaborative filtering; Content-based filtering; Hybrid recommendation; Culinary recommendation; Recommendation system. AbstrakKaranganyar memiliki banyak destinasi wisata kuliner, namun jumlah pilihan yang beragam sering menyulitkan pengguna dalam menentukan tempat makan sesuai preferensi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu pengguna menemukan tempat kuliner berdasarkan menu spesial. Sistem rekomendasi yang akan dikembangkan menggunakan pendekatan hybrid dengan menggabungkan content-based filtering dan collaborative filtering. Metode content-based mencocokkan menu spesial dengan input pengguna menggunakan cosine similarity, sedangkan collaborative filtering menghitung skor dari rating yang dinormalisasi dan jumlah ulasan dengan menggunakan weighted sum. Bobot 0,6 diberikan untuk content-based dan 0,4 untuk collaborative karena preferensi langsung terhadap menu dinilai lebih dominan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 5 menu yang berbeda menggunakan precision dan recall, dengan mendapatkan hasil pengujian untuk recall 100%, dan precision mendapatkan nilai 75,42% karena masih ada rekomendasi yang ditampilkan disistem yang hanya mirip karakteristiknya tetapi tidak benar-benar relevan dengan preferensi penggunaKata Kunci: Collaborative filtering; Content-based filtering; Hybrid recommendation; Rekomendasi kuliner; Sistem rekomendasi